Benyamin Sugeha
DPN Asosiasi Ahli K3 Indonesia

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN BERBASIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT Sugeha, Benyamin
Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol 11, No 03 (2008)
Publisher : Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.436 KB)

Abstract

Latar belakang: Implementasi kebijakan internalisasi limbahcair rumah sakit secara adhoc berupa pembuatan instalasipengolahan air limbah (IPAL) telah menimbulkan keluhan darimasyarakat sekitar rumah sakit. Fenomena paradoksinternalisasi ini menarik untuk diteliti dengan mempertanyakanapakah implementasi kebijakan limbah cair rumah sakit tersebutergonomik.Metode: Penelitian deskriptif-normatif yang menunjang analisiskebijakan ini dilaksanakan di empat rumah sakit yang ada diDaerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Responden diambil secarapurposive (purposive sampling). Penelitian kualitatif ini mengikutialur proses dedukto-hipotetiko-verifikatif.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya IPAL di dalam rumahsakit menimbulkan kondisi tidak sehat, tidak aman, dan tidaknyaman bagi civitas hospitalia. Semuanya itu meverifikasi tidakserasinya hubungan sosio prosesual dengan tekno struktural.Dalam aspek analisis kebijakan secara ad hoc denganpembuatan IPAL limbah B3 dalam rumah sakit, menjadikan tidakergonomik, sehingga dapat menimbulkan bahaya dan risikobagi rumah sakit.Kesimpulan dan saran: Implementasi kebijakan yang tidakmemperhatikan lingkungan dimana kebijakan itu akan diterapkan,dapat menimbulkan kondisi yang tidak ergonomic. Perludisarankan agar pelaksana kebijakan memperhatikan grandtheory of policy implementation yang tidak hanya melihat faktorkebijakannya saja, tetapi juga organisasi/pelaku dan lingkungandimana kebijakan akan diterapkan.Kata kunci: kebijakan internalisasi, IPAL, paradoks internalisasi,ergonomik, grand theory of policy implementation
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT BERBASIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN TERHADAP BAHAYA DAN RISIKO Sugeha, Benyamin
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 16, No 1 (2009)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Kebijakan internalisasi limbah cair rumah sakit yang diimplementasikan dengan teknologi end-of-pipe dalam bentuk Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di rumah sakit telah memunculkan empirical evidence berupa komplain dari tetangga di sekitar rumah sakit. Adanya paradox internalisasi ini menjadikan kebijakan IPAL rumah sakit menarik untuk diteliti dengan mempertanyakan: bagaimana hasil evaluasi dampak kebijakan ini menyangkut bahaya dan risiko bagi civitas hospitalia. Penelitian kualitaif dengan substansi implementasi kebijakan lingkungan hidup ini merupakan penelitian deskriptif-analitik dalam bingkai analisis kebijakan, dan dilaksanakan di empat rumah sakit yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan responden yang diambil secara purposif (purposive sampling). Analisis bahaya dan risiko dipakai panduan dari OHSAS 18001. Hasil penelitian menunjukkan adanya bahaya potensial (potential hazard) pada masing-masing peralatan IPAL, khususnya pada kolam penampungan awal, ekualisasi, dan lumpur. Sedangkan risiko berada pada tingkat substantial.
ANALISIS KEBIJAKAN BERBASIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT Sugeha, Benyamin
Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol 11, No 03 (2008)
Publisher : Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.436 KB)

Abstract

Latar belakang: Implementasi kebijakan internalisasi limbahcair rumah sakit secara adhoc berupa pembuatan instalasipengolahan air limbah (IPAL) telah menimbulkan keluhan darimasyarakat sekitar rumah sakit. Fenomena paradoksinternalisasi ini menarik untuk diteliti dengan mempertanyakanapakah implementasi kebijakan limbah cair rumah sakit tersebutergonomik.Metode: Penelitian deskriptif-normatif yang menunjang analisiskebijakan ini dilaksanakan di empat rumah sakit yang ada diDaerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Responden diambil secarapurposive (purposive sampling). Penelitian kualitatif ini mengikutialur proses dedukto-hipotetiko-verifikatif.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya IPAL di dalam rumahsakit menimbulkan kondisi tidak sehat, tidak aman, dan tidaknyaman bagi civitas hospitalia. Semuanya itu meverifikasi tidakserasinya hubungan sosio prosesual dengan tekno struktural.Dalam aspek analisis kebijakan secara ad hoc denganpembuatan IPAL limbah B3 dalam rumah sakit, menjadikan tidakergonomik, sehingga dapat menimbulkan bahaya dan risikobagi rumah sakit.Kesimpulan dan saran: Implementasi kebijakan yang tidakmemperhatikan lingkungan dimana kebijakan itu akan diterapkan,dapat menimbulkan kondisi yang tidak ergonomic. Perludisarankan agar pelaksana kebijakan memperhatikan grandtheory of policy implementation yang tidak hanya melihat faktorkebijakannya saja, tetapi juga organisasi/pelaku dan lingkungandimana kebijakan akan diterapkan.Kata kunci: kebijakan internalisasi, IPAL, paradoks internalisasi,ergonomik, grand theory of policy implementation