Articles

Found 25 Documents
Search

Problematika Penyelesaian Proyek Akhir bagi Mahasiswa Program Diploma 3 Jurusan Teknik Otomotif Fakultas Teknik UNY Tawardjono, Tawardjono; Sudiyanto, Sudiyanto; Haryono, Kir
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 1 (2010): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.325 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v19i1.7721

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan kesulitan-kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan proyek akhir (PA), yang meliputi: menentukan judul/topik, proses bimbingan, prosespengerjaan, menulis laporan, serta menemukan solusi permasalahannya.Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang telah dan sedang mengerjakan Proyek Akhir pada tahun perkuliahan 2009/2010 dan Dosen Pembimbing PA jurusan Teknik Otomotif. Teknik sampling menggunakan ’incidental sampling’ yang didapat 55 mahasiswa dan 15 dosen pembimbing. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan wawancara sebagai pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kesulitan terbesar mahasiswa datang dari faktor internal, khususnya kejiwaan mereka yang meliputi aspek motivasi dan tanggung jawab mahasiswa menyelesaikan proyek akhir. Hambatan berikutnya berturut-turut: faktor instrumental, lingkungan dan kejasmanian; Hambatan mahasiswa dalam pelaksanaan Proyek Akhir adalah dalam menentukan judul, melakukan perhitungan dan pembuktian dan masalah plagiat. Solusi yang disampaikan adalah mahasiswa perlu memilih dan menentukan judul yang feasibel, menambah wawasan pengetahuan teknik dan aplikasi otomotif, melatih kreativitas dan inovasi, memperdalam materi metodologi dan proaktif terhadap kegiatan bimbingan, membuat jadwal penggunaan bengkel dan dosen pembimbing di bengkel.
Student’s View of Using Digital Learning Media in Classroom Activities: A Case of Public Senior High School in Cirebon, Indonesia Budiarto, Mochamad Kamil; Joebagio, Hermanu; Sudiyanto, Sudiyanto
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.955 KB)

Abstract

Abstract: Student’s View of Using Digital Learning Media in Classroom Activities: A Case of Public Senior High School in Cirebon, Indonesia. Objectives: This study aimed to determine the perceptions of senior high school students about the use of digital learning media in the learning process. Method: This study used a descriptive research design with a survey method to the students of XI IPA of SMAN 1 Susukan. A total of 53 sample students that represent the population of students of XI Science in this research were randomly selected. The questionnaire was distributed to the sample as a data collection technique, and then the results were analyzed quantitatively with a percentage. Findings: The results showed that students were familiar with the use of digital media in the learning process; about 55.7% of students had used digital learning media. However, it was still dominated by the visual-based media (49.1% of students). Meanwhile, students had a favorable view of learning multimedia; around 41.5 % of students agreed to the development of multimedia products. Conclusion: Learning multimedia could be an innovation in digital learning media according to the attitudes shown by the students.Keywords: digital learning media, digital era, learning multimedia, student’s perception. Abstrak: Pandangan Siswa terhadap Penggunaan Media Pembelajaran Digital di Dalam Kelas: Suatu Kasus di Sekolah Menengah Negeri di Cirebon, Indonesia. Tujuan: Ketepatan penggunaan media maupun metode dapat dilakukan dengan melakukan analisis pesertaa didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa SMA tentang penggunaan media pembelajaran digital pada proses pembelajaran. Metode: Desain penelitian deskriptif dengan metode survey digunakan pada penelitian ini, survey terhadap siswa kelas XI IPA SMAN 1  Susukan, sampel untuk mewakili populasi dari siswa XI IPA pada kegiatan ini dipilih secara acak, dengan jumlah sampel yaitu 53 siswa. Angket disebarkan kepada sampel sebagai teknik pengumpulan data yang kemudian hasilnya dianalisis secara kuantitatif dengan presentase. Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa telah akrab dengan penggunaan media digital dalam proses pembelajaran, sebanyak 55,7% siswa telah menggunakan media pembelajaran digital, meskipun masih didonimasi oleh jenis media berbasis visual (49,1% siswa). Sementara itu, siswa memiliki pandangan yang positif terhadap multimedia pembelajaran, 41,5% siswa setuju untuk pengembangan produk multimedia. Kesimpulan: multimedia pembelajaran dapat menjadi inovasi media pembelajaran digital sesuai dengan sikap yang ditunjukkan oleh siswa. Kata kunci: media pembelajaran digital, era digital, multimedia pembelajaran, persepsi siswa.DOI: http:dx.doi.org/10.23960/jpp.v10.i1.202006
EVALUASI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Muchoyar, Imam; Basrowi, Basrowi; Sentot Wijanarka, Bernardus; Sudiyanto, Sudiyanto; Candra Nugroho, Ariadi; Soeprapto, Soeprapto; Cahyati, Ichda; Muchoyar, Imam
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 21, No 4 (2013): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.618 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v21i4.9459

