Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS PEMANGKU KEPENTINGAN (STAKE HOLDER) WADUK SEMPOR DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA PERAIRAN YANG BERKELANJUTAN Shaleh, Fuquh Rahmat
Grouper Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Grouper
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.317 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v8i1.19

Abstract

Pengelolaan suatu sumberdaya perairan sangat di tentukan oleh peran pemangku kepentingan (Stake holder). Waduk Sempor merupakan salah satu waduk yang memiliki beberapa fungsi dalam pengelolaannya. Oleh karena itu identifikasi peran pemangku kepentingan (stake holder) di Waduk Sempor perlu diketahui guna terciptanya pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemangku kepentingan (stakeholder) dalam pengelolaan perairan di Waduk Sempor yang dilaksanakan pada Januari-April 2014. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif secara logik dengan analisis stakeholder. Pemangku kepentingan (stakeholder) di Waduk Sempor terbagi dalam tiga bidang yaitu perikanan, wisata dan PLTA serta Irigasi. Stakeholder di bidang perikanan yang berpengaruh besar dan sangat penting antara lain, Dinas Perikanan, Kelompok Nelayan, Kelompok KJA serta Petani KJA. Stakeholder di bidang wisata yang berpengaruh besar besar dan sangat penting yaitu Kelompok Perahu Wisata serta pedagang sedangkan Dinas Pariwisatanya tidak berpengaruh pada pengembangan. Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) merupakan satu-satunya stakeholder yang berpengaruh besar dan penting di Bidang PLTA dan irigasi. Perlunya kesepakatan bersama seluruh stakeholder dalam penentuan Prinsip batas yurisdiksi (juridictional boundaries); Hak kepemilikan (Property right); dan Aturan keterwakilan (Rule of Representative) di Waduk Sempor.
KAJIAN KUALITAS AIR SUNGAI DEKET DILIHAT DARI SIFAT FISIKA DAN KIMIA DI KECAMATAN DEKET KABUPATEN LAMONGAN Prihatini, Endah Sih; Mas'ud, Faisol; Shaleh, Fuquh Rahmat; Kurniawan, Ady
Grouper Vol 10, No 1 (2019): Grouper
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.934 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v10i1.46

Abstract

Sungai Deket  merupakan  salah  satu  sungai di Kabupaten Lamongan yang  telah mengalami  penurunan  kualitas,  karena  terkontaminasi  limbah  (Dinas Perikanan dan Kelautan, 2004). Sumber pencemaran Sungai Deket berasal dari limbah domestik, limbah industri, limbah pertanian dan limbah peternakan (Bachtiar 2002). Beberapa  parameter  pencemar  yang  telah melampaui  baku  mutu  yaitu  :  BOD,  COD,  Total  Fosfat,  Total  coliform,  dan  Faecal coliform. Tujuan penelitian untuk menentukan kadar limba tiap station pada sungai dapur Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan dan kualitas air sungai dapur secara fisik dan kimia. Syarat penentuan/pengambilan lokasi adalah Lokasi sungai dapur yang dekat dengan pasar (stasiun 1), Lokasi sungai dapur yang dekat dengan perumahan penduduk (stasiun 2), Lokasi sungai dapur yang dekat dengan rumah dan pasar (stasiun 3). Dari penentuan lokasi, pengambilan sampel diulang sebanyak lima kali ulangan. Secara  spasial  kondisi  kualitas  air  di  Sungai Deket  selama  periode  Mei hingga  Juni 2015  mengalami  perbaikan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penurunan konsentrasi dari parameter kualitas air yang diteliti seperti TSS, BOD5, TAN, total fosfat, dan ortofosfat, baik pada aliran yang berasal dari pasar, perumahan dan pasar serta perumahan. Hasil analisis indeks STORET berdasarkan baku mutu yang ditetapkan oleh Aquaculture Certification Council tahun 2005 menunjukkan bahwa kondisi badan perairan sungai deket dari masing-masing stasiun tergolong baik dan baik sekali.
KAJIAN KUALITAS AIR SUMUR SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH DI KECAMATAN BABAT KABUPATEN LAMONGAN Shaleh, Fuquh Rahmat; Mas'ud, Faisol; Permana, Tommy Aditya
Grouper Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Grouper
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.676 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v9i2.39

