Articles

Found 11 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN JAWER KOTOK (COLEUS ATROPURPUREUS (L.) BENTH.) TERHADAP BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES ATTC 1223 DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS ATTC 12228 FAUZI, NIDIAZKA PUSPANEGARA; SULISTIYANINGSIH, SULISTIYANINGSIH; RUNADI, DUDI; WICAKSONO, IMAM ADI
Farmaka Vol 15, No 3 (2017): Farmaka
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.782 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i3.12810

Abstract

Jerawat atau akne merupakan kondisi kulit dimana terdapat penyumbatan pori-pori kulit yang terlihat dari timbulnya bintik-bintik pada wajah yang sering terjadi pada usia remaja, yang biasanya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Salah satu tanaman yang dapat berfungsi sebagai antijerawat adalah jawer kotok (Coleus Atropurpureus (L) Benth.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan fraksi daun jawer kotok (Coleus Atropurpureus (L) Benth.) serta menetapkan nilai KHTM (Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum) dan KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum) nya terhadap bakteri Propionibacterium acnes ATTC 1223 dan Staphylococcus epidermidis ATTC 12228. Tahap penelitian meliputi determinasi tumbuhan dan penyiapan simplisia, ekstraksi simplisia, fraksinasi ekstrak, penapisan fitokimia ekstrak, dan penentuan profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT) ekstrak, uji konfirmasi bakteri, uji aktivitas antibakteri ekstrak, uji aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi, penentuan Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum (KHTM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) fraksi teraktif dari ekstrak. Metode untuk uji aktivitas antibakteri adalah metode difusi agar. Untuk penetapan KHTM dan KBM menggunakan metode mikrodilusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak, fraksi n-heksan, dan fraksi etil asetat daun jawer kotok mempunyai aktivitas terhadap Propionibacterium acnes ATTC 1223 dan Staphylococcus epidermidis ATTC 12228. Fraksi teraktif adalah fraksi n-heksan dengan nilai KHTM terhadap Propionibacterium acnes ATTC 1223 antara 0,78% - 0,0487%  b/v dan nilai KBM 1,56%  b/v sedangkan nilai KHTM terhadap Staphylococcus epidermidis ATTC 12228 antara 0,39% - 0,0487% b/v dan nilai KBM 0,78 % b/v. Kata kunci : Antibakteri, Daun Jawer Kotok, Coleus Atropurpureus (L) Benth., , Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF ICM TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Sulistiyaningsih, Sulistiyaningsih; Pramudiyanti, Pramudiyanti; Marpaung, Rini Rita T.
Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Jurnal Bioterdidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This experiment aimed to find out the use of the applicating active index card match (ICM) strategy towards the students cognitive result. The research designs was non equivalent pretest – posttest. The research sample were students in XA and XB class that was selected by random sampling. Data of the research were qualitative and quantitative. The qualitative data was gotten by students learning activity and questionnaire that was analyzed descriptively. The quantitative data were the average score of test, that was analyzed by t-test and U-test. Result of this study shown that the average of students outcomes in experimental class are higher than control (experiment= 65.92; control = 47.75). The average of percentase student learning activities in all observed aspects in experimental class shown that it was higher enhancement than control (experiment = 80.74; control = 62.66). The students also gives positive responses to applicating of active index card match (ICM) strategy.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan strategi pembelajaran aktif index card match (ICM) terhadap hasil belajar kognitif siswa. Desain penelitian adalah pretes-postes tak ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas XA dan XB dipilih secara random sampling. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari aktivitas belajar siswa dan angket tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji-U. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar  kelas eksperimen lebih tinggi (eksperimen = 65.92; kontrol = 47.75). Rata-rata persentase aktivitas siswa semua aspek kelas eksperimen juga menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi (eksperimen = 80.74; kontrol = 62.66). Selain itu, semua siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan strategi pembelajaran aktif index card match (ICM).Kata kunci : aktivitas belajar, hasil belajar kognitif, index card match, strategi aktif
ÉLABORATION DES MATIÉRES ENRICHISSANTE EN-LIGNE DE COMPRÉHENSION ORALE CHEZ LE PROGRAMME DE L’ENSEIGNEMENT DU FRANÇAIS, FACULTÉ DES LANGUES ET DES ARTS, UNNES Sulistiyaningsih, Sulistiyaningsih; Urip, Sri Rejeki; Syaefudin, Mohamad
Didacticofrancia: Journal Didactique du FLE Vol 4 No 1 (2015): Didacticofrancia
Publisher : Didacticofrancia: Journal Didactique du FLE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPTIK, une organisation qui dévelope la technologie de linformation et de la communication pour lenseignement (TICE) de l’Unnes a fourni des services de l’apprentissage en-ligne, nommé Elena, pour soutenir lapprentissage à l’Unnes. Toutefois, le programme de l’enseignement du français n’en profite pas encore. En raison de l’absence du média en-ligne Elena, j’ai dirigé une recherche dont  l’objectif majeur est de développer le multimédia dapprentissage en ligne Elena pour le cours compréhension orale chez le programme de lenseignement du français, notamment pour les étudiants de niveau pré élémentaire. La méthode utilisée est la méthode de la recherche de développement (R et D). Théoriquement, il y a dix étapes dans cette recherche, mais dû au temps limité, j’ai utilisé cinq étapes. Ce sont lanalyse du problème, la collecte des données, la création du produit, la validation, et la révision. Le résultat de cette recherche est  un contenu de l’apprentissage en ligne Elena pour le cours de comprèhension orale pré élementaire. Sur la page d’Elena, il y a le matériel d’apprentissage qui se compose de 4 unités, ce sont: (1) Parlez-vous français, (2) Elle s’appelle Laura, (3) Mon quartier est un monde, et (4) Tes amis sont mes amis.. Chaque unité est composée de 7 sous-menu, ce sont: L’indicateur de compétence, Sujets de leçon, Lexique, Phonétique, Grammaire, Exercise et Divers. J’ai fait la révision selon les suggestions de l’expert, de sorte que le matière de ce média puisse donc être utilisé dans le cours de compréhension orale pré élementaire. BPTIK, one of organisations supporting web on education of Unnes has been providing e-learning “Elena” to support the learning system in Unnes. However, the French Education Program has not optimized it yet. Therefore, this research aimes to develop an online learning “Elena” for listening comprehension course in French Education Program, especially for students in elementary level. The method used in this research is research and development (R and D).  This research should be conducted in ten steps, but I only adopted five steps, they are: formulate problems, collection data, a design product, validation, and the revision. The results of this research is the form of online learning content material containing basic subjects of  listening. This materiel consists of 4 unité, that is adopted from Version Originale 1, they are: (1) Parlez-vous français, (2) Elle s’appelle Laura, (3) Mon quartier est un monde and (4) Tes amis sont mes amis. There are 7 menu in each unité: L’indicateur de compètence, Sujets de leçon, Lexique, Phonètique, Grammaire, Exercise and Divers. The draft of the products was consulted by an expert of a french language education to know the weakness. After the revisions based on the expert’s suggestions, this product design is suitable to be used as a supporting learning system of listening comprehension subject  in French Education Program in Unnes. 
DISPERSI PADAT TRIANGGANI, DANINTYA FAIRUZ; Sulistiyaningsih, Sulistiyaningsih
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Farmaka (Juni)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.333 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.16703

