Articles

Found 29 Documents
Search

PEMERIKSAAN KADAR FE DALAM HATI AYAM RAS DAN AYAM BURAS SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (DETERMINATION OF FE IN RAS AND BURAS CHICKEN LIVER BY ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY) Simbolon, Deni OS; Masfria, Masfria; Sudarmi, Sudarmi
Journal of Natural Product and Pharmaceutical Chemistry Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Journal of Natural Product and Pharmaceutical Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar belakang: Hati ayam merupakan salah satu makanan sumber Fe yang sangat dibutuhkan untuk mencegah anemia. Masyarakat mengenal dua jenis ayam, yaitu ayam ayam ras dan ayam buras. Ayam ras mendapatkan pakan konsentrat sedangkan Ayam buras mendapatkan pakan yang bervariasi yaitu dedak, jagung, kacang-kacangan, biji-bijian, daun-daunan, dan makanan asal hewan misalnya bekicot. Ayam memperoleh besi dari pakannya dan menyimpannya didalam tubuhnya. Tempat penyimpanan terbesar besi didalam tubuh adalah hati sehingga dimungkinkan hati ayam ras dan ayam buras tersebut mengandung besi dengan kadar yang berbeda. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar Fe pada hati ayam ras dan ayam buras. Metode : Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposif dari Pasar Sore Padang Bulan. Sampel berbentuk padat diubah ke bentuk larutan melalui proses destruksi  basah. Penetapan kadar dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom dengan nyala udara-asetilen pada panjang gelombang 248,3 nm. Hasil penelitian: Kadar besi pada hati ayam ras yaitu (7,16 ± 0,077) mg/100gr sedangkan pada hati ayam buras (24,94 ± 0,039) mg/100gr. Kesimpulan: Kadar besi dalam hati ayam ras dan ayam buras berbeda secara sigifikan.   Kata kunci: hati ayam ras, hati ayam buras, besi,  spektrofotometri serapan atom Abstract Objective: Chicken liver is one of the food sources of Fe are needed to prevent anemia. People recognizes two types of chicken is ras and buras. Chicken ras get a chicken feed concentrate while chicken buras getting the feed varies such as bran, corn, nuts, whole grains, leaf herbs, and foods of animal origin such as snails. Chicken get iron from his feed and store it in his body. The site storage of iron in the body is liver so it is possible that ras and buras chicken liver containing iron with different levels Purpose: To determine whether there are differences in the levels of Fe between ras and buras chicken liver. Methode: The sampling technique is purposif. Solid sample turned into a solution through a process of wet destruction. The determination of Fe was conducted by using atomic absorption spectrophotometer with air-acetylene flame at the wavelength of 248.3 nm. Research results: Level of iron in ras chicken liver is (7.16 ± 0.077) mg/100gr while in buras chicken liver is (24.94 ± 0.039) mg/100gr. Conclusion: Levels of iron in the ras and buras chicken liver is significantly different. Keywords: ras chicken liver, buras chicken liver, iron, atomic absorption spectrophotometry.
