p-Index From 2015 - 2020
18.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Teknik Mesin Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education AGRISAINS JURNAL MAGISTER HUKUM UDAYANA MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL JURNAL BISNIS STRATEGI JURNAL SAINS PEMASARAN INDONESIA Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi JIP (Jurnal Industri dan Perkotaan) Aceh International Journal of Science and Technlogy Jurnal Teknik Sipil Diponegoro Journal of Management Jurnal Ekologi Kesehatan Spirakel Jurnal Vektor Penyakit Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang JURNAL WIDYA MEDIKA JWEM (Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil) Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Kesehatan Masyarakat Kreano Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy Rekayasa Mesin Jurnal Riset Kesehatan Journal of Enviromental Engineering and Sustainable Technology Indonesian Journal of Human Nutrition Jurnal Teknik Pengairan Program Kreativitas Mahasiswa - Teknologi Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Agritech Biomedika JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Cerdas Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Manajemen dan Pemasaran Jasa Jendela Olahraga Journal of Sport Sciences and Fitness Indonesian Journal of History Education Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Jurnal Sistem Kesehatan Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Gizi dan Kesehatan Teras Jurnal Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Civil Engineering Dimension Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman The Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan (Journal of Archive in Civil Engineering and Planning) Jurnal Eksplora Informatika Jurnal Pendidikan Guru Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta JEM17: Jurnal Ekonomi Manajemen Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Indonesian Journal of Medicine Amerta Nutrition JUARA : Jurnal Olahraga SCIENTIA JOURNAL Gorontalo Journal of Public Health Jurnal Folium JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Techno-Fish Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal Entomologi Indonesia The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Matriks Teknik Sipil Arthavidya Jurnal Ilmiah Ekonomi YARSI Medical Journal Jurnal LEX SPECIALIS DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) JHeS (Journal of Health Studies) JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan International Journal for Educational and Vocational Studies Human Care Journal Jurnal Komunikasi Pendidikan Industrial Engineering Journal (IEJ) Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health KURVATEK Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Daur Lingkungan JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal Teknik Informasi dan Komputer (Tekinkom) Jurnal Bina Manajemen Fokus BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Jurnal Ilmu Pengetahuan dan teknologi
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Jurnal Teknik Sipil

UJI MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE BINDER COURSE (AC-BC) DENGAN TAMBAHAN PARUTAN BAN BEKAS Khairani, Cut; Saleh, Sofyan M.; Sugiarto, Sugiarto
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 3, Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2985.977 KB) | DOI: 10.24815/jts.v1i3.9995

Abstract

Abstract : Endurance of asphalt concrete pavement on traffic load and temperature depends on the type and composition of aggregates, asphalt and filler used. Many attempts have been made to improve the quality of the mixture, such as using modified asphalt. Modified asphalt made by mixing asphalt pen. 60/70 with addition material. In this research, we used crumb rubber as an aggregate substitute material on AC-BC mixture. This study aims to determine the influence of additional substitution of used crumb rubber. The first step of the research is to find the optimum asphalt content (OAC), then add the crumb rubber as an aggregate substitute material from 0%, 1%, 2%, 3%, 4% and 5% to the weight of the mixture. The results showed that the percentage of crumb rubber influenced Marshall parameters value, especially the value of stability, VIM and VMA at 5.285% asphalt content. The highest stability value was found in the mixture of 2% crumb rubber is 1128.48 Kg. The highest VIM value is in the 5% mixture of the used crumb rubber is 16.94%. The highest VMA value is in the 5% mixture of the used crumb rubber is 27.88% and the highest flow value is in the 5% crumb rubber mixture of 4.97 mm. However, in MQ value increase and decrease that happened very big. No big changes in the density and VFA values for all substitutions of crumb rubber. For the durability value of AC-BC mixture with crumb rubber variation 90% requirement only on crumb rubber 1%.Abstrak: Ketahanan perkerasan beton aspal terhadap beban lalulintas dan temperatur sangat tergantung pada jenis dan komposisi agregat, aspal serta filler yang digunakan. Banyak usaha telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas campuran, salah satunya dengan menggunakan aspal modifikasi. Aspal modifikasi dibuat dengan mencampur aspal pen. 60/70 dengan bahan tambah. Pada penelitian ini bahan tambah yang digunakan adalah parutan ban karet bekas sebagai bahan pengganti agregat pada campuran AC-BC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tambahan ban karet bekas sebagai bahan pengganti agregat. Tahapan awal penelitian adalah mencari Kadar Aspal Optimum (KAO), kemudian dilakukan penambahan parutan ban karet bekas sebagai bahan pengganti agregat mulai dari 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dan 5% terhadap berat campuran. Dari hasil penelitian menunjukkan penambahan persentase parutan ban bekas mempengaruhi nilai parameter Marshall, terutama nilai stabilitas, VIM dan VMA pada kadar aspal 5,285%. Nilai stabilitas tertinggi didapat pada campuran 2% parutan ban bekas yaitu 1128,48 Kg. Nilai VIM tertinggi ada pada campuran 5% parutan ban bekas yaitu 16,94%. Nilai VMA tertinggi ada pada campuran 5% parutan ban bekas yaitu 27,88% dan nilai flow tertinggi ada pada campuran 5% parutan ban bekas yaitu 4,97 mm. Namun pada nilai MQ kenaikan dan penurunan yang terjadi sangat besar. Nilai Density dan VFA tidak terjadi perubahan yang besar untuk semua substitusi variasi parutan ban. Untuk nilai durabilitas campuran AC-BC dengan variasi parutan ban yang memenuhi persyaratan 90% hanya pada pemakaian parutan ban 1%.
STUDI TINGKAT PELAYANAN SIMPANG TUJUH ULEE KARENG DENGAN MERENCANAKAN BUNDARAN (ROUNDABOUT) MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE SIMULASI VISSIM 6.00-02 Basin, Defry; Sugiarto, Sugiarto; Anggraini, Renni
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.539 KB)

