Articles

ANALISIS RESIKO KERJA PADA PEMBUATAN KARDUS MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALISYS (JSA) DI CV MD PALLETINDO DIV. CARTONBOX Dharaka, Kumara Pinastika; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi ini, kegiatan proses produksi yang berjalan di suatu perusahaan akan sangat membutuhkan peralatan dan teknologi yang modern guna menciptakan suatu produktivitas yang tinggi. Hal tersebut juga yang terjadi pada CV MD Palletindo Div. CartonBox yang bergerak di bidang manufaktur penghasil Kardus. Untuk menghindari hal ? hal tersebut, perlu dilakukan adanya analisis mengenai potensi atau kemungkinan timbulnya kecelakaan kerja pada proses produksi kardus. Analisis yang dapat digunakan dalam permasalahan ini yaitu Job Safety Analisys (JSA). Job Safety Analysis (JSA) merupakan suatu alat yang dapat menganalisis suatu potensi resiko kerja dalam suatu pekerjaan, JSA dapat diterapkan untuk dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja. (Glen, 2011). Potensi dan resiko bahaya yang mungkin terjadi dalam pekerjaan ini adalah Pada kategori rendah seperti membawa beban berat. Pada kategori medium terdapat potensi cidera seperti iritasi akibat terkena bahan kimia dan jatuh dari ketinggian. Untuk kategori yang lebih bahaya yaitu pada level tinggi seperti jatuh dari ketinggian, terkena sayatan dari mesin slotter dan slitter. Keseluruhan potensi resiko bahaya tersebut merupakan hasil identifikasi berdasarkan pekerjaan yang ada pada perusahaan itu yang harus ditindaklanjuti untuk dapat menghindari terjadinya kecelakaan kerja. Tahapan dari JSA adalah membagi pekerjaan menjadi unit ? unit yang lebih kecil, mengidentifikasi segala potensi cidera pada tiap ? tiap pekerjaan, kemudian dilakukan analisis untuk mendapatkan nilai keparahan dan nilai kemungkinan terjadinya kecelakaan, kemudia dikelompokkan pada masing ? masing kategori. Usulan yang diberikan adalah lebih berhati ? hati dan menaati seluruh kebijakan yang telah ditetapkan dan perbaikan alat bantu ataupun metode baru yang sesuai dengan peraturan dan kebijakan perusahaan.   Abstract In this globalization era, the production process that runs in a company will require modern tools and technology to create a high productivity. It also happens to CV MD Palletindo Div. CartonBox engaged in manufacturing cardboard producer. The analysis can be used in this matter, namely Job Safety Analisys (JSA). Job Safety Analysis (JSA) is a tool that can analyze the potential risks of working in a job, the JSA can be applied to reduce the risk of accidents. (Glen, 2011). And the potential hazards that may occur in this work is On the lower categories such as carrying heavy loads. In the medium category there is potential for injury such as irritation due to exposure to chemicals and falls from height. For more hazard categories are at a high level such as falls from heights, exposed incision of slotter and slitter machine. Overall risk potential hazard is the result of identification based on the existing work in the company which should be followed in order to avoid accidents. Stages of the JSA is to divide the work into units - smaller units, identifying all the potential injuries to each - each job, then analyzed to obtain the value of severity and likelihood of accidents value, later grouped on each - each category. The proposal given was more careful - careful and abide by all policies that have been established and improved tools or new methods in accordance with the rules and policies of the company. 
