Articles

Found 34 Documents
Search

COMMON GRAMMATICAL ERRORS IN THE USE OF ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE: A CASE IN STUDENTS’ UNDERGRADUATE THESES Sugeng, Bambang
LITERA Vol 15, No 1: LITERA APRIL 2016
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v15i1.10415

Abstract

This study aims to find out the multitude of students? grammatical errors in their undergraduate theses and the learning materials needed to counter this problem. Thestudy was a survey involving 228 undergraduate theses from 28 English study programsfrom 17 out of the 34 provinces in Indonesia. Data analysis included grouping, counting,and ranking the data. The findings show that errors rank as follows: verb groups, finiteverbs, subject-verb concords, predicates, concords of nouns, concords of numbers, clauses,passive voice, and word choices. The common-core grammar materials, which containinter-lingual implications, are recommended to be used as a potential solution to improve the quality of undergraduate thesis writing for students of the English study program.Keywords: inter-language, grammatical errors, common-core grammar
PROJECT-BASED LEARNING USING ALFA ZONE APPROACH AND LEARNING OUTCOME ON VOCATIONAL STUDENTS OF ACCOUNTING Nismawati, Nismawati; Sunaryanto, Sunaryanto; Sugeng, Bambang
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 3: September 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Berbasis Proyek dengan Pendekatan Zona Alfa dan Hasil Belajar Siswa Kejuruan AkuntansiAbstract: This study aims to determine the effectiveness of project-based learning with alpha zone approach on the student's learning outcomes in accounting vocational training. The research design uses non-randomized control group pretest-posttest design. This Research is conducted on students of SMK Buol totaling 103 students. Convinience sampling is used by using sampling or determine the experimental class and control class. Data were analyzed using T Test. The results showed that there were differences between the learning outcomes of students in the experimental class and the control class project-based learning approach is more effective than the alpha zone on project-based learning without an alpha zone.Key Words: project-based learning, alpha zone, learning outcomesAbstrak: Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan zona alfa terhadap hasil belajar siswa pada mata diklat kejuruan akuntansi. Rancangan penelitian ini menggunakan Nonrandomized Control Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilakukan pada siswa SMK Se-Kabupaten Buol yang berjumlah 103 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Convinience Sampling atau menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yakni pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan zona alfa lebih efektif dari pada pembelajaran berbasis proyek tanpa zona alfa.Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, zona alfa, hasil belajar
PENINGKATAN PENGUASAAN TATABAHASA BAHASA INGGRIS MAHASISWA JURUSAN BAHASA INGGRIS FBS UNY MELALUI PENDEKATAN COMMON CORE YANG TELAH DIMODIFIKASI Sugeng, Bambang; Supriyanti, Nury
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 36, No 1: Mei 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v36i1.4947

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan penguasaan tatabahasa dalam berbaha-sa Inggris. Bantuan ini berupa pembelajaran dengan menggunakan bahan common core dengan harapan mahasiswa bisa mengurangi kesalahan-kesalahan dasar yang mereka buat dalam tatabahasa bahasa Inggris. Penelitian menggunakan model penelitian tindakan dengan dua siklus, masing-masing siklus berjalan selama empat minggu. Penentuan jumlah siklus dilakukan pada akhir Siklus 2 ketika peneliti merasakan bahwa siklus tambahan tidak akan menghasilkan temuan yang berbeda. Sebelas mahasiswa Semester 1 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2005 berpartisipasi sebagai subjek penelitian. Dua macam data dijaring dengan menggunakan kuesioner dan tes. Kuesioner digunakan untuk data yang berhubungan dengan sikap dan perasaan mahasiswa selama berpartisipasi dalam penelitian. Tes dikembangkan menjadi Tes Awal, Tes Progres 1, dan Tes Progres 2 untuk data yang berhubungan dengan penguasaan tatabahasa. Temuan penelitian menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan penguasaan tatabahasa para peserta. Hal ini ditunjukkan dengan menurunnya kesalahan yang mereka buat saat Tes Awal (91), Tes Progres 1 (87), dan Tes Progres 2 (44). Data kuantitatif di akhir masa penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil meningkatkan penguasaan tatabahasa mereka pada tenses, s-ending untuk countable plural nouns, dan sejumlah punctuations. Data terakhir ini pula menunjukkan topik-topik yang masih sukar bagi mahasiswa: finite verbs dan determiners untuk uncountable nouns. Sejumlah temuan tambahan dari data kualitatif menunjukkan bahwa kebanyakan mahasiswa menyatakan menyukai bahan common core karena sifatnya yang sederhana, terinci, dan mudah dipahami.   Kata kunci: common core, kesilapan tatabahasa, minimum requirement, penguasaan bahasa
PENGUASAAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA BARU UNY TAHUN AKADEMIK 2005/2006 – 2009/2010 PADA KRITERIA TOEFL-LIKE Sugeng, Bambang
LITERA Vol 11, No 2: LITERA OKTOBER 2012
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v11i2.1063