Abstract

Abstract: Simpang Tujuh Ulee Kareng is the complex intersections wite to consisting of seven roads without the traffic arrangements, so it cause delay an traffic jam . The purpose of this research was to create a traffic engineering of the Simpang Tujuh Ulee Kareng from an invisible intersection into an intersection with a roundabout. There are teo kind of roundabout, roundabout that planned using MKJI and roundabout that have planned by RTBL.  The data collected was road geometric data, traffic volume and spot speed. Traffic volume data was captured by video camera and speed data taken by speedgun tool. This planning captured the peak hour volume (VPH) of the observed volume and simulated to the VISSIM 6.00-22 software. For the MKJI roundabout plan, the average dynamic capacity is 6375 vehc /hour. For the RTBL plan roundabout, the average dynamic capacity is 9563 vehc/hour. At the roundabout of the MKJI plan, the average delay is 2,00 seconds, while the RTBL is 1,39 seconds. For the calculation of Degree of Saturation (DS) is obtained from the division of the flow of the braided portion with the capacity. On the average MKJI DS of 0.40 while the RTBL of 0.30. The Queue Opportunity at the MKJI plan roundabout obtained from the reading of the MKJI chart is 6% -13.5%, while the RTBL queue opportunity is 3.2% -7.8%. Based on the result of the research, it is known that the roundabout planning at Simpang Tujuh Ulee Kareng using roundabout is the right step because it can give the level of service of road A, either planned roundabout based on MKJI or roundabout planned by RTBL. Abstrak: Simpang Tujuh Ulee Kareng merupakan persimpangan dengan jumlah pertemuan ruas jalan yang paling banyak di Kota Banda Aceh tanpa adanya pengaturan lalu lintas, sehingga mengakibatkan terjadi tundaan dan kemacetan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah rekayasa lalu lintas dari simpang tak bersinyal menjadi persimpangan dengan bundaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah rekayasa lalu lintas terhadap Simpang Tujuh Ulee Kareng dari simpang tak bersinyal menjadi sebuah persimpangan dengan bundaran, yaitu bundaran yang akan direncanakan berdasarkan demand kendaraan saat ini menggunakan MKJI dan bundaran yang direncanakan oleh Dinas Cipta Karya bagian Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL). Data yang dikumpulkan adalah data geometrik jalan, volume lalu lintas dan kecepatan setempat. Data awal yang digunakan untuk adalah volume jam puncak (VJP) dari volume yang diamati dan kemudian disimulasikan ke software VISSIM 6.00-22. Untuk bundaran rencana MKJI, kapasitas dinamis rata-rata sebesar 6375 kend/jam. Untuk bundaran rencana RTBL, kapasitas dinamis rata-rata sebesar 9563 kend/jam. Pada bundaran rencana MKJI, tundaan rata-rata sebesar 2,00 detik, sedangkan RTBL 1,39 detik. Untuk perhitungan Derajat Kejenuhan (DS) didapat dari pembagian arus bagian jalinan dengan kapasitas. Pada MKJI DS rata-rata sebesar 0,40, sedangkan RTBL sebesar 0,30. Peluang Antrian pada bundaran rencana MKJI yang didapat dari pembacaan grafik MKJI adalah 6%-13,5%, sedangkan RTBL peluang antrian sebesar 3,2%-7,8%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan bundaran pada Simpang Tujuh Ulee Kareng menggunakan bundaran adalah langkah yang tepat karena mampu memberikan tingkat pelayanan jalan A, baik itu bundaran yang direncanakan berdasarkan MKJI maupun bundaran yang direncanakan oleh RTBL.
KINERJA DAN TINGKAT PELAYANAN SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG REMI KOTA LANGSA Iqbal, Iqbal; Sugiarto, Sugiarto; Isya, Muhammad
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.51 KB)

