Merry Siska
Jurusan Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sultan Syarif Kasim, Jl. H.R. Soebrantas No.155, KM 18, Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293

Published : 32 Documents
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISA PERBAIKAN POSTUR KERJA PADA AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING MENGGUNAKAN METODE BRIEF SURVEY DI PT. IPKR KM Siska, Merry
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Industri Pengolahan Kayu Rakyat Karminto (IPKR KM) merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di industri pembuatan Palet. Pada saat proses produksi pembuatan palet ini hampir seluruh kegiatannya dilakukan secara manual. Masalah yang terdapat pada perusahaan ini ada di stasiun pemotongan dan stasiun perakitan. Aktivitas yang banyak dilakukan di kedua stasiun ini, para pekerja selalu tegak, duduk maupun membungkuk untuk mengambil material yang di perlukan dan juga beban dalam pengangkatannya juga termasuk dalam katagori berat. Metode BRIEF survey ini menilai risiko terhadap MSDs melalui 4 faktor yaitu postur tubuh, beban, frekuensi dan durasi. BRIEF Survey digunakan untuk menentukan sembilan bagian tubuh meliputi tangan kiri dan pergelangannya, siku kiri, bahu kiri, tangan kanan dan pergelangannya, siku kanan, bahu kanan, leher, punggung dan kaki. Dari hasil lembar kerja dengan menggunakan BRIEF Survey bahwa ada 4 kegiatan yang memiliki resiko kerja tinggi ialah pengangkatan bahan baku, op 1 memotong kayu, merakit, pengangkatan palet. Kata kunci: Musculoskeletal Disorders (MSDs), NIOSH, BRIEF Survey
PERANCANGAN ALAT BANTU LAS LISTRIK UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER MENGGUNAKAN METODE LOADING ON THE UPPER BODY ASSESMENT (LUBA) Siska, Merry; Gunawan, Ari
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 9, No 3 (2019): Volume 9 No 3 November 2019
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v9i3.6651

Abstract

Intisari? Dunia industri di indonesia mengalami perkembangan yang pesat. Perkembangan industri ini tidak lepas dari sektor formal dan informal. Salah satu perkembangan industri informal yaitu bidang pengelasan. Pengelasan adalah teknik penyambungan antara dua buah logam atau lebih dengan memanfaatkan energi panas. Aktivitas para pekerja las tersebut dilakukan dengan posisi badan membungkuk dan jongkok selama ber jam-jam hingga proses pengerjaan suatu produk selesai. Hal ini dapat mengakibatkan pekerja mengalami keluahan otot dibeberapa bagian tubuhnya. Keluhan tersebut terjadi pada bagian leher, punggung, lutut, dan kaki. Salah satu dampak resiko pada kesehatan dan keselamatan kerja yang dihadapi oleh pekerja bengkel las adalah keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Penelitian bertujuan untuk Mengetahui tingkat resiko ergonomi berdasarkan metode loading on the Upper Body Assessment (LUBA) dan Merancang alat bantu cekam (Fixture) yang ergonomis. Metode LUBA (Loading on the Upper Limb Assesment) adalah metode pemberian kode postur tubuh duduk atau berdiri dengan memberikan bobot tambahan untuk postur yang sesuai dengan hasil percobaan dari kondisi ketidaknyamanan yang dirasakan oleh sendi dari individu, Loading on the Upper Limb Assesment merupakan suatu teknik untuk pembebanan postural pada penilaian atas tubuh. Abstract?The industrial world in Indonesia is experiencing rapid development. The development of this industry cannot be separated from the formal and informal sectors. One of the informal industry developments is the welding field. Welding is a technique of connecting two or more metals by utilizing heat energy. The activities of the welding workers are carried out with the position of the body bending and squatting for hours until the process of completing a product is completed. This can result in workers experiencing muscle exhaustion in some parts of their body. These complaints occur in the neck, back, knees and legs. One of the effects of risk on occupational health and safety faced by welding workshop workers is a complaint of musculoskeletal disorders (MSDs). The study aimed to determine the level of ergonomic risk based on the Loading on the Upper Body Assessment (LUBA) method and Designing an Ergonomic Fixture tool. The LUBA method (Loading on the Upper Limb Assessment) is a method of coding the posture of sitting or standing by giving additional weight to the posture that matches the experimental results of the conditions of discomfort felt by the joints of individuals, Loading on the Upper Limb Assessment is a technique for postural loading on the assessment of the body. 