Abstract

Four research questions are proposed related to (1) students? English proficiencylevels at the university and faculty levels, (2) their English proficiency levels in each study program, (3) their proficiency in Listening, Structure, and Reading, and (4) possible activities as follows-ups of the TOEFL-Like tests. Using the survey research design, the study involved 24,909 YSU new students of the academic years 2005?2009. Data were analyzed quantitatively using the mean, standard deviation, frequency, and percentages. The results are as follows. First, on the university level, students attain a mean score of 367 (intermediate) with a standard deviation of 50.65 (high homogeneity). On the faculty level,they attain a mean score of 378.81 (FMIPA), 372.83 (FISE), 367.18 (FT), 363.83 (FBS), 363.77 (FIP), and 356.44 (FIK). Second, highest scores are achieved by four study programs (400 or higher), the second by 13 study programs (375 ? 399), the third by 45 study programs (350 ? 374), and the lowest scores by eight study programs (349 or lower). Third, the score attainment is 35.5% (Reading), 31.25% (Structure), and 27.2% (Listening). Fourth, possible follow-up activities are elevation of students? TOEFL scores, course placements, improvement of MKU English, planning and implementation of international programs, and graduation requirement for S-1.
UJI KEASAMAN AIR DENGAN ALAT SENSOR PH DI STT MIGAS BALIKPAPAN karangan, jufriadi; Sugeng, Bambang; Sulardi, Sulardi
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2019): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.422 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i1.2065

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran alat uji sensor pH meter SKU SEN0161 untuk pengukuran tingkat keasaman air yang dipergunakan dilingkungan Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus yakni studi kasus kualitas air utilitas dan air domestic. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengujian keasaman air dengan alat ukur sensor pH meter SKU SEN0161 dengan kesalahan 1.65% dan tingkat akurasi 98.35% terhadap alat ukur pH standar. Dari hasil penelitian selanjutnya memberikan saran bahwa alat ukur sensor pH dapat digunakan sebagai alternative pengukuran keasaman air disamping pengukuran secara manual dengan kertas lakmus.The purpose of the study was to provide an overview of the pH meter sensor sensor test SKU SEN0161 for measuring the acidity of water used in the Balikpapan Oil and Gas Technology College. The research method used is a case study method that is a case study of the quality of utility water and domestic water. The results showed that testing the acidity of the water with a pH meter sensor measuring instrument SEN0161 with an error of 1.65% and an accuracy rate of 98.35% for a standard pH measuring instrument. From the results of further research, it is suggested that the pH sensor can be used as an alternative measurement of water acidity in addition to manual measurement with litmus paper.
METODE ARITMETIKA FORMULA BRAGG PADA PENGKAJIAN STRUKTUR KRISTAL BAJA SUPERALOI TIPE F1, A2 DAN A2-APS. Yunasz, Iing Farihin (Parikin); Dani, Mohammad; Sugeng, Bambang; Permatasari, Novita Dwi; Ahda, Syahfandi; Sukaryo, Sulistioso Giat
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 3 (2018): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v12i3.3018

