Articles

Found 33 Documents
Search

Pengembangan instrumen asesmen pengetahuan fisika berbasis komputer untuk meningkatkan kesiapan peserta didik dalam menghadapi ujian nasional berbasis komputer suyoso, suyoso; Istiyono, Edi; Subroto, Subroto
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.531 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v5i1.12461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan instrumen penilaian berbasis komputer yang layak untuk mengukur kemampuan kognitif  peserta didik SMA, 2) menguji efektivitas instrumen penilaian berbasis komputer yang dikembangkan untuk mengukur pengetahuan Fisika peserta didik SMA, 3) mengukur tingkat kesiapan peserta didik dalam menghadapi ujian nasional berbasis komputer.Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D). Model R&D terdiri atas tiga tahap utama yaitu: tahap pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap evaluasi. Pada tahap pendahuluan telah diidentifikasi permasalahan  penilain pembelajaran fisika berbasis komputer. Tahap pengembangan telah dilakukan pembatan disain instrumen peniliaian fisika berbasis komputer, validasi produk, revisi produk dan uji coba produk secara terbatas. Pada tahap evaluasi telah dilakukan uji coba secara luas, revisi produk, dan pembuatan produk akhir. Uji statistik deskritif digunakan untuk mendeskripsikan hasil aplikasi penilaian pengetahuan berbasis komputer.Hasil penelitian ini: (1) Instrumen soal yang dikembangkan layak untuk untuk mengukur kemampuan kognitif peserta didik SMA, (2)  instrumen penilaian  berbasis kompunter  lebih efektif dan efisien untuk mengukur kemampuan pengetahuan Fisika peserta didik SMA daripada paper and pencil test,  (3) Peserta didik 58,67% sudah siap menghadapi tes berbasis komputer ,34% peserta didik belum siap melakukan tes berbasis komputer dan 7,33 % tidak siap melakukan tes berbasis komputer. Kata Kunci: Penilain berbasis Komputer, FisikaThe Development of Computer–Based Assessment of Physics Science to Improve Readiness of Students in Dealing Computer–Based National Examanation AbstractThis research aims to 1) produce computer-based assessment instruments eligible to measure the cognitive abilities of senior high school students, 2) test the effectiveness of computer-based assessment instrument developed to measure the knowledge of physics in senior high school students, 3) measuring the level of readiness of students in dealing computer-based national examanation. This research  uses a model of Research and Development (R & D) which consists of three main stages: the preliminary stage, the stage of development and evaluation phase. At the preliminary stage has been identified problems of computer-based assessment of learning physics. At the development stage has been carried out the design manufacture of computer-based assessment instrument physics, product validation, product revisions and testing of products on a limited basis. In the evaluation stage has been tested extensively, product revision, and the final product. Descriptive statistical test used to describe the results of the application of computer-based knowledge assessment. The results research show that : 1) computer-based assessment instruments eligible to measure cognitive abilities of senior high school students, 2) computer-based assessment instruments are more effective and efficient to measure the students knowledge of physics in senior high school rather than paper and pencil test, 3) 58.67% of students are ready to face computer-based test, 34% of students not yet ready for the computer based test and 7.33% are not ready to perform the test based computer.Keywords: Computer-Based Assessment, Physics  
PENGARUH PENGGUNAAN KOIL RACING TERHADAP UNJUK KERJA PADA MOTOR BENSIN Subroto, Subroto
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendapatkan pembakaran yang optimal pada motor bensin dipengaruhi banyak hal antara lain:perbandingan udara-bahan bakar, homegen campuran, waktu penyalaan, besarnya tegangan koil, jarak elektrode busi dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh penggunaan koil standart dengan koil racing terhadap unjuk kerja pada motor bensin. Pengujian unjuk kerja motor bensin dilakukan menggunakan dynamometer hidraulik, dengan cara membebenani gaya pengeremen pada putaran tertentu. Torsi dihitung berdasarkan gaya pengeremanyang terjadi dikalikan dengan panjang lengan pada dynamometer, selanjutnya torsi diketahui daya dapat dihitung. Pengukuran konsumsi bahan bakar dapat diketahui pada gelas ukur waktu pengujian berlangsung. Motor bensin dengan koil standart diuji unjuk kerjanya digunakan sebagai pembanding, kemudian dilanjutkan pengujian unjuk kerja dua koil racing. Penelitian menghasilkan kesimpulan penggunanan jenis koil berpengaruh terhadap unjuk kerja pada motor bensin. Penggunaan Koil Racing menghasilkan unjuk kerja yang lebih baik yaitu daya, dan torsi lebih besar dengan konsumsi bahan bakar yang lebih kecil.
