Articles

Found 27 Documents
Search

PROFIL KEPALA KELUARGA PENGRAJIN BATA MERAH DI DESA KALIREJO TAHUN 2016 Hidayah, Syarifatul; Sugiyanta, I Gede; Suwarni, Nani
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 3 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.139 KB)

Abstract

This research aims to describe profile of brick craftsman?s head of household in Kalirejo Village. This research is using descriptive method. Data retrieval technique is using observation and interview, documentation, and filling out the questionnaire. The results showed: (1) 21 brick craftsman?s family burden is small.(2) 24 brick craftsmen expensed small working capital that for once production process.(3) Brick kiln ownership status of 32 brick craftsmen is self-owned.(4) 15 craftsmen produced bricks is small.(5) Brick craftsmen?s raw material convenience is totally easy to get.(6) Brick craftsmen?s fuel material convenience is totally easy to get. (7) 21 craftsmen have one labor.(8) Transportation convenience of 24 craftsmen is medium easy to access.(9) Bricks marketing convenience is easy. (10) 20 craftsmen have a high income.Penelitian ini bertujuan mengkaji profil kepala keluarga pengrajin bata merah di Desa Kalirejo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan data yaitu observasi dan wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan: (1) 21 pengrajin bata merah memiliki jumlah tanggungan kecil (2) 24 pengrajin mengeluarkan modal kecil untuk satu kali produksi (3) Status kepemilikan tobong sebanyak 32 pengrajin adalah milik sendiri (4) 15 pengrajin menghasilkan bata merah sedikit (5) Kemudahan bahan baku seluruh pengrajin adalah mudah (6) Kemudahan bahan bakar seluruh pengrajin adalah mudah (7)21 pengrajin memiliki 1 tenaga kerja (8) Kemudahan transportasi 24 pengrajn sedang (9) Kemudahan pemasaran seluruh pengrajin adalah mudah (10) 20 pengrajin memperoleh pendapatan tinggi.Kata Kunci : bata merah, pengrajin, profil
FAKTOR PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH PADA TINGKAT SMP DI KECAMATAN KOTAGAJAH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Jangita Sari, Salas Ayu; Sugiyanta, I Gede; Suwarni, Nani
Jurnal Penelitian Geografi Vol 7, No 5 (2019): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.411 KB)

Abstract

This study aimed to determine the factors that cause school dropouts at the junior high school level in Kotagajah Sub-district, Central Lampung Region. The research method used was descriptive method and data collection techniques were in the form of questionnaires, observation, and documentation. The population of this study was 70 children dropping out of school at the junior high school level. The sample of this study was 30 school dropouts at the junior high school level along with 30 dropout parents at the junior high school level. The sampling technique used was the area sampling in the largest population area, namely Kotagajah Village and East Kotagajah Village. The data measurement technique used was a quantitative percentage technique.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab anak putus sekolah pada tingkat SMP di Kecamatan Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian ini ialah 70 anak putus sekolah pada tingkat SMP. Sampel penelitian ini adalah 30 anak putus sekolah pada tingkat SMP beserta orang tua anak putus sekolah pada tingkat SMP yang berjumlah 30 jiwa. Teknik sampel yang digunakan adalah area sampling pada daerah populasi terbanyak yaitu Desa Kotagajah dan Desa Kotagajah Timur. Teknik pengukuran data yang digunakan adalah teknik kuantitatif persentase.Kata kunci: anak putus sekolah, faktor penyebab, pendidikan dasar
KARAKTERISTIK JALUR ARUNG JERAM DI WAY SEKAMPUNG PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2016 Hasanah, Marfu'atun; Sugiyanta, I Gede; Miswar, Dedy
Jurnal Penelitian Geografi Vol 5, No 9 (2017): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.868 KB)

