Articles

The Novel Work Environment Model to Improve Teacher Performance: A Study at SMAN 1 Sungkai Jaya, North Lampung Nitalinda, Desy; Abdurrahman, Abdurrahman; Hariri, Hasan; Sowiyah, Sowiyah; Karwan, Dedy Hermanto; Rahman, Bujang
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1864.331 KB)

Abstract

Abstract: The Novel Work  Environment Model to Improve Teacher Performance: A Study at SMAN 1 Sungkai Jaya, North Lampung. Objectives: This study aims to create a good environment in order to improve teacher performance in SMA Negeri 1 Sungkai Jaya, North Lampung. In this study, a combination of two aspects of the work environment model was carried out to create a reflective and appropriate work environment model. Methods: This study uses qualitative methods with 50 respondents. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, documentation, and Focus Group Discussions (FGD). Findings: The results showed that the social environment at SMAN 1 was good enough to produce good teacher outcomes, but improving communication caused discomfort between the teacher and school principal relations. The artistic environment at SMAN 1 shows that the teachers in carrying out the assignments given by the principal are going well, in an orderly and disciplined manner, but the quality of the learning tools is better than the difficulties in time. Conclusions: Model The reflective work environment has a good status on the relationship between the principal and the teacher because the teacher and the principal are not directly related.Keywords:  Reflective work environment model, school, teacher performance.Abstrak: Model Lingkungan  Kerja Baru untuk Meningkatkan  Kinerja Guru: Studi pada SMAN 1 Sungkai  Jaya,  Lampung  Utara.  Tujuan:  Penelitian  ini bertujuan  menciptakan lingkungan kerja yang baik dan kondusif dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 1 Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara.  Pada  penelitian ini, dilakukan penggabungan  dua aspek lingkungan kerja (lingkungan sosial dan artistik) guna menciptakan model lingkungan kerja reflektif dan sesuai. Metode: Penelitian  ini menggunakan metode kualitatif dengan responden  sebanyak 50  orang. Teknik pengumpulan data  dilakukan melalui  observasi, wawancara,  dokumentasi, dan Focused Group Discussion (FGD). Temuan:  Hasil penelitian menunjukan bahwa lingkungan sosial di SMAN 1 cukup baik sehingga menghasilkan kinerja guru yang baik, namun kurangnya komunikasi menyebabkan ketidaknyamanan antara hubungan guru dan kepala sekolah. Lingkungan artistik di SMAN 1 menunjukan bahwa para guru dalam pengerjaan  tugas yang diberikan kepala sekolah berjalan  baik, tertib dan disiplin namun kualitas perangkat pembelajaran kurang baik akibat terburu waktu. Kesimpulan: Model lingkungan kerja reflektif memiliki status baik pada hubungan antara kepala sekolah dengan guru karena  guru dan kepala sekolah tidak berhubungan langsung.Kata kunci:  Kemandirian belajar,  sikap siswa, mata pelajaran  sains, SMP. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v9.i2.201920
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH METRO PUSAT Sumarni, Sumarni; Kandar, Supomo; Sowiyah, Sowiyah
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to describe and investigate the management in Elementary School. The focus of this research is management in Elementary School and the sub focused of this research are: (1) Study curriculum management, (2) Entrant management educates, (3) Energy of education management, (4) Tool management and infrastructure, (5) Finance management, (6) Society participation, and (7) Committee character. Research method that descriptive qualitative that is provided theory phenomenology. Data analyzing technique uses the interactive pattern of Miles and Hubberman’s data.The results of this research are: (1) Curriculum is carried out well. (2) Recruitments new student is carried out well. (3) Infrastructure is good. (4) Management in finance is done with good transparency.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk deskripsi dan diselidiki tentang manajemen SDN. Fokus penelitian ini adalah manajemen SDN dan sub fokus ini: (1) manajemen kurikulum studi, (2) manajemen Peserta didik, (3) Energi manajemen pendidikan, (4) Alat manajemen dan infrastruktur, (5 ) manajemen Keuangan, (6) partisipasi masyarakat, dan (7) Komite karakter. Metode penelitian yang deskriptif kualitatif yang disediakan teori fenomenologi. Teknik data menganalisa menggunakan pola interaktif dari Miles dan Huberman hasil data.The dari penelitian ini adalah: (1) Kurikulum dilaksanakan dengan baik. (2) Rekrutmen siswa baru dilakukan dengan baik. (3) Infrastruktur baik. (4) Manajemen di bidang keuangan dilakukan dengan transparansi yang baik.Kata kunci: implementasi, manajemen berbasis sekolah, sekolah dasar
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENILAIAN KINERJA GURU .S, Donot; sowiyah, Sowiyah; Ambarita, Alben
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.43 KB)

