Pamuji Sukoco
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF MURID SEKOLAH'DASAR MELALUI PENDIDIKAN JASMANI Sukoco, Pamuji
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 1, No 1 (2008): Cakrawala Pendidikan, Februari 2008, Th. XXVII, No. 1
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.707 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.8531

Abstract

The elementary school students are at a stage in need of an environmentconducive for their development. Physical education can enhance cognitive abilitythrough physical activities in the learning process. The teaching learning process inPhysicalEducation should be designed with motoric experience that developsmotoric perception, drives social interaction, and stimulates cognitive ability. Thelearning approach should use games and stimulate problem solving. The studentsshould get the opportunity to think logically and creatively and develop theirattention and memory
CHILDREN’S SOCIAL SKILLS THROUGH TRADITIONAL SPORT GAMES IN PRIMARY SCHOOLS Irmansyah, Johan; Lumintuarso, Ria; Sugiyanto, FX.; Sukoco, Pamuji
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 39, No 1 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 1, FEBRUARY 2020
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.597 KB) | DOI: 10.21831/cp.v39i1.28210

Abstract

Traditional society still perceives that physical education is ineffective in shaping children?s character and that physical education is still considered as only a playing activity without having significant effects to the development of children?s social skill. This research aims to help children shape their social skills through the traditional games provided by physical education teachers with their comprehensive playing activities. The method used in this research was a qualitative approach, by doing some observations and unstructured interviews to teachers and students. The format of the game used in this research was the modification of traditional games called ?Gobak Sodor? which is adapted to the multilateral development of children and the theory of sports education. The result of observation and interview shows that the modified traditional games ?Gobak Sodor? can help children to shape their social skills, such as personal and social responsibility, teamwork, communication and the care of each other in the game. It can be concluded that the social skills of children can not be created instantly. It requires time and continuous learning process. One of the approaches which can be used in forming children?s social skills is modified traditional sport games ?Gobak Sodor?.
PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI TERHADAP POWER TUNGKAI ATLET BOLA VOLI JUNIOR PUTRI Ismoko, Anung Probo; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.669 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui: (1) Peningkatan power melalui metode latihan agility hurdle drills dan agility ring drills, (2) Perbedaan pengaruh metode latihan terhadap power tungkai, (3) Perbedaan pengaruh power tungkai antara yang memiliki koordinasi tinggi dan rendah, dan (4) Pengaruh interaksi antara metode latihan dan koordinasi terhadap power tungkai. Penelitian ini merupakan eksperimen. Populasi penelitian adalah atlet klub Bola Voli Spirit dan Pervas berjumlah 44 atlet. Sampel penelitian 24 atlet ditentukan dengan teknik sampling. Pengumpulan data menggunakan tes yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Instrumen penelitian adalah Sargen Jump Test dan Hexagonal Obstacle Test. Teknik analisis data menggunakan ANAVA. Hasil penelitian adalah: (1) Tidak terdapat perbedaan peningkatan power tungkai yang signifikan melalui metode latihan agility hurdle drills dan agility ring drills. (2) Tidak terdapat perbedaan pengaruh antara metode latihan ter-hadap power tungkai. (3) Terdapat perbedaan peningkatan power tungkai antara yang memiliki koordinasi tinggi dan koordinasi rendah. (4) Tidak terdapat interaksi antara metode latihan dan koordinasi terhadap peningkatan power tungkai. THE EFFECT OF TRAINING MODELS AND COORDINATION ON THE LEG POWER OF JUNIOR FEMALE VOLLEYBALL ATHLETESAbstractThis study aimed to determine: (1) increase leg power through of agility hurdle drills and agility ring drills training models, (2) the differences in the effect of training models on the leg power, (3) differences in the effect of leg power between those having a high and low coordination, and (4) the effect interaction between training methods and coordination on the leg power.This study is an experimental study. The population in this study was the athletes of Volleyball Club Spirit and Pervas, totaling 44 athletes. A sample of 24 athletes was establised using the purposive sampling. The data were collected using tests and the measurements performed before and after treatment. The instru-ments used in this study was the Sargen Jump Test and Hexagonal Obstacle Test. The data were analyzed using the ANOVA. The results are: (1) There is no difference in effect between training methods of hurdle agility drills and agility ring drills on improved the leg power,  (2) There is no difference in effect between training methods on the leg power, (3) There are differences in the leg power improvement between those having high and low coordination. (4) There is no interaction between training methods and coordination on the improvement of leg power.Keywords: agility hurdle drills, agility drills ring, leg power, coordination, volleyball.
