Fatmasari Sukesti
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAHASISWA DALAM MEMAHAMI MATA KULIAH AUDITING (STUDI EMPIRIS PADA MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI DI FAKULTAS EKONOMI UNIMUS DAN UNISSULA SEMARANG) Fuadiyah, Ellya; Sukesti, Fatmasari
MAKSIMUM Vol 3, No 2 (2013): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.314 KB) | DOI: 10.26714/mki.v3i2.1804

Abstract

This study aims to analyze the factors that students affect on understanding of auditing course. The study based on the motivation's theory that is developed by Maslow and Big Five Personality's theory that is introduced by Goldberg, then it use the variable understanding of auditing course, motivation, communication skills, and personality. The method used is survey research. Analytical instrument to examine the hipotheses and validity of this study uses Structural Equation Model (SEM), it uses AMOS 21.0 program. Whereas, the program that be used in this study for descriptive statistic and reliability analysis uses SPSS 16.0 program, with notice means and standard deviation for statistic descriptive and cronbach alpha value to determine reliability.The results showed that motivati on, communication skills, and personality a studens positive affect on understanding of auditing course. While communication skills no students positive effect on understanding auditing course. Keywords: auditing course, auditing course understanding, motivation, communication skills, personality
IBM KELOMPOK TANI JAMUR TIRAM DI KELURAHAN TLOGOMULYO Sukesti, Fatmasari; Iriyanto, Setia; Purnomo, -
MAKSIMUM Vol 4, No 2 (2014): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.787 KB) | DOI: 10.26714/mki.v4i2.1355

Abstract

Oyster mushrooms easily to cultivated so this activities become to choice of small and medium enterprises (SMEs) to conduct cultivation. Oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is a nutritious food ingredients with high protein, rich in vitamins and minerals, low in carbohydrates, fat and calories. Oyster mushroom products can not only be consumed in the form of cooked vagetables, but can be processes into a form processed foods like crispy mushrooms, mushroom chips, nuggets mushroom, mushroom dumplings, and other processed foods. Farmer groups "Agro Mandiri Graha" develop the cultivation of oyster mushroom by processing into food products. With the ibM program the persons from Unimus team partnered with farmer groups "Agro Mandiri Graha" to enhance the ability of members of the group in the development of agribusiness and the strengthening of farmer group became strong farmers organizations and independent. The result obtained from ibM are : improved the skills of farmers cultivate oyster mushrooms in oyster mushroom into food products like : mushroom chips, nuggets mushroom, mushroom dumplings, meatballs mushrooms, mushroom satay and crispy mushrooms and improve financial management and marketing of productsKeyword : oyster mushrooma, processed foods, agribusiness development
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA DAN PERPUTARAN KAS TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN PROPERTI DAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR PADA BEI TAHUN 2010-2012) Fayani, Danifana Maeka; Sukesti, Fatmasari; Hanum, Ayu Noviani
MAKSIMUM Vol 3, No 2 (2013): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.512 KB) | DOI: 10.26714/mki.v3i2.1807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran modal kerja dan perputarankas terhadap profitabilitas secara parsial dan simultan, dan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara perputaran modal kerja, perputaran kas terhadap profitabilitas pada perusahaan properti dan perusahaan manufaktur.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel yang digunakan berjumlah 46 perusahaan, 11 perusahaan properti dan 35 perusahaan manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan variabelperputaran modal kerja dan variabel perputaran kas berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA) dengan R square sebesar 0,431. Dengan uji beda menunjukkan perputaran modal kerja 20.144920 dan perputaran kas senilai 33.717649 pada perusahaan manufaktur, perputaran modal kerja 6.542924 dan perputaran kas 10.487194 pada perusahaan properti, sehingga perusahaan manufaktur lebih unggul di bandingkan dengan perusahaan properti. Kata kunci: Perputaran modal kerja, perputaran kas, profitabilitas (Return On Asset).
IBM KELOMPOK TANI JAMUR DI KELURAHAN TLOGOMULYO Sukesti, Fatmasari; Iriyanto, Setia; ., Purnomo
MAKSIMUM Vol 5, No 2 (2015): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1431.665 KB) | DOI: 10.26714/mki.5.2.2015.%p