Abstract

Abstract: Simpang Remi is one of the signalized intersection with 4 arms that located in Langsa city. Previously this intersection was a non signalized  intersection, and then made into a signalized intersection. This intersection is connects to a public places such as downtown, schools, offices and others. This study aims to evaluate the performance and Level of Service intersections in the existing conditions. The data used for the primary data are geometric survey of existing intersection in the field, traffic volume data, and speed that is used to input data on VISSIM simulation devices. The method of analysis used in this research is by using MKJI and VISSIM 6.02. The highest peak hour volume is located at North Sudirman Road that is 424 pcu/hour. The performance and level of service at this intersection is by using a methods from MKJI 32 second/pcu while using VISSIM software is 33 second/pcu with LOS produced for the both methods is D. Abstrak: Simpang Remi merupakan simpang bersinyal berlengan 4 di kota Langsa. Simpang ini dulunya merupakan simpang tak bersinyal, lalu kemudian dibuat menjadi simpang bersinyal. Simpang ini menghubungkan ke tempat-tempat umum seperti pusat kota, sekolah, perkantoran dan lain- lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan Level of service simpang bersinyal pada kondisi saat ini. Data yang dipakai untuk data primernya adalah survei geometrik persimpangan yang ada di lapangan, data volume lalu lintas, serta kecepatan yang dipakai untuk menginput data pada perangkat simulasi VISSIM. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan MKJI dan VISSIM 6.02. Volume jam puncak tertinggi terdapat pada Jalan Sudirman Utara yaitu 424 smp/jam. Kinerja dan tingkat pelayanan pada simpang bersinyal adalah dengan metode MKJI 32 det/smp sedangkan dengan menggunakan perangkat lunak VISSIM 33 det/smp dengan LOS yang dihasilkan untuk kedua metode adalah D.
MODEL ARUS JENUH DASAR PADA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS PADA SIMPANG DENGAN LENGAN EFEKTIF SATU DAN DUA LAJUR DI BANDA ACEH) Muntazar, Muntazar; Isya, Muhammad; Sugiarto, Sugiarto
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.874 KB)

Abstract

Isolated signalized intersection plays an important role in distributing traffic movements at intersection. The main functions of the intersection are not only to reduce potential conflicts of flow (safety) but also to avoid concentrations of flow (breakdowns). An Optimal operation of intersection becomes the main focus of traffic experts as consequence of the worsening traffic condition due to highly private vehicle usage. Using video tape data recorded in Banda Aceh, therefore, this study aims to explore the influence of exogenous variables such as the intersection geometric and the traffic composition on determining base saturation flow rate at medium size signalized intersection. In this study, the concept of non-lane based traffic movement is used to observe interactions and movements among vehicles within traffic. Synchronous linear regression (SLR) approach is further applied to model and calibrate unknown model parameters. Two models are proposed in this study including without and with intercept. Findings from empirical results show that SFR models are So=421W and So=811+292W for the model without and with intercept, respectively. Results from validation further reveals that RMSPE value is about 0.8-2.6% and RMSE approximately 202-337 PCU/hr.Noted that proposedmodels are only valid for medium size intersection with effective legswidth to be varied from 3 to 8m.Abstrak: Simpang memiliki peranan penting dalam menyalurkan pergerakan lalu lintas dari berbagai pertemuan arus pergerakan di persimpangan. Fungsi utama simpang adalah mengurangi potensi konflik (safety) dan mengurangi konsentrasi arus (breakdown). Pengoperasian simpang yang optimal menjadi focus utama para ahli rekayasa lalu lintas seiring dengan memburuknya operasional lalu lintas yang disebabkan tingginya pengguna kendaraan pribadi. Menggunakan video data yang direkam di Banda Aceh, penelitian ini bertujuan mengekplorasi pengaruh variable eksogen seperti layout geometric simpang dan komposisi aliran lalu lintas terhadap arus jenuh dasar pada simpang bersinyal terisolasi. Konsep pergerakan kendaraan perlebar efektif lengan simpang (non-lane based movement) digunakan untuk mengamati interaksi dan pergerakan antar kendaraan. Metode Synchronous linear regression (SLR) digunakan untuk memodelkan dan mengkalibrasi koefisien model. Dua model diusulkan pada penelitian ini, yaitu dengan dan tanpa konstanta intercept. Dari hasil empiris diperoleh So=421W untuk model tanpa intercept dan So=811+292W dengan intercept. Dari hasil validasi menunjukkan RMSPE sebesar 0.8-2.6% dan RMSE sekitar 202-337 SMP/jam. Model ini valid untuk simpang dengan lebar efektif lengan simpang bervariasi dari 3-8m.
STUDI DAMPAK LALU LINTAS KAWASAN AKIBAT PEMBANGUNAN JALAN LAYANG (FLYOVER) SIMPANG SURABAYA DAN JALAN LINTAS BAWAH (UNDERPASS) KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Ariansyah, Dedek; Sugiarto, Sugiarto; Saleh, Sofyan M.
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.181 KB)