PERBEDAAN KEBIJAKAN KANTOR BERSAMA SAMSAT I DAN KANTOR BERSAMA SAMSAT II KOTA SURABAYA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN Subroto, Subroto
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 9, No 2 (2005)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2005.v9.i2.331

Abstract

The purpose of this research is to analyze the different policy applications of Integrated Under One Roof Administration System (Samsat) and its implementation which is related to the services  towards the society as the owners of vehicles in Surabaya. In order that purpose can be realized, the witer conducted a comparative research between the implementation of the integrated instruction (Samsat) in 1993 with that of  the integrated office (Samsat) in 1999 of Surabaya I and the integrated office of Surabaya II.The results of the field research show that the work performance of Samsat in Surabaya  is low. The lowest performance was in legalization of vehicle license, extention of motor vehicle license, and new vehicle and incoming mutation. The results also show that the work performance of Samsat I is lower than Samsat II.
LEGISLASI MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR: 46/PUU-VIII/2010 DITINJAU DARI TEORI HUKUM HANS KELSEN TENTANG KONSTITUSI Subroto, Subroto
Justitia Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Justitia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Legeslasi kewenangan Mahkamah Konstitusi (disingkat MK) adalah sebagai berikut : (1) menguji undang-undang terhadap UUD NRI Th.1945; (2) memutus sengketa kewenangan lembaga Negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD NRI Th.1945; (3) memutus pembubaran partai politik; dan (4) memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum. Dari legislasi MK tersebut, penulis tertarik untuk melihat sejauh mana legislasi MK dalam membuat suatu putusan berdasarkan teori hukum yang dikemukakan oleh Hans Kelsen, mengenai konstitusi. Pemikiran Kelsen, mendorong dibentuknya suatu lembaga yang diberi nama Verfassungsgerichtshoft atau MK (Constitutional Court) yang berdiri sendiri di luar Mahkamah Agung, sering disebut The Kelsenian Model. Adanya putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010, merupakan suatu produk hukum yang dikeluarkan oleh Mahkamah Konstitusi. Dari putusan tersebut, akan dianalisis berkaitan dengan dasar hukum dan pertimbangan hukum yang digunakan MK dalam memutus perkara telah sesuai dengan teori hukum yang dikemukakan oleh Hans Kelsen dalam teori konstitusinya atau belum dan tentang legislasi MK dalam membuat putusan tersebut berdasarkan teori hukum Hans Kelsan.Kata kunci : konstitusi, Hans Kelsen,
HUBUNGAN KEPERDATAAN ANAK DENGAN BAPAKNYA: KAJIAN KRITIS PENAFSIRAN PASAL-PASAL DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM Subroto, Subroto
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Kodifikasia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasal 53 ayat (1) KHI : “Seorang wanita hamil di luar nikah, dapat dikawinkandengan pria yang menghamilinya.” Secara gramatikal adanyaPasal 53 ayat (1) KHI bila ditafsirkan akan berdampak bahwalelaki yang bukan menghamili wanita yang telah hamil di luar nikahjuga dapat menikahi wanita yang hamil tersebut. Hal ini berdasarkankata “dapat” dalam bunyi Pasal 53 ayat (1) KHI. Oleh sebab itu lelakiyang bukan bapak si anak tersebut, konsekuensi hukumnya terhadaphubungankeperdataan anak berdasarkan bunyi Pasal 53 ayat (1)KHI, terikat secara hukum dan memiliki hubungan keperdataandengan anak tersebut secara langsung, akibat perkawinan ibunya,walaupunlelaki tersebut bukan bapak biologis dari si anak tersebut.Berdasarkanuraian di atas dan adanya putusan Mahkamah KonstitusiNomor 46/PUU-VIII/2010 tentang dihapusnya Pasal 43 ayat (1)UU Perkawinan dan adanya Pasal 53 ayat (1) KHI telah membukaangin baru bagi pengakuan keperdataan anak hasil perkawinan dibawah tangan dan hasil perkawinan wanita hamil dengan lelaki yangtidak menghamilinya.
