Suhariyanto Suhariyanto
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro

Published : 7 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam

REPRESENTASI KONFLIK PLURALISME ANTAR AGAMA DAN BUDAYA DALAM FILM ??TANDA TANYA?? Suhariyanto, Suhariyanto
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Film was mass media that had the ability to convey the message to the audience. Tanda Tanya was one of films which had theme of Indonesian pluralism with tolerance between different religions or cultures. The film was interesting to study because many people did not have in sensitivity towards the existence of religious and cultural differences that arouse people to do harassment, violence, humiliation, and discriminatory actions due to having different races and classes. The type of research was descriptive one that was carried out by using a qualitative approach and using the method of Roland Barthes's emiotic analysis, namely the syntagmatic analysis through the leksia and paradigmatic analysist to evealuate the denotation and connotation meaning. The results showed that religion diversity in Indonesianis was still considered as taboo thing and could not accept each other. So minor religion in Indonesia was still getting unfair treatment from the major religion. Keywords: semiotics, film, pluralism conflict, religion, culture Film merupakan media massa yang mempunyai kemampuan untuk menyampaikan pesan kepada khalayak. Tanda Tanya adalah salah satu film yang bertema pluralisme di Indonesia dengan toleransi antar agama atau budaya yang berbeda . Film ini menarik untuk diteliti karena banyak ketidakpekaan masyarakat terhadap perbedaan agama dan budaya yang ada sehingga menimbulkan tindakan pelecehan, kekerasan, penghinaan, dan tindakan diskriminatif akibat memiliki ras dan kelas yang berbeda. Tipe penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode analisis semiotika milik Roland Barthes, yakni analisis sintagmatik melalui analisis leksia dan analisis paradigmatic untuk mengungkapkan makna denotasi dan makna konotasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keragaman beragama di Indonesia sebagian masyarakat dianggap masih tabu dan belum bisa menerima satu sama lain. Sehingga agama minoritas di Indonesia masih mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari agama yang mayoritas. Kata kunci: semiotika, film, konflik pluralisme, agama, budaya
IKLAN KOMERSIAL DI RADIO DAN PERILAKU KONSUMTIF MASYARAKAT Suhariyanto, Suhariyanto
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the effect of commercial advertisement on radio to consumptive behavior of the listener/ society. SOR theory, the theory based the assumption that the cause of the behavior changes were depending on the quality of the stimulus that communicated with the organism. This meant that the quality of communication sources e.g. credibility, of leadership. Speaking style would determine the success of behavior change of a person, group or community. Based SOR theory associated with the AIDA theory, in which the advertisement was as a stimulus to attract the attention of people who were further interested in purchasing a product that had been advertised. It showed that there was a clear relationship between listening to commercials advertisement on the radio gave effects on consumptive behavior owned by the public/ radio listeners. Keyword: commercial advertisement, consumptive-behavior, listeners, radio Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh iklan komersial di radio terhadap perilaku konsumtif pendengar radio/masyarakat. Teori S-O-R, teori ini mendasarkan asumsi bahwa penyebab terjadinya perubahan perilaku tergantung kepada kualitas rangsang (stimulus) yang berkomunikasi dengan organisme. Artinya kualitas dari sumber komunikasi (sources) misalnya kredibilitas, kepemimpinan, gaya berbicara sangat menentukan keberhasilan perubahan perilaku seseorang, kelompok atau masyarakat. Berdasarkan teori S-O-R yang dihubungkan dengan teori AIDA, di mana iklan sebagai stimulus mampu menarik perhatian dari masyarakat yang selanjutnya tertarik untuk membeli produk yang sudah diiklankan jelas hubungannya antara iklan komersial yang di dengar melalui radio berpengaruh terhadap perilaku konsumtif yang dimiliki oleh masyarakat/pendengar radio. Kata kunci: iklan komersial, konsumtif, pendengar, radio