Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Ternak Tropika

REVIEW FISIBILITAS KULTUR ANTHRAL FOLIKEL SEBAGAI SUMBER SEL OOSIT IN VITRO KAMBING DARI PRODUK SAMPING RUMAH POTONG HEWAN Ciptadi, G; Siswanto, Budi; Rahayu, Sri; Fadli, M. Z.Fadli; Humaidah, N
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 12, No 2 (2011): Ternak Tropika
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.47 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ketersediaan sumber sel gamet betina (oosit) immature kambing yang diperoleh dari rumah potong hewan yang dapat dimanfaatkan untuk in vitro maturasi (IVM). Isolasi oosit immature menggunakan  preanthral folikel untuk selanjutnya dilakukan kultur in vitro folikel dan kemudian  dievaluasi perolehan ovari, folikel dan perkembangan oosit in vitro.. . Metode Penelitian adalah percobaan laboratorium. Materi yang digunakan adalah folikel yang diisolasi dari ovarium yang diperoleh dari Rumah Potong Hewan (RPH) Kambing. Perlakuan adalah P0: kultur folikel kambing pra pubertas medium TCM199 tanpa +FSH,  P1: kultur folikel kambing pra pubertas , medium TCM 199  +  FSH. P2: folikel  kambing  dewasa , TCM 199 tanpa  suplementasi FSH.dan P3: folikel  kambing  dewasa , TCM 199 + suplementasi FSH.      Variabel yang diamati adalah; (1) perolehan jumlah ovarium/hari,   (2)  jumlah folikel terisolasi/ovarium dan % kebergasilan oosit yang  mature. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa  rata-rata perolehan rataan per ovary pada pra pubertas adalah  4.32 + 0.54  sedangkan pada  kelompok kambing dewasa adalah 5.19 + 1.99. Nilai perolehan folikel masing-masing kelompok umur adalah pra pubertas 21.00 + 7.14 sedangkan dewasa kelamin adalah 42.29 + 5.77. Kesimpulan  sistem kultur  folikel invitro  merupakan system yang sangat rumit, dengan problem paling besar adalah masalah kontaminasi sel, mengingat waktu kultur yang sangat lama. Disarankan  perlu dilakukan penelitian-penelitian pendahuluan untuk optimasi sistem kultur dan masih diperlukan pencarian medium dan suplmenantasi hormonal yang lebih sesuai untuk kultur folikel ternak kambing lokal. Kata-kata Kunci:  Oosit, Maturasi in vitro (IVM), Preanthral folikel, kambing.        THE FEASIBILITY OF PREANTHRAL FOLICLE CULTURE SYSTEM AS AN ALTERNATIVE SOURCE OF GOAT OOCYTES MATURED IN VITRO   ABSTRACT The culture system of anthral follicles  may provides the means not only of how producing a number of competence oocytes but also of investigating the physiology of follicular development and ovulation. Different culture systems have been developed. The cultured of  isolated  anthral follicle may produce many fertile oocytes in the possible high numbers . The aim of this research is to study  and develop a reliable follicle culture system of goat. In vitro folikel culture  system   was using in this research. Research was focused in anthral follicle on oocyte  potential and producing using in vitro system of goat folicle ovary isolated from local slaughtered house. The mammalian ovary contains a huge number of small follicle of various sizes. The research was conducted using experimental methods with 3 kind of treatment : P1. In vitro culture (IVC)  system using pre pubertal goat folicle with FSH supplementation in culture medium P2.  (IVC system using pre pubertal goat, F3. IVG system using pre sex matures goat  with FSH supplementation in culture medium and P4 , IVG system using matured goat. The result showed that different age of goat (pre puberty and sex matured goat resulted in different potential of  follicle isolated. for each ovary  (4.32 vs. 5.19).  with Total Follicle isolated from each  group of ages were 21.00 + 7.14 and 42.29 + 5.77.  IVG. The main problem of IVG system is contamination during isolation and culture cells  It was concluded that IVG culture system was very complex method and result in low potential of oocyte resources .Key words: Oocyte, In vitro Maturation, anthral follicle, Goat.