PENGARUH VOLUME TABUNG TEKAN TERHADAP UNJUK KERJA POMPA HIDRAM Subroto, Subroto; Shodiqin, Shodiqin
Media Mesin VOL 16, NO 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin UMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa adalah suatu alat untuk mengasilkan tekanan pada fluida cair sehingga fluida tersebut dapat dialirkan pada bagian dikehendaki dengan cara membuat  tekanan negatif pada saluran masuk dan tekanan positip pada saluran keluar pompa. Untuk bekerja pompa memerlukan energi dari luar atau memerlukan penggerak mula, pada umumnya menggunakan motor bakar atau motor listrik sehingga dalam opersionalnya memerlukan biaya. Pompa hidram bekerja dengan memanfaatkan energi dari aliran air yang mengalir itu sendiri, jadi tidak memerlukan pengerak mula.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh volume tabung tekan terhadap unjuk kerja pompa hidram.Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pompa hidram dengan tinggi permukaan reservoir 3 m, panjang pipa inlet 4 m,  diameter pipa tekan    2,5 inchi, diameter rumah pompa 1,5 inchi, dan diameter pipa penghantar 0.5 inchi dan tinggi 6 m. Variasi volume tabung tekan dengan volume 4866.35 cm3, 5677.41 cm3, dan 6488.47 cm3. Pengambilan data debit pompa dan debit spill dengan menggunakan gelas ukur.    Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume tabung tekan berpengaruh terhadap unjuk kerja pompa yang meliputi debit dan efisiensi. Pada volume tabung tekan 4866.35 cm3 menghasilkan debit 0.0355 liter/detik dan efisiensi pompa 10.625 %, pada volume tabung tekan 5677.41 cm3 menghasilkan debit 0.068 liter/detik dan efisiensi pompa 24.64 %, dan pada volume tabung tekan 6488.47 cm3 menghasilkan debit 0.072 liter/detik dan efisiensi pompa  28.32 % 
REKAYASA MESIN PENCETAK CUMI-CUMI DENGAN TENAGA PENGGERAK 1 HP DAN PUTARAN 1420 RPM Yunianto, Fajar Tri; Subroto, Subroto; Wiyono, Sunardi
Media Mesin VOL 16, NO 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin UMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya mesin giling cetak cumi-cumi terdiri dari penggiling, pencetak I dan pencetak II yang digerakkan oleh motor listrik dengan melalui perantaraan sabuk dan puli. Fungsi dasar dari alat ini adalah mempersingkat waktu produksi dan menghasilkan produksi yang relatif lebih baik.               Adapun cara kerjanya adalah sebagai berikut : mula-mula adonan tepung bahan cumi-cumi dimasukkan ke dalam alat penggiling untuk digiling sampai ketebalan atau ketipisan yang diinginkan. Kemudian setelah digiling adonan akan turun ke pisau pencetak I yang terletak tepat di bawah dari rol penggiling.
