Articles

Found 31 Documents
Search

STUDI PENGARUH KONSENTRASI AL PADA STRUKTUR KRISTAL DAN MORFOLOGI FILM TIPIS ALXGA1-XN/SI(111) YANG DITUMBUHKAN DENGAN TEKNIK PA-MOCVD Sutanto, Heri; Subagio, Agus; Supriyanto, Edy; Arifin, Pepen; Sukirno, Sukirno; Budiman, Maman; Barmawi, Moehamad
Jurnal Sains Materi Indonesia EDISI KHUSUS: OKTOBER 2006
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jusami.2006.0.0.5183

Abstract

STUDI PENGARUH KONSENTRASI AL PADA STRUKTUR KRISTAL DAN MORFOLOGI FILM TIPIS AlxGa1-xN/Si(111) YANG DITUMBUHKAN DENGAN TEKNIK PA-MOCVD. Film tipis AlxGa1-xN telah ditumbuhkan di atas substrat Si tipe-p dengan menggunakan teknik PA-MOCVD. Film tipis AlxGa1-xN ditumbuhkan dengan parameter-parameter: suhu substrat, laju alir N2, TMGa dan TMAl berturut-turut sebesar 700 oC; 90 sccm; 0,1 sccm dan 0,01sccm hingga 0,04 sccm. Film polikristal AlxGa1-xN yang ditumbuhkan mempunyai struktur heksagonal dengan bidang difraksi dominan (1010) dan (1011) hingga konsentrasi Al sebesar 6,78%. Diperoleh nilai kekasaran permukaan film dari pengukuran SPM pada range 11,44 nm sampai dengan 27,20 nm. Morfologi permukaan film semakin halus dengan peningkatan konsentrasi Al pada film. Penurunan nilai konstanta kisi hasil pengujian XRD terjadi karena kekosongan nitrogen pada film. Peningkatan konsentrasi Al pada film menyebabkan penurunan laju penumbuhan film tipis AlxGa1-xN yang terbentuk.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI CNT (CARBON NANOTUBE) BERDOPAN LOGAM KOBALT Lestari, Nur Dwi; Pardoyo, Pardoyo; Subagio, Agus
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 17, No 3 (2014): Volume 17 Issue 3 Year 2014
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.745 KB) | DOI: 10.14710/jksa.17.3.80-85

Abstract

Telah dilakukan penelitian sintesis dan karakterisasi CNT (Carbon Nanotube) dengan doping logam kobalt. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakter CNT sebelum dan setelah didoping dengan variasi konsentrasi logam 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah impregnasi basah yang meliputi perendaman pada larutan logam dan kalsinasi. Hasil impregnasi dianalisis menggunakan Fourier Transform-Infra Red (FT-IR), GSA (Gas Sorption Analysis), Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (EDS). Analisis FT-IR menunjukkan adanya vibrasi ulur dari ikatan Co-C dan Co-O.  Hasil GSA menunjukkan bahwa CNT loading 30% mempunyai luas permukaan tertinggi yaitu 69,192 m2/g. Hasil SEM-EDS menunjukkan bahwa morfologi permukaan dinding CNT ditutupi aggregat-aggregat kobalt. Pada hasil EDS fraksi kobalt dihasilkan adalah 1,96 % yang nilainya tidak jauh berbeda dari fraksi Fe yaitu 1,49%. Hal ini menunjukkan bahwa CNT doping logam Co menggunakan metode impregnasi basah tidak efektif.
SINTESIS LAPISAN TIPIS NANOKOMPOSIT TIO2/CNT MENGGUNAKAN METODE SOL-GEL DAN APLIKASINYA UNTUK FOTODEGRADASI ZAT WARNA AZO ORANGE 3R Sakti, Rizky Bimanda; Subagio, Agus; Sutanto, Heri
YOUNGSTER PHYSICS JOURNAL Vol 2, No 2 (2013): Youngster Physics Journal April 2013
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanocomposite thin film of TiO2/CNT as a photocatalyst material was  synthesized using the sol-gel method with the dispersion of commercial TiO2 Merck in CNT. The crystal structure and nanocomposite thin film morfology of TiO2/CNT were characterized using X-Ray Diffraction (XRD) and Scanning Electron Microscopy (SEM). Sol TiO2 0.3 M was mixed into the sol CNT with mass ratio of CNT:TiO2 was 1:5. Sol TiO2/CNT was sprayed on a glass substrate that was  heated at a temperature of 250 oC, then it was heated at the temperature of 450 °C for 60 minutes. Photodegradation was done by dipping the nanocomposite thin film of TiO2/CNT into 100 mL Azo Orange 3R dye sol 10 ppm, then was irradiated using UV light with a wavelength 380 nm. XRD pattern analysis showed that TiO2 has anatase structure with crystallite size at the range from 72-92 nm by using Scherrer equation. SEM image analysis showed that the grains of TiO2 sfreris pattern and was dispersed on CNT. Refluks TiO2/CNT nanocomposite thin film had been able to degrade Azo Orange 3R dye sol for 12 hours until percentage of 98,2% which was much better than the non reflux TiO2/CNT nanocomposite thin film as 97,2% and the TiO2 thin film as 90,9%. Keywords : TiO2, carbon nanotubes, thin film, nanocomposite, photodegradation, Azo Orange 3R dye.
PEMANFAATAN CARBON NANOTUBE DAN KARBON AKTIF SEBAGAI ELEKTRODA MODEL DESALINASI Widagdo, Eko Agung; Pardoyo, Pardoyo; Subagio, Agus
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 11, No 3 (2008): Volume 11 Issue 3 Year 2008
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.306 KB) | DOI: 10.14710/jksa.11.3.90-95