Tingkat Optimasi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usaha Tempe di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Sudarmi, Sudarmi
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat Optimasi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usaha Tempe di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Sudarmi Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo,Jl. Letjen Sujono Humardani No. 1 Sukoharjo 57521.Telp.+62-0271-593156, Fax. +62-0271-591065  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat optimasi penggunaan faktor-faktor produksi pada usaha tempe di kecamatan Banyudono kabupaten Boyolali. Metode pengambilan sampel menggunakan metode quota sampel yaitu  jumlah sampel ditentukan  30 orang pelaku usaha tempe secara random.  Metode pengumpulan data dengan observasi , wawancara dan pencatatan dengan pengisian quesioner sedang metode analisa data  dengan analisa regresi dari masing – masing faktor produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan analisa variance ternyata F hitung ( 7,13 ) > F tabel ( 2,53 ) hal ini berarti persamaan regresi significan, artinya semua faktor produksi yang digunakan secara keseluruhan berpengaruh nyata terhadap produksi tempe. Dari uji of Diterminasi ( R 2 ) diperoleh harga sebesar 0,994. Artinya dalam proses produksi tempe tersebut 99,4 % dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi yang diteliti yaitu tenaga kerja, kedelai , ragi , bungkus , campuran dan bahan bakar , sedang yang 0,6 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari analisa regresi diketahui bahwa penggunaan faktor produksi tenaga kerja, kedelai, ragi, bungkus dan campuran  masih berada pada daerah ekonomis dan dapat ditingkatkan  karena nilai koefisien regresi positip, sedang faktor produksi bahan bakar  pemakaiannya harus dikurangi karena nilai koefisien regresi negatif. Dari hasil analisa kombinasi optimum  ternyata nilai ratio MPPxi  / Pxi untuk  setiap Faktor produksi  belum sama, sehingga belum optimum. Demikian juga,usaha tempe belum mencapai keuntungan maksimum  karena  MPPxi . Py   / Pxi  ≠  1.                   Kesimpulan dari penelitian ini adalah hipotesis diterima, karena pelaku usaha tempe dalam mengalokasikan faktor-faktor produksi belum optimum dan secara ekonomi belum memperoleh keuntungan yang maksimum. Kata-kata Kunci :  Optimasi, Faktor- faktor  produksi, Tempe
Kajian Dosis Pupuk NPK dan Macam Media Tanam Terhadap Hasil dan Analisis Usaha Tani Sambiloto (Andrographis Paniculata Ness) Sudarmi, Sudarmi
WIDYATAMA Vol 20, No 2 (2011)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian Dosis Pupuk NPKdan Macam Media Tanam Terhadap Hasil dan Analisis Usaha Tani Sambiloto (Andrographis Paniculata Ness) Sudarmi Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Jl. Letjen S. Humardani No.1 Kampus Jombor Sukoharjo 57521Telp. (0271) 593 156, Fax. (0271) 591065 Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengkaji : (1) Pengaruh dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil sambiloto. (2)  Pengaruh macam media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil sambiloto. (3) Interaksi pengaruh macam dosis pupuk NPK dan macam media terhadap pertumbuhan dan hasil sambiloto. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret sampai September 2011 di kebun dan di Laboratorium Universitas Veteran Bangun Nusantara. Metode penelitian adalah eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK, terdiri empat taraf yaitu : tanpa pupuk NPK (A1), dipupuk NPK 100 kg/ha (A2), dipupuk NPK 150 kg/ha (A3), dipupuk NPK 200 kg/ha ( A4). Faktor kedua adalah macam media, terdiri tiga taraf  yaitu : media tanah tanpa pupuk kandang (M1), tanah : pupuk kandang = 1 : 1 (M2) , tanah : pupuk kandang = 2 :  1 (M3). Data dianalisis dengan Uji F dan Kruskal Wallis, dan diuji lanjut dengan DMRT 5 %,  Uji Mood  Median 5 %. Hasil penelitian menunjukkan dosis pupuk NPK 200 kg/ha (A4) berbengaruh sangat nyata terhadap hasil/produksi sambiloto dengan  nilai  tertinggi  “ indikator hasil “ meliputi : berat  berat kering 2,1897 dan berat simplisia 2,0295 gram. Macam media tanam perbandingan tanah : pupuk kandang = 1 : 1 ( M2 ) berpengaruh sangat nyata terhadap  berat kering : 2,3133gram dan  berat simplisia : 2,1374 gram. Hasil analisis usahatani bahwa perlakuan A4M2 ( perlakuan dosis NPK 200 kg/ha dan macam media tanam , tanah : pupuk kandang = 1:1 ) memberikan keuntungan tertinggi yaitu sebesar Rp 800.696,00; / musim dan RC-ratio  1,4054 ( >1)yang berarti  usahatani sambilotomenguntungkan dan mampu berdaya saing. Kata-kata kunci : Dosis NPK , macam media, sambiloto.  