Abstract

Kelarutan merupakan faktor yang penting dalam penghantaran obat secara oral. Untuk obat dengan kelarutan yang rendah tetapi permeabilitasnya tinggi, tahap penentu absorpsi obat ditentukan oleh proses disolusi. Sehingga, diperlukan suatu usaha untuk meningkatkan disolusi dengan meningkatkan kelarutannya sehingga mempercepat proses absorpsi dan onset kerja obat. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kelarutan obat adalah menggunakan metode dispersi padat yaitu produk solid yang umumnya terdiri dari obat hidrofobik dan matriks hidrofilik. Penggunaan metode dispersi padat yang tepat dapat meningkatkan kelarutan obat sehingga meningkatkan mutu produk. Sehingga, artikel ini berisi ulasan mengenai dispersi padat termasuk klasifikasi, keuntungan, kerugian, mekanisme pelepasan, dan metode pembuatan, serta metode evaluasi dari dispersi padat dengan tujuan agar penggunaan dispersi padat menjadi tepat dan dapat menjamin mutu produk obat tersebut.
SUPERVISI KLINIK DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PERAWAT DI RUMAH SAKIT Puspitasari, Nur Wahyu; Nurkholis, Nurkholis; Kusumawati, febriana Tri; Atmanto, Arif Puji; Zuhri, Mohammad; Sulistiyaningsih, Sulistiyaningsih; Diel, M. Martono; Elmonita, Yudhanoorsanti; Agustina, Clara; Dwidiyanti, Meidiana
Jurnal Perawat Indonesia Vol 2, No 2 (2018): November 2018, JURNAL PERAWAT INDONESIA
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.804 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v2i2.12