Abstract

Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan. Makhluk hidup di muka bumi ini tak dapat terlepas dari kebutuhan akan air. Air merupakan kebutuhan utama proses kehidupan di bumi, sehingga tidak ada kehidupan seandainya jika tidak ada air di bumi. Air yang relatif bersih sangat didambakan oleh manusia, baik untuk keperluan sehari-hari, untuk industri, untuk kebersihan sanitasi kota, maupun untuk keperluan pertanian dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air sumur sebagai sumber air bersih pada masyarakat di Desa Banaran Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April ? Mei Tahun 2017 di Desa Banaran Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif. Berkaitan dengan penelitian ini maka keadaan yang akan dilihat adalah kualitas air sumur gali sebagai sumber air bersih di Desa Banaran Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Keterbatasan penyediaan air baku masyarakat yang berkualitas mempengaruhi kesehatan masyarakat, produktivitas ekonomi dan kualitas kehidupan masyarakat. Rendahnya kualitas air baku terjadi karena Pencemaran Lingkungan, termasuk pencemaran air yang disebabkan oleh limbah bahan buangan organik, limbah bahan buangan anorganik dan limbah bahan buangan zat kimia. Membuang sampah sembarangan ke Sungai yang dapat membuat aliran Sungai menjadi mampet (tersumbat) dan limbah lainnya yang menjadikan air kotor, keruh, berubah warna yang menimbulkan bau tak sedap, sehingga terjadilah Pencemaran Air. Hal ini terjadi karenan akibat aktivitas atau tindakan manusia sendiri yang tidak mempedulikan lingkungan yang ada. Peran masyarakat sangat penting dalam memelihara, menjaga dan mengelola ketersediaan sumber daya air secara terus menerus dan berkualitas adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah dan limbah lainnya sembarangan ke sungai. Dan disisi lain ketersediaan pelayanan air bersih yang murah, terjangkau dan berkelanjutan oleh Pemerintah, dalam hal ini PDAM perlu mendapat perhatian. Secara garis besar cara mencegah pencemaran air sungai di Lamongan adalah menyadarkan masyarakat Lamongan itu sendiri akan pentingnya air sungai bagi makhluk hidup serta dampak buruk yang ditimbulkan jika air sungai tercemar. Sehingga mereka mau menjaga dan merawat aliran sungai dengan penuh kesadaran.
STRATEGI PEMASARAN OTAK-OTAK BANDENG (CHANOS CHANOS) (STUDI KASUS DI DESA BALUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN) Laili, Rohmatul; Laily, Dona Wahyuning; Shaleh, Fuquh Rahmat; Muntalim, Muntalim
Grouper Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Grouper
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.414 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v10i2.57

Abstract

Perkembangan usaha di Kabupaten Lamongan, terutama pada bidang usaha olahan otak-otak bandeng belakangan ini semakin lama semakin berkembang pesat. Keadaan ini menimbulkan persaingan yang rumit antar perusahaan, baik karena pesaing yang semakin bertambah, ataupun volume dan teknologi yang semakin meningkat. Oleh karena itulah perusahaan harus menetapkan strategi pemasaran yang tepat agar mampu bertahan dan berkembang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengolahan otak-otak bandeng di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan dan mengetahui strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan penjualan otak-otak bandeng di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Penelitian dilakukan selama 3 bulan dari bulan Maret sampai Mei 2019. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey deskriptif kuantitatif dengan analisis SWOT, dengan cara mengambil 6 pengusaha yang berada di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan dan masih aktif beroperasi hingga sekarang sebagai responden.Dari gambar kuadran SWOT hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha otak-otak bandeng mempunyai posisi yang sangat strategis untuk mendukung perkembangan memperoleh keunggulan strategi, usaha otak-otak bandeng terletak pada kuadran I, artinya pada posisi ini produk suatu usaha sangat mendukung untuk dilakukan strategi pertumbuhan agresif untuk mendapatkan keunggulan perusahaan agar dapat bersaing dengan pengusaha-pengusaha lainnya.
STRUKTUR KOMUNITAS IKAN DI HILIR SUNGAI BENGAWAN SOLO KABUPATEN LAMONGAN Shaleh, Fuquh Rahmat; Chakim, Chakim
Grouper Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Grouper
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.247 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v9i1.26

Abstract

Hilir Sungai Bengawan Solo yang berada di Kabupaten Lamongan merupakan salah satu sungai besar yang memberikan manfaat bagi masyakarat sekitar pada bidang perikanan dan pertanian. Oleh karena itu diperlukan kajian struktur komunitas ikan sebagai dasar pengelolaan sumberdaya perairan yang lestari dan berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan April ? Mei 2017 di hilir sungai bengawan solo kabupaten Lamongan pada empat kecamatan. Pengambilan sampel dilakukan setiap dua minggu dengan menggunakan alat tangkap jaring insang (gill net), jala tebar (cast net), pancing (hand line), serta anco. Sampel ikan diidentifikasi dengan buku Kattelat (1993). Data yang didapat akan dianalisis dengan indeks keanekaragaman, kesearagaman dan dominasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 famili ikan di hilir Sungai Bengawan Solo yang terdiri dari 28 spesies dengan famili cyprinidae yang terbanyak ditemukan. Angka Indeks keanekaragaman berkisar antara 2,642- 2,753 termasuk dalam katagori sedang dengan kisaran 22-27spesies/stasiun. Angka indeks keseragaman yang tinggi (0,845-0,885) serta angka indeks dominasi yang rendah (0,081-0,103) menunjukkan terjadi penyebaran kelimpahan yang merata pada sebagian besar spesies dengan demikian struktur komunitas di semua stasiun stabil.
KUALITAS AIR DAN STATUS KESUBURAN PERAIRAN WADUK SEMPOR, KEBUMEN Shaleh, Fuquh Rahmat; Soewardi, Kadarwan; Hariyadi, Sigid
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 19 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.565 KB)