UNJUK KERJA TUNGKU GASIFIKASI DENGAN BAHAN BAKAR SEKAM PADI MELALUI PENGATURAN KECEPATAN UDARA PEMBAKARAN Subroto, Subroto; Prastiyo, Dwi
Media Mesin Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembakaran bahan bakar gas lebih menguntungkan dari bahan bakar padat karena menghasilkan pembakaran yang lebih bersij, gas metana dapat dibuat dengan cara gasifikasi dengan bahan bakarsekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan udara terhadap unjuk kerja tungku gasifikasi yang meliputi temperatur pembakaran, waktu lama nyala efektif, dan lama pendidihan air.              Penelitian diawali dengan pembuatan tungku gasifikasi sekam padi, kemudian melakukan pengujian pembakaran dengan mengatur kecepatan udara V=2,82 m/s, kecepatan udara, V=2,31 m/s, dan kecepatan udara V=1,90 m/s. Data yang diukur dalam penelitian ini adalah mengukur temperatur pembakaran, mengukur waktu nyala efektif dari bahan bakar sekam padi dan mengukur perubahan temperatur air untuk mengetahui lamanya pendidihan.              Hasil penelitian menunjukkan kecepatan udara mempengaruhi kinerja tungku gasifikasi semakin besar kecepatan udara temperatur pembakaran yang dihasilkan semakin tinggi. Pada kecepatan udara V=2,82 m/s didapatkan temperatur pembakaran 288,82ÚC, pada V=2,31 m/s didapatkan temperatur pembakaran 281,68ÚC, dan pada V=1,90 m/s didapatkan temperatur pembakaran 235,52ÚC. Untuk kecepatan udara V=2,82 m/s didapatkan nyala efektif 36 menit, V=2,31 m/s didapatkan nyala efektif 45 menit, dan V=1,90 m/s didapatkan nyala efektif 48 menit. Lama pendidihan untuk kecepatan udara V=2,82 m/s adalah 18 menit, untuk V=2,31 m/s lama pendidihan 21 menit dan untuk  V=1,90 m/s lama pendidihan air 9 menit. Sedangkan untuk kecepatan udara optimum didapatkan pada kecepatan udara 2,31 m/s
ANALYSIS OF HYDROCARBON TREATING SYSTEM TO THE EMISSION OFF SPARK-IGNITION FOUR-STROKE ENGINE Binyamin, Binyamin; Subroto, Subroto; Tjahjono, Tri
Media Mesin Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The reduction of carbon monoxide (CO), unburnthydrocarbon (UHC) emission and fuel consumption on spark-ignition four-stroke engine is continuously attempted. The purposes from this research were to determine the effect of Hydrocarbon Treating System (HTS)  on levels of CO, UHC and fuel consumption. This is an experimental research. Its is conducted by comparing the exhaust pollutant concentration such as carbon monoxide, unburnt hydrocarbon and also fuel consumption between standard engine setting and Hydrocarbon Treating System applied. The research variable are HTS flow rate from Q1 = 0 cc/s (without HTS), Q2 = 1,5 cc/s, Q3 = 2 cc/s, Q4 = 2,5 cc/s, and Q5 = 33 cc/s. The research will be done in three conditions which are low, medium and high rotation. The result showed that Hydrocarbon Threating System decrease fuel consumption up to 19,43% with flow rate Q5 = 3 cc/s, but on the other hand it increase CO emission up to 80.84% with flow rate Q5 = 3 cc/s and UHC emission level up to 124.75% with flow rate Q5 = 3 cc/s from engine standart condition.
Pengaruh Jenis Bahan Bakar Terhadap Kinerja Pembakaran Pada Tungku Gasifikasi Subroto, Subroto; Handoko, Aris Tri
Media Mesin Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembakaran bahan bakar gas lebih menguntungkan dari bahan bakar padat karena menghasilkan pembakaran yang lebih bersih, gas metana dapat dibuat dengan cara gasifikasi dengan bahan bakar sampah organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis bahan bakar terhadap unjuk kerja tungku gasifikasi yang meliputi temperatur pembakaran, waktu pendihan, lama pendidihan air dan lama nyala efektif bahan bakar. Penelitian ini diawali dengan melakukan gasifikasi bahan bakar sampah organik yaitu sekam padi, bonggol jagung dan tatal kayu jaati, setelah tungku gasifikasi dinyalakan kemudian diukur temperatur pembakara, perubahan temperatur air dan waktu nyala efektif bahan bakar. Data hasil pengukuran dipakai untuk menentukan kinerja tungku gasifikasi. Hasil pengujian menunjukkan jenis bahan bakar berpengaruh terhadap temperatur pembakaran, waktu dan lama pendidihan air, dan lama nyala efektif bahan bakar.  Temperatur pembakaran rata-rata tertinggi adalah bahan bakar tatal kayu jati 625°C, bongo jagung 550°C, sekan padi 500°C. Waktu pendidihan yang cepat adalah bahan bakar tatal kayu jati 9 menit, bonggol jagung 10 menit, sekam padi 11 menit. Nyala efektif yang paling lama adalah bajan bakar sekam padi 27 menit, bonggol jagung 21 menit, tatal kayu jati 18 menit.