Abstract

The objectives of this study are: (1) to identify the subjects that have low scores contributing to the low grade point average (GPA) of the students and (2) to evaluate the reasons for the low academic achievement among the students. This study was conducted from May 2012 until September 2012. It was an evaluation study.The method used in this study was a comparative descriptive, by comparing the students? GPA and the categories of the students? achievement based on the Academic Regulations of Yogyakarta State University. In addition, the study also qualitatively compared the subjects in the departments which have low achievement. The population were all active students of Faculty of Engineering, YSU in the academic year of 2011/2012 who have scores of  below B in more than 3 courses. To evaluate the students who had low GPA, it is used purposive random sampling. The method of data collection used documentation, interviews and questionnaires. The data was analysed using qualitative and quantitative descriptive analysis. The conclusions of this study were: (1) the subjects of the fields study had a very dominant contribution to low GPA of the students. The percentages of the field of study subjects having low achievement in bachelor and associate degree programmes were  84.2% and 87.7% respectively; (2) The reasons  for low achievement of the students  based on the students ?point of view were: (a) the learning implementation aspects, especially from the lecturers (unclear teaching and explanation, inappropriate materials, excessive tasks and homework, the assessment process), (b) tight schedule  and (c) the intrinsic factors of the students. The reasons based on lecturers ?point of view were: (a) the students? input (low motivation, low quality, laziness), and (b) inadequate learning facilities both in terms of quantity and quality.
Child Neglect Sudiyanto, Sudiyanto
Paediatrica Indonesiana Vol 35 No 5-6 (1995): May 1995
Publisher : Indonesian Pediatric Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/pi35.5-6.1995.113-7

Abstract

Child neglect refers to failure to provide children's fundamental needs. In contrast to child abuse, which implies active negative conduct, child neglect means something passive. Child neglect may take a variety of forms including medical, physical, safety, sexual, educational, and emotional neglects. The neglects may manifest themselves as conditions reflecting the improper provision of child's needs. It should always borne in mind that child neglect is almost invariably resulted from complex process which has been influenced by family history, individual characteristics of the parents and children, social and environmental circumstances, and medical problems. Its management, therefore, should be thoroughly administered, and should involve many aspects and all parties in a team effort. The prevention of child neglect should include formal and informal education of the rights of the child.
MODIFIKASI MESIN REELING SUTERA MELALUI PENAMBAHAN SISTEM SIRKULASI AIR PANAS OTOMATIS DAN SISTEM PENGEREMAN HASPEL Sudiyanto, Sudiyanto; Hendra, Mulia; Sugiyana, Doni
Arena Tekstil Vol 29, No 2 (2014)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1909.101 KB)