Abstract

AbstrakPerawat memiliki berbagai kompetensi yang harus dikuasai dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Kompetensi perawat sangat luas, mencakup praktik profesional, etis, legal, peka budaya, pemberian asuhan, manajemen asuhan keperawatan, pengembangan kualitas personal dan profesional. Supervisi klinik menjadi syarat penting untuk memantau penerapan kompetensi perawat, sehingga dapat tercipta kinerja yang memuaskan. Kinerja perawat yang belum mencapai standar yang telah ditetapkan DEPKES RI, dapat mengakibatkan terjadinya tindakan – tindakan yang tidak sesuai SOP, kurang baiknya dalam pemberian pelayanan keperawatan, sehingga menimbulkan cedera, kerugian, bahkan komplain dari pasien dan masyarakat. Kejadian tersebut dapat menimbulkan penurunan kualitas pelayanan kesehatan dan penurunan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap profesi perawat. Oleh karena itu perlu adanya solusi yang tepat untuk mempertahankan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi klinik terhadap peningkatan kompetensi perawat. Penelitian ini menggunakan metode sistematic review melalui pencairan database, scanning, dan screening 8 artikel dari 90 artikel yang didapat. Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan pelayanan keperawatan, ditunjukkan dari peningkatan kompetensi perawat yang berpengaruh terhadap kinerja perawat. Kinerja perawat dipengaruhi oleh faktor internal yang meliputi kepatuhan dokumentasi keperawatan dan kepatuhan cuci tangan five moment. Sedangkan faktor eksternal meliputi penurunan burnout, peningkatan lingkungan kerja, dan penurunan risiko jatuh. Dari berbagai jurnal menunjukkan bahwa superfisi klinik dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perawat baik secara internal maupu eksternal. Banyaknya dampak positif supervisi klinik di rumah sakit dapat menjadi acuan agar supervisi klinik terus di lakukan di rumah sakit. Adanya supervisi klinik yang dilakukan dengan tepat diharapakan kegiatan asuhan keperawatan dapat terus ditingkankan sesuai kompetensi perawat. Kata kunci: Supervisi klinik, perawat, kompetensi perawat, kinerja perawat AbstractClinical supervision in nursing services as an efforts to improve nurse competency in hospitals. Nurses have various competencies that must be mastered in providing nursing care to patients. Nurses' competencies are very broad, covering professional, ethical, legal, cultural-sensitive practices, providing care, nursing care management, developing personal and professional qualities. Clinical supervision is an important requirement for monitoring the application of nurse competencies, so that satisfactory performance can be created. The performance of nurses who have not reached the standards set by the RI Ministry of Health, can result in actions that are not in accordance with the SOP, poor in providing nursing services, causing injury, loss, even complaints from patients and the public. These events can lead to a decrease in the quality of health services and a decrease in the level of public trust in the nursing profession. Therefore it is necessary to have the right solution to maintain service quality. This study aims to determine the effect of clinical supervision on improving nurse competency. This research uses sistematic review method through database disbursement, scanning, and screening 8 articles from 90 articles obtained. The results showed that there were differences in nursing services, indicated by an increase in nurses 'competencies which had an effect on nurses' performance. Nurse performance is influenced by internal factors which include compliance with nursing documentation and compliance with five-moment hand washing. While external factors include a decrease in burnout, an increase in the work environment, and a reduced risk of falling. From various journals, it was shown that clinical superfissions can have a positive impact on the performance of nurses both internally and externally. The many positive effects of clinical supervision in hospitals can be a reference for clinical supervision to continue at the hospital. The existence of clinical supervision carried out appropriately is expected that nursing care activities can continue to be increased according to nurses' competencies. Keywords: Clinical supervision, nurses, nurse competencies, nurse performance
ARTIKEL TINJAUAN: PENGGUNAAN NSAIDS (NON STEROIDAL ANTI INFLAMATION DRUGS) MENGINDUKSI PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN ARTHRITIS IMANANTA, FADHILA PUTRI; SULISTIYANINGSIH, SULISTIYANINGSIH
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Farmaka (Juni)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.586 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.16862