ANALISIS KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) STUDI KASUS : AUTOMOTIVE WORKSHOP SEMARANG Rifai, Projo Mukti; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bengkel Automotive Workshop adalah unit usaha yang bergerak dalam bidang reparasi, pengecatan dan perawatan kendaraan. Bengkel ini melayani jasa body repair, custom paint modification, colour matching service dan detailing mobil. Pekerjaan yang dilakukan di bengkel sering kali menimbulkan kecelakaan kerja bagi montir yang bekerja. Selama 3 tahun terakhir tercatat kecelakaan kerja di bengkel Automotive Workshop diataranya seperti luka, tangan terpalu, kaki terpeleset, iritasi akibat buangan las, tersetrum dll. Untuk menyikapi permasalahan yang terjadi di bengkel Automotive Workshop tersebut,peneliti melakukan analisis kecelakaan kerja dengan metode Failuere Mode and Effect Analysis (FMEA). Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi potensi bahaya yang dapat terjadi, mengevaluasi pengaruh dari bahaya, serta membangun tindakan perbaikan yang bisa diambil untuk mencegah atau mengurangi peluang terjadinya kecelakaan kerja yang akan terjadi. Metode FMEA akan membantu mengidentifikasi sumber-sumber dan akar penyebab dari suatu masalah dan kemudian dapat diketahui penyebab mana yang menjadi prioritas dan kemudian akan dilakukan perbaikan guna meningkatkan efektifitas proses produksi. Nilai RPN tertinggi yaitu sebesar 25 diperoleh jenis kecelakaan kerja diantaranya yaitu tangan terkena penggaris besi siku, kepala  terkena spon,iritasi mata akibat gas buang las dan tangan tersetrum.   Abstract Automotive Workshop is a business unit that specializes in repair, painting and maintenance of vehicles. This workshop services  body repair, modification custom paint, color matching service and car detailing. Work done in the workshop often caused accidents for the mechanics. Over last 3 years the  accidents recorded in the Automotive Workshop like a wound, hammered hand, slipped  foot, irritation from welding exhaust, electric shock etc. To response the issues at the Automotive Workshop, the researcher do analyze the work accident using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). The purpose of this study is to predict the potential dangers that can occur, evaluate the impact of hazards, and establish corrective actions that can be taken to prevent or reduce the chances of accidents would happened. FMEA method will help identify sources and root causes of a problem and then it can be seen which of these causes is a priority and then it will be improved in order to increase the effectiveness of the production process. The highest RPN number is 25 obtained the type of work accidents among which are hands exposed  stainless ruler bracket, head exposed sponge, eye irritation due to flue gas welding and hand electrocuted
ANALISIS COST OF POOR QUALITY PROYEK PERBAIKAN AUXILIARY POWER UNIT (APU) PESAWAT UDARA Sulistiyani, Rahayu Eka; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu anak bisnis dari PT ABC yang bergerak di bidang perbaikan pesawat udara atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, PT XYZ mengacu pada Civil Aviation Safety Regulations (CASR) Part 145. Prinsip perusahaan dalam menjaga kualitas produknya dimana salah satunya yaitu jasa perbaikan engine/Auxiliary Power Unit (APU) pesawat udara adalah dengan konsisten menjalankan segala ketentuan, namun pada realisasinya masih banyak deviasi yang terjadi hingga seringkali jasa yang diberikan tidak sesuai spesifikasi yang justru menimbulkan kerugian. Maka pada penelitian ini, akan dikaji salah satu proyek perbaikan APU yang mengalami kegagalan hingga menimbulkan biaya perbaikan kualitas atau Cost of Poor Quality (COPQ) dan ditelusuri akar permasalahannya. Pada akhirny,a ditemukan bahwa total COPQ yang dihabiskan yaitu sebesar $103,174 atau 21,46% dari total revenue. Kemudian diperoleh bahwa ketidaksesuaian produk jasa disebabkan oleh material komponen yang tidak sesuai, human error, dan adanya proses yang terlewatkan. Abstract [Cost of Poor Quality Analysis for Auxiliary Power Unit Maintenance Project] PT XYZ is one of business unit owned by PT ABC which serve airplane Maintenance Repair, and Overhaul (MRO). In order to operate its business activity, PT XYZ refers to Civil Aviation Safety Regulations (CASR) Part 145. Company principle for taking care of the good quality on its product which is service of maintenance for airplane engine/Auxiliary Power Unit (APU), perform all of the regulation consistently, but in the real case, there are many deviation happened that cause disadvantages. So in this research, Cost of Poor Quality (COPQ) and the root cause will be traced. Then finally, COPQ found is $103,74 or 21.46% of revenue and some unconformity of service caused by material, human error, and the passed process.