Abstract

Studi ini telah dilakukan dengan mendesain sistem sirkulasi air panas otomatis dan rem haspel sebagai modifikasi pada mesin reeling sutera dengan tujuan untuk konservasi energi melalui peningkatan efisiensi proses. Pada mesin reeling konvensional dapat terjadi inefisiensi pada sistem penyediaan air panas manual yang menyebabkan pelepasan energi panas dan temperatur air yang tidak konstan, serta mekanisme penyambungan benang putus yang dapat mengurangi waktu operasional produktif dan meningkatkan biaya produksi. Metode desain dalam studi ini adalah modifikasi mesin reeling sutera konvensional melalui penambahan sistem sirkulasi air panas otomatis dan sistem pengereman haspel. Berdasarkan uji coba melalui pengoperasian mesin reeling secara kontinyu selama 20 hari, kedua sistem yang dirancang dapat beroperasi dengan baik. Hasil perhitungan analisis ekonomi berdasarkan waktu operasional selama 25 hari memperlihatkan bahwa mesin reeling yang telah dimodifikasi memerlukan biaya produksi benang lebih rendah dan pencapaian waktu break even point yang lebih cepat dibandingkan dengan mesin reeling konvensional. Aplikasi mesin reeling sutera yang telah dimodifikasi ini membutuhkan biaya investasi lebih tinggi, namun demikian produksi benang jauh akan lebih efisien sehingga biaya produksi dalam jangka panjang menjadi lebih rendah dibandingkan dengan mesin reeling konvensional.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK NON WOVEN MELALUI PENGEMBANGAN MESIN NEEDLE PUNCH Eriningsih, Rifaida; Sudiyanto, Sudiyanto
Arena Tekstil Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2639.379 KB)

Abstract

Prototip Mesin Non Woven Needle Punch yang ada di Balai Besar Tekstil selama ini masih belummemenuhi persyaratan, baik komponen mesinnya sendiri maupun hasil produknya. Untuk itu maka tujuan daripenelitian ini adalah melakukan pengembangan mesin tersebut dengan melengkapi beberapa komponen, yaitu satuset jarum dan komponennya, rol penyuap, dudukan lapisan dasar dan rol out put, serta meningkatkan kecepatangerakan dan penetrasi jarum dengan menyempurnakan gerakan eksentrik dan pulley eksentrik, sehingga diperolehpeningkatan kualitas hasil produknya. Dalam pengembangan mesin tersebut dilakukan dengan melengkapi 1 setjarum nomor 36 beserta dudukannya (needle board) yang dapat digunakan untuk proses serat rayon, meningkatkanputaran pulley dan eksentrik dari 150 rpm menjadi 500 rpm, menambah komponen-komponen tersebut di atas sertamembuat dinding penyekat untuk ukuran lebar kain. Dari hasil pengembangan mesin tersebut, maka prosespersiapan pemasukan serat /web dapat terukur dan kontinyu, sehingga meningkatkan homogenitas tebal kain,ikatan antar serat yang terjadi lebih kuat, karena gerakan jarum-jarum (needle punch) meningkat dan hasil produkkain nonwoven dapat digulung pada rol penggulung. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji tebal kain, berat kain,kekuatan tarik, daya tembus udara, kekuatan jebol dan daya serap air, yang memberikan koefisien variasi relatifkecil dibandingkan hasil uji kain non woven pada mesin sebelum dimodifikasi. Demikian juga unjuk kerja mesinmenjadi lebih baik.
PENGUJIAN AWAL SISTEM INSTRUMENTASI & KENDALI UNIT VAKUM MESIN BERKAS ELEKTRON 350 keV/10 mA TIPE REMOTE MANUAL Sudiyanto, Sudiyanto
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 6 Nomor 1 Januari 2003
Publisher : PSTA BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.485 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2003.6.1.198

Abstract

INSTALASI SISTEM INSTRUMENTASI & KENDALI UNIT VAKUM MESIN BERKAS ELEKTRON 350 KeV/10 mA TIPE REMOTE MANUAL. Sedang diselesaikan instalasi Sistem Instrumentasi & Kendali (SIK) unit vakum Mesin Berkas Elektron (MBE) tipe remote manual. SIK ini terdiri dari bagian kendali manual jarak jauh dan bagian monitoring jarak jauh. Prinsip kendali manual jarak jauh (50 m) adalah dengan mengendalikan status on/off terminal sumber tegangan 220Volt untuk pompa dan valve. Pemilihan terminal 220 Volt untuk pompa dan valve diatur dari ruang kendali MBE (saklar penyedia daya untuk valve dan pompa diatur ON). Untuk monitoring jarak jauh tingkat kevakuman digunakan kamera CCT yang ditempatkan di depan pirani/penning gauge serta unit TPG.300 BALZER pompa turbo. Monitoring status valve terbuka/tertutup dilakukan dengan menarik kabel indikator LED dari setiap valve ke panel transrak 19 inchi di ruang kendali MBE. Pneumatic valve dilengkapi sistem pipa kompresi dengan unit kompresor dan tabung reservoir. Seluruh pneumatic valve (selain venting valve) dari tipe normaly closed. Sistem CCTV dilengkapi enam buah kamera, sebuah TV monitor dan unit multiplexer untuk memilih gambarnya. Salah satu kamera CCTV ditempatkan pada unit rotator, menggunakan kendali infra merah yang dapat diatur berputar ke kanan / kiri sesuai orientasi monitoring yang dipilih . Hasil uji coba awal menunjukan bahwa SIK tipe remote manual untuk unit vakum Mesin Berkas Elektron menunjukan kinerja baik.
TEACHING FACTORY DI SMK ST. MIKAEL SURAKARTA Sudiyanto, Sudiyanto; Sampurno, Yoga Guntur; Siswanto, Ibnu
TAMAN VOKASI Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.916 KB) | DOI: 10.30738/jtvok.v1i1.134