Pelatihan Pengolahan Aneka Masakan dari Bahan Jamur Tiram Segar Retnaningsih, Nugraheni; S, Catur Rini; Sudarmi, Sudarmi; H, Yos Wahyu
WIDYATAMA Vol 20, No 2 (2011)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Pengolahan Aneka Masakan dari Bahan Jamur Tiram Segar Nugraheni Retnaningsih, Catur Rini S., Sudarmi, Yos Wahyu H. Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Jl. Letjend Sujono Humardani No.1 Jombor Sukoharjo 57512. Telp 0271593156, Fax 0271591065 Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo tentang pembuatan aneka resep masakan dari bahan jamur tiram segar yang bernilai gizi tinggi. Kegiatan  dimulai dengan mengadakan sosialisasi kepada ibu-ibu PKK dilingkungan desa Telukan, karena di desa ini banyak dijumpai hasil panen jamur tiram segar. Pelaksanaan kegiatan dengan memberikan penyuluhan dalam bentuk ceramah dan diskusi, selanjutnya dilakukan demonstrasi dengan memberikan pelatihan pembuatan aneka ragam masakan dari bahan jamur tiram segar meliputi: kaloke jamur tiram, krispi jamur tiram, dan bakso jamur tiram. Evaluasi dilakukan kepada peserta untuk mengetahui keberhasilan kegiatan, dengan mengadakan pre test sebelum kegiatan berlangsung maupun post test selelah dilaksanakan kegiatan. Hasil pre test menunjukkan bahwa sebelum pelatihan dimulai peserta masih kurang paham tentang materi dengan rerata nilai 1.941. Setelah melaksanakan pelatihan rerata nilai post test terhadap pemahaman peserta mengalami peningkatan 72.315 % atau menjadi 3.714. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada msyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta mengolah jamur tiram segar menjadi aneka masakan yang lezat dan bergizi tinggi. Kata-kata kunci: Pelatihan, aneka masakan jamur tiram
Budidaya Cabe Paprika dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Keluarga Kelompok Tani Sudarmi, Sudarmi
WIDYATAMA Vol 20, No 1 (2011)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya Cabe Paprika dalam Upaya MeningkatkanPengetahuan dan Keterampilan Keluarga Kelompok Tani Sudarmi Fak. Petanian Universitas Veteran Bangun Nusantara SukoharjoJl. Letjen S. Humardani No.1 Kampus Jombor Sukoharjo 57521Telp. (0271) 593 156 , Fax. (0271) 591 065 Abstrak Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan Pengetahuan dan Ketrampilan khalayak sasaran tentang budidaya Cabe Paprika baik secara konvensional maupun secara hidroponik. Dengan kegiatan ini dapat memanfaatkan lahan pekarangan secaraintensif yaitu menanam Cabe Paprika dalam pot / secara hidroponik , sekaligus sebagai tanaman hias karena bentuk dan warna buah menarik dan kandungan vitamin C nya tinggi sehingga dapat digunakan untuk bumbu masakan sehari-hari. Demikian juga dapat melakukan diversifikasi lahan sawah yang ditumpangsarikan dengan Cabe Paprika sehingga bisa mengurangi resiko kegagalan panen akibat serangan hama wereng. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat  adalah memberi  penyuluhan ( ceramah dan tanya jawab ) dan demonstrasi budidaya Cabe Paprika secara hidroponik  ( dalam pot ). Sasaran kegiatan ini adalah keluarga kelompok tani di Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan  menyebabkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang budidaya Cabe Paprika sebesar 49,25 % , dan peningkatan ketrampilan tentang budidaya Cabe Paprika sebesar 41,67 %. Kata Kunci :  Budidaya  , Cabe Paprika , Petani.
