Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH KONSEP DIRI, MOTIVASI, DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR, SE-WILAYAH KECAMATAN JAGAKARSA JAKARTA SELATAN SRIYONO, HERU
JURNAL ILMIAH EDUCATIONAL MANAGEMENT Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMIAH EDUCATION MANAGEMENT
Publisher : JURNAL ILMIAH EDUCATIONAL MANAGEMENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to obtain the effects of self-concept motivation and discipline on the performance of the elementary public school-principals in Jagakarsa sub district, South Jakarta. The research was conducted by survey method with path-analysis. The sample size was 63 principals of the school. The results are as follows: (1) that the self-concept directly affects the discipline of the principals; (2) the motivation directly affects their discipline, and (3) the discipline affect directly their performance, therefore, improvement of performance of the principal should be improved by enhancing the rules and working standard.Keywords: “self-concept”, motivation, discipline, school-principal’s performance
CHARACTER-BASED ECONOMIC LEARNING IMPLEMENTATION AND TEACHER’S REINFORCEMENT ON STUDENT’S AFFECTIVE COMPETENCE IN MINIMIZING HOAX Prasetyono, Hendro; Abdillah, Agus; Widiarto, Toto; Sriyono, Heru
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2018, TH.XXXVII, NO.3
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.417 KB) | DOI: 10.21831/cp.v38i3.21583

Abstract

Abstract: Minimizing hoaxes that occur in students is closely related to learning outcomes in the affective domain. Therefore, the purpose of this research is to find out and analyze implementation of character- based economic learning and teacher?s reinforcement influence on student?s affective competence. Type of this research is descriptive and associative analysis. The populations of this research were 10 th class of senior high school student in East Jakarta amounting to 1793 students. The sample in this research amounted to 95 students. The sampling method was done by using proportionate random sampling. Data collection is done by filling questionnaires. Analysis of the data used is descriptive statistic and multiple regression. The results showed that there were simultaneously positive and significant effects between implementation of character-based economic learning and teacher?s reinforcement on students? affective competencies in minimizing hoax news on online social media. However, partially teacher?s reinforcement has a positive but not significant effect on students? affective competencies. Overall, the magnitude of the effect is known to be 43.50%. This gives a considerable meaning, because almost half of its contribution. Even though there are still many other factors that contribute to affective competence, namely the remaining 56.50% as other factors not examined in this study Keywords: affective competence, hoax information, implementation of character-based economic learning, reinforcement IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS KARAKTER DAN REINFORCEMENT GURU PENGARUHNYA TERHADAP KOMPETENSI AFEKTIF SISWA DALAM MEMINIMALISIR HOAX Abstrak: Meminimalisir hoax yang terjadi pada siswa, erat kaitannya dengan hasil belajar pada ranah afektif. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh implementasi pembelajaran ekonomi berbasis karakter dan reinforcement guru terhadap kompetensi afektif siswa. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan asosiatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas X ilmu sosial di Jakarta Timur yang berjumlah 1.793 siswa dan sampel penelitian sebanyak 95 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan implementasi pembelajaran ekonomi berbasis karakter dan reinforcement guru terhadap kompetensi afektif siswa dalam meminimalkan berita hoax di media sosial onlin e. Namun, reinforcement guru memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kompetensi afektif siswa. Secara keseluruhan, besarnya pengaruh diketahui 43,50%. Hal ini memberi makna cukup besar, sebab mencakup hampir separuh kontribusinya. Padahal masih banyak faktor lain yang berkontribusi terhadap kompetensi afektif yaitu 56,50% sisanya sebagai faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: kompetensi afektif, berita hoax, implementasi pembelajaran ekonomi berbasis karakter, reinforcemen
EFEKTIFITAS LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Sriyono, Heru
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v4i1.2066