Abstract

.
PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN, PENGETAHUAN AKUNTANSI PEMILIK, DAN UKURAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) TERHADAP PENERAPAN SAK-ETAP DI KOTA SEMARANG Ari Prakoso, Yogi; Sinarasri, Andwiani; Sukesti, Fatmasari
MAKSIMUM Vol 9, No 1 (2018): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.678 KB) | DOI: 10.26714/mki.9.1.2018.%p

Abstract

This research aims to prove evidence on the influence of owner?s educational background, owner?saccounting knowledge, and size of business towards the implementation of SAK ETAP on SMEs located inSemarang City used  quantitative method by using primary data. Used 83 samples with determination used theslovin formula. In this research used IBM SPSS for Windows 23 with three independent variables are owner?s educational background, owner?s accounting knowledge, and size of business and the implementation of SAKETAP as the dependent variable. The testing data used instrument test to consist of validity test and reliabilitytest, classic assumption test which consist of normality test, multikolinierity test, heteroskedastisity test, andautocorrelation, together with hypotesys test which covers f-test and t-test. The results show that the owner?s educational background do positive and not significantly effect on the implementation of SAK ETAP, owner?s accounting knowledge do positive and significantly effect on theimplementation of SAK ETAP, and size of business do positive and significantly effect on the implementationon the SAK ETAP partially, and taken tog ether simultaneously test do positive and significantly effect on theimplementation of SAK ETAP.
TRANSPARANSI APBD SEBAGAI SARANA AKUNTABILITAS PUBLIK DAN GOOD GOVERNANCE Sukesti, Fatmasari; -, Alfasadun
MAKSIMUM Vol 2, No 1 (2011): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.74 KB) | DOI: 10.26714/mki.v2i1.1095

Abstract

Global crisis happened in Indonesia we have been aware of the importance of decentralization and regional autonomy in the real sense. The policy is based thinking to ensure efficiency, effectiveness, transparency, accountability and democratic values ??of the people in the exercise of government. The implications of such arrangements include the preparation of Revenue and Expenditure (APBD) and performance-based accountability and comprehensive financial reports as a form of accountability to check the Supreme Audit Agency (BPK). Arrangements and financial accountability is very urgent as a tool to bring transparency in public accountability for achieving good governance
PEMBERDAYAAN UKM : MENINGKATKAN KOMODITAS UNGGULAN EKSPOR UKM DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH (STUDI PADA UKM DI JAWA TENGAH) Sukesti, Fatmasari; Iriyanto, Setia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.424 KB)

Abstract

Makalah ini mengkaji perkembangan UKM di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Titik berat analisisadalah kajian terhadap komoditas unggulan untuk meningkatkan ekspor UKM dalam rangka pengembanganekonomi daerah.. Ekspor komoditas Jawa Tengah tahun 2010 tumbuh 30,34%, mencapai total ekspor US $ 3.868,59juta. Angka pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan tahun 2005-2009 yang rata-rata 1,27%. Sumbangan eksporkomoditas dari UKM hampir mencapai 50%nya yaitu sebesar US$ 1.911,04 juta Komoditas ekspor unggulan Jatengmeliputi produk kayu, barang dari kayu, garmen, tekstil dan makanan olahan. Pengembangan komoditas unggulanini perlu ditingkatkan agar memiliki daya saing dengan produk dari negara lain.Implikasinya, pengembangan komoditas unggulan dan pengembangan UKM dapat merupakan strategiyang efektif dalam mengembangkan ekonomi daerah. Pemberdayaan UKM seyogyanya dilaksanakan secarasimultan dalam kerangka kerja yang komprehensif dengan berbagai upaya lain seperti di bidang pendidikan,pelatihan kerja, pemberdayaan masyarakat, pembangunan sosial dan pembangunan infrastruktur lainnya.
IPTEKS BAGI KELOMPOK USAHA TEPUNG MOCAF DI KELURAHAN KANDRI KECAMATAN GUNUNGPATI SEMARANG Sukesti, Fatmasari; -, Triyono; -, M. Amin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.725 KB)

