Articles

PRIBUMISASI ILMU-ILMU SOSIAL DAN PEMBARUAN PEMBELAJARAN IPS TERPADU DI SEKOLAH Sudrajat, Sudrajat; Puntaswari, Nugraheni Catur; Sulistyowati, Yunike; Astuti, Dwi Sri
JIPSINDO Vol 7, No 1 (2020): JIPSINDO
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v7i1.30848

Abstract

Ilmu sosial di negara berkembang (salah satunya Indonesia) masih menggunakan paradigma ilmu sosial di Barat (Eropa) sehingga dalam beberapa kasus menjadi tidak relevan ketika digunakan untuk memecahkan masalah sosial. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka yaitu sebuah pencarian kebenaran secara otoritatif melalui pendapat dan kajian ahli yang dituliskan dalam buku dan referensi. Hasil kajian menemukan bahwa perkembangan ilmu sosial di Indonesia memang tidak dapat dilepaskan dari dunia Barat. Pribumisasi merupakan wacana untuk menumbuhkan pemikiran baru dalam ilmu-ilmu sosial di Indonesia agar lebih kontekstual. Beberapa tokoh menawarkan teori sosial alternatif yang mengkedepankan pribumisasi ilmu sosial yaitu: Kuntowoyo, Sartono Kartodirjo, Mubyarto, Purwa Santoso, dan Zamroni. Upaya pribumisasi harus ditindaklanjuti dengan mengajarkan ilmu sosial alternatif dalam berbagai jenjang pendidikan. Pembaruan IPS Terpadu dengan pembelajaran alternatif menjadi upaya yang efektif untuk membumikan ilmu sosial yang khas Indonesia.
REVITALISASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH sudrajat, Sudrajat
Informasi Vol 39, No 2 (2013): INFORMASI
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/informasi.v0i2.4442

Abstract

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat plural yang multikultur. Menurut Suryadinata (Farida Hanum, 2012) Indonesia terdiri atas kurang lebih 600 suku bangsa dengan identitasnya masing-masing serta kebudayaannya yang berbeda-beda. Selain dari kehidupan suku-suku tersebut yang terkonsentrasi pada daerah-daerah tertentu, terjadi pula konsentrasi suku-suku di tempat lain karena migrasi atau karena mobilisasi penduduk yang cepat. Melalui sensus tahun 2000 tercatat 101 suku bangsa di Indonesia dengan jumlah total penduduk 201.092.238 jiwa. Dengan kenyataan tersebut, maka Indonesia merupakan negara multikultur apalagi bila ditambah dengan migran atau warga keturunan. Sebagai sebuah entitas, multikultur merupakan sebuah keniscayaan, sebabnya adalah setiap manusia pasti mempunyai perbedaan yang mencirikan antara manusia satu dengan lainnya.
IMPLEMENTASI QUANTUM TAHFIDZ AL-QUR`AN DALAM PENGEMBANGAN TAHFIDZ AL-QUR`AN SISWA SMA Sudrajat, Sudrajat; Kamal, Muhamad Ali Mustofa
SYARIATI Vol 3 No 02, Nov (2017): SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kegiatan menghafalk al-Qur`an memerlukan sebuah metode yang tersusun rapi dengan perencanaan yang memaksimalkan potensi peserta didik. Salah satu kemukjizatan al-Qur`an adalah mudah dipelajari dan dihafalkan. K.H Abdurrahman Al-Asy?ari merancang sebuah metode percepatan dalam menghafal al-Qur`an yang di sebut metode Quantum Tahfidz Al-Qur`an yang diterapkan di SMA Takhassus al-Qur`an di Kalibeber Wonosobo Jawa Tengah. Dari analisis data penelitian diperoleh nilai sig constan = 4,89 dan sig x= 3,87 pada taraf signifikasi 5%. Hal tersebut menunjukkan adanya ada pengaruh positif implementasi Quantum Tahfidz Al-Qur`an terhadap pengembangan metode menghafal Al-Qur`an di SMA Takhassus.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SECARA MANUAL DAN DIGITAL UNTUK START UP COMPANY Sukmadilaga, Citra; sudrajat, Sudrajat; Khasanah, Uswatun; Lestari, Tri Utami; devi, Meita candra; Ardian, Ardian
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.485 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i3.19951