Abstract

Abstract: Increased vehicle ownership rates in Banda Aceh cause transportation problems, namely congestion. One point with a fairly high level of congestion is the area Simpang Surabaya and Simpang Kuta Alam. The capacity of roads that began to not be able to serve the flow of vehicles through it and due to limited land in the two intersections, the Government of Aceh decided to build a Flyover at Simpang Surabaya and build a Underpass at Simpang Kuta Alam. This development caused congestion and increased loading in several roads around the development area. The purpose of this research is to analyze the impact of traffic caused by the construction of Flyover and Underpass during construction period. This study uses the method of MKJI. The location of this research lies in the road segment that is imposed due to the development of Flyover and Underpass. The data collected are local road geometric, volume and speed data. Volume of peak hours and average space velocity ie On Jalan TM Hasan for 1,951 smps / hour and 30.75 km / h, Jalan T. Hasan Dek for 2,668 smps / hour and 22.50 km / h, and Jalan T. Iskandar for 1,243 smp / hour and 31,16 km / hour. Abstrak: Tingkat kepemilikan kendaraan yang terus bertambah di Kota Banda Aceh menyebabkan permasalahan transportasi yaitu kemacetan. Salah satu titik dengan tingkat kemacetan yang cukup tinggi adalah kawasan Simpang Surabaya dan Simpang Kuta Alam. Kapasitas jalan yang mulai tidak mampu melayani arus kendaraan yang melaluinya dan karena keterbatasan lahan di kedua simpang tersebut, maka Pemerintah Aceh memutuskan untuk membangun Flyover pada Simpang Surabaya dan membangun Underpass pada Simpang Kuta Alam. Pembangunan ini menimbulkan kemacetan dan meningkatnya pembebanan di beberapa ruas jalan di sekitaran kawasan pembangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dampak lalu lintas yang ditimbulkan akibat pembangunan Flyover dan Underpass pada masa konstruksi. Studi ini menggunakan metode dari MKJI. Lokasi penelitian ini terletak pada ruas jalan yang mengalami pembebanan akibat pembangunan Flyover dan Underpass. Data yang dikumpulkan adalah data geometrik jalan, volume dan kecepatan setempat. Volume jam puncak dan kecepatan rata-rata ruang yaitu Pada Jalan T. M. Hasan sebesar 1.951 smp/jam dan 30,75 km/jam, Jalan T. Hasan Dek sebesar 2.668 smp/jam dan 22,50 km/jam, dan Jalan T. Iskandar sebesar 1.243 smp/jam da 31,16 km/jam.
MODEL BANGKITAN PERGERAKAN PENGGUNA SEPEDA MOTOR BERDASARKAN AKTIVITAS MANDATORY DI KOTA LHOKSEUMAWE Pramanda, Heru; Anggraini, Renni; Sugiarto, Sugiarto
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.539 KB)

Abstract

Abstract: The increasing population and number of vehicles, especially motorcycles ownership in Lhokseumawe city raises complex traffic problems especially not accompanied by the addition of facilities. The activities influence the movement of the motorcycle. Several factors can affect the movement that is social demographic of individuals or families, accessibility and so on. This study aims to analyze the characteristics of the movement of the motorcycle and the factors that influence to obtain the trip generation model of motorcycle users in Lhokseumawe city. The primary survey conducted with questionnaires in 400 families residing in Lhokseumawe city covers four subdistricts, namely Banda Sakti, Muara Satu, Muara Dua, and Blang Mangat. Modelling the trip generation of motorcycle users for each subdistrict and each activity modelling used multiple linear regression analysis. Calibration parameters used OLS methode (Ordinary Least Square) with the SPSS-19. The results of this study were obtained two (2) groups of movement activity model in Lhokseumawe, namely the mandatory activity which variables that affect the movement of motorcycle users include: age, family income (Rp. 5 million to Rp. 7.5 million) and SIM ownership. Abstrak: Meningkatnya pertumbuhan penduduk dan jumlah kepemilikan kendaraan khususnya sepeda motor di kota Lhokseumawe menimbulkan permasalahan lalu lintas yang kompleks apalagi tidak disertai dengan penambahan fasilitas. Adanya aktivitas menimbulkan pergerakan pengguna sepeda motor. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan yaitu sosial demografi dari individu atau keluarga, aksesibilitas dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pergerakan pengguna sepeda motor dan faktor yang mempengaruhinya sehingga didapatkan model bangkitan pergerakan pengguna sepeda motor di kota Lhokseumawe. Survei primer dilakukan dengan pengisian kuesioner pada 400 KK yang berdomisili di kota Lhokseumawe mencakup 4 kecamatan yaitu Banda Sakti, Muara Satu, Muara Dua, dan Blang Mangat. Pemodelan bangkitan pergerakan pengguna sepeda motor per masing-masing kecamatan dan masing-masing aktivitas digunakan pemodelan analisis regresi linier berganda. Kalibrasi parameter regresi digunakan metode OLS (Ordinary Least Square) dengan bantuan software SPSS-19. Hasil dari penelitian ini diperoleh 2 (dua) kelompok model aktivitas pergerakan di Kota Lhokseumawe yaitu pada aktivitas mandatory, variabel-variabel yang mempengaruhi pergerakan pengguna sepeda motor antara lain : umur, penghasilan keluarga (Rp. 5 juta s/d Rp. 7,5 juta) dan kepemilikan SIM.
ANALISA PROBABILITAS PEMILIHAN MODA ANTARA MOBIL PRIBADI, ANGKUTAN UMUM MINIBUS AC, DAN MINIBUS NON AC (STUDI KASUS B. ACEH-LHOKSEUMAWE) Suswati, Dewi; Anggraini, Renni; Sugiarto, Sugiarto
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.775 KB)