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan carbon nanotube dan karbon aktif sebagai elektroda model desalinasi. Elektroda dibuat dari komposit carbon nanotubes/active carbon (CNT/AC). Lempeng elektroda dibuat menggunakan metode pressing dengan pengaturan suhu 180°C. Karakterisasi elektroda dilakukan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM). Elektroda yang terbentuk digunakan pada prototipe sistem Flow Through Capasitor (FTC) dengan larutan NaCl dan MgCl2.6H2O sebagai larutan uji. Pemberian tegangan pada prototipe dengan melakukan variasi tegangan pada 1, 1,5, 2, dan 3 volt. Kapasitas serapan ion-ion ditentukan dengan melakukan waktu pengaliran larutan pada 20, 30, 40, 50, dan 60 menit. Hasil penurunan konsentrasi diketahui dari pengukuran konsentrasi ion-ion logamnya dengan instrumen AAS. Hasil penelitian yang diperoleh berupa elektroda model desalinasi dengan ukuran panjang, lebar, dan tebal masing-masing 115, 75, dan 1,5 mm. Nilai hambatan elektroda adalah 32,5 ohm, komposisi optimum karbon dan binder yaitu 80:20, dan tegangan optimum pada 1,5 volt. Jumlah elektroda model desalinasi adalah 7 pasang dan kapasitas serapan ion komposit elektroda terhadap ion Na+ dan Mg2+ selama 60 menit, masing-masing sebesar 58,51 dan 53,68%.
SYNTHESIS OF NANO CHITOSAN AS CARRIER MATERIAL OF CINNAMON’S ACTIVE COMPONENT Ngadiwiyana, Ngadiwiyana; Fachriyah, Enny; Sarjono, Purbowatiningrum Ria; Prasetya, Nor Basid Adiwibawa; Ismiyarto, Ismiyarto; Subagio, Agus
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 21, No 2 (2018): Volume 21 Issue 2 Year 2018
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.352 KB) | DOI: 10.14710/jksa.21.2.92-97

Abstract

Development and innovation to improve the efficacy of active ingredients of a plant can be done by using nanoparticle encapsulation of chitosan, which has dual function of protecting natural extracts degradation and delivering natural extracts to the target site. Chitosan is a natural polymer that is nontoxic, mucoadhesive, biodegradable, and biocompatible. This polymer also has a low level of immunogenicity and can be prepared into nanoparticles in mild conditions that make it suitable for natural extracts delivery systems. This paper reported synthesis of chitosan nanoparticles for cinnamon?s natural extract delivery. Chitosan synthesis was carried out by chitin deacetylation isolated from shrimp shells. Chitosan characterization was done by measuring deacetylation degree by FTIR. Chitosan nanoparticles were prepared by ionic gelation method using tripolyphosphate as crosslinker. Morphology and particle size of nano chitosan were characterized using a scanning electron microscope (SEM) and a transmission electron microscope (TEM). The result found that the yield of deproteinated chitin was 62.60%. Further process of demineralization resulted a yield of 52.60%, then depigmentation with a yield of 75.56%, and deacetylation with a yield of 79.02%. FTIR analysis showed that deacetylation degree of chitin into chitosan was found of 87.78%. Characterization by SEM found that nano chitosan has a particle size of 87 nm. While TEM images showed that the nano chitosan has a uniform shape and a lower physical aggregation.
SINTESIS KOMPOSIT CARBON NANOTUBES-POLYVINYL ALCOHOL SEBAGAI BAHAN PROTOTYPE ROMPI TAHAN PELURU Yuwono, Andi Nur; Pardoyo, Pardoyo; Subagio, Agus
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 15, No 3 (2012): Volume 15 Issue 3 Year 2012
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.675 KB) | DOI: 10.14710/jksa.15.3.94-99

