Articles

PERBEDAAN PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POWER POINT DAN MEDIA ANIMASI PADA PEMBELAJARAN REMEDIAL BIOLOGI TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SISWA Listyorini, Sri; Sudarisman, Suciati
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rendahnya hasil belajar biologi di SMA Negeri 1 Klaten dikarenakan pembelajaran berpusat pada guru, sehingga pembelajaran tidak menarik, membosankan dan siswa menjadi pasif. Rendahnya hasil belajar tersebut tercermin dari capaian nilai siswa yang cenderung berada di bawah nilai KKM yang ditetapkan. Kondisi tersebut kurang relevan dengan hakikat sains, dimana idealnya biologi diajarkan mengacu pada aspek produk, proses, dan sikap ilmiah.                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaan pengaruh penggunaan media Power Point dan Media Animasi pada pembelajaran remedial biologi terhadap ketuntasan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sampel penelitian siswa kelas XII SMA Negeri 1 Klaten, semester 1 tahun pelajaran 2010/2011 pada materi Pembelahan Sel, dengan menggunakan media Power Point dan media Animasi.. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk hasil belajar aspek kognitif dan aspek afektif dengan observasi penilaian sikapHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Power point dan Animasi dapat meningkatkan hasil belajar dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 80%. Media pembelajaran merupakan  sarana yang dapat mendorong siswa lebih aktif sehingga siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Keterampilan proses sains yang dikembangkan dalam pembelajaran  mampu meningkatkan perolehan nilai dalam pencapaian ketuntasan belajar secara signifikan.Walaupun media Power Point dan Animasi efektif digunakan dalam pembelajaran remedial biologi khususnya pada materiPembelahan Sel, namun diperlukan peningkatan kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran secara lebih sistematis. Kata kunci : Media Power Point, media Animasi, pembelajaran remedial, hasil belajar
PEMBELAJARAN BIOLOGI MODEL POE (PREDICTION, OBSERVATION, EXPLANATION) MELALUI LABORATORIUM RIIL DAN LABORATORIUM VIRTUIL DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR ABSTRAK Wahyuni, Sawitri Epi; Sudarisman, Suciati; Karyanto, Puguh
BIOEDUKASI Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Bioedukasi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran model POE melalui laboratorium riil dan laboratorium virtuil ditinjau dari aktivitas belajar dan kemampuan berpikir abstrak terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Plupuh Sragen. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen I diberi perlakuan menggunakan laboratorium riil terdiri dari 32 siswa dan kelas eksperimen II diberi perlakuan menggunakan laboratorium virtuil terdiri dari 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk data hasil belajar kognitif, psikomotor dan kemampuan berpikir abstrak, angket untuk data aktivitas dan hasil belajar afektif, lembar observasi untuk data psikomotor dan afektif. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan sel tak sama dengan bantuan software SPSS 17. Hasil penelitian didapatkan bahwa: (1) hasil belajar pembelajaran POE melalui laboratorium riil lebih tinggi daripada laboratorium virtuil, baik aspek kognitif, psikomotor, maupun afektif; (2) siswa dengan aktivitas belajar tinggi memiliki hasil belajar yang lebih baik daripada siswa dengan aktivitas belajar rendah; (3) siswa dengan kemampuan berpikir abstrak tinggi memiliki hasil belajar yang lebih baik daripada siswa dengan kemampuan berpikir abstrak rendah; (4) terdapat interaksi antara pembelajaran model POE melalui laboratorium riil dan laboratorium virtuil dengan aktivitas belajar terhadap hasil belajar; (5) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran model POE melalui laboratorium riil dan laboratorium virtuil dengan kemampuan berpikir abstrak terhadap hasil belajar; (6) terdapat interaksi antara aktivitas belajar dan kemampuan berpikir abstrak terhadap hasil belajar; (7) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran model POE melalui laboratorium riil dan laboratorium virtuil, aktivitas belajar, dan kemampuan berpikir abstrak terhadap hasil belajar. Kata Kunci:  Model POE, Laboratorium Riil, Laboratorium Virtuil, Aktivitas Belajar, Kemampuan Berpikir Abstrak
TEACHING PRACTICE GUADIANCE BY USNING THE APPRECIABLE MODEL’S METHOD TO ENHANCE THE TEACHING SKILL UPON SCIENTIFIC SUBJECT TOWARD TEACHER’S CANDIDATE AS AN EFFORT TO RAISE ITS QUALITY SUDARISMAN, SUCIATI
