Articles

IMPLEMENTASI PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) PADA PENGENDALIAN ROBOT PEMINDAH BOTOL MINUMAN Sujito, Sujito
TEKNO Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.63 KB)

Abstract

Abstrak: Pengendalian plant di industri berkembang dengan pesat seiring dengan kemajuan teknologi dibidang automasi. Progammable Logic Controller (PLC) sebagai salah satu peralatan kendali telah banyak digunakan di industri. Penggunaan PLC mempunyai banyak keuntungan salah satunya mudah dalam perwatan dan pengembangan plant. Pemindah botol minuman merupakan salah satu plant yang dapat dikendalikan dengan menggunakan PLC. Pada penelitian ini mengimplementasikan PLC pada pengendalaian robot yang digunakan untuk memindahkan botol minuman ke dalam case/krak dalam bentuk trainer. Pengendalian ini menggunakan PLC Omron tipe CPM1A-10CDR, dengan peralatan input berupa saklar toggle dan push buton dan peralatan output berbentuk lampu indikator. Hasil penelitian memperlihatkan peralatan input, output dan power supplay dapat bekerja sesuai dengan rancangan. Trainer robot pemindah botol minuman menggunakan 6 pin input dan 4 pin output PLC. Setalah dilakukan dowload program ke PLC dengan menggunakan CX-programmer, trainer yang dibuat (hardware dan software) dapat bekerja sesuai dengan perancangan.Kata-kata kunci : Robot, PLC (Progammable Logic Controller).
SISTEM PENGAMANAN MOTOR LISTRIK 3 FASA PADA BERBAGAI GANGGUAN Honggowiyono, Puger; Sujito, Sujito; Afandi, Arif Nur
TEKNO Vol 4, No 2 (2005)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.15 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan pengaman pada instalasi motorlistrik 3 fasa dari gangguan. Jenis gangguan tangani gangguan tegangan nol, gangguanpanas berlebihan, gangguan beban berlebihan dan gangguan putus salah satu pengamanleburnya. Pengamanan dapat dilakukan secara individu kemudian bila berhasildilanjutkan dengan pengaman sentral, yaitu pengamanan lebih dari satu motor listrikterhadap berbagai gangguan. Hasil penelitian yang berupa trainer memperlihatkan bahwamasing-masing pengaman mampu bekerja sesuai fungsinya, dan pada pengamangabungan, rangkaian pangaman yang dirancang mampu mengamankan beberapa motorterhadap empat jenis gangguan di atas sehingga motor, instalasi motor dan operatorterhindar dari bahaya akibat gangguan tersebut.
SISTEM DETEKSI HILANG DAYA PADA GARDU TRAFO TIANG JARINGAN TEGANGAN RENDAH PELANGGAN PLN Sujito, Sujito
TEKNO Vol 12, No 1 (2009)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.184 KB)