Abstract

Abstract: Improvement of public transportation in serving society became requirement and inevitability, because it will be impact on the competition between of public transportation intercity. Banda Aceh as the capital connected with other cities in the process of commodity distribution and handles the passengers, one of the cities is Lhokseumawe which located between Banda Aceh and Medan. The purpose of this paper is to analyze modes selection model between private cars and public transport. In this study there are three modes to be review between private cars, minibus with AC and minibus without AC. Data collection done by survey and distributing questionnaires which have been designed on stated preference methods, each mode of transportation to be as base outcome. Model based discrete choice and analyzed by multinomial logit model approach with using software STATA 10. The results showed that value of the utilities on each modes are (0) private cars base outcome: minibus with AC utility = 0,66, and minibus without AC utility = -7,76, (1) minibus with AC base outcome: private cars utility = 1,72, and minibus without AC utility = -7,76, (2) minibus without AC base outcome: private cars utility = 10,23, and minibus with AC utility = 9,23. Probability of transportation elected which be used based on the utilities of each modes are:  P (private car) = 34,11%, P (minibus with AC) = 15,22%, and P (minibus without AC) = 50,68%. Abstrak: Peningkatan moda transportasi umum dalam melayani pergerakan masyarakat menjadi suatu keharusan dan tak terhindarkan, sehingga akan berdampak pada terjadinya kompetisi antar moda angkutan umum penumpang antar kota. Dalam proses distribusi barang dan penumpang Kota Banda Aceh terhubung dengan kota-kota lain, salah satunya adalah Kota Lhokseumawe yang berada diantara Banda Aceh dan Medan. Penelitian ini bertujuan menganalisis besaran kebutuhan setiap moda melalui pembangunan model pemilihan moda antara kendaraan pribadi dan angkutan umum. Dalam penelitian ini terdapat tiga moda yang dikaji, yaitu moda mobil pribadi, minibus AC dan minibus non AC. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei dan kuesioner. Kuesioner didesain dengan metode stated preference. Pembangunan model dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak STATA 10 dan masing-masing moda angkutan dijadikan sebagai base outcome (pembanding). Model berbasis model pemilihan diskret dianalisis dengan pendekatan multinomial logit model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai utilitas pada masing-masing moda yaitu untuk base outcome mobil pribadi dengan nilai utilitas minibus AC = 0,66, dan nilai utilitas minibus non AC = -7,76, untuk base outcome minibus AC dengan nilai utilitas mobil pribadi = 1,72, dan nilai utilitas minibus non AC = -7,76, serta untuk base outcome minibus non AC dengan nilai utilitas mobil pribadi = 10,23, dan nilai utilitas minibus AC = 9,23. Diperoleh probabilitas terpilihnya moda transportasi yang akan digunakan berdasarkan utilitas masing-masing moda yaitu sebagai berikut: P(mobil pribadi) = 34,11%, P(minibus AC) = 15,22%, dan P(minibus non AC) = 50,68%.
ASSESMEN AKTUAL KAPASITAS JALAN PADA SEGMEN BOTTLENECK SISTEMATIS DENGAN PENDEKATAN METODE SIMULASI Sugiarto, Sugiarto; Furqan, Zianul
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.725 KB)

Abstract

Abstract:Increasing the demand of travelers and limited of road supplies are the main crucial problem which is produced transportation related impact such as congestion and crashes. Congestion mainly occurs along urban corridors not only at junctions but also at potential bottlenecks which are temporal capacity of the road diminishing in most cases. The aims of this work is to assess the actual capacity and travel speed at the location of systematic bottleneck by governing simulation approach so called VISSIM 5.40. A selected area of study was at Jalan T. Nyak Ariefin particular at the position of Lamnyong intersection, Banda Aceh (±KM.6). It found that the assessment of the bottleneck capacity at the highest value of 1455 PCU/h (dropped 9-12 per cent) compared to normal condition. Equally patterns, travel speed reduced to 11 km/h or deteriorated to 4-9 per cent. As for the bound of accuracy, validation was conducted by comparing the MOEs value between observed and obtained from the simulator. The validation error was point out 9%, 9%, and 10% for hourly flow rate, travel speed, and travel time respectively, and the validation error denoted that less than 15%. It means that the MOEs value resulted from VISSIM 5.40 simulator is considerably acceptable in particular for practical purposes.     Keywords : congestion, capacity reduction, bottleneck, VISSIM 5.40, MOEs, Validation.  Abstrak: Tingginya permintaan perjalanan (demand) dan terbatasnya ketersediaan infrastruktur jalan menyebabkan permasalahan serius seperti kemacetan dan kecelakaan. Lokasi kemacetan pada jaringan jalan perkotaan tidak hanya terjadi di persimpangan (intersection) namun juga sering terjadi pada lokasi-lokasi yang memiliki potensi terjadinya penyempitan kapasitas (bottleneck). Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan assesmen terhadap aktual kapasitas dan kecepatan aliran lalu lintas pada segmen bottleneck sistematis dengan pendekatan metode simulasi menggunakan VISSIM 5.40. Lokasi penelitian dilakukan di Jalan T. Nyak Arief tepatnya di ruas penyempitan jalan simpang Lamnyong, Banda Aceh (±KM.6). Hasil assesmen menunjukkan bahwa pada segmen bottleneck kapasitas terprediksi adalah 1455 smp/jam (terjadi penurunan kapasitas sebasar 9-12%) dari kondisi normal, dan kecepatan pada bottleneck teramati menjadi 11 km/jam, atau terjadi penurunan kecepatan sebesar 4-9%. Hasil validasi menunjukkan deviasi antara teramati dan hasil simulasi untuk volume lalu lintas 9 %, kecepatan 9 % dan waktu perjalanan 10 %. Ketiga parameter tersebut memperlihatkan deviasi hasil validasi dibawah 15%. Maka Measurement Of Effectiveness (MOEs) dengan simulasi VISSIM 5.40 dapat diterima terutama untuk tujuan praktis.Kata kunci : Kemacetan, penurunan kapasitas, bottlenecks, VISSIM 5.40, MOEs, validasi.
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN W.R. SUPRATMAN AKIBAT AKTIVITAS PARKIR DI PASAR PEUNAYONG, BANDA ACEH Ofansha, Riza; Sugiarto, Sugiarto; Anggraini, Renni
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.565 KB)

