Djamester Simarmata
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Dampak Kebijakan Tarif Angkutan Jalan Raya Terhadap Perekonomian dan Distribusi Pendapatan DKI Jakarta: Sebuah Model Komputasi Keseimbangan Umum Anggraeni, Dewi; Simarmata, Djamester; Hartono, Djoni
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol 6, No 2 (2006): Januari
Publisher : Department of Economics-FEUI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai kota metropolitan, ketergantungan Jakarta akan sektor transportasi sangat besar. Transportasi publik sejak lama telah dilihat sebagal masalah perkotaan yang strategis, seperti yang terlihat mayoritas penduduk Jakarta sangat tergantung pada angkutan publik. Untuk itu, menyediakan pelayanan transportasi publik yang murah dan dapat diandalkan menjadi tanggung jawab yang sangat penting bagi pemerintah DKI Jakarta.Transportasi publik di Jakarta adalah sektor yang tergantung pada bahan bakar fosil sebagal sumber energinya, yang berarti bahwa peningkaran pada harga bahan bakar (BBM) akan menyebabkan peningkatan pada tarif angkutan. Mulai 1 Maret 2005, pemerintah telah mengumumkan peningkatan harga BBM sebesar 30-40%, dan sebagai akibatnya, pemillik transportasi publik menuntut penìngkalan dalam tarif angkutan. Ini merupakan sebab mengapa pemerintah memutuskan meningkatkan tariff sebesar 8-19%, yang dinyatakan dalam Keputusan Gubernur DKlJakaria No 412 tahun 2005.Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisa dampak dari kebijakan tariff angkutan publik terhadap perekonomian Jakarta, khususnya terhadap pendapatan rumah tangga miskin. Studi ini berusaha memformulasikan kebijakan regional yang penting bagi Jakarta untuk mengurangi dampak negatif dan kebijakan energi nasional terhadap pendapatan rumah tangga miskin. Untuk ini dibangun model ‘regional computable general equilibrium’ (regional CGE) Model CGE dibangun berdasarkan model yang telah dikembangkan sebelumnya dengan menggunakan data yang telah di updated.
TRADE BARRIER ELIMINATION, ECONOMICS OF SCALE AND MARKET COMPETITION: COMPUTABLE GENERAL EQUILIBRIUM MODEL Widyastutik, Widyastutik; Nazara, Suahasil; Oktaviani, Rina; Simarmata, Djamester
Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Economic and Business Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.958 KB) | DOI: 10.15408/sjie.v6i2.5279

Abstract

The ASEAN and its dialogue partner countries agreed to reduce trade barriers in the services sector, one of which is sea transport services. The purpose of this study is to estimate the equivalent tax of non-tariff barriers in the sea transport services. Besides that, this study is going to analyze the economic impacts of the regulatory barriers elimination in the sea transport services of ASEAN and its dialogue partner countries. Using the gravity model, it can be identified that trade barriers of sea transport services sector of ASEAN and dialogue partner countries are still relatively high. Additionally, by adopting IC-IRTS model in Global CGE Model (GTAP), the simulation results show consistent results with the theory of pro-competitive effects. The greater gain from trade is obtained in the CGE model assuming IC-IRTS compared to PC-CRTS. China gains a greater benefit that is indicated by the highest increase in welfare and GDP followed by Japan and AustraliaDOI: 10.15408/sjie.v6i2.5279
Analisis Dampak Kebijakan Tarif Angkutan Jalan Raya terhadap Perekonomian dan Distribusi Pendapatan DKI Jakarta: Sebuah Model Komputasi Keseimbangan Umum Anggraeni, Dewi; Simarmata, Djamester; Hartono, Djoni
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol 6 No 2 (2006): Januari
Publisher : Department of Economics-FEB UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.46 KB) | DOI: 10.21002/jepi.v6i2.177

Abstract

Sebagai kota metropolitan, ketergantungan Jakarta kan sektor transportasi sangat besar. Transportasi publik sejak lama telah dilihat sebagai masalah perkotaan yang strategis, seperti yang terlihat mayoritas penduduk Jakarta sangat tergantung pada angkutan publik. Untuk itu, menyediakan pelayanan transportasi publik yang murah dan dapat diandalkan menjadi tanggung jawab yang sangat penting bagi pemerintah DKI Jakarta.Transportasi publik di Jakarta adalah sektor yang tergantung pada bahan bakar fosil sebagai sumber energinya, yang berarti bahwa peningkatan pada harga bahan bakar (BBM) akan menyebabkan peningkatan pada tarif angkutan. Mulai 1 Maret 2005, pemerintah telah mengumumkan peningkatan harga BBM sebesar 30-40%, dan sebagai akibatnya, pemillik transportasi publik menuntut peningkatan dalam tarif angkutan. Ini merupakan sebab mengapa pemerintah memutuskan meningkatkan tarif sebesar 8-19%, yang dinyatakan dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta No 412 tahun 2005. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisa dampak dari kebijakan tarif angkutan publik terhadap perekonomian Jakarta, khususnya terhadap pendapatan rumah tangga miskin. Studi ini berusaha memformulasikan kebijakan regional yang penting bagi Jakarta untuk mengurangi dampak negatif dari kebijakan energi nasional terhadap pendapatan rumah tangga miskin. Untuk ini dibangun model 'regional computable general equilibrium' (regional CGE). Model CGE dibangun berdasarkan model yang telah dikembangkan sebelumnya dengan menggunakan data yang telah di updated.