Bambang Soehendro
Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik UGM Jl. Grafika No. 2 Yogyakarta, Telp.: (0274)902171, Fax : (0274)902170

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PERPINDAHAN PANAS DAN MASSA PADA PENGEMBUNAN CAMPURAN METANOL-PROPANOL-UDARA DALAM KONDENSOR TEGAK Sarto, Sarto; Soehendro, Bambang; Bendiyasa, I Made; Rochmadi, Rochmadi
Reaktor Volume 13, Nomor 2, Desember 2010
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.873 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.13.2.109-116

Abstract

Pengembunan campuran uap dan gas melibatkan mekanisme perpindahan panas dan massa secara simultan yang sangat rumit sehingga pendekatan teoritis terhadap peristiwanya belum cukup untuk diterapkan pada perancangan kondensor. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh persamaan semi-empirik yang sederhana dan cukup teliti sebagai dasar memperkirakan koefisien perpindahan panas dan massa proses pengembunan campuran metanol(1)-propanol(2)-udara. Percobaan pengembunan dilakukan di dalam kondensor pipa ganda tegak sepanjang 1,7 m. Ukuran pipa luar dan dalam berturut-turut sebesar 50 mm dan 25 mm. Campuran uap dan gas dialirkan dari atas melalui anulus sedangkan air pendingin dialirkan di dalam pipa dari bawah sehingga sistem menjadi berlawanan arah. Data percobaan meliputi kecepatan alir dan suhu air pendingin, komposisi dan suhu campuran uap-gas, kecepatan alir dan suhu kondensat, kecepatan alir udara, dan tekanan sistem. Koefisien perpindahan panas dan massa dievaluasi melalui model matematik yang disusun berdasarkan neraca massa dan panas yang diselesaikan secara simultan. Hasil penelitian dinyatakan dalam bentuk bilangan tak berdimensi yaitu Nu=19,9297(1-yn)2,9164Re0,8142Pr1/3. Adapun hubungan fungsional bilangan Sherwood yang merupakan bentuk bilangan tak berdimensi koefisien perpindahan massa dinyatakan dengan persamaan Sh1=15,1042(1-yn)2,9696Re0,8068Sc1/3 dan Sh2=5,7227(1-yn)2,9916Re0,8113 Sc1/3
Analysis Method of Black Liquor Pyrolysis and Gasification Using Deconvolution Technique to Obtain the Real Time Gas Production Profile Wintoko, Joko; Purwono, Suryo; Fahrurrozi, Mohammad; Soehendro, Bambang
Jurnal Rekayasa Proses Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.731 KB) | DOI: 10.22146/jrekpros.56152

Abstract

In thermal reaction experiments, e.g., pyrolysis, combustion, and gasification, the gas released from the reaction can be analyzed in gas measuring instruments. There will be some time delay due to the relatively long gas travel from the reactor to the analyzers. Besides, there can be some time lag in the gas measuring instrument. Gas dispersion may furthermore occur and thus alter the gas concentration profile. The observed gas concentration, therefore, can be very different from the original gaseous reaction products profile. A mathematical procedure called deconvolution technique will be used to get the original gaseous reaction products concentrations profile. The deconvolution technique is based on the assumption that original data have been altered by a transfer function to yield observed data. By the deconvolution techniques, the transfer function for each data set will be calculated and then can be used to compute the original data. In this study, the deconvolution technique was applied to the concentration profile of gaseous products from black liquor pyrolysis and gasification reactions measured by gas analyzers instruments to obtain the real-time gas concentration profile during the processes. Tracer gases are injected in the reactor To facilitate the deconvolution calculation, and their concentration profiles observed in the measuring instruments are recorded. Gaseous products that are analyzed are CO2, CO, CH4, SO2, and H2S. This technique can successfully provide the real-time gas production concentration profile from the black liquor pyrolysis and gasification reaction. A B S T R A KDalam reaksi termal seperti pirolisis, pembakaran, dan gasifikasi, gas hasil reaksi dapat dianalisis dengan instrumen analisis gas. Akan ada penundaan waktu deteksi karena waktu tempuh dari reaktor ke alat analisis. Ada juga tambahan waktu karena pemrosesan dalam instrumennya. Dispersi gas juga mungkin terjadi yang akan mengubah profil konsentrasi gas.Profil konsentrasi gas yang terdeteksi bisa jadi akan sangat berbeda dengan profil produksi gas yang sebenarnya. Untuk mendapatkan profil konsentrasi yang sebenarnya, dapat digunakan sebuah prosedur matematika yang disebut dekonvolusi. Dalam prosedur ini diasumsikan profil gas telah diubah oleh sebuaf fungsi transfer sehingga menghasilkan profil gas terboservasi. Dengan teknik dekonvolusi, fungsi transfer ini akan dicari sehingga bisa dipergunakan untuk menghitung profil gas sebenarnya.  Dalam penelitian ini profil gas hasil reaksi pirolisis dan gasifikasi lindi hitam yang terdeteksi dalam instrumen analisis gas akan didekonvolusi untuk mendapatkan profil produksi gas yang sebenarnya. Untuk itu sebuah gas pendeteksi diijeksikan ke dalam reaktor dan profil konsentrasinya diukur dengan instrumen analisis. Gas yang dianalisis adalah CO2, CO, CH4, SO2, and H2S. Dengan teknik ini profil produksi gas yang sebenarnya dari reaksi pirolisis dan gasifikasi berhasil diperoleh.
ANALYSIS METHOD OF BLACK LIQUOR PYROLYSIS AND GASIFICATION USING DECONVOLUTION TECHNIQUE TO OBTAIN THE REAL TIME GAS PRODUCTION PROFILE Wintoko, Joko; Purwono, Suryo; Fahrurrozi, Mohammad; Soehendro, Bambang
Jurnal Rekayasa Proses Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.731 KB) | DOI: 10.22146/jrekpros.56152