Abstract

Abstract: W.R. Supratman road was one of the collector road which has an important role in supporting the development of the trade and services sector in the city of Banda Aceh. However, the use of space in the area of trade is not in accordance with the allocation, because it is along the street collectors, so it was resulting friction to the traffic flow and frequent utilization of road section as a place of trade and parking from commerce activities in that area so it reduced the capacity of the roads. This research was conducted to find out if the market activity very influential towards the road level of service at W.R. Supratman road and how the handling scenario of congestion that occurs on W.R. Supratman road due to market activity. Level of service analysis this way used MKJI Methods. The data required, namely the volume of traffic, side friction, travel time, and geometric way. Secondary data was a population and the location of the research obtained from the relevant agencies. Based on the collection and processing of data, obtained of peak traffic volume occurring on Monday, October 17, 2016 at 07.00-08.00 am of 2080 upc/hr with side friction class was very high (1021 event/hr). Actual travel speed on existing conditions was 13.55 km/h and the degree of saturation was 0.97. DS value obtained 0.75; This proves the performance of the way have problems caused by the market activity. Analysis by scenario rearrangement of on-street parking earned DS of 0.58 and is proving to be a better road performance. Application of scenario off-street parking earned DS of 0.53. This proves the applicability of one of the two scenarios generated good road performance, but the application of off-street parking is the best option, because it produces a smaller value than the DS rearrangement of on street parking (0.53 0,58).Abstrak: Jalan W.R. Supratman merupakan salah satu jalan kolektor yang mempunyai peranan penting dalam mendukung perkembangan sektor perdagangan dan jasa di kota Banda Aceh. Namun, penggunaan ruang di kawasan perdagangan tidak sesuai dengan peruntukannya, karena berada di sepanjang jalan kolektor, sehingga menimbulkan hambatan bagi arus lalu lintas dan sering terjadi pemanfaatan ruas jalan sebagai tempat berdagang dan parkir akibat aktifitas perdagangan di kawasan tersebut sehingga mengurangi kapasitas ruas jalan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah aktivitas pasar sangat berpengaruh terhadap tingkat pelayanan jalan di Jalan W.R. Supratman dan bagaimana skenario penanganan kemacetan yang terjadi pada ruas Jalan W.R. Supratman akibat aktivitas pasar. Analisis tingkat pelayanan jalan ini menggunakan metode MKJI. Data yang dibutuhkan yaitu volume lalu-lintas, hambatan samping, waktu tempuh, dan geometrik jalan. Data sekunder berupa jumlah penduduk dan lokasi penelitian yang didapat dari instansi terkait. Berdasarkan pengumpulan dan pengolahan data, didapat volume puncak terjadi di hari Senin, 17 Oktober 2016 pada pukul 07.00-08.00 WIB sebesar 2080 smp/jam dengan kelas hambatan samping sangat tinggi (1021 kej/jam). Kecepatan tempuh aktual pada kondisi eksisting 13,55 km/jam dan derajat kejenuhan sebesar 0,972. Nilai DS yang diperoleh 0,75; ini membuktikan kinerja jalan memiliki masalah yang disebabkan adanya aktivitas pasar dikawasan tersebut. Analisis dengan skenario penataan ulang on-street parking didapat DS sebesar 0,58 dan ini membuktikan kinerja jalan menjadi lebih baik. Penerapan skenario off-street parking diperoleh DS sebesar 0,53. Hal ini membuktikan penerapan salah satu dari dua skenario tersebut menghasilkan kinerja jalan yang baik, namun penerapan pelarangan parkir (off-street parking) merupakan pilihan terbaik, karena menghasilkan nilai DS yang lebih kecil dari penataan ulang on street parking  (0,53 0,58).
TRAFFIC BREAKDOWN MECHANISM OF HIDDEN BOTTLENECK: A CASE STUDY OF U-TURN SECTION ON AN ARTERIAL ROAD Sugiarto, Sugiarto
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 2, No 1 (2012): Volume 2, Nomor 1, September 2012
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.29 KB)