PENGUKURAN KINERJA PENGADAAN BARANG/JASA DENGAN MENGGUNAKAN INDONESIA PROCUREMENT MATURITY MODEL DI UNIT LAYANAN PENGADAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Ilahiyyah, Eka Nurul; Pujotomo, Darminto; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah pengukuran kinerja pengadaan barang/jasa dengan menggunakan Indonesia Procurement Maturity Model di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Universitas Diponegoro (Undip). Universitas Diponegoro adalah salah satu institusi dibawah naungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang salah satu kegiatannya melakukan pengadaan barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang ada di lingkungan kampus. Pengadaan barang/jasa yang efektif dan efisien sangat diperlukan untuk kelancaran pelayanan pendidikan yang diberikan oleh Undip. Oleh karena itu, diperlukan pengukuran kinerja dari proses pengadaan yang terjadi dengan mengukur tingkat kematangan ULP Universitas Diponegoro. Indonesia Procurement Maturity Model (IPM2) adalah salah satu instrumen pengukuran tingkat kematangan yang ditetapkan oleh LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah) melalui bidang pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia sebagai langkah pendampingan kepada ULP untuk melakukan penilaian diri terhadap tingkat kematangannya. Setelah dilakukan pengukuran tingkat kematangan maka dapat dilihat di variabel mana yang kira-kira dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja. Metode untuk pemilihan rekomendasi yang digunakan adalah metode Delphi.  Abstract The title of this research is measuring the procurement performance using Indonesia Procurement Maturity Model at Unit Layanan Pengadaan (ULP) Universitas Diponegoro (Undip). Diponegoro University is the one of institutions under the Ministry of research technology and education that has the activities named procurement to fulfill the needs of existing facilities and infrastructure in campus environment. Procurement of goods / services should be effective and efficient for the education services provided by Undip. Therefore, the measurement of procurement process performance required by measuring the maturity level ULP Diponegoro University. Indonesia Procurement Maturity Model (IPM2) is one of the instruments measuring the maturity level set by LKPP (Institute for Government Procurement Policy Services) through the fields of development and human resource development as a step assistance to the ULP to self-assessment of the level of maturity. After measuring the maturity level it can be seen in which Variabelts can be roughly enhanced to improve performance. The method for the selection of recommendation used is the Delphi method.
APLIKASI UNTUK MENGHITUNG SWAT DENGAN METODE PARTICIPATORY DESIGN (PD) Kurniawan, Faiz Hanif; Sriyanto, Sriyanto; Arvianto, Ary
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran beban kerja mental merupakan salah satu bidang kajian untuk beberapa mata kuliah peminatan Human Integrated System. Dari sekian banyak metode penghitungan beban kerja, salah satunya adalah metode Subjective Workload Assessment Technique(SWAT). SWAT merupakan metode yang digunakan untuk menganalisa beban kerja mental yang dimiliki oleh seseorang ketika melakukan sebuah pekerjaan ataupun aktivitas. SWAT menggunakan penskalaan secara subjektif yang digunakan untuk menghitung beban kerja seseorang dengan melihat 3 faktor penting, yakni : (1) waktu, (2) mental, dan (3) psikologis. Penghitungan metode SWAT masih dilakukan secara manual dibeberapa instansi pendidikan, hal ini sangat memakan waktu serta tidak efektif. Sebenarnya, sudah terdapat sebuah aplikasi untuk menghitung SWAT, namun aplikasi ini terakhir dikembangkan tahun 1988 sehingga menyebabkan beberapa masalah sehingga sudah tidak relevan digunakan. Maka dari itu, diperlukan sebuah aplikasi baru yang dapat mempermudah perhitungan SWAT serta dapat menghilangkan permasalahan yang ditimbulkan oleh aplikasi sebelumnya. Aplikasi SWATez merupakan sebuah aplikasi yang dirancang menggunakan Microsoft Office Excel yang dapat membantu menyelesaikan perhitungan SWAT, aplikasi ini berbentuk aplikasi desktop, mobile, dan berbasis web sehingga dapat digunakan dan diakses dimana saja. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode Participatory Design(PD). Participatory Design adalah sebuah pendekatan desain Software yang menggunakan partisipasi orang-orang dalam pengembangan sistem, dan pendapat mereka digunakan sebagai tujuan dan dasar pengembangan. Para partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa peminatan Human Integrated System Teknik Industri Universitas Diponegoro. Dengan adanya aplikasi SWATez ini, dapat menyelesaikan permasalahan perhitungan metode SWAT dilingkungan teknik industri universitas ABSTRACT [Application Design for Measuring SWAT with Participatory Design (PD)] Mental workload measurement is one of focus study in Human Integrated System specialization. There are many methods for measuring mental workload, one of them is Subjective Workload Assessment Technique (SWAT). SWAT is used to measure mental workload at people?s activities or work. SWAT use subjective approach to measure mental workload with 3 factors : (1) Time, (2) Effort, and (3) Psychology. Measuring SWAT is done with manual approach in many of educational institutions, this method is time consuming and ineffective. In fact, there is already  an application for measuring SWAT, but its last development in 1988 cause many problems for nowaday use. Therefore, we need new application that not only help measuring SWAT method, but also fix the problems caused by latest application. SWATez app is an application designed with Microsoft Office Excel to help measuring SWAT Method. This app is available in Desktop, mobile, and web-based version, making SWATez literally useable anywhere and anytime. This app is developed with Participatory Design (PD) method. Participatory Design is software design  approach that use users? participation to help develop the system, their opinion is highly valued and used as the research?s goal and  foundation. The participants of this research are recruited from Students of  Industrial Engineering Diponegoro University that have taken Specialization in Human Integrated System. With SWAtez app, it is hoped that the measuring problem in industrial engineering diponegoro university will be solved
IDENTIFIKASI PENYEBAB CACAT PRODUKSI KERTAS TEST LINER MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE & EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS: PT PURA BARUTAMA UNIT PAPER MILL 9) Cahyaningrum, Salsabila Mayori; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pura Barutama unit Paper Mill 9 merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri berbasis proses yang terintegrasi dan mengarah pada produk kemasan. Salah satu jenis produk yang dihasilkan adalah kertas test liner. Namun, pada proses produksinya masih menghasilkan produk cacat yang melebihi target perusahaan yaitu sebesar 5% dari total produksi harian. Hal ini dapat dilihat dari data hasil produksi selama 3 bulan terakhir dalam kurun waktu bulan Oktober?Desember 2017 dimana terdapat 47 hari proporsi produk cacat melebihi target perusahaan. Tingginya tingkat cacat produk menyebabkan kerugian bagi perusahaan dikarenakan produk yang tidak sesuai dengan standar perusahaan tidak akan dikirim kepada konsumen atau dijual kepada pihak lain dengan harga yang jauh lebih murah. Oleh karena itu, dilakukan analisis untuk mencari akar penyebab masalah pada produksi kertas test liner dengan metode Failure Mode & Effect Analysis (FMEA) dan fishbone diagram. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa failure type yang berperan besar merupakan cacat jenis visual kotor dengan nilai RPN tertinggi yaitu sebesar 168. Kemudian, penyebab cacat visual kotor dipicu oleh beberapa faktor yang diklasifikasikan menjadi 5 kategori yaitu Man, Machine, Method, Material, dan Environment. Abstract [Test Liner Paper Production?s Defect Factor Identification Using Failure Mode & Effect Analysis (FMEA) (Case Study: unit Paper Mill 9, PT Pura Barutama)] PT Pura Barutama is a private company engaged in integrated process-based industry and packaging products. One type of product produced is test liner paper. However, the production process still produces defects that exceed the company's target of 5% from total daily production. This can be seen from the production data for the last 3 months in the period of October-December 2017 where there are 47 days where the proportion of defective products exceeds the company?s target. The high level of defective products cause a loss to the company because the defective product will not be sent to the consumer or sold to other parties with cheaper price. Therefore, an analysis is done to find the root cause of the problem on the production of test liner paper with Failure Mode & Effect Analysis (FMEA) method and fishbone diagram. The result of data processing shows that the failure type that plays a big role is dirty visual type defect with the highest RPN value that is equal to 168. Then, the cause of visual defect is triggered by several factors which are classified into 5 categories: Man, Machine, Method, Material, and Environment. 