Abstract

This research aims to analyze and describe the implementation of teacher performance appraisal management in Junior high school, consist of: 1) planning, 2) organization, 3) actuating, 4) controlling/ monitoring, 5 ) the role of assessors, 6) the obstacles / obstructions in the appraise teacher performance, 7) support of stakeholders. This research used a qualitative descriptive approach, with the design of phenomenology. The collecting data then compiled, interpreted, analyzed, reduced, and described. The results showed that: The implementation of Teacher Performance Appraisal, which was obtained through: Optimization implementation of management functions, supported Total Quality Education, Integrated Quality Management of Education, and was designed by Technical Directive of Teacher Performance Appraisal, can improve the quality of teacher performance appraisal implementation. All of those can be described: 1) The mapping of the quality and teachers competence, 2) Teachers carry out their duties in accordance duties and functions, 3) Increasing the service quality of teachers in the learning process (professional teacher).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tentang implementasi manajemen penilaian kinerja guru di SMP, terdiri: 1) perencanaan 2) pengorganisasian, 3) pelaksanaan , 4) pengawasan, 5) peran penilai (asesor), 6) kendala/hambatan, 7) dukungan stakeholders. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan rancangan fenomenologi. Data yang diperoleh untuk disusun, dimaknai, dianalisis, direduksi, dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Implementasi Manajemen Penilaian Kinerja Guru, yang diperoleh melalui: optimalisasi fungsi manajemen pendidikan, yang didasari Total Quality Education, dan dirancang berdasarkan Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja Guru, memberikan gambaran positif terhadap kualitas implementasi manajemen penilaian kinerja guru. Hal ini dapat tergambar: 1) Terpetanya kualitas dan komptensi guru, 2) Guru melaksanakan tugasnya sesuai tugas pokok dan fungsi, 3) Meningkatnya kualitas layanan guru dalam proses pembelajaran (guru professional). Kata kunci: implementasi, penilaian, kinerja guru
IMPLEMENTASI PROGRAM KERJA SEKOLAH DASAR NEGERI 2 LABUHAN RATU KOTA BANDAR LAMPUNG Soviyanti, Soviyanti; Rini, Riswanti; Sowiyah, Sowiyah
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.869 KB)

Abstract

This study was conducted in SDN 2 Labuan Ratu Bandar Lampung City. The purpose of this study was to analyze and describe: (1) school development team, (2) competence of teachers as educators. (3) The management, (4) The results of the work program of the school. This study used qualitative methods to study CIPP model evaluation. The data collections are through interviews, observation, and documentation. The results of this study: (1) School Development Team (SMT) has been attempted as optimal to always support the work program of the school, (2) Competence of teachers as educators consisting of 4 (aspect) that pedagogical competence, personal competence, professional competence and social competence is good enough. (3) The management of school work program consisting of planning, implementation, evaluation and control has been able working well by educators and TPS. (4) the implementation of the work program of the school can be accomplished and no constraints.Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Labuan Ratu Kota Bandar Lampung. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan: (1) tim pengembangan sekolah, (2) kompetensi guru sebagai pendidik. (3) Manajemen, (4) Hasil program kerja sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mempelajari model evaluasi CIPP. Koleksi data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini: (1) Tim Pengembangan Sekolah (TPS) telah berusaha seoptimal untuk selalu mendukung program kerja sekolah, (2) Kompetensi guru sebagai pendidik yang terdiri dari 4 (aspek) yang kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian , kompetensi profesional dan kompetensi sosial cukup baik. (3) Pengelolaan program kerja sekolah yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian telah mampu bekerja dengan baik oleh pendidik dan TPS. (4) pelaksanaan program kerja sekolah dapat dicapai dan tidak ada kendala.Kata kunci: evaluasi melalui model CIPP, implementasi, program kerja sekolah
MANAJEMEN MUTU SEKOLAH JURUSAN TEKNIK PEMESINAN Antowo, Sulistiyo Yeni; Ambarita, Alben; Sowiyah, Sowiyah
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.179 KB)