Abstract

Komposit dengan struktur nano telah dikembangkan karena kekuatannya lebih baik dibandingkan dengan komposit biasa, sehingga dapat diaplikasikan sebagai bahan dalam pembuatan rompi tahan peluru. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis carbon nanotubes sebagai bahan dasar komposit CNT-PVA,menentukan pengaruh waktu purifikasi terhadap kemurnian carbon nanotubes dan menentukan pengaruh purifikasi terhadap kekuatan komposit yang akan digunakan sebagai bahan rompi tahan peluru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan analisis SEM, carbon nanotubes yang diperoleh adalah jenis MWNT dengan diameter tabung antara 55,5 nm ? 97,3 nm. Analisis dengan menggunakan EDS menunjukkan persentase atom Fe sebelum purifikasi dan setelah purifikasi pada waktu 1 dan 3 jam adalah 3,50%, 2,43% dan 1,68%. Gugus fungsional carbon nanotubes sebelum dan sesudah purifikasi dianalisis dengan menggunakan speltroskopi FT-IR. Setelah purifikasi ditemukan adanya gugus karboksilat, yang tidak ditemui pada saat sebelum purifikasi. Hasil uji tarik pada komposit dari CNT tanpa purifikasi menunjukkan modulus Youngnya sebesar 11,151 MPa,% mulurnya 13,67%, gaya tarik maksimumnya 29,365 kgf atau 287,972 N sedangkan pada komposit dari CNT purifikasi modulus Youngnya sebesar 4,491 MPa,% mulurnya 39,95%, gaya tarik maksimumnya 28,5 kgf atau 279,490 N.
PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU KABONISASI PADA SINTESIS POROUS CARBON BERBAHAN DASAR MOLASE Pertiwi, Asti Ayuk Putri; Pardoyo, Pardoyo; Subagio, Agus
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 12, No 3 (2009): Volume 12 Issue 3 Year 2009
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.654 KB) | DOI: 10.14710/jksa.12.3.93-97

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh temperatur dan waktu karbonisasi pada sintesis porous carbon berbahan dasar molase. Molase merupakan hasil samping pabrik gula yang memiliki kandungan sukrosa yang sudah tidak dapat dikristalkan lagi. Penelitian ini dilakukan menggunakan molase sebagai sumber karbon dan tetrametilamonium klorida sebagai pencetak pori dengan range temperatur karbonisasi pada 500 - 650°C, sedangkan range waktu karbonisasi adalah 30-180 menit. Untuk pengujian adsorptivitas porous carbon hasil variasi waktu digunakan gas benzena. Analisis permukaan dari porous carbon yang dihasilkan dilakukan dengan SEM (Scanning Electron Microscopy) untuk mengamati morfologi permukaan dan BET (Bruanuer Emmet Teller) untuk mengetahui luas permukaan dan volume pori. Dari hasil penelitian diperoleh porous carbon dengan jumlah dan morfologi molekul yang cenderung meningkat seiring dengan peningkatan temperatur, temperatur optimum diperoleh pada 600°C. Sedangkan waktu karbonisasi dan kemampuan adsorpsi terbaik diperoleh pada waktu 180 menit dengan luas permukaan 265,38 m2/gram, volume pori 187,65 x 10-3 cc/gram dan adsorptivitas sebesar 5,39 x 10-3 mol/gram.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI TIO2 TERDOPING NITROGEN (N-DOPED TIO2) DENGAN METODE SOL–GEL Karim, Slamet; Pardoyo, Pardoyo; Subagio, Agus
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 19, No 2 (2016): Volume 19 Issue 2 Year 2016
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.007 KB) | DOI: 10.14710/jksa.19.2.63-67