PENGGUNAAN KRALJIC’S PURCHASING PORTFOLIO MODEL DALAM PERANCANGAN STRATEGI PENGADAAN BAHAN BAKU PADA PT MASSCOM GRAPHY Adi, Deshtyan Erlangga; Pujotomo, Darminto; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pengadaan merupakan hal ? hal yang diputuskan dan dilakukan untuk mengadakan bahan baku yang berbeda ? beda dalam proses pengadaan. Strategi pengadaan mencakup berbagai hal diantaranya adalah kebijakan operasional, hubungan dengan pemasok, serta penggunaan kontrak yang jelas dan menguntungkan. PT Masscom Graphy merupakan perusahaan yang bergerak di bidang percetakan khususnya dalam mencetak salah satu surat kabar terbesar di regional Jawa Tengah. Pengadaan bahan baku tidak memiliki mekanisme manajemen kontrak yang jelas dan membuat pengguna harus membuat perencanaan strategi pengadaan setiap harinya dengan dinamika yang berubah ? ubah. Diperlukan identifikasi karakteristik setiap item pengadaan untuk merancang strategi pengadaan yang terdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pengadaan bahan baku yang dibutuhkan oleh PT Masscom Graphy dalam memenuhi kebutuhan cetak surat kabar. Penilaian dimensi, atribut, dan item pengadaan akan dihitung menggunakan Fuzzy Multi-attribute decision making. Matriks Kraljic dibentuk dengan dua dimensi utama yaitu risiko pasar (supply risks) dan dampak profit (profit impact) menggunakan multidimensional scaling pada software SPSS. Hasil pemetaan kemudian akan menjadi dasar untuk perancangan strategi pengadaan barang, mulai dari karakteristik supplier, tipe hubungan dan tipe kontrak dengan supplier, strategi operasional umum dan khusus, serta karakteristik staff pengadaan yang ideal. Bahan baku dalam kuadran non-critical berupa tali rafia, double tap, dan kain lap direkomendasikan menerapkan tipe kontrak regular trading. Kuadran bottleneck berisikan bahan baku berupa cairan produksi dan plat besi direkomendasikan menerapkan tipe kontrak call off contract. Bahan baku strapping band, bungkus, dan spraymount yang masuk ke dalam kuadran leverage disarankan menerapkan tipe kontrak call off contract. Kuadran strategic berisikan bahan baku tinta cetak dan kertas koran direkomendasikan menerapkan tipe kontrak partnership. AbstractProcurement strategies are some items which being decided and performed to purchase different materials in the procurement process. It contains some essential points such as operational policy, supplier relationship, and contract management. PT Masscom Graphy, in particular, is a printing company, issuing one of the major newspapers at region of Central Java, Indonesia. The company?s procurement doesn?t have a clear mechanism of contract management, also forcing the users to replan the procurement strategy every single day in a dynamic situation. Materials characteristic identification is needed to produce the differentiated strategies of procurement. This research aims to generate the procurement strategies demanded by the company, in order to accomplish the production of newspapers. The assessment of dimensions, attributes, and materials will be measured with fuzzy multi-attribute decision making. The results are going to be positioned into the Kraljic Matrix. The positioning will be completed by the multidimensional scaling using SPSS. Materials in non-critical quadrant are raffia rope, double tape, and drapery, with the recommendation to implement regular trading contract. Materials in bottleneck quadrant contain production fluid and steel plate, recommending to implement the call off contract. Strapping band, cover, and spraymount categorized as the leverage items, advising to apply the call off contract. The strategic quadrant consists the ink and the paper, with a partnership contract to be proposed.     