Abstract

Sempor Reservoir is one of the reservoir in Central Java. This reservoir has primary function as irrigation and hydropower source. Beside, it also has some benefit for fisheries and tourism activities. Reservoir utilization which has not been optimum yet need some adjustments with water quality and aquatic trophic state in Sempor Reservoir. This study was aimed to determine water quality and aquatic trophic state of Sempor Reservoir. This study was conducted from January to March 2014 with monthly water sampling. Survey method to collect data with stratified random sampling was used for four represented station. Aquatic trophic state determination was based in Carlson Trophic State Index (TSI) measurement. This method used some represented parameters of physics, chemistry and biology such as water transparency, total phosphorus, and chlorophyll-a. The results showed that water quality of Sempor Reservoir was still good for fishery activities. Aquatic trophic state of Sempor Reservoir based on Carlson TSI was classified to low-medium in euthropic category ranging from 50.71-64.91. Inlet was the only area which had medium category of eutrophic due to highly nutrient content derived from anthropogenic activities nearby.
STATUS MUTU AIR DAN TINGKAT KESUBURAN PERAIRAN BENGAWAN JERO KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN Shaleh, Fuquh Rahmat
Grouper Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Grouper
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.411 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v8i2.25

Abstract

Pemanfaatan Bengawan Jero (Bono Rowo) di Kabupaten Lamongan memilikii fungsi strategis dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat antara lain dii bidang perikanan, pertanian, maupun keperluan rumah tangga seperti mencuci dan mandi. Status mutu air dan tingkat kesuburan perairan di Bengawan Jero perlu diketahui agar pengelolaan perairan di kawasan tersebut lestari serta berkelanjutan agar terciptanya kesejahteraan masyarakat. Penelitian inii dilaksanakan pada Juli 2017 di Kecamatan Turi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif secara logik dengan analisis data status mutu air menggunkan metode STORET berdasarkan Kepmen LH Nomor 115 Tahun 2003 serta Carlson Trophic State Index (TSI) untuk mengetahui tingkat kesuburan perairan. Berdasarkan hasil penelitian, status mutu Bengawan Jero dalam kondisi buruk (tercemar berat) pada Kelas I dan II, sedangkan pada kelas III dalam kondisi sedang (tercemar sedang). Tingkat kesuburan perairan di Bengawan Jero telah dalam kondisi hipereutrofik atau kondisi dimana unsur haranya sangat tinggi. Sehingga diperlukanya penanggulangan eutrofikasi dengan salah satu cara penebaran ikan pemakan plankton (plankton feeder)
ANALISIS KUALITAS AIR DI RAWA SIER-SIER KECAMATAN BABAT KABUPATEN LAMONGAN Shaleh, Fuquh Rahmat; Mas'ud, Faisol; Damayanti, Tri Rochmah
Grouper Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Grouper
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v11i1.72

Abstract

Rawa Sier-Sier merupakan bendungan tempat bertemunya aliran sungai Desa Sogo, aliran air dari lereng Gunung Pegat, dan aliran Sungai Konang. Rawa Sier-Sier adalah salah satu rawa bendungan yang berada di Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Rawa ini termasuk rawa buatan dengan luas 3,5 km2 dan kedalaman 7 m. Kelimpahan eceng gondok yang sangat tinggi berdampak pada kualitas air di perairan tesebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air dan sebagai informasi kepada masyarakat guna menjaga serta mengelola sumberdaya perairan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel acak berstrata atau Stratified Random dengan tiga titik pengamatan. Titik pengamatan pertama terdapat di Rawa Sier-Sier bagian selatan tempat masuknya air sungai Desa Sogo dan Lereng Gunung Pegat. Titik pengamatan kedua berada dibagian tengah Rawa Sier-Sier tempat bertemunya antara air dari Sungai Sogo dan Sungai Konang. Titik pengamatan yang ketiga berada di Rawa Sier-Sier bagian barat tempat masuknya aliran sungai Konang. Data yang diambil meliputi suhu, kedalaman, kecerahan, salinitas, pH, DO, Nitrat, Nitrit dan Fosfat perairan. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi dalam perairan Rawa Sier-Sier tidak merata. Nilai rata-rata yang di dapat yaitu suhu 28oC, kedalaman 1,96 m, kecerahan 1,33 m dan salinitas 0?. Kandungan nitrat  (NO3- N) dalam air  rata-rata 4,3 mg/l, dan nitrat (NO3) rata-rata 3,06 mg/l. Adapun kandungan fosfat (PO4) rata-rata yaitu 3,96 mg/l dan fosfat (PO4-P) 1,35 mg/l.