Abstract

Gadu trafo tiang merupakan peralatan distribusi tenaga listrik yangmensuplai langsung energi listrik pada pelanggan. Kapasitas energi listrikterpsang disesuaikan dengan kapasitas gardu trafo tiang. Dengan sangatbanyaknya jumlah konsumen yang memakai energi listrik, tidak jarangkonsumen yang melakukan tindakan kecurangan terhadap pemakain energilistrik. Kecurangan yang dilakukan salah satunya adalah memakai energilistrik tanpa melalui prosedur yang berlaku, ini dinamakan pencurian aruslistrik. Akibat dari terjadinya pencurian arus listrik, gardu trafo tiangmengalami kehilangan daya (tidak tercatat/terbayar), sehingga PerusahaanListrik Negara (PLN) yang menjadi penyedia listrik di Indonesia mengalamibanyak kerugian. Penelitian ini bertujuan membuat detektor hilang daya(pencurian arus listrik) pada gardu trafo tiang (GTT). Prinsip kerja sistemdeteksi hilang daya pada GTT adalah dengan cara membaca arus keluaranGTT kemudian dibandingkan dengan hasil penjumlahan arus padakonsumen. Sistem deteksi hilang daya ini berbasis mikrokontrolerATMEGA16 sebagai control unit. Guna merealisasikan sistem tersebut,dilakukan beberapa tahap yaitu: perancangan sistem, perancangan tiap blok(Hardware) yang meliputi: sensor arus, minimum sistem mikrokontrolerATMEGA16, LCD (Liquid Crystal Display) M1632, buzzer, dan perancanganperangkat lunak (Software) pada mikrokontroler dan langkah pengujian.Setelah dilakukan tahap perancangan, pembuatan dan pengujian makadiperoleh hasil bahwa sistem deteksi hilang daya menggunakan tiga sensorarus, ACS712-05B dan ACS712-20A. Sensor pertama dipasang padaterminal output GTT, dan 2 sensor arus dipasang pada pelanggan. Prinsipkerja dengan cara mendeteksi arus yang mengalir ke pelanggan yangkemudian dijumlahkan dan dibandingkan dengan arus yang mengalir keluardari terminal GTT. Apabila arus yang terdeteksi dari GTT lebih kecil atausama dengan jumlah arus yang terdeteksi ke pelanggan maka alat ini akanmenampilkan kondisi normal, sebaliknya apabila arus yang terdeteksi dariGTT lebih besar dari jumlah arus yang terdeteksi ke pelanggan maka alat iniakan menampilkan adanya pencurian serta ada alarm dari buzzer sebagaitanda adanya pencurian arus listrik. Setelah dilakukan pengujian, makadiperoleh kesimpulan bahwa sistem yang dirancang dapat bekerja hanyapada arus dengan nilai faktor daya 1, perbedaan tipe sensor arus yangdigunakan menyebabkan algoritma penjumlahan arus menjadi lebih rumitdan perbedaan sudut fasa dapat dihitung dengan menambahkan istemdeteksi beda fasa.
IMPLEMENTASI RELE DIFFERENSIAL DT 93 PADA TRAFO DAYA 500 MVA PADA SISTEM TEGANGAN EKSTRA TINGGI 500/150/66 KV Sujito, Sujito
TEKNO Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.727 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi rele differensial DT 93 pada trafodaya 500 MVA pada sistem tegangan ekstra tinggi 500/150/66 Kv. Trafo daya mempunyai fungsiyang sangat penting dalam proses koversi energi dan penyaluran daya pada konsumen. Oleh karenaitu, trafo daya harus mempunyai keandalan dalam operasi yang tinggi. Hal ini dapat dicapai dengancara memasang pengaman, terutama gangguan internal yang sulit di amati. Rele differensialmerupakan jenis pengaman yang dapat digunakan untuk fungsi tersebut, rele ini mampu mendeteksigangguan hubung singkat yang terjadi pada sisi dalam trafo daya. Hasil peneletian menunjukkanbahwa rele differensial DT 93 yang dipasang pada trafo daya 500 MVA pada sistem tegangan500/150/66 Kv mempunyai Arus kerja minimum yang dapat diset antara 20% sampai 50% arusnominal In. Implementasi DT 93 pada trafo daya di Gardu Induk terintegrasi dengan modul IW 93untuk setting penyesuai fasa dan modul DI 93 untuk setting arus kerja minimum. Aplikasidilapangan setting arus kerja minimum di set pada posisi 30% dari arus nominal In.
PENJADWALAN PEMBANGKIT THERMIS MENGGUNAKAN METODE DYNAMIC PROGRAMMING Sujito, Sujito
TEKNO Vol 5, No 1 (2006)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.312 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik unit pembangkit dalam stasiunmaupun dalam sistem tenaga listrik guna penjadwalan pembangkit. Karakteristik yangdikaji merupakan variabel kenaikan daya sebagai fungsi terhadap biaya operasipembangkitan. Diketahuinya karakteristik pembangkitan, maka dapat dilakukanpenjadwalan unit pembangkit dalam stasiun pembangkit maupun stasiun pembangkit dalamsistem guna memperoleh biaya pembangkitan yang minimum. Penelitian ini dilakukansecara simulasi dengan menggunakan program Matlab versi 6 dengan variabel yang telahditentukan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada penjadwalan unit pembangkit dalamstasiun, unit pembangkit 2 dioperasikan terlebih dahulu dari unit pembangkit yang lain.pada kondisi ini kesalahan yang terjadi sebesar 0% pada kondisi kapasitas pembangkitanmaksimum. Sedangkan pada penjadwalan stasiun pembangkit pada sistem tenaga listrikstasiun 1 dioperasikan terlebih dahulu. Pada kondisi ini diperoleh nilai kesalahan sebesar0.00169 atau 0.009% dari kapasitas daya yang diminta pada kondisi kapasitaspembangkitan maksimum.
IMPLEMENTASI PENANGKAL PETIR TIPE EMISI ALIRAN MULA ( EARLY STREAMER EMISSION ) GUNA MENGURANGI DAMPAK SAMBARAN PETIR PADA BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT Sujito, Sujito
TEKNO Vol 10, No 2 (2008)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.842 KB)

Abstract

Petir merupakan fenomena alam yang mempunyai dampak yang sangatmembahayakan objek yang terkena sambaran dan objek yang berada disekitarsambaran. Sambaran petir dapat terjadi antara awan dengan bumi, awan denganawan, atau sambaran yang terjadi di dalam awan. Sambaran awan dengan bumimempunyai dampak yang paling tinggi dibanding dengan jenis sambarn yang lain.Gedung bertingkat (menjulang tinggi) mempunyai resiko sambaran lebih tinggidibandingkan gedung tidak bertingkat. Pencegahan sambaran petir pada gedungbertingkat dapat dilakukan dengan merancang penangkal petir yang baik dan benar.Aplikasi penangkal petir tipe emisi mula (Early streamer emission) pada gedung wismaMM UGM meliputi beberapa perhitungan antara lain: perhitungan tahanan tanahlokasi, tahanan pentanahan, sudut proteksi, jumlah terminal udara yang dibutuhkan.Berdasarkan pengukuran langsung, tahanan tanah di lokasi wisma MM UGM bernilaitahanan jenis tanah ?: 32,65 ?/meter ohm, sedangkan nilai tahanan pentanahandengan sebaran tanah (Rd) sebesar 2 ?/meter. Untuk Gedung Wisma MahasiswaProgram Studi Magister Manajemen UGM dengan ketinggian penangkal petir dari atap10 meter dapat diketahui jarak yang mampu dilindungi yaitu 100 meter dengan besar?L yaitu 51,8 (meter).
RECYCLE WASTE GLASS FOR THERMAL INSULATOR Budi, Agus Setyo; Sujito, Sujito
Jurnal ILMU DASAR Vol 12 No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.54 KB)