PENDEKATAN MULTI ATTRIBUTES DECISION MAKING DENGAN METODE TOPSIS DALAM PEMILIHAN LOKASI PERAKITAN STUDI KASUS PT. HARTONO ISTANA TEKNOLOGI Lestari, Riri Indah; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Hartono Istana Teknologi berencana akan memindahkan lokasi sub assembly atau lokasi perakitan untuk komponen kulkas, namun lokasi tersebut belum ditentukan. Perusahaan ini memiliki tiga pilihan alternatif lokasi untuk dijadikan lokasi perakitan yang baru. Metode pendukung pengambilan keputusan sangat bermanfaat jika di aplikasikan dalam perusahaan ini untuk menentukan alternatif terbaik dari ketiga alternative tersebut. Terdapat beberapa metode pengambilan keptusan yang dapat digunakan, salah satu nya adalah dengan Multi Attributes Decision Making (MADM) dengan mengunakan metode TOPSIS. Metode TOPSIS digunakan karena memiliki konsep yang sederhana, mudah dipahami, memiliki komputasi yang efisien dan mempunyai kemampuan untuk mengukur kinerja relatif dari alternatif-alternatif keputusan dalam bentuk matematis yang sederhana, dimana pada permasalahan ini, perusahaan harus memilih salah satu dari tiga alternatif dengan memperhitungkan beberapa kriteria atau atribut yang telah ditentukan. Hasil akhir dari MADM metode TOPSIS ini ditentukan berdasarkan dari nilai preferensi tertinggi diperhitungan akhir, dimana pada kasus ini, alternatif terpilih adalah pada alternatif pertama, dengan nilai preferensi sebesar 0,586.  Abstract The titled of this research is Multi Attributes Decision Making with Using TOPSIS Method for Assembly Site Selection at PT Hartono Istana Teknologi. PT. Hartono Istana Teknologi will move the sub-assembly or assembly location for the components of the refrigerator, but the location has not been determined. Company has a three alternatif locations to be used as the location of the new assembly. Decision support method is very useful if applied in this company to determine the best alternatif of several alternatifs. There are several methods of making keptusan that can be used, one of them is with Multi Attributess Decision Making (MADM) by using TOPSIS method. This is because the TOPSIS method has a simple concept, easy to understand, have efficient computing with the ability to measure the relative performance of alternatifs decision in the form of mathematically simple, which in this problem, companies must choose one of three alternatifs with taking into account several criteria or the attributes that has ditentukant. The end result of this is seen MADM TOPSIS method and determined based on the value of the highest preference reckoned end, which in this case, the selected alternatif is the first alternatif, with a preference value of 0.586 
STUDI PENERAPAN METODE FUZZY AHP DAN TOPSIS UNTUK EVALUASI PREFERENSI MODA TRANSPORTASI UMUM DI KOTA SEMARANG Setiowati, Farhania Aisyah; Sriyanto, Sriyanto; Budiawan, Wiwik
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak memadainya layanan transportasi umum di Kota Semarang menyebabkan preferensi yang rendah terhadap penggunaan transportasi umum. Pada sisi lain, rendahnya preferensi disebabkan oleh adanya ketidakpuasan terhadap pelayanan transportasi umum di Kota Semarang. Untuk meningkatkan pemakaian moda transportasi umum, maka perlu untuk mengetahui pemilihan moda transportasi umum di Kota Semarang. Metode Fuzzy AHP (Analytic Hierarchy Process) dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) digunakan dalam penelitian ini. AHP dapat membandingkan secara berpasangan terhadap kategori dan sub-kategori dari model SERVQUAL, sehingga akan menghasilkan bobot kepentingan masing-masing kategori dan sub-kategori. TOPSIS akan membantu dalam pemilihan alternatif yang memiliki jarak terdekat dengan PIS (Positive Ideal Solution) dan jarak terjauh dari NIS (Negative Ideal Solution), sehingga akan muncul urutan preferensi dari alternatif yang ada. Berdasarkan proses perhitungan didapatkan bahwa bobot dari kriteria kenyamanan sebesar 0.434, penampilan fisik sebesar 0,109, personalia sebesar 0,109, keandalan sebesar 0,348. Selanjutnya, didapatkan bahwa pada kriteria kenyamanan, subkriteria keselamatan saat menggunakan layanan angkutan umum (Am3) memiliki bobot terbesar yakni 0,228 selanjutnya diikuti oleh keselamatan berkaitan dengan perilaku penumpang lainnya (Am4) sebesar 0,212. Kemudian untuk perhitungan bobot alternatif, BRT memiliki bobot sebesar 0,372, bus kota sebesar 0,314 dan mikrolet 0,314. Hasil perhitungan pada bagian TOPSIS, menunjukan bahwa nilai kedekatan relatif dengan solusi ideal positif terbesar dimiliki oleh alternatif BRT, sehingga peringkat pertama dalam pemilihan alternatif terbaik juga ada pada moda BRT.  