Abstract

The aim of this study examines the management of machining engineering school in SMK Muhammadiyah 2 Metro. The focus of research is on school management in machining engineering. This study used a qualitative approach to the design of a single case study in SMK Muhammadiyah 2 Metro. Techniques of collecting data through interviews, documentation studies and field observations. The results obtained are: (1) Management schools in machining engineering done by POAC system. (2) Linking the world of business and industry in improving the quality of education is a place of Work-Based-Learning. (3) Output machining engineering are competent and have the attitudes and values or good character. (4) The factors supporting the marketing machining engineering department is done by visualization, association, physical representation, and documentation.Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang manajemen sekolah Jurusan Teknik Pemesinan di SMK Muhammadiyah 2 Metro. Fokus penelitiannya adalah tentang manajemen sekolah di jurusan teknik pemesinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus tunggal di SMK Muhammadiyah 2 Metro. Teknik mengumpulkan data dilakukan dengan wawancara, studi dokumentasi dan observasi lapangan. Hasil penelitian diperoleh adalah (1) Manajemen sekolah di jurusan teknik pemesinan dilakukan dengan system POAC. (2) Keterkaitan dunia usaha dan dunia industry dalam meningkatkan mutu pendidikan bahwa DUDI merupakan tempat pembelajaran Work-Based Learning. (3) Output atau alumni jurusan teknik pemesinan berkompeten, mempunyai sikap dan nilai atau karakter yang baik. (4) Faktor-faktor pendukung dalam memasarkan jurusan teknik pemesinan dilakukan dengan cara visualisasi, asosiasi, representasi fisik, dan dokumentasi.Kata kunci: manajemen sekolah, mutu pendidikan, Teknik Pemesinan
KEPEMIMPINAN MANAJERIAL KEPALA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Wulandari, Sri; Sowiyah, Sowiyah; Rini, Riswanti
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.83 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the managerial leadership of the head of early childhood education (PAUD) Kauman Metro Center. This study used a qualitative approach with a case study design. The technique to collect the data is through observation interviews, documentation and field studies. The results of the study are: (1) the head of aba early childhood metro centers has the ability to analyze problem, and the ability to think rationally in any act of management activities, (2) the head of Kauman aba early childhood Mtero center has been realized in performing tasks which lead teacher behavior, (3) technical leadership PAUD aba Kauman Metro, Metro Center which always conducting procedural process is used to make the technology in all activities, (4) supporting factors in the format curriculum in accordance with the child's condition.Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis kepemimpinan manajerial kepala pendidikan anak usia dini (paud) Kauman Metro Pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik mengumpulkan data dilakukan dengan observasi wawancara, studi dokumentasi dan lapangan. Hasil penelitian antara lain: (1) kepala paud aba Metro pusat memiliki kemampuan menganalisia masalah, memiliki kemampuan untuk berpikir rasional dalam setiap tindakan tentang kegiatan manajemen. (2) kepala paud aba Kauman Metro pusat dalam menjalankan tugas telah menyadari perilaku guru yang dipimpinnya. (3) kepemimpinan teknis paud aba Kauman metro pusat kota Metro pusat yang dalam melaksanakan kegiatan selalu melakukan proses prosedural yang digunakan membuat teknologi dalam semua aktivitas. (4) faktor pendukung berbentuk kurikulum sesuai dengan kondisi anak.Kata kunci: kepala sekolah, kepemimpinan manajerial, pendidikan anak usia dini
Manajemen Mutu Sekolah dalam Pembudayaan Karakter Kuswandari, Evi; Sowiyah, Sowiyah; Hariri, Hasan
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2017): JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.75 KB)

Abstract

The purpose of this research was to investigate and describe the management of character building through such management functions as planning, organizing, implementing, and evaluating. This research was included in the type of qualitative research, with the data sources of 12 informants. The data were collected in using observation, interview, and documentation. Results of this research showed that: (1) planning to arrange character building program was through designing lesson plan completed with three main activities: intracurricular, cocurricular, and extracurricular, (2) organizing the character building was carried out through formation of a team of teachers in acoordance with their tasks and functions, (3) implementating character building was learner-oriented in understanding concept and habituation of character building, and (4) evaluating management in character building was conducted through daily observation, supported by school community, with an indicator of success that learners were able to instill character building and implement this character building in their daily life.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen pembudayaan karakter melalui fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif, dengan sumber data 12 informan. Tekhnik pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) perencanaan menyusun program pembudayaan karakter adalah melalui rancangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dilengkapi dengan tiga kegiatan utama: intrakulikuler, ko-kulikuler, dan ekstrakulikuler, (2) pengorganisasian pembudayaan karakter ini di lakukan dengan pembentukan tim guru, sesuai tugas dan fungsinya, (3) pelaksanaan pembudayaan karakter berorientasi pada pemahaman konsep dan pembiasaan pembudayaan karakter, dan (4) evaluasi manajemen pembudayaan karakter dilakukan melaui pengamatan harian, didukung oleh masyarakat. sekolah, indikator keberhasilan peserta didik mampu menanamkan pembudayaan karakter dan melaksanakan pembudayaan karakter dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci : manajemen mutu sekolah, pembudayaan, pendidikan karakter
MANAJEMEN SEKOLAH Marlena, Marlena; Sowiyah, Sowiyah; Rini, Riswanti
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.02 KB)