Abstract

This research aimed to determine the characteristics of rafting paths in Way Sekampung. The focus study were river slope, debit of water, river width and accessibility. This research used survey method. Data was collected by field observation technique and documentation. Analysis of data with descriptive analysis. The results of this study show that Way Sekampung rafting path had: (1) slope of 0.59% river, (2) Volume flow of water was 10 - 30 m3 / sec, and (3) the width river between 7 m - 54 m wide. (4) Way Sekampung rafting path had accessibility (a) based on time, the starting location of the rafting to Bandar Lampung City was taken about 3 hours. (b) Based on distance, distance from Bandar Lampung to the starting location is 85.9 km. (c) Road conditions was very good. (d) Based on public transport was very difficult because it was not passed by public transport.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik jalur arung jeram di Way Sekampung. Fokus kajian adalah kemiringan sungai, debit air, lebar sungai dan aksesibilitas. Penelitian ini menggunakan metode survey. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi lapangan dan dokumentasi. Analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jalur arung jeram di Way Sekampung: (1) memiliki kemiringan sungai 0,59%, (2) debit adalah 10 30 m3/detik, (3) lebar sungai antara 7 m 54 m. (4) Jalur arung jeram memiliki aksesibilitas (a) berdasarkan waktu, lokasi start pengarungan menuju Kota Bandar Lampung membutuhkan waktu sekitar 3 jam. (b) Berdasarkan jarak, jarak yang ditempuh dari kota Bandar Lampung menuju lokasi start adalah 85,9 km. (c) Berdasarkan kondisi jalan kondisinya sangat baik. (d) Berdasarkan angkutan umum sangat sulit karena tidak dilalui angkutan umum.Kata kunci: arung jeram, karakteristik, river
ANALISIS DAN PEMETAAN SEBARAN FASILITAS KESEHATAN DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT TAHUN 2015 Melya, Alkat; Asyik, Buchori; Sugiyanta, I Gede
Jurnal Penelitian Geografi Vol 5, No 9 (2017): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.387 KB)

Abstract

This research aimed to know (1) the health facility distribution (2) the differences of health facilities amount (3) the completeness of structures and infrastructures in each sub district. This research used a descriptive method. The subject of this research are all public health service centers and their supporting branches in West Lampung district in 2015. Data were collected by using observation and documentation. Data were analyzed by using nearest neighbour statistic and precentage table. The research results showed that (1) the distribution pattern of health facilities had group pattern, there were 5 sub districts with uniform distribution patterns, 9 sub districts with grouping pattern, and 1 sub district without distribution pattern (2) each sub district had different amounts of health facilities (3) 10 sub districts had complete structures and infrastructures, 5 sub districts had 1 complete facilitiy while some others are not complete.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pola sebaran fasilitas kesehatan (2) perbedaan jumlah fasilitas kesehatan pada setiap kecamatan (3) kelengkapan sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang ada di Kabupaten Lampung Barat Tahun 2015. Data dikumpulkan menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis parameter tetangga terdekat dan tabel persentase. Hasil penelitian ini menunjukan (1) pola sebaran fasilitas kesehatan secara umum mengelompok, 5 kecamatan memiliki pola sebaran seragam, 9 kecamatan memiliki pola sebaran mengelompok, dan 1 kecamatan tidak memiliki pola sebaran (2) terdapat perbedaan jumlah fasilitas kesehatan (3) 10 kecamatan seluruh fasilitas tidak lengkap, 5 kecamatan terdapat 1 fasilitas yang lengkap sedangkan beberapa lainnya tidak lengkap.Kata kunci: fasilitas kesehatan, pemetaan, sebaran
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN BATU BATA DI DESA BANJARSARI KECAMATAN WONOSOBO Purnomo, Damar Alip; Sugiyanta, I Gede; Nugraheni, Irma Lusi
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 4 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.122 KB)

Abstract

This researchaimed to describe of socio economic characteristics of the family a craftsman bricksin Banjarsari Village District Wonosobo in year 2017. A method of the research uses a method of descriptive, by applyng a technique data observation, documentation and interview sructured as well data analysis is based onthe table. Polulation in this study as many as 11 respondents. The result of this research showed: (1) all crafstman bricks included in the age productive. (2) most of  respondents primary education . (3) the number of children the average in one family is 2 people. (4) the number of dependants within the head of the family a craftsman bricks in the is considered to be a little of 3 people. (5) the income of the craftsman briks is Rp. 1.652.091. (6) 4 people respondent basic need fullied and 7 need is not fullied.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Karakteristik Sosial Ekonomi Keluarga Pengrajin Batu Bata di Desa Banjarsari Kecamatan Wonosobo pada tahun 2017. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara terstruktur serta teknik analisa data tabel persentase.Populasi dalam penelitian ini sebanyak 11 responden.Hasil penelitian ini menunjukan: (1) Semua pengrajin batu bata masuk dalam golongan umur produktif. (2) Sebagian besar responden berpendidikan dasar. (3) Jumlah anak dalam satu keluarga pengrajin adalah 2 jiwa. (4) Jumlah tanggungan yang dimiliki kepala keluarga pengrajin batu bata tergolong sedikit  yaitu 3 orang. (5)Pendapatan rata-rata pengrajin batu bata adalah Rp.1.652.091. (6) 4 responden kebutuhan pokok minimumnya terpenuhi dan 7 responden tidak terpenuhi.Kata kunci: ekonomi, pengrajin batu bata, sosial 
FAKTOR PENYEBAB BANYAK ANAK PADA PUS NELAYAN DI DESA SUBANG JAYA LAMPUNG TENGAH Alayubi, Muhamad Salahudin; Sugiyanta, I Gede; Suwarni, Nani
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 7 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.634 KB)