MODEL SENAM SI BUYUNG UNTUK PEMBELAJARAN MOTORIK KASAR PADA SISWA TAMAN KANAK-KANAK Pradipta, Galih Dwi; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.353 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model senam Si Buyung untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK. Senam Si Buyung yang dikembangkan diharapkan dapat digunakan guru TK sebagai salah satu bentuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (draf model), (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa kelas B dari TK Amal Mulia Mancasan yang berjumlah 15 anak. Uji coba skala besar dilakukan terhadap siswa kelas B dari TK Purbasari Dukuhsari Kalasan yang berjumlah 45 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu; (1) angket, (2) lembar pedoman observasi senam Si Buyung, (3) lembar format penilaian anak. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan model senam Si Buyung untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa taman kanak-kanak. Produk hasil penelitian pengembangan berupa buku RKH (Rencana Kegiatan Harian) dan video senam Si Buyung yang dibuat dalam bentuk CD. Dari hasil penilaian para ahli materi, dapat ditarik kesimpulan bahwa model senam Si Buyung yang dibuat layak digunakan untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK.  A GYMNASTIC MODEL SI BUYUNG AS A MEDIUM IN GROSS MOTOR LEARNING FOR KINDERGARTEN STUDENTSAbstract This research is aimed at developing a gymnastic model named Si Buyung as a medium in gross motor learning for kindergarten students. This gymnastic model is developed to help kindergarten teachers in conducting the teaching and learning of gross motor effectively and sufficiently. This educational research and development (R & D) was conducted by adapting R & D steps according to Borg & Gall (1983, p.775), consisting of: (1) collecting information, (2) information analysis, (3) developing initial product, (4) expert validation and revision, (5) preliminary field test and revision, (6) main field test and revision, and (7) making the final product. The preliminary field test was conducted to 15 students Class B of TK Amal Mulia Mancasan and the main field test was conducted to 45 students Class B of TK Purbasari. Dukuhsari Kalasan Yogyakarta. Data collecting instrument used were: (1) questionnaire, (2) observation guide line in Si Buyung (3) scoring guide line for students’ involvement in Si Buyung gymnastic. The data were analyzed using quantitative descriptive analyses and qualitative descriptive analyses.Based on the data and results of the study, it can be concluded that Si Buyung as a gymnastic model is appropriate and as a teaching and learning medium in gross motor learning for kindergarten students. The results of this study are in the forms of a book RKH (Rencana Kegiatan Harian) and Compact Disc (CD). Based on some judgements of the experts, it can be concluded that a gymnastic model Si Buyung developed is appropriate to be applied in the teaching of gross motor towards the students of kindergarten. Keywords: gymnastic Si Buyung, gross motor, and kindergarten students.
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLABASKET MELALUI METODE PENDEKATAN TAKTIK SISWA SMPN 2 PANDAK BANTUL Febrianta, Yudha; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.035 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran bolabasket melalui metode pendekatan taktik pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pandak Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Objek penelitian adalah siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pandak, Bantul  berjumlah 36 siswa. Data dikumpulkan melalui: (1) observasi hasil belajar bolabasket dengan model pendekatan taktik, (2) observasi kelas terhadap guru, (3) observasi terhadap situasi kelas, (4) observasi terhadap perilaku siswa, dan (5) tes pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bolabasket dilakukan melalui metode pendekatan taktik pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pandak, Bantul ada peningkatan. Pembelajaran bolabasket dengan pendekatan taktik siswa kelas VIIIC selama 2 siklus meningkatkan keterampilan proses dalam bermain bolabasket dengan pendekatan taktik. Berdasarkan penilaian pada akhir siklus I, rata-rata nilai siswa 72,8. Pada akhir siklus II rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 78,0, sehingga telah melampaui KKM 71. Sedangkan jumlah siswa yang tuntas saat siklus I sebanyak 17 orang (47%) ke siklus II menjadi 33 orang (96%) maka telah melampaui ketuntasan klasikal sebesar 75%. Ketuntasan klasikal dari sisi pengetahuan dapat dinyatakan sebagai berikut: hasil pretest: 16,67%, siklus I: 91,67%, dan siklus II: 100%. Rekapitulasi hasil lembar observasi perilaku siswa dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 2,8 meningkat menjadi 3,8 pada siklus II, lembar observasi guru pada siklus I sebesar 2,9 meningkat menjadi 3,7 pada siklus II dan situasi kelas pada siklus I sebesar 2,7 meningkat menjadi 3,7 pada siklus II.  