Abstract

Perekayasa material BATAN telah berhasil mensintesis serial baja superaloi tipe Austenitik (A2) dan tipe Feritik (F1). Beberapa bahan telah dilakukan treatments dengan memvariasi waktu penyinaran menggunakan arc plasma sintering (APS). Dalam studi ini dilakukan pengukuran difraksi sinar-X untuk menginvestigasi bentuk bangun struktur kristal dan parameter kisi dari baja feritik F1, baja austenitik A2 dan baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik penyinaran. Perhitungan dilakukan menggunakan formula Bragg dengan  membandingkan deret aritmetika (hitung) S2 dan jarak interplanar dhkl. Diketahui bahwa:  baja feritik F1 berstruktur body centered cubic (BCC) dengan parameter kisi a = 2,87 Å. Baja austenitik A2 berstruktur  face centered cubic (FCC) dengan parameter kisi a = 3,59 Å. Baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik berstruktur  face centered cubic (FCC) dengan parameter kisi a = 3,60 Å. Pengamatan struktur mikro permukaan bahan menggunakan Mikroskop Optik (OM) dan Mikroskop Elektron (SEM) memperlihatkan mikrografi yang menarik. Mengasumsikan kondisi proses peleburan (casting) sama, kedua tipe bahan uji memiliki struktur cor yang mirip. Baja feritik F1 menampakkan batas butir (grain boundary) yang lebih halus jika dibandingkan dengan batas butir dalam baja austenitik A2 yang cenderung terlihat lebar garis batasnya. Sedang baja austenitik A2 yang disintering APS selama 2 detik, menampakkan pola butiran yang semula memanjang berubah struktur butiran (grain)-nya menjadi agak bulat-bulat (globular). Uji SEM memetakan sebaran presipitat pada baja feritik F1 di batas butir dan di dalam butir, sedangkan pada baja autenitik A2 tersebar di batas butir saja. Spektrum EDX menunjukkan komposisi presipitat pada baja feritik F1 meliputi C, Cr, dan Fe. Sedangkan pada baja austenitik A2: C, Cr, Fe, dan Ni. Dimungkinkan, krom karbida (Cr23C6) terbentuk sebagai precipitat di batas butir, karena bahan didominanasi konten unsur Cr dan C.Kata Kunci : feritik F1, austenitik A2, XRD, aritmetika, formula Bragg, struktur mikro.
STRUKTUR KRISTAL DAN KONDUKTIVITAS IONIK PADA KOMPOSIT SUPERIONIK AGI-AG HASIL SPUTTERING Kartini, Evvy; Nikmatin, S.; Sugeng, Bambang; Handayani, Ari; Suminta, Supandi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 7, No 2: FEBRUARI 2006
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jsmi.2006.7.2.5005