Abstract

NSAIDs (Non Steroidal Anti Inflamation Drugs) merupakan golongan obat antiinflamasi yang sering digunakan untuk mengatasi inflamasi pada pasien arthritis. Selain menghasilkan efek antiinflamasi, penghambatan sintesis prostaglandin oleh NSAIDs juga memiliki efek samping berupa peningkatan tekanan darah karena mekanisme yang berkaitan dengan retensi natrium dan air. Efek samping tersebut akan menjadi permasalahan ketika NSAIDs digunakan untuk mengatasi inflamasi pada pasien arthritis yang juga menderita hipertensi. Penghambatan sintesis prostaglandin oleh NSAIDs juga berdampak pada penurunakan aliran darah pada ginjal sehingga menyebabkan teraktivasinya sistem renin-angiotensin. Tujuan dari review ini yaitu untuk mengetahui efek penggunaan NSAIDs terhadap peningkatan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan penyakit penyerta arthritis. Metode yang digunakan pada review ini yaitu dengan melakukan penelusuran pustaka berupa jurnal penelitian dan guideline. Didapatkan 16 jurnal dan guideline yang  berhubungan dengan penggunaan NSAIDs dan penyakit Hipertensi.  NSAIDs dapat menimbulkan peningkatan tekanan darah melalui mekanisme kerja penghambatan prostaglandin dan prostasiklin yang menyebabkan vasokonstriksi ginjal, peningkatan resobsi natrium dan air serta penurunan ekskresi natrium. Kata Kunci: NSAIDs, Hipertensi, Tekanan Darah, Arthritis
REVIEW ARTIKEL: PUASA RAMADHAN DAN DIABETES MELITUS NATALIA, ANDRENA; SULISTIYANINGSIH, SULISTIYANINGSIH
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Suplemen Juni
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.784 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.17498

Abstract

Selama menjalankan ibadah puasa terdapat penurunan asupan makanan yang dapat menyebabkan pasien dengan diabetes berada pada resiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi. Tingginya resiko yang terjadi dapat dipengaruhi oleh lamanya waktu berpuasa. Tujuan dari review jurnal ini adalah untuk mengetahui resiko pasien diabtes yang menjalankan puasa Ramadhan serta cara menanganinya. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan pencarian data sekunder di internet berupa publikasi jurnal. Menurut penelitian dalam jurnal yang telah direview, selama berpuasa terdapat beberapa perubahan metabolisme pada tubuh. Resiko komplikasi yang mungkin dapat terjadi, yaitu hipoglikemia, hiperglikemia, dehidrasi, serta trombosis. Pencegahan komplikasi tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup yang direkomendasikan atau dengan melaksanakan pendidikan pra-Ramadhan.
REVIEW: RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA TERAPI PENGOBATAN JERAWAT Madelina, Winona; Sulistiyaningsih, Sulistiyaningsih
Farmaka Vol 16, No 2 (2018): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.311 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i2.17665