Abstract

This study aimed to examine factors that caused the number of children by reproductive agecouple (PUS) of fishermen family in Subang Jaya Village,Central Lampung District.The method used descriptive method.The research population was 110 PUS. Collecting data was did by observation technique, questionnaires ,and,documentation.Analysis of databy tabulation technique and percentage. The results of this study show:(1)As much as 77.27% of PUS got married at young age ( 21 years) and tend to have many children.(2)The longer of the marriage period (10-19) years,as much as 66% tend to have many children.(3)As much as 81.8% of respondents participated in family planning program but followed it on average after having more than 2 children. (4)59.09% of respondents want to have an average of 4 children. (5)As much as 100% of PUS agreed that marriage must have children,child wasgiftfrom God,child as marriage bond,they are the inheritance of parent's estate and the value of the child in the family is still very strong in the PUSof fishermen family.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor yang menyebabkan banyaknya jumlah anak PUS keluarga nelayan di Desa Subang Jaya Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 110PUS.Pengumpulan data dengan teknik observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik tabulasi dan presentase.Hasil penelitian ini menunjukan:(1)sebanyak77,27% PUS melakukan perkawinan muda ( 21tahun) cenderung memiliki anak banyak. (2) Semakin lama masa perkawinan (10-19) tahun sebanyak 66% cenderung memiliki anak banyak.(3)Sebanyak 81,8% responden mengikuti program KB namun mengikuti program KB nya rata-rata setelah memiliki anak lebih dari 2.(4)Sebanyak 59,09% rata responden ingin memiliki rata-rata 4 anak.(5)Sebanyak 100% PUS setuju perkawinan harus memiliki anak,anak karunia Tuhan,anak ikatan perkawinan,pewaris harta orang tua dan terbuktilah nilai anak dalam keluarga masih sangat kuat pada PUS keluarga nelayan.Kata kunci: jumlah anak, keluarga nelayan, penyebab
KARAKTERISTIK IBU RUMAH TANGGA YANG BEKERJA PADA INDUSTRI KUE KERING DI KELURAHAN PRINGSEWU SELATAN Kurniasih, Nia; Suwarni, Nani; Sugiyanta, I Gede
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 4 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.259 KB)

Abstract

The study aims to examine the characteristics of housewives who work in the pastry industry in the south Pringsewu Village. The method used is descriptive method. The research population were 19 housewives. Data collections were through observation techniques, structured interviews, and documentation. The analysis technique used the percentage table. The results showed that 1) All housewives working ware at productive age (100%). 2) The education level of housewives working is elementary school (78.95%). 3) The number of dependents of the head of the household from housewives working is small (89,48%) 4) The household head's income from housewives working is below average (64,70%) 5) Housewives who worked have low working hours (68,42%). 6) Housewives working have a place to live close to the workplace (57.90%). 7) All housewives working have income under Pringsewu regency minimum wages (100%).Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik ibu rumah rumah tangga yang bekerja pada industri kue kering di Kelurahan Pringsewu. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 19 ibu rumah tangga. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan tabel persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Seluruh ibu rumah tangga yang bekerja berada pada umur produktif (100%). 2) Tingkat pendidikan ibu rumah tangga yang bekerja berpendidikan dasar (78,95%). 3) Jumlah tanggungan kepala keluarga dari ibu rumah tangga yang bekerja kecil (89,48%). 4) Pendapatan kepala keluarga dari ibu rumah tangga yang bekerja berada di bawah rata-rata (64,70%). 5) Jam kerja ibu rumah tangga yang bekerja terbilang rendah (68,42%). 6) Ibu rumah tangga yang bekerja memiliki tempat tinggal yang dekat dengan tempat bekerja (57,90%). 7) Seluruh ibu rumah tangga yang bekerja memiliki pendapatan di bawah UMK Kabupaten Pringsewu (100%).Kata kunci: bekerja, ibu rumah tangga, industry
ANALISIS PERKEMBANGAN DAERAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN PRINGSEWU KABUPATEN PRINGSEWU PADA TAHUN 2010-2017 Rani, Shintia Rahma; Sugiyanta, I Gede; Sudarmi, Sudarmi
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 6 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1379.82 KB)