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bentuk usaha terkecil dalam dunia usaha. Bentuk ini bisa dilakukan perorangan atau berbadan hukum. Secara ketentuan perpajakan, yang dikatakan sebagai UMKM adalah usaha yang telah berjalan dan memiliki omzet setahun dibawah Rp 4,8M. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi UMKM saat ini terkait dengan pengelolaan dan pelaporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan gambaran kinerja UMKM pada stakeholder. DILO (Digital Innovative Lounge) merupakan suatu badan yang dibentuk oleh TELKOM untuk mewadahi para start uplokal untuk lebih siap berkompetisi di dunia usaha. Anggota DILO merupakan start upmurni yang memiliki kompetensi di bidang Teknologi Informasi (web, game maker, pembuat font, pembuat aplikasi) dan komunitas lainnya. Melihat kondisi tersebut maka dirasakan perlu untuk melakukan pendampingan dan pelatihan pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Bandung terutama untuk UMKM yang bergerak dibidang digital. Pelatihan ini mendasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Mikro, Kecil dan Menengah yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan berlaku efektik mulai Januari 2018
STRATEGI PENGEMBANGAN PADI ORGANIK (STUDI KASUS PADA KELOMPOK TANI PUTRA MANDIRI DI DESA LINGGARAJA KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN TASIKMALAYA) Gumilar, Virga; Sudrajat, Sudrajat; Setia, Budi
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/agroinfo galuh.v7i1.2570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi pengembangan padi organik pada Kelompok Tani ?Putra Mandiri? di Desa Linggaraja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, (2) Alternatif strategi yang diterapkan dalam pengembangan padi organik pada kelompok tani ?Putra Mandiri? di Desa Linggaraja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, dengan mengambil kasus pada Kelompok Tani Putra Mandiri di Desa Linggaraja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Faktor internal dan eksternal : (a) Faktor-faktor yang menjadi kekuatan dalam pengembangan padi organik yaitu tersedianya cukup jumlah tenaga kerja, kualitas aman, harga menjanjikan, luas lahan budidaya dan memiliki pelanggan atau pembeli tetap,  (b) Faktor-faktor yang menjadi kelemahan dalam padi organik yaitu permodalan terbatas, menggunakan teknologi sederhana, kualitas SDM yang masih kurang, promosi masih kurang, Rendahnya Pemasaran di Lingkungan Masyarakat Lokal dan Kurang informasi dari instansi terkait, (c) Faktor-faktor yang menjadi peluang dalam pengembangan padi organik yaitu pangsa pasar luas, permintaan meningkat, harga yang baik di pasaran, pemasaran bisa dilakukan secara online dan kemajuan dan inovasi teknologi, (d.) Faktor-faktor yang menjadi ancaman dalam pengembangan padi organik yaitu pesaing produk sejenis di satu daerah, hama, penyakit dan di pengaruhi cuaca dan iklim. (2) Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan padi organik di Desa Linggaraja Kecamatan  Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, (a) Mempertahankan kualitas produksi dan pengembangan pasar, (b) Mempertahankan kontinyuitas produksi untuk memenuhi permintaan, (c) Meningkatkan pemasaran di bagian online, (d) Perluas jaringan pasar, (e)perluas jaringan pasar, (f) Optimalisasi penggunaan sarana produksi dengan modal tersedia, (g) Pelatihan bagi SDM untuk meningkatkan keterampilan serta memiliki kemampuan kinerja yang berkualitas (h) pemberantasan hama dan penyakit secara kontinyu, (i) keseragaman harga jual dengan peran serta pengawasan pemerintah (j) menjalin kerja sama dengan pihak terkait dalam menyikapi permodalan, (k) membuat hama dan penyakit tidak menyerang.