Abstract

Abstract: The Traffic breakdown mechanisms were studied on arterial road of T. Nyak Arief Road specifically at in front of Zainal Abidin General Hospital which is median opening exist. Studies were conducted during three days a week including morning and evening peak hours. The diagnostic tools used in this work were oblique cumulativ plots and breakdown event fuction methods. Both methods are time series treatment between cumulative vehicles arrival versus time contracted from data recorded by video tape. It is clearly shown that in certain time during an hour observation bottleneck becomes active then breakdown occurs on average 39 minutes within an hour on u-turn section. Finding from this work on average capacity drops in median opening approximately in the range 8-9 percent controlled by capacity in immediately before breakdown. Performing by breakdown event method, speed founded drop on average 10 percent effected by median opening.Keywords : Breakdown mechanism, Oblique Cumulative Plots, Breakdown Event Fuction, U-Turn, speed and capacity drops.Abstrak: Studi mekanisasi hambatan lalu lintas dilakukan pada jalan arteri perkotaan Jalan T. Nyak Arief tepatnya di depan RSU. Zainal Abidin dimana merupakan lokasi bukaan median. Peneli­tian dilakukan selama 3 (tiga) hari dalam seminggu termasuk pada jam puncak pagi dan sore. Oblique cumulative plots dan breakdown event function methods digunakan sebagai alat pen­diagnosa mekanisasi aliran lalu lintas di lokasi penelitian. Kedua metode ini adalah kurva hubun­gan antara jumlah kumulatif kedatangan kendaraan terhadap waktu kedatangan yang diban­gun dari hasil ekstrak data yang terekam dengan alat video kamera. Hasil memperli­hatkan bahwa selama pengamatan jam puncak hambatan puncak (kemacetan) terjadi rata-rata se­lama 39 menit selama 1 (jam) pengamatan yang diakibatkan oleh keberadaan bukaan median. Pe­nurunan kapasitas yang terjadi pada aliran utama akibat bukaan median berkisar 8-9 persen dikon­trol dari kondisi sebelum terjadinya gangguan yang berarti (kemacetan). Ditinjau dari penuru­nan kecepatan pada aliran utama akibat bukaan median rata-rata 10 persen.Kata kunci : Mekanisasi kemacetan, Oblique Cumulative Plots, Breakdown Probability, Bu­kaan  median, penurunan kecepatan dan kapasitas.
Co-Authors . Lulusi, . A'yuni, Qurrata Abduh, Ikhwan Achmad Wibolo Adhy Ariyanto Adi Prayitno Adi Yusuf Setiawan, Adi Yusuf Adjis, Asril Afrizal Afrizal Ahlan, Muhammad Akmal Hidayat Andrian Andrian Anggrika Riyanti, Anggrika Angraini, Renni Anies Setiowati, Anies Anindita, Rahma Anindito Purnowidodo Ansela, Yulanda Apriandy, Fadhlullah Arbain Arbain, Arbain Ari Probandari Ari Rianto ARI WAHYUDI Ariansyah, Dedek Arif Hoetoro Arif, Hutoro Arinto Hadi, Arinto Arthur Yanny Leiwakabessy Asmaniyah Mardiyani, Siti Asmaniyah, Siti Atmoko, Warigit Dri Augustinus Setiawan aviria ermamilia, aviria Azka, Cut Nawalul Bambang Purwanto Banun Rohimah, Banun Basin, Defry Berliana, Novi Berliana, Novi Bramaseto Rosie Pamungkas, Bramaseto Rosie Budh?ono, Fongnawati Budi Nugroho Budiyanti Wiboworini Budiyanto, Ricky Teguh Cahya, Dini Caisarina, Irin Chandradewana Boer Cut Mutiawati D, Widhiyanuriyawan Danu Ariono Denny Widhiyanuriyawan Diah Suwarti Widyastuti, Diah Suwarti Didik Wahjudi Diding HP, Diding HP Diffah Hanim Dinda, Raina Permitalia Djarot B Darmadi Djoko Sutikno Djumali Mardji Dono Indarto Dora, sylvia Terra Dwi Susilo Edy Victor Haryanto Sianturi, Edy Victor Haryanto Elbi Wiseno Endang Yektiningsih, Endang Entianopa, Entianopa Erwin Sulistyo Eti Poncorini Pamungkasari Fadli Fadli Fadli, Mohammad Fajri, Lia Faruq Syah Permana Putra Femiana Gapsari Fitriayani, Yosi Fitrika Mita Suryani Gan Shu San Gilang Prasidya Jati Prasidya Jati, Gilang Prasidya Jati