PENGARUH EFEKTIFITAS MANAJERIAL DAN EFIKASI DIRI TERHADAP MOTIVASI KERJA DOSEN KEBIDANAN POLTEKKES PROVINSI LAMPUNG SUDARMI, SUDARMI
Jurnal Ilmiah Educational Management Vol 6, No 1 (2015): Desember 2015
Publisher : PPs UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to explore the effect of managerial effectiveness, self-efficacy, on the work motivation of midwifery lectures Poltekkes in Lampung Province. This research used a quantitative survey method with path analysis. The results of this research: the managerial effectiveness of a direct positive effect on work motivation, self-efficacy of a direct positive effect on work motivation, of and managerial effectiveness direct positive effect on self-efficacy.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE DALAM KETERAMPILAN MENULIS KALIMAT BAHASA JERMAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 11 MAKASSAR Sudarmi, Sudarmi; Burhanuddin, Burhanuddin
Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): Eralingua
Publisher : Makassar State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.778 KB) | DOI: 10.26858/eralingua.v1i1.2991

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi mengenai keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe scramble dalam keterampilan menulis kalimat bahasa Jerman siswa kelas XI SMA Negeri 11 Makassar. Jenis penelitian ini adalah True experimental design. Data dianalisis  dengan  statistik inferensial. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling.  Hasil analisis data yang diperoleh melalui uji-t adalah thitung (11,24) > ttabel(2,002) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan  keterampilan menulis kalimat bahasa Jerman siswa
Potensi Probiotik Indigenus Lactobacillus plantarum Dad 13 pada Yogurt dengan Suplementasi Ekstrak Ubi Jalar Ungu untuk Penurun Diare dan Radikal Bebas Niken Tari, Agustina Intan; Handayani, Catur Budi; Sudarmi, Sudarmi
Agritech Vol 36, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.312 KB) | DOI: 10.22146/agritech.10677

Abstract

The purpose of this study was studying the effectiveness of selected indigenous probiotic strains (Lactobacillus plantarum Dad 13) in yoghurt with purple sweet potato extract suplementation as reducing diarrhea and free radicals on white rats albino Norway rats (Rattus novergicus) Sprague dawley strain. The study was designed using factorial completely randomized design, with treatment of purple sweet potato extract yogurt without probiotics (P0), purple sweet potato extract yogurt with probiotic (P1) to 2 groups of male Sprague dawley rats were treated without Enteropathogenik Escherichia coli (EPEC) ATCC 35218 (E0) and with Enteropathogenik Escherichia coli (EPEC) ATCC 35218 (E1). Probiotic treatment was conducted using the sonde at day 1st to 21st at a dose of 1 ml / 120 g weight or average 109 CFU/ ml. While the treatment of EPEC ATCC 35218 was conducted using the sonde at dose of 106 CFU/ml on day 7th to 14th. The observed parameters include fecal water content, water content of cecum, malonaldehide levels (MDA) blood and liver. The results showed that (1) There was interaction between the treatment of indigenous probiotic yogurt purple sweet potato extract and EPEC ATCC 35218 on water content of faecal, water content of cecum, MDA levels blood and liver (2).Culture of Lactobacillus plantarum Dad 13 was able to provide health effects as reducing of diarrhea and free radicals.ABSTRAKPenelitian bertujuan mempelajari efektivitas strain probiotik indigenus terpilih (Lactobacillus plantarum Dad 13) pada yogurt dengan suplementasi ekstrak ubi jalar ungu sebagai penurun diare dan radikal bebas pada tikus putih albino Norway rats (Rattus novergicus) galur Sprague dawley. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, dengan perlakuan yogurt ekstrak ubi jalar ungu tanpa probiotik (P0), yogurt ekstrak ubi jalar ungu dengan probiotik (P1) terhadap 2 kelompok tikus Sprague dawley jantan yang diberi perlakuan tanpa enteropathogenik Escherichia coli (EPEC) ATCC 35218 (E0) maupun dengan enteropathogenik Escherichia coli (EPEC) ATCC 35218 (E1). Pemberian probiotik dilakukan dengan metode sonde pada hari ke-1 sampai 21 dengan dosis 1 ml/ 120 g BB tikus percobaan atau rata-rata 109 CFU/ml. Sedangkan perlakuan EPEC ATCC 35218 dilakukan dengan metode sonde sebanyak 106  CFU/ml pada hari ke 7 sampai ke 14. Parameter yang diamati meliputi kadar air feses, kadar air sekum, kadar malonaldehide (MDA) darah dan hati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Terdapat interaksi perlakuan antara pemberian EPEC ATCC 35218 dan probiotik indigenous pada yogurt ekstrak ubi jalar ungu terhadap kadar air feses, kadar air sekum, kadar MDA darah dan kadar MDA hati tikus uji. (2). Kultur Lactobacillus plantarum Dad 13 yang ditambahkan pada yogurt ekstrak ubi jalar ungu mampu memberi efek kesehatan sebagai penurun diare dan radikal bebas.