BIOEDUKASI Vol 2, No 2 (2005): BIOEDUKASI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study on implementation of teachning practice guidance by using the appreciable model?s method has been carried out in oerder to enhance the teaching skill of teacher?s andidate in teaching the scientific subject. The model applied by the candidates during teaching was created by the supervisors. The study it self was carried out during the student?s practice of teaching in 3 junior high school, supervised by 3 lecturer and 3 senior teachers. The candidates were then asked to make the review toward that method and disscuss it with the supervisor. The results indicated that appreciable model?s method could be as alternative method used by the candidate an supervisor during the guidance of teacher?s candidate. It was showed by the raising of the candidate?s skill in making the teaching materials preparation, and also the teaching sill respectively. Key Words : teaching practice guadiancce, appreciable model?s method
PENERAPAN MODEL SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY MELALUI EKSPERIMEN LAPANGAN DAN EKSPERIMEN LABORATORIUM DITINJAU DARI SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN KREATIVITAS VERBAL SISWA Santoso, Ahmad Makmur; Sajidan, Sajidan; Sudarisman, Suciati
BIOEDUKASI Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Bioedukasi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran model Science Technology Society melalui metode eksperimen lapangan dan laboratorium, pada siswa yang memiliki sikap peduli lingkungan dan kreativitas verbal kategori tinggi dan rendah, terhadap prestasi belajar biologi siswa, serta interaksinya. Penelitian ini menggunakan metode true experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X4 dan X7. Kelas X4 diberi pembelajaran dengan metode eksperimen lapangan dan kelas X7 dengan metode eksperimen laboratorium. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk mendapatkan data prestasi belajar kognitif, psikomotor dan kreativitas verbal siswa, metode angket untuk mendapatkan data sikap peduli lingkungan, prestasi belajar afektif serta metode observasi untuk memperoleh data afektif dan psikomotorik. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2. Hasil penelitian menunjukkan : penggunaan metode eksperimen lapangan dan eksperimen laboratorium berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; ada pengaruh sikap peduli lingkungan  terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; kreativitas verbal berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan  psikomotorik; ada interaksi antara metode dan sikap peduli lingkungan terhadap prestasi belajar kognitif, afektif,  dan psikomotorik siswa; tidak ada interaksi antara metode dan kreativitas terhadap prestasi belajar kognitif, afektif,  dan psikomotorik siswa; ada interaksi antara sikap peduli lingkungan  dengan kreativitas verbal terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, tidak ada interaksi antara metode, sikap peduli lingkungan, dengan kreativitas verbal terhadap prestasi belajar kognitif, afektif,  dan psikomotorik siswa. Kata Kunci: Science Technology Society, Eksperimen Lapangan, Eksperimen Laboratorium, Sikap Peduli Lingkungan, Kreativitas Verbal
MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS KETERAMPILAN PROSES Sudarisman, Suciati
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Fenomena merosotnya nilai-nilai perilaku masyarakat yang diaktualisasikan melalui kecenderungan perilaku non-edukatif semakin memprihatinkan, seperti: kekerasan, anarkhis, pornografi, korupsi, aksi terorisme, hingga berbagai modus kejahatan melalui sistem teknologi informasi. Hal ini mengindikasikan bahwa upaya pembangunan karakter melalui pengembangan nilai-nilai etika yang diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah belum berhasil, masih banyak guru di berbagai jenjang pendidikan mengajar biologi dengan metode ceramah, tekstual dan kurang berbasis proses ilmiah. Salah satu faktor penyebabnya karena pemahaman guru yang kurang benar terhadap biologi itu sendiri, akibatnya biologi belum diajarkan sesuai dengan hakikat pembelajarannya yang mengacu pada proses dan produk melainkan hanya sebagai produk (content).Pembelajaran biologi berbasis keterampilan proses merupakan pembelajaran yang mengembangkan berbagai keterampilan seperti: mengamati (observation), mengelompokkan (classification), menafsirkan (interpretation), meramalkan (prediction), mengajukan pertanyaan (question), berhipothesis (hipothesis), melakukan percobaan (experiment), mengkomunikasikan hasil percobaan (communication), sehingga peserta didik dapat memiliki pengalaman beraktivitas yang melibatkan keterampilan kognitif (minds on), keterampilan manual atau psikomotor (hands on) dan keterampilan sosial (hearts on). Melalui pembelajaran biologi berbasis keterampilan proses diharapkan dapat dikembangkan berbagai sikap ilmiah seperti: kesabaran, kejujuran, ketelitian, rasa tenggang rasa, dll., yang merupakan modal dasar dalam membangunan karakter peserta didik.  Namun, menerapkan pembelajaran biologi berbasis keterampilan proses memerlukan dukungan kesiapan guru, baik dalam menentukan strategi maupun instrumen pembelajarannya.        Kata kunci: Pembelajaran biologi berbasis keterampilan proses, sikap ilmiah, karakter peserta didik.