Gunandini, Dwi Jayanti Gunawan, Ardi Guntiyastutik, Enik Guntur H, Guntur H Gustiana Mega Anggita Hanafi, Pebriyaman Hanjarini, Gita Diana Hari Wujoso Harianto, Aryono Fajar Harjono Harjono Harry Soesanto Haryono, Muhammad Erwin Ashari Hasnawati Hasnawati Henny Setyo Lestari, Henny Setyo Herdianti Herdianti, Herdianti Heri Sutarto Heris Hendriana Herlina, Intan Hidayat, Tri Hikmi, Akbar Idris, Elfiwardah Ika Amalia Kartika Indriasari, Ika Iqbal Iqbal Irham Iskandar, Irham Islah Islah, Islah Isti Hidayah Istirochah Pujiwati, Istirochah Ita Rahmawati, Ita Izziah, Izziah J. Darmawan Jalil, Erlinawati Jamasri Jamasri Jumain, Jumain Jusniar Ariati K. Wijayanti Karlina, Iin Karnati, Neti Khairani, Cut Khairul Khairul, Khairul Kido, Muhammad Ikram Komara, Liris Lis Kongchulagul, Natsuangkorn Krisdyana, Bekti Krisna Harimurti, Krisna Kristiani, Wahyu Kunarti, Eny Kurniasari, Febrina Dian Kurniawan, Rizal Mahdi Lestari, Mahayu Woro Lisa Agustriyana Listiawaty, Renny Ludia Mersi, Ludia Lukman Hakim Lulusi Lulusi M Waziz Wildan, M Waziz M. TAUFIQ NOOR ROKHMAN Madyowati, Sri Oetami Maftuch Maftuch managerxot, jek Mangku Purnomo Marfu'ah, Nuun Marisdaya, Rara Marsetio D, Marsetio D Marwan Marwan Masduki Masduki Matin, Matin Maulana, M. Aris Mega Nur Sasongko Melissa Melissa Merfazi, Muhammad Misngadi, Misngadi Miyasto Miyasto Moh. Awaludin Adam Mohammad Arif Ali, Mohammad Arif Mudiantono Mudiantono Muhammad Isya Muhammad Nur Mulastin Mulastin, Mulastin Muntazar, Muntazar Musharyanti, Lisa Mustafa, Azhar Muttaqin, Faisal nanang muhibuddin, nanang Nassrullah, Ahmad Adi Novriza, Ferdiansyah Nugroho Bagus Nuhman, Nuhman Nuhrawangsa, Adi Magna Patriadi Nurhattati Fuad, Nurhattati Nurhidayat, Taufik Nurhidayati Nurhidayati Nurhkolis Hamidi Nurmiswari, Nurmiswari Nuun Marfuah Ofansha, Riza Pamungkas, Agung Peppy Herawati, Peppy Perkasa, Adhica Permatasari, Rani Putri Pitriyani Pitriyani Pitriyani, Subakir Pramanda, Heru Pratama Wirya Atmaja Putri Balqis, Putri Quraisyin, Dian Nitami R. Runatha, Wan Achmad Rahmani, Dhuyufur randy, riki Raraswati, Vina Ratna Herawati Ratna Sari Dewi Razuli, Muhammad Renni Anggraini Reyhan, Mohammad Rezzy Eko Caraka Rika Rosnelly, Rika Rini Astuti Risya Cilmiaty, Risya Riyana, Raihan Icthiar RUBEN DHARMAWAN Rudy Soenoko Rudy, Yuwono Ruhdi Faisal rumiati, rumiati Runi Asmaranto Safwan Safwan, Safwan Sahri Sahri Said Junaidi Saiful Anwar Saiful Saiful Saleh, Sofyan M Samsul Hadi Saniman Saniman, Saniman Sari, Putu Tantri K. Sari, Risda Satrya, Hendra Septiani, Baiq Dewi Sukma Septiani, Shelomita Elisabeth Setiono Setiono Setya Rahayu Sigit, Singgih Harsoyo Sinurat, Yuni Dame Ria Siska Wulandari, Siska Siska, Nur SISWANTO SISWANTO Siti Aisyah Siti Baitul Mukarromah SITI MUSLIKAH Slamet Wahyudi Soegiyanto Soegiyanto, Soegiyanto Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sonief, A. As’ad Sri Sundari Sri Yuliani Subianto, A Sudjito Soeparman Suherman, Maya Masyita Surya, Khalida Susi Soviana Suswati, Dewi Syahbuddin Syahbuddin Syaiful Amin Syara, Aprilia Taman Ginting, Taman Tantoro Harmono Taufik Taufik Taufiq Hidayat Taufiq Saidi Tejo Nugroho Titis Hutama Syah, Titis Hutama Tjokroprawiro A, Tjokroprawiro A Tjuk Oerbandono Tonang Dwi Ardyanto, Tonang Dwi Tran, Phan Duc Anh Tri Agustina, Tri Tri Yuli Pramana Ulya, Lulu Fathnatul Ummiani Hatta Upik Kesumawati Hadi viki widiantoro, viki W, Irawan Dodi Wardani, Dyah Ayu Kusuma Wardati, Wardati Wardi Wardi Wawan Wawan Wibowo, Wisnu Widhiyastuti, Endang Winata, Felix Andhy Wisudanto Wisudanto, Wisudanto Wrisnijati, Dita Wrisnijati, Dita Wuni, Cici Wuni, Cici Yang, Chia-En Yenni, Melda yenni, melda yenni, melda Yenni, Melda Yoestini Yoestini Yudhi Andrian, Yudhi Yudhi Lastiasih Yudi Suryawan Yunus Yunus Yusmadi Yusmadi Zeen, Edward Zianul Furqan