SALURAN DAN MARJIN PEMASARAN MENTIMUN (STUDI KASUS DI DESA SIDAMULYA KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP)) Aghfian, Roni Vona; Isyanto, Agus Yuniawan; Sudrajat, Sudrajat
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/agroinfo galuh.v7i1.2621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran mentimun di Desa Sidamulya (2) Besarnya marjin, biaya, dan keuntungan pemasaran mentimun di Desa Sidamulya (3) Bagian harga yang diterima petani mentimun (farrmer?s share). Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada usahatani mentimun di Desa Sidamulya Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Teknik pengambilan sampel petani responden ditentukan secara sengaja (purposive sampling) yaitu petani mentimun di Desa Sidamulya yang mengkhususkan lahannya untuk usaha budidaya mentimun. Sedangkan penarikan sampel lembaga pemasaran dilakukan dengan cara snowball sampling method terhadap 2 orang pedagang pengumpul, 1 orang pedagang besar dan 5 orang pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Terdapat dua saluran pemasaran mentimun di Desa Sidamulya Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap yaitu (a) Saluran Pemasaran 1 : Petani ? Pedagang besar ? Pedagang pengecer ? Konsumen, (b) Saluran Pemasaran 2 : Petani ? Pedagang pengumpul ? Pedagang besar ? Pedagang pengecer ? Konsumen. (2) Besarnya marjin pemasaran pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp 6.000,- per kilogram dan pada saluran pemasaran 2 sebesar 7.000,- per kilogram. Biaya pemasaran pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp 1.193,3,- per kilogram dan pada saluran pemasaran 2 sebesar Rp 1.310,1,- per kilogram.. Keuntungan yang diperoleh pedagang pengumpul pada saluran pemasaran 2 sebesar Rp 1.635,- per kilogram. Keuntungan pedagang besar pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp 2.892,- per kilogram dan pada saluran pemasaran 2 sebesar Rp 2.064,4,- per kilogram. Keuntungan pedagang pengecer pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp 1.47,7,- per kilogram dan pada saluran pemasaran 2 sebesar Rp 1.990,5,- per kilogram. (3) Farmer?s share pada saluran pemasaran 1 sebesar 40 % dan pada saluran pemasaran 2 sebesar 30 %. Saluran pemasaran mentimun di Desa Sidamulya yang lebih efisien adalah saluran pemasaran 1, karena nilai farmer?s sharenya lebih besar dari saluran pemasaran 2.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA AGROINDUSTRI KECAP CAP JAGO (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN KECAP CAP JAGO DI DESA CIBENDA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN) Dewi, Indri Puspa; Rochdiani, Dini; Sudrajat, Sudrajat
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu subsistem agribisnis adalah agroindustri kecap. Kecap merupakan hasil olahan dari gula merah dan  kedelai yang banyak digunakan sebagai penyedap makanan ataupun bumbu dapur berupa cairan berwarna merah kecoklatan rasanya ada yang manis dan ada yang asin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C pada agroindustri kecap dalam satu kali proses produksi. 2) Besarnya profitabilitas pada agroindustri kecap dalam satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada agroindustri kecap di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Sampel diambil dengan cara purposive sampling pada agroindustri kecap dengan pertimbangan usaha tersebut merupakan usaha kecap paling lama berdiri di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran.  Data yang digunakan pada penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari wawancara langsung dengan pemilik agroindustri kecap, dimana wawancara disertai dengan daftar pertanyaan berupa kuisioner yang telah dipersiapkan terlebih dahulu. Data sekunder adalah data yang berasal dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan : 1. Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri kecap cap jago dalam satu kali proses produksi adalah sebesar Rp 17.024.435,44, 2. Penerimaan sebesar Rp 21.600.000, pendapatan yang diperoleh perusahaan sebesar Rp 4.575.564,56, 3. Profitabilitas yang diperoleh agroindustri kecap cap jago adalah sebesar 21,18 % dalam satu kali proses produksi.