Abstract

This study aims to assess the management of the school in SMAN 17 Bandar Lampung. The focus of research is on the curriculum management; management student; facilities and infrastructure; financial management; management relationship with the public school in SMAN 17 Bandar Lampung. This is a qualitative research design, with a single case study design in SMA 17 Bandar Lampung. Data was collected by interview, observation, and study documentation. Results showed (1) SMA Negeri 17 curriculums implemented still needs to be improved. (2) Management of student affairs is also going well, but that needs to be fixed yet orderly administration students. (3) Financial management run in accordance with the regulations set. (4) Management infrastructure has not done well, and (5) the relationship of the school with the community management done by working with people and companies (BUMN). Penelitian ini bertujuan untuk menilai manajemen sekolah di SMAN 17 Bandar Lampung. Fokus penelitian adalah pada manajemen kurikulum, mahasiswa manajemen, sarana dan prasarana, manajemen keuangan, manajemen hubungan dengan sekolah umum di SMAN 17 Bandar Lampung. Ini adalah desain penelitian kualitatif, dengan desain studi kasus tunggal di SMA 17 Bandar Lampung. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) SMA Negeri 17 kurikulum diterapkan masih perlu ditingkatkan. (2) Manajemen kemahasiswaan juga berjalan dengan baik, tapi yang perlu belum diperbaiki siswa tertib administrasi. (3) Manajemen keuangan dijalankan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. (4) infrastruktur Manajemen belum dilakukan dengan baik, dan (5) hubungan sekolah dengan masyarakat manajemen dilakukan dengan bekerja sama dengan orang-orang dan perusahaan (BUMN).Kata kunci: administrasi siswa, kurikulum, manajemen sekolah
MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT Agusmanto, Agusmanto; Sowiyah, Sowiyah; Kandar, Supomo
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.318 KB)

Abstract

This study aimed to analyze and describe: (1) the school needs; (2) programming; (3) the division of executive tasks; (4) implementation of public relations activities; and (5) monitoring evaluation of the school relations with the community at SDN 1 Soponyono. This study used a qualitative design of phenomenology, which is based on field observation, documentation and interview. The results of the study were: (1) analysis of school needs was in accordance with the procedures;(2) The programs have detailed goals and objectives, action taken, as well as the time and cost needed; (3) The division of tasks execution ran in accordance with the procedure of what things were done, the division of labor, and mechanisms of harmony with each other; (4) The activities implementation ran according to procedure, the direction of the synergy of coordination, motivation, communication and to provide guidance / coaching; (5) Monitoring and evaluation of the school needs in improving the quality of learning needed to be improved.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan: (1) kebutuhan sekolah; (2) pemrograman; (3) pembagian tugas eksekutif; (4) pelaksanaan kegiatan hubungan masyarakat; dan (5) evaluasi pemantauan hubungan sekolah dengan masyarakat di SDN 1 Soponyono. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif fenomenologi, yang didasarkan pada observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) analisis kebutuhan sekolah sesuai dengan prosedur; (2) Program yang rinci tujuan dan sasaran, tindakan yang diambil, serta waktu dan biaya yang dibutuhkan; (3) Pembagian tugas eksekusi berlari sesuai dengan prosedur apa hal-hal yang dilakukan, pembagian kerja, dan mekanisme harmoni dengan satu sama lain; (4) Pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai prosedur, arah sinergi koordinasi, motivasi, komunikasi dan untuk memberikan bimbingan / pembinaan; (5) Monitoring dan evaluasi kebutuhan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran perlu ditingkatkan.Kata kunci: manajemen hubungan masyarakat, manajemen sekolah, masyarakat
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL DAN KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU Usman, Usman; Sowiyah, Sowiyah; Sumadi, Sumadi
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.154 KB)