AbstractTitle: Application Study Of Fuzzy AHP and TOPSIS Method to Evaluate Preferences of Public Transportation Mode in Semarang City. Inadequacy of public transport services in Semarang City cause low preference towards the use of public transport. On the other hand, the low preference due to their dissatisfaction with public transport service in the city of Semarang. To increase the use of public transportation, it is necessary to determine the selection of public transportation in the city of Semarang. Fuzzy AHP (Analytic Hierarchy Process) and TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) used in this study. AHP can compare in pairs over the categories and sub-categories from the model SERVQUAL, so it will produce importance weight of each category and sub-category. TOPSIS will assist in the selection of alternatives that have the closest distance to the PIS (Positive Ideal Solution) and the farthest distance from the NIS (Negative Ideal Solution), so it will appear in order of preference of the available alternatives.Based on the calculation process it was found that the weight of the comfort criteria for 0434, amounting to 0.109 physical appearance, personnel amounted to 0.109, the reliability of 0.348. Furthermore, it was found that the comfort criteria, sub-criteria of safety when using public transport services (Am3) has the greatest weight that is 0.228 followed by safety related to the behavior of other passengers (Am4) of 0.212. Then for an alternative weight calculation, BRT has a weight of 0.372, 0.314 city bus and microbus at 0.314. The results of calculations on the TOPSIS, showed that the value of the relative proximity to the largest positive ideal solution owned by BRT alternatives, thus ranking first in the selection of the best alternatives also exist in BRT mode.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENELITIAN BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FASILITAS SMS GATEWAY (STUDI KASUS DI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS DIPONEGORO) Mu?azd, Ghazi Naufal; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan untuk mempermudah proses perpindahan data. Dengan menggunakan sistem informasi berbasis web, dapat meningkatkan kualitas dan menjadi nilai tambah bagi Teknik Industri Universitas Diponegoro (TI UNDIP). Kondisi prosedur penelitian KP, KKI dan TA saat ini yaitu tidak adanya basis data perusahaan KP, KKI yg menjadi acuan bagi mahasiswa, tidak ada data topik yang pernah dilakukan dan masih banyak prosedur-prosedur yang menggunakan dokumentasi manual, sehingga menimbulkan perulangan data atau redudansi, padahal data tersebut sudah ada di SIA. Untuk itu didalam penelitian ini akan dilakukan pengembangan sistem yang dapat mengintegrasikan kebutuhan-kebutuhan pengguna, sehingga memudahkan baik mahaiswa atau dosen dalam melaksanakan kegiatan penelitian. Hasil dari perancangan sistem informasi ini yaitu terbentuk basis data yang menampung data perusahaan KP, KKI, data topik penelitian yang pernah dilakukan, dan mereduksi berkas-berkas yang digunakan dari 7 berkas menjadi hanya 2 berkas/dokumen manual. Dengan diimplementasikan SMS Gateway, informasi pendaftaran seminar dan sidang mahasiswa lebih cepat diketahui oleh koordinator, dan juga informasi tanggal seminar dan sidang dapat diketahui oleh mahasiswa dan dosen melalui fasilitas sms tersebut.   Abstract Information technology is one thing that is needed to simplify the process of data transfer. By using a web-based information system, can improve the quality and added value to the Industrial Engineering, Diponegoro University (IT UNDIP). Conditions KP, KKI and TA research procedures today is the absence of firm data base KP, KKI which became a reference for students, no data subject has ever done and many procedures that use manual documentation, causing repetition or redundancy of data, when the data already exists in the SIA. For that in this research will be the development of systems that can integrate the needs of the user, making it easier for both students or lecturer in conducting research. Results of this information system design is formed database that holds the data companies KP, KKI, the data research topics that have been done, and reduce files used from 7 files into only two files / documents manually. With the implementation of SMS Gateway, seminar and sidang registration information more quickly are known by the coordinator, as well as seminars and sidang date information can be known by the students and lecturer through the SMS facility.