Abstract

Energi celah pita yang lebar dari semikonduktor TiO2 yang setara dengan cahaya ultraviolet (l<380 nm) membatasi aplikasi fotokatalitik hanya terbatas pada daerah ultraviolet dan tidak pada daerah cahaya tampak (l = 400 nm?700 nm). Pada penelitian ini dilakukan sintesis TiO2 teremban nitrogen yang dipreparasi melalui metode sol-gel. Prekursor TiCl4 digunakan sebagai sumber titanium dioksida dan CO(NH2)2 sebagai sumber nitrogen dan divariasi pada jumlah konsentrasi N dengan variasi 20 g, 30 g, 40 g dan 50 g. Refluks dilakukan pada suhu 100oC selama 7 jam dilanjutkan dengan pengeringan selama 3 jam pada suhu 100oC, dan kalsinasi pada suhu 500oC selama 7 jam . Karakterisasi N-doped TiO2 dilakukan menggunakan X-ray Diffraction (XRD), Fourier Transform?Infra Red spectroscopy (FTIR), dan UV- Visible diffuse reflectance spectra (UV-Vis DRS). Berdasarkan data XRD diketahui bahwa kristal N- doped TiO2 berstruktur anatase dengan indeks Miller 101. Spektra FTIR menunjukkan pergeseran serapan vibrasi O-Ti-O pada bilangan gelombang 400-1050 cm-1, diperkirakan sebagai akibat terbentuknya ikatan N-Ti-O. Spektrum DRS-UV?tampak menunjukkan penurunan energi celah pita dari TiO2 yakni 3,2 eV. Dapat disimpulkan bahwa penambahan konsentrasi nitrogen mengakibatkan penurunan energi celah pita, pada variasi 20g sebesar 3,12 eV, 30 g sebesar 3,09 eV, 40 g sebesar 3,082 eV, dan 50 g sebesar 3,08 eV.
FOTOKATALITIK ZNO:KA PADA PENJERNIHAN AIR KALI BANGER SEMARANG Hidayatuloh, R; Subagio, Agus; Nurhasanah, I
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 20 Issue 4 Year 2012
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2270.376 KB)

Abstract

Fotokatalis ZnO yang dikombinasikan dengan karbon aktif (ZnO:KA) digunakan pada proses penjernihan dan penghilang bau busuk air kali Banger. ZnO dilapiskan pada karbon aktif dengan memasukkan karbon aktif ke dalam larutan ZnO, kemudian dipanaskan pada temperatur 100oC selama 3 jam.  Mikrostruktur dan komposisi atom ZnO:KA diamati menggunakan scanning electron microscope (SEM) yang terintegrasi dengan energy dispersive x-ray spectroscope (EDX).  Citra SEM menunjukkan bahwa  ZnO telah berhasil dilapiskan pada permukaan KA.  Proses fotokatalis dilakukan pada penjernihan dan reduksi bau busuk air kali Banger dengan pemberian radiasi sinar UV.  Fotokatalitik ZnO:KA diuji melalui pengukuran total dissolved solid (TDS) dan biological oxygen demand (BOD).  Penurunan TDS air  kali Banger yang dijernihkan menggunakan sinar UV dan ZnO:KA lebih rendah dibandingkan dengan media lainnya. Kombinasi antara ZnO dan KA yang disinari UV juga menurunkan BOD air limbah kali Banger. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ZnO:KA dapat digunakan untuk proses penjernihan air.   Keywords:ZnO,Karbon Aktif, fotokatalis, penjernihan air, kali Banger
MODIFICATION EFFECT OF CARBON NANOTUBES BY LICL (CNTS/LICL) ON THE ELECTRICAL CONDUCTIVITY CHARACTER Yuliastuti, Indri; Pardoyo, Pardoyo; Subagio, Agus
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 23 Issue 1 Year 2015
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.921 KB)

Abstract

Carbon nanotubes have been modified by mass percentage variation of LiCl using reflux method. Mass percentage variation used in this study was 0, 1, 5, and 15%. The purpose of this study was to determine the effect of LiCl dope on the electrical conductivity of carbon nanotubes. This research was used reflux method by heating at 80°C for 24 h. The products produced were in the form of CNTs / LiCl dry powders. The characterization results of FT-IR spectroscopy showed that there was a Li-O bond group in the addition of 1, 5, and 15% LiCl while XRD characterization results did not show any diffraction of lithium chloride. The results of this study showed an increase in electrical conductivity at 15% addition of LiCl which was of 2.69 x 10-3 S/m. Electrical conductivity in the addition of 1% and 5% LiCl decreased (1.17 x 10-6 S/m and 2.64 x 10-6 S/m) from CNTs/LiCl 0% (3.68 x 10-6 S/m) due to the influence of the PVA high resistivity used as an adhesive in the pellets fabrication.