Tata Kelola Wisata Permandian Alam Waetuo Dalam Meningkatkan Jumlah Kunjungan Di Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan Sudarmi, Sudarmi
PUSAKA (Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event) Vol 1 No 1 (2019): Volume 1 No 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.062 KB) | DOI: 10.33649/pusaka.v1i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekurangan – kekurangan yang menjadi permasalahan dalam pengembangan wisata permandian alam waetuo Kabupaten Bone serta upaya yang seharusnya dilakukan pihak Dinas pariwisata Kabupaten Bone dalam menjawab kekurangan dan permasalahan yang terjadi khususnya yang terkait denga wisata alam waetuo. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu dengan menggunakan deskriptif kualitatif,  metode ini digunakan untuk melakukan pengumpulan data dengan cara  observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kab. Bone Provinsis Sulawesi Selatan memiliki beragam potensi destinasi   pariwisata yang berjumlah 30 destinasi wisata alam dan sangat potensial untuk dikembangkan salah satunya dari destinasi yang peneliti lakukan adalah keberadaan wisata permandian alam waetuo hanya saja wisata alam waetuo  tersebut belum dapat terkelola dengan maksimal hal ini, dapat terlihat dengan adanya data yang menunjukkan bahwa kurangnya pegawai yang ditempatkan dibagian pengelolaan wisata alam waetuo, sebahagian bangunan yang mengalami kerusakan, fasilitas sarana yang kurang memadai, rumah penduduk masih menyatu dengan lokasi destinasi, kurangnya pelatihan dan bimbingan yang dilakukan oleh pihak Dinas Pariwisata Kab. Bone serta kurangnya bentuk promosi yang dilakukan hal ini dapat di ketahui dari data yang terkumpul menunjukkan  pengunjung yang datang ke wisata alam waetuo hanya sebatas wisatawan lokal dan  jumlah pengunjung dari luar wilayah Kab. Bone masih sangat kurang..
Efektivitas Dosis Pupuk Bokasi Pada Fase Vegetatif Tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) sudarmi, sudarmi; Wartini, Wartini
AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.489 KB)

Abstract

Pertumbuhan  tanaman sangat dipengaruhi oleh kandungan unsur hara tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dosis pupuk bokashi yang tepat agar mendapatkan pertumbuhan  terbaik dari tanaman sambiloto (Andrographis paniculata Ness).  Metode penelitian adalah eksperimen, dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), dengan perlakuan tunggal yaitu variasi dosis pupuk bokashi dengan 3 ulangan. Variasi dosis  pupuk bokashi  ada 4 level yaitu : Tanpa dipupuk bokashi  (B1) sebagai pembanding; Pupuk bokashi 5 ton/ha  (B2); Pupuk bokashi 10 ton/ha (B3); Pupuk bokashi 15 ton/ha (B4). Hasil penelitian  Dosis   pupuk bokashi berpengaruh  terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah daun. Kesimpulan dosis  15 ton/ha pupuk bokashi menunjukkan pertumbuhan yang paling optimal hasil rata-rata meliputi : tinggi tanaman  60,07 cm/tanaman, jumlah  cabang 24,11 buah/tanaman dan jumlah daun 121,33 buah/tanaman berbeda nyata dengan tanpa pupuk bokashi sebagai kontrol. Kata Kunci : dosis, pupuk bokashi,  pertumbuhan, sambiloto