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEPUNG TAPIOKA (STUDI KASUS PADA AGROINDUSTRI TEPUNG TAPIOKA "MADUR" DI DESA BOJONGASIH KECAMATAN BOJONGASIH KABUPATEN TASIKMALAYA) Nopiani, Sri Wani; Noor, Trisna Insan; Sudrajat, Sudrajat
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/agroinfo galuh.v6i2.2496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya keuntungan dan nilai tambah yang diperoleh dalam usaha pengolahan ubi kayu menjadi tepung tapioka ?Madur? di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Pebruari sampai dengan bulan Juli 2019. Penentuan daerah penelitian berdasarkan pertimbangan bahwa, di Desa tersebut terdapat agroindustri tepung tapioka. Informan yang diambil adalah satu orang, yaitu pemilik perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Usaha agroindustri tepung tapioka memberikan keuntungan sebesar Rp 2.623.506, per satu kali proses produksi.2). Besarnya nilai tambah agroindustri tepung tapioka adalah sebesar Rp 5.589 per kilogram bahan baku. Rasio nilai tambah terhadap nilai produk sebesar 77,6%. Artinya untuk setiap Rp 100 nilai produk akan diperoleh nilai tambah Rp 77. Nilai tambah menunjukkan nilai yang positif dan besar. Maka agroindustri tepung tapioka ?Madur? sangat layak untuk diteruskan.
EFISIENSI PEMASARAN KERIPIK KELAPA (STUDI KASUS PADA PT. DINAYA SAMBIANA LOEMINTOE DI DUSUN CIKORANJI DESA CIMINDI KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN PANGANDARAN) Permatasari, Dewi; Setia, Budi; Sudrajat, Sudrajat
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/agroinfo galuh.v7i1.2594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) saluran pemasaran keripik kelapa pada PT. Dinaya Sambiana Loemintoe di Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran. 2) besarnya biaya di tiap saluran pemasaran yang dikeluarkan oleh lembaga pemasaran. 3) besarnya marjin dan keuntungan pemasaran di tiap saluran pemasaran yang dikeluarkan oleh lembaga pemasaran. 4) efisiensi saluran pemasaran keripik kelapa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi kasus data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel untuk lokasi penelitian adalah purposive sampling, sedangkan lembaga pemasaran dengan cara snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan :1) Pemasaran keripik kelapa pada PT. Dinaya Sambiana Loemintoe yang berada di Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran memiliki dua jenis saluran pemasaran meliputi agen dan pedagang pengecer,. 2) Biaya Pemasaran di Tiap Saluran Pemasaran pada saluran I untuk agen meliputi biaya bongkar muat, transportasi dan retribusi yaitu Rp 2.250,00/kg, sedangkan pada saluran II untuk agen yaitu Rp 550,75/kg. sedangkan untuk pedagang pengecer meliputi biaya kemasan dan biaya angkut Rp 1.023,648/kg. 3) Marjin Pemasaran di Tiap Saluran Pemasaran pada saluran I untuk agen sebesar Rp 17.000,00/kg majin pemasaran pada saluran II untuk agen sebesar Rp 12.000,00/kg dan pedagang pengecer sebesar Rp 13.500,00/kg. Sedangkan keuntungan pemasaran di tiap saluran pemasaran pada saluran I untuk agen sebesar Rp 14.750,00/kg, keuntungan pada saluran II untuk agen sebesar Rp 11.449,25/kg dan pedagang pengecer sebesar 11.263,420/kg. 4) Secara menyeluruh dapat dikatakan bahwa pemasaran keripik kelapa pada PT. Dinaya Sambiana Loemintoe yang berada di Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran tergolong dalam kategori efisien.