Peningkatan Kemandirian Petani Nenas dalam Penanganan Mesin Produksi Vacuum Frying di Desa Kualu Nenas Nofirza, Nofirza; Siska, Merry; Anggraini, Wresni
Kutubkhanah Vol 15, No 2 (2012): Juli - Desember 2012
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The farmer groups in Kualu Nenas village has acquire many assists from local government and other sectors as a part of comunity development program. The assist include production machines, like vacuum frying, press seal machine, cutting machine, etc, also workshop about the machinary and the production proccess. But now, many of those aids become useless and infertile, because of the incapable of the farmers to maintenance those machines. The empowerment become an important issue since the machine’s price moderatly expensive. The focus of this research is to conduct and evaluate the machine vacuum frying workshop of the introduction and it maintenance for the farmer’s groups of Kualu Nenas. Using the Participatory Action Research (PAR) method which is a basic research that provide the community empowerment, do some strategies/ steps: (i)Information explore and community approach, (ii)The Workshop accomplishment, and (iii)Program’s evaluation. The result is seen good enough but after analyzing, the workshop of the machine maintenance not too efective to answer the needs of the farmer in handling the machine’s damage or troubeshooting. One of the reason is because it just did once and some still doubt to do it if there is no companion. The summary of the evaluation is that the workshop will not be effective if not following by the continuing companion until they really become empower and capable in looking for solution to face the production machine problem.
PERANCANGAN ALAT BANTU PEMINDAHAN GALON AIR MINERAL (STUDI KASUS: DEPOT AIR MINERAL PEKANBARU) Siska, Merry; Suarman, Dedi
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 8, No 2 (2011): Juni 2011
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pemindahan galon dari mesin pengisi air ke kendaraan pengangkut galon dapat mengakibatkan cedera tulang belakang, tangan terkilir, galon terjatuh, dan lelah setelah bekerja. Untuk mengatasi masalah tersebut, dirancang alat bantu pemindahan galon berdasarkan data antropometri pekerja depot air mineral Pekanbaru. Berdasarkan perhitungan persentil data antropometri pekerja depot air mineral Pekanbaru didapatkan tinggi alat bantu 69.06 cm, sisi alat bantu 38 cm, panjang gagangan 45.46 cm, tinggi gagangan 95.06 cm, lebar busa genggaman 9.6 cm, jarak horizontal gagangan ke roda bagian belakang 29.14 cm, dan keliling busa genggaman 16.88 cm. Hasil rancangan produk divisualisasikan ke dalam bentuk nyata, dan dilakukan pengujian terhadap rancangan produk yaitu dengan cara alat bantu pemindahan galon  yang telah selesai harus dicoba langsung oleh pekerja di depot air mineral. Berdasarkan hasil pengujian produk, diperoleh alat bantu pemindahan galon hasil rancangan yang memenuhi kriteria ergonomis untuk pekerja depot air mineral dan pekerja tidak kesulitan dalam menggunakan alat bantu hasil rancangan
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Pabrik Pembuatan Batu Bata (Studi Kasus: Kulim, Pekanbaru) Morena, Yenita; Siska, Merry
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan  tata  letak  meliputi  pengaturan  tata  letak  fasilitas-fasilitas operasi dengan memanfaatkan area yang tersedia untuk penempatan mesin-mesin, bahan-bahan  perlengkapan  untuk  operasi,  dan  semua  peralatan  yang  digunakan dalam  proses  operasi. Kekurangan dari tata letak yang ada pada pabrik batu bata Pak Simun adalah pengaturan tata letak tiap stasiun kerja yang belum sesuai, karena belum memperhitungkan derajat tingkat kedekatan antar stasiun kerja terlihat pada stasiun kerja tungku yang letaknya berjauhan dengan tempat penjemuran batu bata kering. Apalagi proses pemindahan batu bata yang telah dicetak di meja kerja pada stasiun kerja pencetakan dilakukan secara manual.                 