Abstract

This research aimed at understanding the development of settlement in Pringsewu Subdistrict of Pringsewu Regency at 2010 until 2017, points of the research were (1) the direction of settlement development (2) the pattern of settlement. The methodology of this research was descriptive. Object of this research was the development of settlement in Pringsewu Subdistrict. The data collection technique was library research, observation, and documentation.  Technique of analysis in this research was map analysis. The result of research shows that (1) the pattern development of settlement  was clustered (2) the direction of settlement at 2010 until 2017 tend to the south.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan daerah permukiman di Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2017, dengan titik tekan kajian pada perkembangan daerah permukiman tentang (1) Arah perkembangan permukiman (2) Pola Permukiman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Objek dalam penelitian ini perkembangan permukiman di Kecamatan Pringsewu. Teknik pengumpulan data yaitu Studi Kepustakaan (Library Research), observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu teknik analisis peta. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pola permukiman yang terjadi adalah pola permukiman mengelompok (clustered). (2) Arah perkembangan permukiman yang terjadi pada tahun 2010 sampai tahun 2017 lebih cenderung kearah Selatan.Kata kunci: arah permukiman, perkembangan permukiman, pola permukiman
KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK YANG BEKERJA DI OBJEK WISATA ALAM BUKIT PANGONAN TAHUN 2019 Trianingrum, Ade Shinta; Sugiyanta, I Gede; Suwarni, Nani
Jurnal Penelitian Geografi Vol 7, No 7 (2019): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.137 KB)

Abstract

This research aims to examine the socio-economic situation of patriarch who works in the pangonan hill natural tourism. This research uses descriptive method. The result of this research indicate that: 1) The education level of patriarch as many as 14 people (elementary school/middle high school), 7 people senior high school graduate, 1 person is college graduate. 2) The natural tourism object of pangonan hill has provided as many as 22 job oppertunitties. 3) Work hours of patriarch as many as 21 people have high rate working hours and 1 people have low rate working hours. 4) The income of the patriarch is 4 people above the average and 18 people below the average. 5) The number of dependents of patriarch that have small category is 17 people, large category is 5 people. 6) The proverty level of patriarch shows that 20 people are on not poor category, 1 person is on poor category, 1 person is on very poor category.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keadaan sosial ekonomi kepala keluarga yang bekerja di Objek Wisata Alam Bukit Pangonan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Tingkat pendidikan kepala keluarga sebanyak 14 orang (SD/SMP), 7 orang (SMA/SMK), 1 orang (PT). (2) Objek Wisata Alam Bukit Pangonan telah memberikan kesempatan kerja sebanyak 22 orang. (3) Jam kerja kepala keluarga sebanyak 21 orang memiliki jam kerja tinggi dan 1 orang memiliki jam kerja rendah. (4) Pendapatan kepala keluarga sebanyak 4 orang di atas UMK dan 18 orang di bawah UMK. (5) Jumlah tanggungan kepala keluarga yang memiliki kategori kecil sebanyak 17 orang, kategori besar sebanyak 5 orang. (6) Tingkat kemiskinan kepala keluarga yang memiliki kategori tidak miskin sebanyak 20 orang, kategori miskin sebanyak 1 orang, kategori miskin sekali sebanyak 1 orang.Kata kunci : sosial, ekonomi, kepala keluarga.
ANALISIS POTENSI LONGSOR KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2018 Asiah, Siti Nur; Yarmaidi, Yarmaidi; Sugiyanta, I Gede
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 8 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.52 KB)

Abstract

The study aims to assess the potential for a landslide the Tanggamus Regency Gisting. This research uses descriptive research method by determining the landslide potential map as the unit of analysis. The analysis of landslide potential map using ArcMap in shp format 10.2 to know cumulative score of each parameter. Attribute data is used to figure out and match the map with the real state of the land unit (exiting) before getting the results in the form of a map of potential landslides. The end result of this research is the analysis of landslide potential map in Tanggamus Regency Gisting. The results showed that the level of potential landslides in district of Gisting is at the level of the medium. After a stack stacking on these parameters, the end result of this research is a subdistrict of Gisting in landslide-prone areas.Penelitian bertujuan untuk mengkaji potensi longsor di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menentukan peta potensi longsor sebagai unit analisisnya. Analisis peta potensi longsor menggunakan ArcMap 10.2 dalam format shp untuk mengetahui skor kumulatif masing-masing parameter. Data atribut digunakan untuk mengetahui dan mencocokkan peta satuan lahan dengan keadaan dilapangan (eksiting) sebelum mendapatkan hasil berupa peta potensi longsor. Hasil akhir dari penelitian ini adalah analisis peta potensi longsor di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tingkat potensi longsor di Kecamatan Gisting berada pada tingkat potensi sedang Setelah dilakukan tumpang susun pada parameter tersebut, hasil akhir dari penelitian ini adalah Kecamatan Gisting pada daerah rawan longsor.Kata kunci: analisis, potensi, longsor