Abstract

Abstrak. Singkong (ketela pohon) adalah salah satu jenis umbi umbian yang tumbuh subur diIndonesia khususnya di pulau Jawa. Singkong (ketela pohon) atau dalam bahasa latinnyadisebut Manihot esculenta  merupakan tanaman pangan berupa perdu dengan nama lain ubikayu, atau kasape. Di Indonesia, sejak jaman dahulu ketela pohon menjadi makanan bahan pangan pokok setelah beras dan jagung. Dengan perkembangan teknologi, ketela pohon dapatdiolah menjadi tepung dan dijadikan bahan dasar pada industri makanan. Program diversifikasipangan yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pertanian direalisasikan dengan berbagai macam program pengolahan dan pemasaran hasil pertanian dimulai denganpengembangan industri tepung yang berbahan baku cassava dan sagu. Maksud dari programtersebut adalah untuk mensubstitusi kebutuhan tepung yang berasal tepung impor sebesar 20%.Selain itu, tujuan dari diversifikasi pangan adalah tercapainya pola konsumsi pangan yangaman, bermutu, dan bergizi seimbang. Kegiatan yang dilakukan dalam IbM ini adalah memberikan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan untuk meningkatkan budidaya tanaman singkong sebagai bahan baku pembuatan tepung mocaf serta pengembangan dan pengolahantepung mocaf menjadi aneka makanan olahan. Metode yang dilakukan melalui penyuluhan,pelatihan dan praktek pembuatan makanan, praktek pengemasan dan pemasaran melaluipembuatan website, dan pendampingan kegiatan. Hasil dari IbM adalah meningkatnya kualitas hasil panen singkong dan produksi makanan olahan berbahan baku tepung mocaf sertapemasaran melalui Blog di internet.
STRATEGI PENGEMBANGAN UKM MELALUI PENINGKATAN MODAL KERJA DENGAN VARIABEL INTERVENING PENGEMBANGAN BISNIS PADA UKM MAKANAN KECIL DI KOTA SEMARANG Sukesti, Fatmasari; Nurhayati, -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.965 KB)

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UKM)  adalah pelaku bisnis yang bergerak pada berbagai bidang usaha, yang menyentuh kepentingan masyarakat. Peran UKM sangat pentingdalam pembangunan perekonomian di Indonesia, terutama dalam penyediaan tenaga kerja dan sumber penghasilan bagi kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah. UKMjuga membantu Pemerintah dalam upaya pemberantasan kemiskinan melalui pengembangan perekonomian sistem kerakyatan. Melihat peran dan potensinya, pengembangan UKM ini sangat penting guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan mengujipengaruh modal kerja dengan variabel intervening pengembangan bisnis terhadap peningkatan kinerja UKM di kota Semarang. Data yang digunakan adalah data primer dari hasil survey kuesioner pada 90 orang pemilik UKM makanan kecil sebagai sampel di kota Semarang. Dengan menggunakan metode regressi linear hasil penelitian menunjukkan bahwa modal kerja berpengaruh signifikan pada pengembangan bisnis UKM, pengembangan bisnis UKM berpengaruh signifikan pada kinerja UKM dan modal kerja berpengaruh tidak signifikan pada kinerja UKM. Keywords : modal kerja, pengembangan bisnis, kinerja, UKM
AKUNTANSI INFLASI DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEANDALAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN Sukesti, Fatmasari
VALUE ADDED | MAJALAH EKONOMI DAN BISNIS Vol 5, No 1 (2008): Vallue Added - Manajemen Unimus
Publisher : VALUE ADDED | MAJALAH EKONOMI DAN BISNIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum laporan keuangan disusun berdasarkan nilai historis ( Historical Cost Accounting ), dengan asumsi bahwa nilai tukar stabil. Kondisi inflasi menyebabkan penyusunan laporan keuangan berdasarkan nilai historis tidak mencerminkan adanya perubahan daya beli. Sebagai konsekuensinya jika terjadi perubahan daya beli maka laporan keuangan secara ekonomis tidaklah relevan dan andal dalam penyajiannnya.Dalam kodisi inflasi laba atau rugi yang dihasilkan informasi akuntansi atas dasar nilai historis tidak menggambarkan perubahan status ekonomi perusahaan yang sesungguhnya dan perubahan harga (turunnya daya beli uang) mengakibatkan laporan keuangan tersebut tidak dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan daya beli yang ada sehingga akuntansi konvensional perlu dilengkapi data daya beli dengan cara yang layak.Ada beberapa metode akuntansi yang dapat digunakan yaitu : akuntansi biaya berlaku (current cost), dan akuntansi tingkat harga umum (general level price ) yang mengadakan restatement komponen-komponen keuangan ke dalam rupiah pada tingkat daya beli yang sama, namun tidak mengubah prinsip-prinsip akuntansi berdasarkan nilai historis.