Abstract

This study aimed to determine: (1) influence of principal managerial competency toward the teacher performance of Junior High School Education in Tanggamus, (2) influence of principal supervision competency toward the teacher performance of Junior High School Education in Tanggamus, (3) influence of Co-working Principal and Vice Principal managerial competence and supervision competencies together on educational teacher performance of Junior High School. This research is quantitative correlation-approach. The results showed that, the principal managerial competence contribute positively 78.0 %. Principal supervision-competencies provide both positive and significant influence 79.6 %. Co-working of managerial competence and supervision competencies between  Principal and Vice Principal contribute positively and significantly 80.5 %.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tanggamus, (2) pengaruh kompetensi supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tanggamus, (3) pengaruh kompetensi manajerial dan kompetensi supervisi kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMPNegeri di Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompetensi manajerial kepala sekolah memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja guru sebesar 78,0% (2) kompetensi supervisi kepala sekolah memberikan pengaruh yang positif dan signifikan sebesar 79,6%(3) secara bersama-sama kompetensi manajerial dan kompetensi supervisi kepala sekolah memberikan pengaruh yang positif dan signifikan sebesar 80,5 %.Kata kunci: kinerja guru, kompetensi manajerial, supervisi kepala sekolah
Co-Authors .S, Donot Abdurrahman Abdurrahman Agusina, Fitria Agusmanto Agusmanto Aisya Maqdisiana Alben Ambarita Andriyani, Tika Apri Wahyudi Apriyani Apriyani Asmaul Khair B.S Jaya, M. Thoha Bintoro, Kukuh Bujang Rahman Darsono Darsono Dedek Iskandar Drasono, Darsono Enni Enni Erlita, Chatarina Linda Evi Amalia Setya Ningtyas, Evi Amalia Fajarita Riesmawati Fariza Marga Sari Febrilla, Milla Martha Fera Apriliyanti Fransiska Olivia Dewanti Gusti Ayu rini Apriani, Gusti Ayu rini H, Yulina H., Yulina Hapipah, Hapipah Hariri, Hasan Hastuti, Mistin Kusuma Hernani Hernani Hidayanti, Rizki I.Ketut Harianta Idwan Roshid Ikke May Jayanti, Ikke May Irawan Suntoro Jayanti, Resi Dwi Jayanti, Resi Dwi Junaidi Junaidi Karwan, Dedy Hermanto Khamidah, Rizki Khoirudin, Muhammad Kuswandari, Evi Lena, Rohma Liza Yulisna Mareyke Jessy Tanod, Mareyke Jessy Marfuah, Yuliana Marlena Marlena May, Lourena Fitri Meilina, Duwi Merinda, Yesi Mugiadi Mugiadi Muhammad Khoirul Huda Mujianto Mujianto Muncarno Muncarno N.K, Nazar Kurniansyah Nelly Astuti Ningrum, Ratih Septia Nitalinda, Desy Nofita Sari Astanu, Nofita Sari Nur, Ivana Nurul Huda Pargito Pargito Patria, Renita Citra Prasetyo Hidayat, Prasetyo Prisintia Wahyu Utami Rahmawati, Estri Desi Rapani Rapani RINI RINI Riswanti Rini Rizda Nirmala Sari Rizky Septiyani Rohela Yanes Rosidin Rosidin Saputra, Wisnu Dwi Sari, Defita Purba Sari, Ike Novita Serlia Hendriyani Siskalia, Siskalia Siswantoro Siswantoro Sita Budi Ruri Siti Rachmah Solehah, Solehah Sopiah, Sopiah Soviyanti Soviyanti Sri Indah Wahyuningsih Sri Maryati Sri Surani Kurniawati Sri Wulandari Suci Amelya Sari, Suci Amelya Suciyati Suciyati, Suciyati Suhardi Suhardi Sukmayanti, Adelia Sulihawati Sulihawati Sulistiasih Sulistiasih Sulistiyati Sulistiyati Sulistiyo Yeni Antowo Sultan Djasmi Sulton Djasmi SUMADI SUMADI Sumarni Sumarni Sumi Maryati Supomo Kandar Supriyadi Supriyadi Sutarjo Sutarjo Suwarji, Suwarji Suwarjo Suwarjo Suypriyadi, Supriyadi Syamsiah Syamsiah Syaroh, May Trida, Nys. Marta Usman Usman Wahyuni, Elinda Waidah Waidah Wardani, Egi Septa Yudi Firmansyah Yulina Yulina Zulham, Ashepi Zulkurnia, Danang