Ketidakteraturan  kondisi  tata  letak  yang  ada  sekarang  dapat  berimbas terhadap  terjadinya  aliran material yang  tidak  sempurna sehingga memerlukan  perancangan  tata  letak  baru  untuk  mengatur  ulang  jalur  lalu  lintas material/barang  yang  lebih  sesuai  dengan  fungsi  masing-masing  stasiun  kerja. Penyelesaian permasalahan tata letaknya  menggunakan  metode  yang memperhitungkan derajat  kedekatan  antar  stasiun  kerja,  membangun  atau  mengubah  tata  letak dengan  mencari  total  jarak  tempuh  yang  minimal  dilalui  dalam  perpindahan material dalam menemukan solusi  terbaik.                  Berdasarkan hasil pengolahan diperoleh persentase penurunan panjang lintasan material handling layout alternatif 1 dengan layout awal adalah sebesar 74.8%, sedangkan persentase penurunan panjang lintasan material handling layout alternatif 2 dengan layout awal adalah sebesar 69.5%. Hal ini membuktikan bahwa layout alternatif 1 lebih optimal dibandingkan dengan layout awal dan layout alternatif 2. Hasil ini diperoleh karena tata letak pada layout awal dan layout alternatif 2 terlalu jauh antara stasiun satu dengan stasiun lainnya sehingga lintasan material handling menjadi tidak optimal. Dengan demikian, perancangan ulang layout awal telah mengurangi panjang lintasan meterial handling proses produksi yang sekaligus dapat mengurangi waktu dan biaya proses produksi. Kata Kunci : Perancangan, Tata Letak, Batu Bata, Material Handling
DESAIN EKSPERIMEN PENGARUH ZEOLIT TERHADAP PENURUNAN LIMBAH KADMIUM (Cd) Siska, Merry; Salam, Rudy
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 2, Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran lingkungan yang terjadi banyak disebabkan oleh limbah dari logam berat suatu industri, terutama industri pelapisan logam. Logam berat seperti kadmium (Cd) merupakan limbah dari pelapisan logam yang memiliki efek negatif bagi makhluk hidup. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan zeolit dalam menurunkan kadar limbah kadmium (Cd) dari proses pelapisan logam. Bahan kajian dalam penelitian ini adalah kemampuan zeolit dalam menurunkan limbah kadmium (Cd) pada proses pelapisan logam. Penelitian ini menggunakan metode desain eksperimen rancangan acak lengkap untuk mengoptimalkan paduan parameter-parameter dan variabel yang ada dan hal yang berkaitan dengan penetapan baku mutu limbah agar dapat dibuang ke lingkungan. Setelah dilakukan eksperimen dan pengolahan data didapat nilai FHitung (0.22924) < F(Tabel, α, 0.05) (3.49) untuk tingkat kepercayaan 95% dan pada tingkat kepercayaan 99% FHitung (0.22924) < F(Tabel, α, 0.01) (5.95) maka hipotesis yang diajukan ditolak, sehingga hasil ini mengemukakan bahwa zeolit memberikan manfaat yang nyata terhadap penurunan kadar kadmium (Cd) limbah pelapisan logam. Disarankan bagi perusahaan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam mengatasi limbah ini, harus ada penggunaan bahan alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi limbah kadmium agar dapat dibuang ke lingkungan dan sesuai ketetapan kementerian lingkungan hidup tanpa mengakibatkan polusi dan merusak ekosistem makhluk hidup lainnya.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PABRIK TAHU DAN PENERAPAN METODE 5S Siska, Merry; Henriadi, Henriadi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 2, Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UD. Dhika Putra merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan tahu. Saat ini kondisi layout fasilitas produksi dan kondisi fisik lingkungan kerja di perusahaan mengalami kendala. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas pabrik pembuatan tahu yang dapat meminimalkan panjang lintasan material handling serta menerapkan metode 5S untuk meningkatkan produktivitas kerja, dengan menggunakan pendekatan Systematic Layout Planning (SLP). Sedangkan metode 5S untuk mengatur kondisi tempat kerja yang berdampak terhadap efektivitas kerja, efisiensi, produktivitas dan keselamatan kerja. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa layout usulan yang terpilih untuk dijadikan layout akhir dalam penelitian ini menunjukkan penurunan panjang lintasan material handling yang cukup signifikan yaitu 45 m atau sekitar 19,2% lebih pendek dari layout awal.