Abstract

STRUKTUR KRISTAL DAN KONDUKTIVITAS IONIK PADA KOMPOSIT SUPERIONIK AgI-Ag HASIL SPUTTERING. Telah dilakukan pendeposisian Ag terhadap kristalin AgI agar diperoleh bahan superionik yang memiliki konduktifitas tinggi pada suhu ruang. Untuk tujuan ini, kristalin AgI telah dimodifikasi dengan cara pendeposisianAgmelalui teknik Sputtering selama 45 menit dan 60 menit. Komposit superionik baru yang dihasilkan adalah AgI-Ag. Hasil pola difraksi sinar-x pada temperatur ruangmenunjukkan terjadinya transformasi struktur sebagian dari ?-AgI (Face Center Cubic / FCC) menjadi ?-AgI (Hexagonal). Hasil pendeposisian menunjukkan peningkatan konduktivitas ionik dari ~ 10-7 S/cm pada kristalin AgI menjadi ~ 10-3 S/cm pada komposit superionik AgI-Ag. Sementara itu dari hasil pengujian kekerasan dan densitas menunjukan adanya penurunan dengan lama waktu pendeposisian.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMKN 1 KANDANGAN KALIMANTAN SELATAN Puspitaningsih, Arin Ika; Sugeng, Bambang
LingTera Vol 1, No 1: Mei 2014
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.014 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang implementasi pendidikan karakter pada kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris yang telah dilaksanakan oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 1 Kandangan, Kalimantan Selatan. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Subjek penelitian ini adalah tiga orang guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan enam orang siswa. Objek penelitian ini adalah proses kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris yang terdiri atas aktivitas verbal dan nonverbal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan dan wawancara. Instrumen pengumpulan data terdiri atas pedoman pengamatan dan pedoman wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman. Tahap analisis data tersebut mencakup data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan 10 nilai karakter pada kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris.  Guru di SMKN 1 Kandangan telah mengimplementasikan 10 nilai karakter pada kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai pelaksanaan dari Silabus mata pelajaran. Nilai-nilai karakter tersebut adalah religiusitas, toleransi, kedisiplinan, kerja keras, kemandirian, demokrasi, kekomunikatifan, kedamaian, kegemaran membaca, dan kekreatifan. Implementasi nilai-nilai karakter tersebut tercermin pada kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris secara keseluruhan, yaitu kegiatan awal, inti, dan penutup pembelajaran. Kata kunci: pendidikan karakter, pembelajaran Bahasa Inggris
THE USE OF ENGLISH OF THE TEACHERS AND STUDENTS AT STATE JUNIOR HIGH SCHOOL 1 MAGELANG (A PILOT INTERNATIONAL STANDARD SCHOOL) Widayanti, Sukasih Ratna; Sugeng, Bambang
LingTera Vol 1, No 1: Mei 2014
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.776 KB)

Abstract

This study is aimed at describing the use of English of the teachers and students at State Junior High School 1 Magelang as a pilot international standard school. The objectives of this study are (1) to find out the frequencies and percentages of the use of English spoken by teachers and students and (2) to describe the types of the occurrence of English sentences, clauses, and phrases spoken by teachers and students. This study was descriptive-qualitative. The subjects were two teachers and forty-eight students of 8B and 8C in State Junior High School 1 Magelang in the school year 2010/2011. The object of this study was the transcript of teachers and students’ utterances indicating the use of English during teaching and learning process in the classroom. The data were collected through observation and audio-taped of the teaching and learning processes. The results of the study are as follows. First, the teachers’ frequencies and percentages of English sentences are 176 sentences from the total number of 220 sentences or 80%, while the students’ frequencies and percentages of English sentences are 72 sentences from the total of 92 sentences or 78.26 %. Both the teachers’ and the students’ quality of English is very good since they make only a few incorrect English sentences. Second, the four types of English sentences are declarative, imperative, interrogative, and exclamatory; the two types of clauses found in English sentences are independent clauses and dependent clauses; and the four types of phrases found in English sentences are noun phrases, verb phrases, adjective phrases, and prepositional phrases. Keywords: the use of English, pilot international standard school
PENGARUH MENONTON ACARA BERBAHASA INGGRIS, LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL, DAN DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA Rahayu, Varida Waty; Sugeng, Bambang
LingTera Vol 1, No 1: Mei 2014
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.351 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh menonton tayangan televisi berbahasa Inggris terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP/MTs di Kecamatan Satui. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat di Kecamatan Satui yang terdiri atas 671 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple proportional random sampling. Temuan penelitian adalah sebagai berikut. (1) Terdapat pengaruh yang positif menonton tayangan televisi berbahasa Inggris terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa dengan nilai F regresi sebesar 17,154 dan signifikasi 0,000 (p < 0,05). (2) Terdapat pengaruh positif lingkungan tempat tinggal terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa dengan nilai F regresi sebesar 19,331 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). (3) Terdapat pengaruh positif dukungan orang tua terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa dengan nilai F regresi sebesar 24,651 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). (4) Terdapat pengaruh positif menonton tayangan televisi berbahasa Inggris, lingkungan tempat tinggal, dan dukungan orang tua terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa secara bersama-sama dengan nilai F regresi sebesar 12,606 dan signifikansi pada 0,000 (p < 0,05). Kata kunci: tayangan televisi berbahasa Inggris, lingkungan tempat tinggal, dukungan orang tua, hasil belajar