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah mengetahui dan mendeskripsikan secara faktual, akurat dan sistematis tentang 1) Manajemen teaching factory di SMK St. Mikael Surakarta dan 2) Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan teaching factory di SMK St. Mikael Surakarta.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Objek penelitian ialah Kepala Sekolah dan Guru/Karyawan SMK St. Mikael Surakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, dan observasi.. Teknik analisis data yang dipergunakan ialah metode analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan teaching factory di SMK St. Mikael Surakarta melalui perencanaan dengan pembuatan rencana jangka panjang, menengah, dan pendek, pelaksanaan dengan mengintegrasikan ke dalam kurikulum sehingga melibatkan semua siswa, serta pengawasan dengan melakukan koordinasi rutin dan form penilaian untuk semua siswa, karyawan, dan guru. 2) Faktor pendukung pelaksanaan teaching factory di SMK St. Mikael Surakarta ialah budaya atau kultur yang baik, sumber daya manusia yang berkompeten dibidangnya, dan fasilitas peralatan yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya ialah: belum adanya ruang atau bangunan khusus untuk unit produksi dan belum adanya karyawan yang khusus mengelola unit produksi
THE NEED OF LEARNING MEDIA ARTS IN JUNIOR HIGH SCHOOL (STUDY ON GRADE VII STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL NEGERI 1 MOJOLABAN) Mardikaningrum, Kartika; Supriyadi, Slamet; Sudiyanto, Sudiyanto
-
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.676 KB)

Abstract

: In the learning of art and culture, media functioned as a means to achieve learning objectives. Role of instructional media is very important in the learning of art and culture, that is to improve student creativity. But in learning art and culture, the role of media is considered not important. This study aims to determine the needs of cultural and arts learning media in SMP N 1 Mojolaban especially class VII. The methodology of this research is survey research conducted to some students of class VII SMP N 1 Mojolaban. The results of this study that as many as  66,6 % require video-based media. The use of video media in the learning process can provide optimal results when used appropriately, in a sense in accordance with the subject matter that supports.
Constructing Social Attitudes and Religious Tolerance in Emerald Diversity through te Teaching of Religion and Cultural Values Arifin, Ilfiana Firzaq; Musaddad, Akmad Arif; Sudiyanto, Sudiyanto
AT-TA'LIM Vol 26, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.043 KB) | DOI: 10.15548/jt.v26i2.539

Abstract

Diversity is already common place in Indonesia as a country that is nicknamed as the Emerald diversity. Indonesian state menghiasai diversity is seen as something that is very unique, but foreigners do not know that it is actually in it churned a result of lack of tolerance. SMK Nurul Ulum is a school that is not wished for it to happen. Therefore, this school creates an attitude of tolerance among human beings, which is based on the teachings of Islam, Christianity, Hindu-Buddhist and cultural values Pendhalungan. The method used in this article is using qualitative descriptive analysis techniques and observation. Descriptive analysis is done by reviewing a wide range of journals, books, articles and other sources that support. While the observation conducted at SMK Nurul Ulum Jember namely by conducting in-depth interviews to the relevant school. The results showed that with the use of the teachings of tolerance of various religious and cultural values Pendhalungan and use a good strategy, tolerance can be built effectively in this school.