Co-Authors Abdul Rohmad, Abdul Adi, Deshtyan Erlangga Adityo R Afina Fauziyyah, Afina Aga Kurniawan Agus Yuni Kristanto, Agus Yuni Ahmad Harris Erdiawan, Ahmad Harris Ahmad Kamil Ahmad Nur Ismail Aim Abdulkarim Aldo Ghufron Hermawan Amalia Amalia Analisa Listanti, Analisa Ananda Wien Dinasty Annindya Nur Amalia, Annindya Nur Amalia Annindya Nur Amalia Apik Budi Santoso Apriyanto, Mulono Apriyanto, Mulono Arfan Bakhtiar Ariani Putri Winanda, Ariani Putri Aries Andjar Sulistyono Ario Rahadhi, Ario Ary Arvianto Asmawar, Mellysa Asmawi Zainul Astutik, Sri Dewi Atyoko Utomo Audy Yumna Ardila, Audy Yumna Bambang Purwanggono Bayu Nugroho Berkah Fajar Tamtomo Kiono Berty Dwi Rahmawati Bowie Adriano, Bowie Bregas Widya Pratama, Bregas Widya Budiyanto, Hermawan Cahyaningrum, Salsabila Mayori Chairani Chairani Darminto Pujotomo Demas Haryo Bismantoko, Demas Haryo Denny Nurkertamanda Dessy Tri Astuti Dewi, Arum Kusuma Diana Puspita Sari Diana Puspitasari Dimas Haryo Adrian Dwi Novita Purnaningtyas Dyah Ika Rinawati Earliera Putri Dwianita, Earliera Putri Eka Nurul Ilahiyyah, Eka Nurul Eko Adi Saputro Enok Maryani Estie Susanti Faisal Adi Surya Efendi, Faisal Adi Surya Fitria . Galih Setyo Pambudi, Galih Setyo Garda Kharisma Sidanta, Garda Kharisma Gema Mahardhika, Gema Gemilangdewa Anjarani Adhi, Gemilangdewa Anjarani Hadi Hadi Hadi, Miftakhul Handayani Tri Wijayanti Handayani, Alfina Hanifah, Utik Milati Haryanto Haryanto Hasan Mastrisiswadi Hasanudin, Mochammad Hasiholan, Bistok Helaria Ardelia Wigi Kusuma, Helaria Ardelia Hermawan, Arief Yulianto Heru Prastawa Hery Suliantoro I Gede Setiawan Adi Putra I PUTU DHARMA Imanuel, Andy Inggriet Hermanda, Inggriet Iswandharu, Aditya Dimas Ita Sulistyawati, Ita Kasidin, Kasidin Khaerunnisa, Enis Khoiri Rozi Komsi Koranti Kristiawan, Y. Yulianto Kumara Pinastika Dharaka, Kumara Pinastika Kurniawan, Faiz Hanif Lestiyono, Sidik Lukiyana, Lukiyana Maduma, Lia Mochammad Sidiq Saifuddin Prasetyo, Mochammad Sidiq Saifuddin Monika Suhalim Mu?azd, Ghazi Naufal muhammmad abror, muhammmad Mulianto Pandiangan Munawwaroh, Siti Muthiah Hanifah, Muthiah Mutia Manarisa Naela Karima Nahdiar Rezky Marsya Nia Budi Puspitasari Nor Chasanah Novie Susanto Nugroho, Dwi Aprianto NUR FADILAH Nurjoko, Nurjoko Pentika Pulung Sari Pramudityo Imam Nugroho Prasista Astasari Priambudi Surya Saputra, Priambudi Surya Projo Mukti Rifai, Projo Mukti Purbasari, Intan Purwadi Suhandini Putra Indra Prayogo, Putra Indra Putri Kadi, Aulia Yezhica Putri, Nurrahim Adhadina Eka R Purwaningsih, R Rabbani, Murad Rachel Yessica Winarti, Rachel Yessica Rahayuningtyas, Wening Rani Rumita Raymond Binsar Pandiangan Reza Akbar Yoesoef, Reza Akbar Riri Indah Lestari, Riri Indah Riwanda Sayudha Graha Rizky Kurnia Gusprita Rochmatun, Habibah Sahri Sahri Samrotul Rizqiyah, Samrotul Saputro, Naufal Shafy Sari A, Dewi Ratna Sarsa Surya Rizkita, Sarsa Surya Setiawan Putra, Widhi Adwitya Setiowati, Farhania Aisyah Shinta Priani Priani Sholiha, Arina Sinaga, Geertaria Singgih Saptadi Siti Almaidah, Siti Soegiarto Soegiarto, Soegiarto Sri Harmianto Sri Hartini Sri Karnila Suharti Suharti Suhartoyo Suhartoyo, Suhartoyo Sulistiyani, Rahayu Eka Sunarko Sunarko Suroso Suroso Susatyo Nugroho W.P Sutardji Sutardji Sutedi, Sutedi Tiara Candra Devi Tjaturahono Budi Sanjoto Tridoyo Tridoyo Tukidi Tukidi, Tukidi Utami, Hilda Wahyu Setyaningsih Wati, Titin Koesmia Widiastuti, Wiwin Widowati, Eny Hari Wiwik Budiawan Yogi Octavian MP Yuhari Andrika Yulianasari, Siska Zainal Fanani Rosyada Zuhri, Mursid Zulfirman, Ubaid