ANALISIS USAHATANI KOMODITAS KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA) (SUATU KASUS DI DESA KERTAJAYA KECAMATAN MANGUNJAYA KABUPATEN PANGANDARAN) Aziziah, Maharresti; Noor, Trisna Insan; Sudrajat, Sudrajat
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/agroinfo galuh.v7i1.2571

Abstract

Hasil dari penelitian ini menunjukkan : 1) Rata-rata biaya total usahatani kacang tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran per hektar per hektar per musim tanam adalah Rp 5.639.046,94. 2) Rata-rata penerimaan usahatani kacang tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran per hektar per musim tanam adalah Rp 9.909.196,74 dan rata-rata pendapatan dalam per hektar per musim tanam adalah Rp 4.270.149,80. 3) Rata-rata R/C per hektar per musim tanam adalah 1,76 artinya usahatani Kacang Tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
Co-Authors Adnan Rafi Al Tahtawi, Adnan Rafi Aghfian, Roni Vona Agus Yuniawan Isyanto, Agus Yuniawan Ahmad Cahyadi Ahmad Saikhu Ahmad Ubaedillah, Ahmad Ajat Sudrajat Andri Kurniawan Andrie, Beniidzar M. Anita Wulandari, Anita Annisa Annisa Ardian Ardian Arinda Franchiska, Arinda Astuti, Dwi Sri Aswar Aswar Aulia, Nur Maulida Aulia, Nur Maulida Aziziah, Maharresti Bahari, M Faudzi Budi Haryanto Cep Hari Purnama, Cep Hari Chotim A Yasin Dadang Mulyadi Saleh Damayanti, Septi Nur Daniel Daniel Darma, Fitra Darmawan, Jenal Adam Dedi Herdiansah Dedi Herdiansah Sujaya, Dedi Herdiansah devi, Meita candra Dewanti, Gladis Aprilia Dewi Permatasari, Dewi Dewi, Indri Puspa Dini Rochdiani dudi, dudi Dwi Susanto Dwi Wahyuni Eko Haryono ENDANG SUTARININGSIH SOETARTO Eni Edniyanti, Eni Fajar, Althof Fawwazy, Brillian Rofiq Gumilar, Virga Gunawan, Dewantoro guntara, dede heri Hadi, Widodo Hakim, Dani Lukman Hardoyo, Su Rito Hariyanto, Didi Harli, Nurlina Herawati, Cucu Herawati, Cucu Indary, Melati Deshy Irfansyah, Ade Irma Setiawati, Irma Iwan Setiawan Julian, Jajang Kamal, Muhamad Ali Mustofa Kurniasari, Ratna Destra Kurniati, Triani Kusumawati, Eko Kusumawati, Eko Lailatul Fitriyah Lesmana, E Lestari, Tri Utami Lindrianasari Lindrianasari LuthfiMuta?ali, LuthfiMuta?ali Ma'ruf, Hamka Mujahid Magfirah, Andi Mahar, Muhammad Lahnan Marbun, Sahala Fransiskus Margono Margono Mas Yedi Sumaryadi Maulana, Agna Wahyu Mawardani, Arifia Muhamad Anwar, Muhamad Muhamad Nurdin Yusuf, Muhamad Nurdin MUHAMMAD REZA FAHLEVI Mulyani, Wiwik Piji Muta?ali, Luthfi Muta’ali, Lutfhi Noor, Gunawan Nopiani, Sri Wani Nova Hariani Novalia Anggara, Novalia Novianty, Ane Nugraha, Gita Novia Nur Aisyah Nuraeni, Nuneng Nurhidayat, Ari Nurhidayat, Isep Enda Pratama, Armandha Redo Priantika, Wulan Pridiatama, Ringga Puntaswari, Nugraheni Catur Puspita, Romma Diana Putra, Brafian Ramadhan Raharjo Pepekai, Agus Eko Rika Harini Rinaldi, Ridho Riyanto, Indra Agus Rudi Kartika, Rudi Sadani, Sadani Saepul Aziz, Saepul Sari, Ela Santi Mulya Setia, Budi Setiawan, Ariyono Setiawan, Indra Rachmat Siti Rahma Soetoro Soetoro, Soetoro Sudarmadji Sudarmadji Sudiastuti, Sudiastuti Sudiastuti, Sudiastuti Sudjoko, Rifdian Indrianto Sugiarto, Fajar Suhendra Suhendra Sukmadilaga, Citra Sulistiani Mardiah, Sulistiani Sulistyowati, Yunike Supardam, Dhian Suryana, Irfan Swarte, Wayan Tri Joko Prasetyo Trisna Insan Noor, Trisna Insan Uswatun Khasanah wana, ruswana Warsito, Totok Wijayanti, Agustina Tri Winardi Winardi Yanti Nuryanti, Yanti Yus Rusman, Yus