Abstract

Series of ceramics from recycle waste glass and mica powder have successfully been made and their physical properties of these glasses which include density, bulk modulus, volume expansion and compressive strength have been determined. Comparison of their physical specification to the conventional insulators has also been made. The results show that these ceramics exhibit reasonable mechanical, thermal and physical properties to be a potential thermal insulator. 
STUDI WATAK HARMONIK PADA RECTIFIER DALAM KONDISI BERBEBAN DAN TANPA BEBAN Sujito, Sujito
TEKNO Vol 4, No 2 (2005)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.847 KB)

Abstract

A power electronic equipment that is used for the aplication of drive system inindustry to control direct current voltage, is a nonlinear load and a harmonic source. Referto the nonlinear characteristic of solid state power convertion equipment, harmonic curentwill be injected in the power system, making voltage harmonic distortion. The goals of thisresearch are to know the characteristics of current and voltage harmonic, to analyze ofcurent and voltage total harmonic distortion, and to determine the parameters of low passpassive filters that will be used to decrease the harmonic current and voltage in therectifier. This research was done experimentaly by three observation conditions atlaboratory, namely by changing the voltage of output at the condition of loaded andnonloaded, and to change load current of rectifier. The results of this reseach showed thatunder noload condition the highest harmonic voltage was found at the third order ofharmonic, and for the highest harmonic current accured at the fifth order of harmonic, withthe highest value of voltage and current total harmonic distortion 3,092% and 45,32%.Under load condition the highest harmonic voltage was found at the fifth order ofharmonic, and for the highest harmonic current on second order of harmonic, with thehighest value of voltage and current total harmonic distortion 2,850% and 67,23%. Underchanging load current condition the highest harmonic voltage was found at the fifth orderof harmonic, and for the highest harmonic current on second order of harmonic, with thehighest value of voltage and current total harmonic distortion 2,680% and 44,02%.
CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS ON DONALD TRUMP’S STRATEGY AGAINST HIS ADDRESSEE TO WIN THE US ELECTION sujito, Sujito; Indriana, Indriana; Muttaqin, Wildan Mahir
IJOLTL: Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics Vol. 4 No. 1 (2019): January 2019
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.553 KB) | DOI: 10.30957/ijoltl.v4i1.554

Abstract

 Critical Discourse Analysis (CDA) deals with long term analysis of fundamental causes and consequences of issues. This paper is an attempt to explain how a single issue, that is the US presidential election, is correlated by the existence of jihadist militant and manipulated using political ideology. This study also examines the persuasive strategies of Donald Trump to win the US 2016 Election. In this study, van Dijk?s (2004) frameworks of Politics, Ideology, and Discourse is used to detect discursive structure within the transcript of Donald Trump?s speech and analyze the manner in which language can be a tool at the hands of speakers to persuade and create agreement toward the hearer. The macro strategy of positive self-representation and negative other representation, plus the other 25 more subtle strategies has become one significant way in the creation and neutralization of ideology and personal opinion. The application of this dichotomous categorization in CDA of Donald Trump?s strategy toward his addressee to win the US election has asserted the fact that ideological manipulations are used, expressed, enacted and implanted through discursive structures to persuade the audiences. The findings of this study can be conducive to expand students? critical thinking abilities in comprehension and production of language and also in revitalizing the neglected construct of language proficiency. 
PERHITUNGAN LIFE TIME TRANSFORMATOR JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV DI APJ MALANG Sujito, Sujito
TEKNO Vol 11, No 1 (2009)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.792 KB)

Abstract

Jaringan distribusi milik PT. PLN sangat penting peranannya untukmenyalurkan tenaga listrik dari pembangkit kebeban melalui jaringantransmisi dan jaringan distribusi. Jaringan yang handal sangat diperlukanagar penyaluran energi listrik dapat beroperasai secara terus menerus takterputus. Transformator sangat berperan penting dalam jaringan distribusiuntuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu induk ke kebeban, agartransformator dapat bekerja terus menerus tanpa adanya kerusakan makaperlu dilakukan pemilihan transformator yang akan digunakan, penempatantransformator pada jaringan distribusi sesuai besar beban (kVA) yangdigunakan, dan  perwatan berkala dalam jangka waktu tertentu. Dalamperhitungan waktu pakai transformator kita dapat memprediksikan waktupakai dari transformator tersebut dari perhitungan tegangan dan arus yangdigunakan setiap harinya, jadi bila kita mengetahui waktu pakai suatutransformator maka kita bisa mencegah kerusakan pada jaringan distribusidengan mengganti transformator sebelum transformator tersebut terjadikerusakan