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Efektifitas layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMK 28 Oktober Jakarta.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan cara mengumpulkan data apa adanya dari suatu gejala akan fenomena yang ada ketika penelitian dilakukan. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah guru wali kelas, guru bimbingan dan konseling dan siswa kelas X, dengan teknik penentuan sampel adalah purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap guru wali kelas guru bimbingan dan konseling serta observasi dilakukan dengan mengamati keadaan lingkungan sekolah dan keberadaan sekolah. Teknik analisa data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mengelompokkan data, menganalisa data dan menginterprestasikan data yang akan disimpulkan menjadi hasil penelitian. Kesimpulan ini adalah peranan guru bimbingan dan konseling lebih efektif dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling untuk kelas XA sekolah SMK 28 Oktober Jakarta, dapat dikatakan cukup efektif.Kata Kunci: layanan bimbingan konseling, kepercayaan diri, cukup efektif.
PERAN TINGKAT INTELEGENSI DAN MOTIVASI BELAJAR DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI DI SMA NEGERI GUGUS 01 KABUPATEN TANGERANG Sriyono, Heru; Wahyudin, Wahyudin
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v3i1.1449

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Tingkat intelegensi dan Motivasi belajar terhadap Prestasi belajar Ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Sampel diambil sebanyak 60 siswa dengan teknik acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket langsung kepada sampel. Analisis data menggunakan statistika deskriptif seperti mencari mean, median, standar deviasi dan statistika inferensial yaitu untuk mencari koefisien korelasi sederhana dan ganda yang dilanjutkan dengan uji signifikansi koefisien korelasi dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan Tingkat intelegensi dan Motivasi belajar terhadap Prestasi belajar Ekonomi siswa SMA Negeri di gugus 01 Kabupaten Tangerang. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai sig 0,000 < 0,005 dan F hitung 13,037 yang berarti bahwa terdapat kontribusi Intelegensi dan Motivasi belajar terhadap Prestasi belajar Ekonomi sebesar 31,4%. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan Tingkat intelegensi terhadap Prestasi belajar Ekonomi siswa SMA Negeri di Gugus 01 Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,010 < 0.05 dan t hitung = 2,674 yang menunjukkan bahwa terdapat kontribusi Intelegensi terhadap prestasi belajar ekonomi sebesar 15,81%. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa SMA Negeri di Gugus 01 Kabupaten Tangerng dibuktikan dengan nilai sig 0,011 < 0,05 dan t hitung = 2,644 yang menunjukkan bahwa kontribusi motivasi belajar terhadap prestasi belajar Ekonomi sebesar 15,55%.Kata kunci: Tingkat Intelegensi, Motivasi belajar, Prestasi belajar Ekonomi
Does Learning Motivation Affect Students’ Achievement in Economics? : Identifying The Internal Factor Sriyono, Heru; Marfu'i, Lucky Nindi Riandika
Dinamika Pendidikan Vol 14, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v14i2.22219

Abstract

This study aims to identify the relationship between learning motivation towards Economics learning achievement of high school students in Bogor Regency, West Java. This research used a quantitative approach. The subject of the study were class XI students of Bogor Regency State High School. The data analysis technique used was inferential statistics using the SPSS 23.0. This correlation study produces data: (1) there are positive and significant relationship between learning motivation and Economics learning achievement, (2) learning motivation of high school students throughout Bogor Regency influences Economics learning achievement, and (3) the increasing motivation of high school students in Bogor Regency will also increase the achievement of learning Economics as well. This study proves that dominantly learning motivation influences Economics learning achievement of high school students in Bogor Regency with a percentage of 70.8%. The results of this study can be followed up by providing guidance and counseling services with the aim of increasing the learning motivation of students who have low motivation to learn.
Social interaction improvement through group guidance Sriyono, Heru; Dachmiati, Sabrina; Ambarwati, Sri
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta & Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/1267