Analisa Process Capability untuk Meningkatkan Kualitas Air Di Departemen Water Treatment Pada PT. Riau Prima Energi Siska, Merry; Zaldianto, Eko
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2012: SNTIKI 4
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving the quality is something that is most essential for a company to exist in this competitive business world. The main products produced by PT. Riau Andalan Pulp and Paper, that is paper. The problem encountered is a paper that has splotches caused by high water turbidity values so that the product must be in rework. This requires a study to describe the process of water production in the Department of Water Treatment PT Riau Prima Energy as a business unit of PT. Riau Andalan Pulp and Paper. Method of process capability analysis using X and R control chart, which can be seen in the ability of the processes that occur after the water treatment process capability calculations. Based on the calculations, the value of Process Capability Index (Cp) of 1.19. This figure shows the process capability going well but need continuous monitoring in order to maintain the capability of the process. CPK values were in the range of 0.6031 1> CPK > 0, meaning that the average process within the limits of control, but there are some variations in the process falls outside the control limits. This indicates that the process a bit to meet customer specifications.Keywords : Quality, Process Capability, Kualitas, Kapabilitas Proses, X and R Control Chart, Specifications
ANALISA POSISI KERJA PADA PROSES PENCETAKAN BATU BATA MENGGUNAKAN METODE NIOSH Siska, Merry; Teza, Multy
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 1, Juni 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan aktivitas kerja, manusia sebagai pekerja mempunyai batas-batas tertentu. Oleh sebab itulah kita perlu mengetahui keterbatasan serta kemampuan yang kita miliki untuk dapat ditinjau lebih lanjut agar dalam pelaksanaan kerja nantinya tidak terjadi accident maupun hal-hal buruk yang akan menimpa kita akibat tidak adanya perhitungan akan prinsip biomekanika.Pabrik pencetakan batu bata milik Bapak Miri mengerjakan pencetakan batu bata dengan proses manual. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan posisi kerja usulan pada operator. Dari perhitungan dengan menggunakan metode NIOSH dapat disimpulkan bahwa telah diperhitungkan nilai Recommended Weight Limit (RWL), nilai Lifting Index (LI), nilai Torque dan nilai konsumsi energi dari posisi usulan pada semua bagian tubuh dan dibandingkan pada posisi awal operator bekerja, maka pengangkatan beban tidak lagi bertumpu di bagian back dan sudah berubah dari posisi awal bekerja serta mengurangi keluhan bekerja pada bagian back. Bekerja tidak perlu terburu-buru, karena akan mengeluarkan energi yang dikeluarkan banyak dan akan mengakibatkan resiko cedera pada bagian tubuh.
PERANCANGAN HELM ANAK YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI TK AN-NAMIROH PEKANBARU) Siska, Merry; Henedy, Henedy
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 1, Juni 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan anak merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh orang tua, terutama pada saat melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Salah satu perlengkapan dalam mengendarai sepeda motor yaitu helm. Helm yang tidak memiliki segi ergonomis akan mengakibatkan kelelahan pada penggunanya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang helm anak-anak yang ergonomis. Langkah pertama dalam penelitian ini adalah pengumpulan data. Data yang dikumpulkan merupakan data antropometri kepala anak-anak sebanyak 80 siswa dari TK An-Namiroh. Data antropometri yang diperlukan adalah tinggi kepala, lebar kepala, panjang kepala, lingkaran kepala, mata ke kepala, dan kuping ke atas kepala. Langkah terakhir adalah analisis terhadap hasil rancangan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lebar = 13 cm, lingkar helm = 52.08 cm, tinggi = 15.33 cm, bagian jarak kuping atas =14.62 cm, panjang =14.92 cm, jarak kaca helm ke mata terbagi 2 bagian yaitu: kaca bening = 4.85 cm, kaca hitam = 5.72 cm.