Abstract

In thermal reaction experiments, e.g., pyrolysis, combustion, and gasification, the gas released from the reaction can be analyzed in gas measuring instruments. There will be some time delay due to the relatively long gas travel from the reactor to the analyzers. Besides, there can be some time lag in the gas measuring instrument. Gas dispersion may furthermore occur and thus alter the gas concentration profile. The observed gas concentration, therefore, can be very different from the original gaseous reaction products profile. A mathematical procedure called deconvolution technique will be used to get the original gaseous reaction products concentrations profile. The deconvolution technique is based on the assumption that original data have been altered by a transfer function to yield observed data. By the deconvolution techniques, the transfer function for each data set will be calculated and then can be used to compute the original data. In this study, the deconvolution technique was applied to the concentration profile of gaseous products from black liquor pyrolysis and gasification reactions measured by gas analyzers instruments to obtain the real-time gas concentration profile during the processes. Tracer gases are injected in the reactor To facilitate the deconvolution calculation, and their concentration profiles observed in the measuring instruments are recorded. Gaseous products that are analyzed are CO2, CO, CH4, SO2, and H2S. This technique can successfully provide the real-time gas production concentration profile from the black liquor pyrolysis and gasification reaction. A B S T R A KDalam reaksi termal seperti pirolisis, pembakaran, dan gasifikasi, gas hasil reaksi dapat dianalisis dengan instrumen analisis gas. Akan ada penundaan waktu deteksi karena waktu tempuh dari reaktor ke alat analisis. Ada juga tambahan waktu karena pemrosesan dalam instrumennya. Dispersi gas juga mungkin terjadi yang akan mengubah profil konsentrasi gas.Profil konsentrasi gas yang terdeteksi bisa jadi akan sangat berbeda dengan profil produksi gas yang sebenarnya. Untuk mendapatkan profil konsentrasi yang sebenarnya, dapat digunakan sebuah prosedur matematika yang disebut dekonvolusi. Dalam prosedur ini diasumsikan profil gas telah diubah oleh sebuaf fungsi transfer sehingga menghasilkan profil gas terboservasi. Dengan teknik dekonvolusi, fungsi transfer ini akan dicari sehingga bisa dipergunakan untuk menghitung profil gas sebenarnya.  Dalam penelitian ini profil gas hasil reaksi pirolisis dan gasifikasi lindi hitam yang terdeteksi dalam instrumen analisis gas akan didekonvolusi untuk mendapatkan profil produksi gas yang sebenarnya. Untuk itu sebuah gas pendeteksi diijeksikan ke dalam reaktor dan profil konsentrasinya diukur dengan instrumen analisis. Gas yang dianalisis adalah CO2, CO, CH4, SO2, and H2S. Dengan teknik ini profil produksi gas yang sebenarnya dari reaksi pirolisis dan gasifikasi berhasil diperoleh.