ATTEMPTS TO IMPROVE BASKETBALL LEARNING THROUGH THE TACTICS APPROACH METHOD STUDENTS OF SMPN 2 PANDAK, BANTULAbstract This study aims to improve basketball learning through the tactics approach method among Grade VIIIC students of SMP Negeri 2 Pandak Bantul. This was a classroom action research (CAR) study consisting two cycles. The research subjects were 36 Grade VIIIC students of SMP Negeri 2 Pandak, Bantul. The data were collected through: (1) observations on the basketball learning out-comes using the tactics approach method, (2) classroom observations on the teacher, (3) observations on classroom situations, (4) observations on students’ behaviors, and (5) a cognitive test. The results of the study revealed that there was an improvement in basketball learning through the tactics approach method among Grade VIIIC students of SMP Negeri 2 Pandak, Bantul. Basketball learning through the tactics approach method among Grade VIIIC in 2 cycles improved the process skills in playing basketball game with the tactics approach. Based on the assessment at the end of Cycle I, the students’ average score was 72.8. At the end of Cycle II, their average score improved to 78.0, so it was above the Minimum Mastery Criterion (MMC), i.e. 71. Meanwhile, the number of students who attained MMC in Cycle I was 17 (47%), and in Cycle II it became 33 (96%); this was above the class mastery, i.e. 75%. The class mastery from the cognitive aspect could be explained as follows: from the pretest results, the mastery was 16.67%, in Cycle I it was 91.67%, and in Cycle II it was 100%. The recapitulation from the observations on the students’ learning behaviors in Cycle I was 2.8, improving to 3.8 in Cycle II; that from the observations of teachers in Cycle I was 2.9, improving to 3.7 in Cycle II; and the class situation in Cycle I was 2.7, improving  to 3.7 in Cycle II. Keywords: basketball learning, tactics approach method
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MOTORIK DENGAN MODIFIKASI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK SEKOLAH DASAR KELAS ATAS Hasbi, Hasbi; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 1: April 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.557 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran motorik dengan menggunakan modifikasi permainan tradisional untuk anak sekolah dasar kelas atas yang baik, efektif dan menyenangkan yang dapat digunakan oleh guru pendidikan jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (education research and development (R & D) yang mengadaptasi penelitian pengem-bangan menurut Borg & Gall (1983, p.775) yaitu: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan infor-masi; (3) desain produk (draf model); (4) validasi ahli dan revisi; (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi; (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi; (7) pembuatan produk final, revisi uji coba skala kecil pada 27 siswa kelas IV di SD Negeri Catur Tuggal Sleman; (8) uji coba produk skala besar pada 40 siswa kelas IV dan kelas V SD Kanisius Baciro, Sleman; (9) revisi produk dan, (10) deseminasi dan implementasi pengembangan model pembelajaran. Instrumen yaitu: (1) wawancara; (2) skala nilai; (3) observasi guru; (4) observasi keefektifan model, dan (5) kuesioner siswa. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini berupa model pembelajaran motorik dengan modifikasi permainan tradisional berisikan lima permainan yaitu: (a) gobak sodor; (b) bola kasti; (c) jemprak/engklek; (d) lompat kubur, dan (e) kucing-tikus, dan bentuk buku panduan. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran motorik dengan modifikasi permainan tradisional untuk sekolah dasar kelas atas direspon baik dan efektif. Hal ini dibuktikan dengan persentase pada setiap data kuantitatif di atas 70% pada skala besar. Respon peserta didik menghasilkan respon positif dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: model pembelajaran motorik, modifikasi bermain, tradisional.
UPAYA PENINGKATAN KARAKTER SISWA SMA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI MODEL TPSR Nurina, Titis; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 1: April 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.459 KB)

Abstract

Pembelajaran pendidikan jasmani dalam model TPSR lebih menekankan pada kondisi siswa dan pendekatannya juga berorientasi kepada aktualisasi diri dan rekonstruksi sosial siswa di dalam pembelajaran permainan bola basket. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter tanggung jawab, kerja sama, dan percaya diri siswa putri kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dengan model TPSR dalam pembelajaran permainan bola basket. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian adalah seluruh siswa putri kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 3 yang berjumlah sembilan siswa. Analisis data menggunakan analisis diskriptif, kualitatif, dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran TPSR dapat meningkatkan karakter tanggung jawab dan kerja sama dalam pembel-ajaran permainan bola basket yang berdampak pada kepercayaan diri siswa putri kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta yang dapat dilihat dari peningkatan nilai keterampilan psikomotor, kognitif, dan afektif siswa. Kata Kunci: TPSR, karakter, permainan bola basket
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Ardiyanto, Asep; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 2: September 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.783 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran berbasis permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak tunagrahita ringan yang layak digunakan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi, (2) analisis hasil informasi, (3) mengembangkan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba skala kecil, (6) revisi, (7) uji coba skala besar, (8) revisi akhir, (9) pembuatan produk final, dan (10) diseminasi dan implementasi produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap 6 siswa tunagrahita ringan SLB Tunas Kasih 2 Turi. Uji coba skala besar dilakukan terhadap 12 siswa tuna-grahita ringan SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran, yaitu: (1) balap sarung, (2) lempar karet, (3) dorong ban, (4) engkling, (5) pukul balon, (6) layang-layang, (7) lompat tali, dan (8) pesawat terbang. Dari hasil analisis data penilaian para ahli materi dan guru SLB, ditarik kesimpulan bahwa pengembangan model pembelajaran ini sangat baik dan efektif. Kata kunci: pengembangan, permainan tradisional, pembelajaran motorik kasar, anak tunagrahita ringan.
PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI TERHADAP KETERAMPILAN SISWI EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMPN I BANTUL Nurhidayah, Nurhidayah; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 3, No 1: April 2015
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.427 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan pengaruh model latihan guided discovery style dan model latihan command style terhadap keterampilan bola basket siswi, (2) perbeda-an pengaruh siswi yang memiliki koordinasi tinggi dan koordinasi rendah terhadap keterampilan bola basket, dan (3) interaksi antara model latihan dengan koordinasi terhadap keterampilan bola basket siswi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswi ekstrakurikuler bola basket yang berjumlah 43 orang. Sampel berjumlah 24 siswi ditentukan dengan teknik purposive sampling. Intrumen tes yang digunakan adalah tes Wall Bounce Pass untuk mengukur koordinasi mata-tangan dan tes Sekolah Tinggi Olahraga (STO) untuk mengukur keterampilan bola basket siswi. Teknik analisis data yang menggunakan ANAVA. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Tidak terdapat perbedaan pengaruh antara model latihan guided discovery style dan model latihan command style terhadap keterampilan bola basket siswi. (2) Terdapat perbedaan pengaruh siswi yang memiliki koordinasi tinggi dan rendah terhadap keterampilan bola basket. (3) Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model latihan dan koordinasi terhadap keterampilan bola basket siswi.   THE EFFECT OF TRAINING MODEL AND COORDINATION ON THE BASKETBALL SKILLS OF EXTRACURRICULAR STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL 1 BANTUL   Abstract This study aims to investigate: (1) the different effects of the guided discovery style model training and command style model training on basketball skills of students, (2) the different effects on basketball skills of students who have high and low coordination, and (3) the interaction effects between training models of guided discovery style and command style with coordination (high and low) on the basketball skills of students.This research was an experiment. The population comprised 43 basketball extracurricular students. A sample of 24 students was established using the purposive sampling technique. The instruments of this research were wall bounce pass test to measure eye-hand coordination and Sekolah Tinggi Olahraga (STO) test to measure the basketball skills. The data were analyzed using the two-way ANAVA  analysis.The results of the study are as follows. (1) There is no different effect between guided discovery style model training and command style model training on the basketball skills of the students. (3) There is an effect difference on the basketball skills of the students who have high and low coordination. (4) There is no a significant interaction between model training and coordination on the basketball skills of students. Key words: guided discovery style, command style, coordination, basketball skills
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEPAK BOLA MAHASISWA PGSD STKIP St. PAULUS RUTENG MELALUI PENDEKATAN TAKTIK Adam, Gervasius; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 3, No 2: September 2015
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.539 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar mahasiswa tingkat I PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng melalui pendekatan taktik bermain. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri atas dua siklus, menggunakan desain Kemmis & MC. Taggart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan taktik bermain yang di padukan dengan permainan lempar tangkap bola dapat meningkatkan hasil belajar dan minat sepak bola mahasiswa kelas IF PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng. Berdasarkan data hasil tes pada siklus I rata-rata nilai mahasiswa secara klaksikal megalami peningkatan yaitu terlihat dari pratindakan 30 orang (50,84%) naik menjadi 39 orang (67%) pada siklus I dan pada siklus II menjadi 45 orang (76%) yang tuntas/lulus dengan mencapai kriteria ketuntasan minimum yaitu 60. Kata kunci: hasil belajar, sepak bola, pendekatan taktik bermain   AN EFFORT TO INCREASE THE STUDENTS’ QUALITY AT PGSD OF STKIP ST. PAUL RUTENG IN PLAYING FOOTBALL THROUGH THE TACTICAL APROACH Abstract This research aims to seek the increasing result of the students’ learning process in the first grade at PGSD (Elementary School Teacher Education) of STKIP St. Paul Ruteng through the tactical games approach. This research is a kind of Classroom Action Research which consists of two cycles by using Kemmis & MC. Taggart’s design. The research result shows that the tactical games approach which is combined with throwing-catching of ball play can increase the learning result and the interest in playing football for the 1F-class students at PGSD of STKIP St. Paul Ruteng.  Based on the test result at first cycle, the average score of the students, is increasing classically which is shown by pre-action, namely 30 students (50.84%) becoming 39 students (67%) at first cycle, and then at second cycle it has been 45 students (76%) who have graduated/passed by reaching the minimum score criteria namely 60. Keywords: leaning result, football, the tactical  games approach