Abstract

The objective of the study was to find out whether the group guidance services could improve students social interaction. This research uses a quantitative approach through experiment. In this study, the subjects from the study were 26 students divided into an experimental group of 13 students and control group of 13 students. Data collected by questionnaire. Data were analyzed using Wilcoxon signed-rank test. The results showed that social interaction ability of experiment class students can be improved after receiving group guidance service. As for the control class which was not given group guidance service, the result showed that the level of social interaction ability did not increase significantly. These results illustrate that social interaction can be enhanced through group guidance services.
PILIHAN JUDUL TESIS (Kajian Deskripsi Tesis Pada Universitas XYZ Di Jakarta) ABDULLAH, SUPARMAN IBRAHIM; SRIYONO, HERU; SAHRAZAD, SARA
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 3, No 3 (2013): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.878 KB) | DOI: 10.30998/formatif.v3i3.133

Abstract

This study discusses the difference between thesis and dissertation according to various sources. Then how to determine a good title, especially for a thesis title. Furthermore, based on a sample of 1052 titles in a graduate program in Jakarta XYZ studied with methods of descriptive findings indicate that the initial tendency to use the word, then the dependent variable and the independent variables are in use. Besides, there is a tendency that is less varied methodologies, and new allegations of an error derived sequentially. There are still relatively thin presence of plagiarism that marked the memorable quote rewrite its source in the bibliography. However, they all meet the weight requirements assessed as scientific papers thesis. Based on the interim findings made several suggestions for improvement in order to improve the quality of the content of the research on the above thesis. Keywords: descriptive studies, thesis, dissertation, plagiarism
Hubungan peran guru bimbingan dan konseling dengan motivasi belajar siswa sekolah menegah kejuruan Sriyono, Heru; Suparmin, Suparmin
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta & Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran guru bimbingan dan konseling dengan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survey. Data dan sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 9 Jakarta yang berjumlah 254 siswa. Sampel berjumlah 35 siswa yaitu siswa kelas XI Administrasi Perkantoran 2 dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket. Data dianalisa dengan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru bimbingan dan konseling dengan motivasi belajar siswa dalam kategori rendah. Hal tersebut diketahui melalui analisis dan pengolahan data angket didapat hasil koefisien korelasi masuk dalam kategori rendah yaitu sebesar 0,260.
Kontribusi konsep diri terhadap motivasi belajar siswa di sekolah Sriyono, Heru; Zahrin, Sabrina
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta & Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/1390

Abstract

Potensi peserta didik yang harus dikembangkan bukan hanya menyangkut masalah kecerdasan dan keterampilan, melainkan menyangkut seluruh aspek kepribadian serta konsep diri dan motivasi belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi yang berikan oleh variable konsep diri terhadap variable motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan melibatkan 40 siswa di SMA N 64 Jakarta. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linear sederhana. Temuan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan motivasi belajar siswa. Kontribusi konsep diri terhadap motivasi belajar siswa masih tergolong kecil dalam penelitian ini, yaitu sebesar 6%.
PROGRAM BIMBINGAN UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Sriyono, Heru
Sosio e-kons Vol 3, No 2 (2011): Sosio ekons
Publisher : Sosio e-kons

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.398 KB)

Abstract

The process of teaching and learning in the school aims to enable students to achieve maximum learning outcomes, so that future students can become independent and responsible individuals. In Junior High School (SMP) Orphanage Village Putera Jakarta found students who are less independent in their learning, they prefer to reflect, does not have a study plan, not pay attention when teachers teach, not do homework (PR), and often forget about the task - a task schools that can result in low student learning outcomes. With tutoring programs are well-structured, is expected to increase independence and improve student learning conditions in schools. Tutoring program designed in the form of a fun learning atmosphere for students, so as to stimulate independent student learning. The results are obtained illustrate that the junior high school students learn independence profile Desa Putera Jakarta independent attitude of the school year 2010/2011 57.65% student learning, abilities and needs in student learning needs and goals 45.97% - 54.88% of future goals , independence and learning ability of students 58.18%, fun activities while learning 57.18%. Key words: Independence student learning, tutoring