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING DENGAN DIAGRAM V (VEE) DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA Hapsari, Dwi Pertiwi; Sudarisman, Suciati; Marjono, Marjono
Pendidikan Biologi Vol 4, No 3 (2012): Pendidikan Biologi
Publisher : P Biologi FKIP UNS Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT ? The purpose of this research are: 1) to ascertain the influence of guided inquiry models with diagram V (Vee) on biology learning toward critical thinking skills of 10thgrade students at SMA Negeri Gondangrejo in academic year 2011/2012, 2) to ascertain the influence of guided inquiry models with diagram V (Vee) on biology learning toward learning achievement of 10thgrade students at SMA Negeri Gondangrejo in academic year 2011/2012. The research was quasi experiment research using quantitative approach. The research was designed using posttest only control design. The populations of this research were all of 10thdegree students at SMA Negeri Gondangrejo Karanganyar in academic year 2011/2012. The sample of this research was established by cluster random sampling. The samples of this research were the students of 10th-1 as experiment group and 10th-2 as control group. Experimental group applied guided inquiry models with diagram V (Vee). Control group applied conventional learning models specifically speech varies with experiment accompanied a simple summary. The data was collected by document, test, observation form, and questionnaire. The hypothesis analyzed by t-test with help of SPSS 16. The research concluded that the influence of guided inquiry models with  diagram V (Vee) on biology learning had significant effect toward critical thinking skills of 10thgrade students at SMA Negeri Gondangrejo in academic year 2011/2012 with significant value is 0,041. The influence of guided inquiry models with diagram V (Vee) on biology learning had significant effect toward learning achievement of 10thgrade students at SMA Negeri Gondangrejo in academic year 2011/2012 with significant value cognitive domain is 0,013; psychomotor domain is 0,000 by observation form and 0,001 by questionnaire; affective domain is 0,000 by observation form and 0,005 by questionnaire. Keywords: Guided Inquiry Models, Diagram V (Vee), Critical Thinking Skills, Biology Learning Achievement
PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP PRESTASI BELAJAR BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS 8 SEMESTER 1 DI SMP NEGERI 12 KOTA MAGELANG Hartati, Sari; Sudarisman, Suciati
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Prestasi belajar biologi kelas VIII SMP Negeri 12 Kota Magelang belum optimal disebabkan guru masih bersifat teacher oriented dan cenderung mengajar secara konvensional. Guru perlu mengubah penggunaan model pembelajaran agar prestasi belajar peserta didik meningkat. Pengembangan model pembelajaran biologi harus sesuai dengan hakikat pembelajaran (mengacu pada proses, produk, dan sikap ilmiah) dan karakteristik materi pelajaran dengan menekankan keterampilan proses sains.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran kooperatif dengan tipe Think Pair Share (TPS) dan tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar pada materi Sistem Peredaran Darah Pada Manusia.Penelitian ini menggunakan metode pengamatan, dan eksperimen. Populasi pene-litian adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 12 Kota Magelang tahun pelajaran 2010-2011. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIII sebanyak 164 peserta didik. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dan Numbered Head Together (NHT). Sebagai variabel terikat adalah prestasi belajar peserta didik, khususnya aspek kognitif. Test prestasi belajar berupa ulangan harian. Data uji coba instrumen dianalisis dengan menggunakan program Anatest V 4.0.9 dan uji hipotesis penelitian ini digunakan Anava dengan bantuan program Minitab 15.Hasil penelitian didapatkan bahwa: terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan NHT terhadap prestasi belajar  pada materi Sistem Peredaran Darah pada Manusia, dengan rerata nilai TPS 71,6 lebih tinggi dibanding NHT 67,3. Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif, Tipe Think Pair Share, Tipe Numbered Head Together, Prestasi Belajar.
PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BAMBOO DANCING DAN TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI TERHADAP HASIL BELAJAR Wahyuni, Tri; Sudarisman, Suciati
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA biologi di SMP Negeri 2 Tangen, Kabupaten Sragen. Pembelajaran yang cenderung bersifat deklaratif, menyebabkan pembelajaran menjadi tidak menarik dan membosankan sehingga peserta didik menjadi pasif. Kondisi ini kurang sesuai dengan hakikat IPA dimana pembelajaran IPA seharusnya tidak hanya menekankan pada pemahaman konsep sebagai produk sains, tetapi juga dapat memberi kesempatan pada peserta didik agar dapat berinteraksi aktif melakukan keterampilan proses sains serta mengembangkan sikap ilmiah.                Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing dan tipe NHT terhadap hasil  belajar biologi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan  menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing dan tipe NHT. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Tangen, Kabupaten Sragen, semester gasal tahun pelajaran 2010/2011 pada materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup. Data berupa nilai hasil belajar yang dijaring dengan menggunakan teknik tes serta sikap kooperatif yang diperoleh melalui penilaian ranah afektif yang dilengkapi dengan rubrik penilaian.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Secara umum penggunaan model pembelajaran kooperatif baik tipe Bamboo Dancing maupun tipe NHT dalam pembelajaran biologi khususnya pada materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik; 2) Hasil belajar peserta didik model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan tipe NHT (75,32) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing (68,38); 3) Penggunaan model pembelajaran kooperatif baik tipe Bamboo Dancing maupun tipe NHT dalam pembelajaran biologi khususnya pada materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup mendapat respon positif dari peserta didik. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif, Bamboo Dancing, NHT, Hasil belajar
PENERAPAN MODEL SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY MELALUI EKSPERIMEN LAPANGAN DAN EKSPERIMEN LABORATORIUM DITINJAU DARI SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN KREATIVITAS VERBAL SISWA Santoso, Ahmad Makmur; Sajidan, Sajidan; Sudarisman, Suciati
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

eksperimen lapangan dan laboratorium, antara siswa yang memiliki sikap peduli lingkungan dan kreativitasverbal kategori tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar biologi siswa, serta interaksinya. Penelitian inimenggunakan metode true experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1Petanahan Tahun Pelajaran 2012/2013, sebanyak 4 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak denganteknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas yaitu kelas X4 dan X7. Kelas X4 diberi pembelajaran denganmetode eksperimen lapangan dan kelas X7 dengan metode eksperimen laboratorium. Teknik pengumpulan datamenggunakan metode tes untuk mendapatkan data prestasi belajar kognitif, psikomotor dan kreativitas verbalsiswa, metode angket untuk mendapatkan data sikap peduli lingkungan, prestasi belajar afektif serta metodeobservasi untuk memperoleh data afektif, dan psikomotorik. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tigajalan dengan desain faktorial 2x2x2. Berdasarkan hasil uji hipotesis data hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa: 1) ada pengaruh penggunaan metode eksperimen lapangan dan eksperimen laboratorium terhadapprestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; 2) ada pengaruh sikap peduli lingkungan terhadapprestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; 3) ada pengaruh kreativitas verbal terhadap prestasi belajarkognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; 4) ada interaksi antara metode dan sikap peduli lingkungan terhadapprestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; 5) tidak ada interaksi antara metode dan kreativitasterhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, 6) ada interaksi antara sikap pedulilingkungan dengan kreativitas verbal terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 7) tidak adainteraksi antara metode, sikap peduli lingkungan, dengan kreativitas verbal terhadap prestasi belajar kognitif,afektif, dan psikomotorik siswa.Kata Kunci: Science Technology Society, Eksperimen Lapangan, Eksperimen Laboratorium, Sikap PeduliLingkungan, Kreativitas Verbal
PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN INTEGRASI LCM (LEARNING CYCLE MODEL) DENGAN INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIVITAS VERBAL SISWA Rahmawati, Nina Fati’ah; Sarwanto, Sarwanto; Sudarisman, Suciati
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan model LCM (Learning Cycle Model) dengan Inkuiri Terbimbing (IT) dan Inkuiri Bebas Termodifikasi (IBT), kemampuan berpikir kritis, kreativitas verbal, dan interaksinya terhadap prestasi belajar Biologi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasinya semua siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Mondokan, Sragen Tahun Pelajaran 2011/2012, terdiri dari 7 kelas. Sampel diambil dengan cluster random sampling, terdiri dari 2 kelas. Kelas pertama untuk model LCM dengan IT. Kelas kedua untuk model LCM dengan IBT. Teknik pengumpulan data prestasi belajar kognitif, kemampuan berpikir kritis, kreativitas verbal menggunakan metode tes, sedangkan data afektif dan psikomotor menggunakan lembar observasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2. Hasil penelitian menunjukkan: 1) ada pengaruh signifikan antara pembelajaran IT dan IBT terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor namun tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar afektif, 2) tidak ada pengaruh signifikan antara kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 3) ada pengaruh signifikan antara kreativitas verbal tinggi dan rendah terhadap prestasi be lajar ranah kognitif dan afektif namun tidak pada ranah psikomotor, 4)  tidak ada interaksi antara penggunaan pembelajaran IT dan IBT dengan kemampuan berpikir kritis tinggi-rendah terhadap prestasi belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotor, 5) ada interaksi antara penggunaan pembelajaran IT dan IBT dengan kreativitas verbal tinggi-rendah terhadap prestasi belajar ranah psikomotor namun tidak untuk kognitif dan afektif, 6) tidak ada interaksi antara kemampuan berpikir kritis dengan kreativitas verbal siswa, 7) ada interaksi pembelajaran IT dan IBT, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas verbal terhadap prestasi kognitif, namun tidak pada ranah afektif dan psikomotor.Kata Kunci: Model LCM (Learning Cycle Model), Inkuiri Terbimbing (IT), Inkuiri Bebas Termodifikasi (IBT), Kemampuan Berpikir Kritis, Kreativitas