Abstract

Acne vulgaris (jerawat) adalah penyakit kulit peradangan kronis dengan patogenesis kompleks, melibatkan kelenjar sebasea, hiperkeratinisasi folikular, kolonisasi bakteri berlebihan, reaksi imun tubuh dan peradangan. Antibiotik memegang peran penting dalam terapi pengobatan jerawat. Pilihan pengobatan didasarkan pada persepsi dokter terkait efikasi, efektivitas biaya atau rasio risiko-manfaat dan jarang mempertimbangkan resistensi bakteri. Antibiotik topikal dan oral secara rutin digunakan untuk mengobati jerawat. Namun, kasus resistensi antibiotik meningkat, dengan banyak negara melaporkan bahwa lebih dari 50% dari strain Propionibacterium acnes tahan terhadap makrolida topikal, membuatnya kurang efektif. Prevalensi P. acnes resisten antibiotik bervariasi di berbagai belahan dunia. Angka prevalensi yang tinggi di antara negara-negara Eropa, dengan resistensi eritromisin ? klindamisin berkisar dari 45% hingga 91% dan resistensi tetrasiklin dari 5% menjadi 26,4% (kecuali Italia dan Hungaria yang memiliki 0%). Di Asia, ada perbedaan besar dalam prevalensi P. acnes resisten antibiotik antara berbagai negara Asia. Misalnya di Jepang, tingkat resisten eritromisin ? klindamicin hanya 4% dan tetrasiklin ? doksisiklin dengan 2%. Di Korea, penelitian terbaru hanya menemukan satu dari 33 strain (3,2%) yang diisolasi resisten terhadap klindamisin dan penulis berpendapat bahwa P. acnes resisten antibiotik belum berkembang cukup baik di Korea.
REVIEW ARTIKEL: TERAPI HERBAL SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN DISLIPIDEMIA Anneke, Ruth; Sulistiyaningsih, Sulistiyaningsih
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Suplemen Juni
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.686 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.17495

Abstract

Dislipidemia adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi kolesterol total, kolesterol Low-Density Lipoprotein (LDL), atau trigliserida, dan/atau penurunan kolesterol High-Density Lipoprotein (HDL) dan merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner. Penggunaan obat-obatan sebagai terapi farmakologi dislipidemia tak jarang menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, untuk menghindarinya digunakan terapi herbal sebagai pilihan alternatif pengobatan. Berdasarkan aktivitasnya, beberapa tanaman yang dilaporkan berkhasiat untuk terapi herbal dislipidemia di antaranya adalah Glycine max, Citrullus lanatus, Dioscorea alata, Marrubium vulgare, Zanthoxylum heitzii, Heracleum persicum, Butea monosperma, Lagenaria siceraria, Vaccinium arctostaphylos, Ficus carica, Bixa orellana, Angelica acutiloba, Trifolium pratense, Cinnamomum osmophloeum, dan Morus alba.
OBAT HERBAL UNTUK PENANGANAN KEMOTERAPI DAN EFEK SAMPING YANTO, YOGIYANTO; Sulistiyaningsih, Sulistiyaningsih
Farmaka Vol 15, No 4 (2017): Farmaka Desember
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.245 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i4.14750

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia dimana pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh kanker. Penyakit kanker adalah penyakit yang timbul akibat pertumbuhan tidak normal sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Sejauh ini, penanganan untuk penyakit kanker dapat dilakukan dengan kemoterapi, radioterapi, dan operasi. Beberapa obat kemoterapi yang paling sering digunakan adalah antimetabolit (contoh: metotreksat), agen interaktif DNA (contoh: cisplatin), agen antitubulin (contoh: taksan), hormon dan agen penarget molekular. Namun obat kemoterapi tidak lepas dari efek samping yang dapat menurunkan kualitas hidup penderita kanker. Oleh karena itu, review ini akan membahas tentang obat-obat herbal yang dapat digunakan sebagai antikanker serta menangani efek samping dari kemoterapi. Metode dalam review ini adalah penelusuran pustaka dengan menggunakan Pubmed dan Google Scholar. Pencarian dilakukan dengan menggunakan kata kunci ?chemotherapy?, ?herbal chemotherapy?, ?efek samping kemoterapi?, ?obat tradisional kemoterapi?. Hasil review menunjukkan bahwa penggunaan obat herbal atau bahan alami dalam penanganan kemoterapi memberikan efek kemoterapi dengan berbagai mekanisme seperti menekan proliferasi sel, induksi apoptosis, memperlambat metastasis, tanpa menurunkan kualitas hidup penderita kanker. Beberapa obat herbal juga dapat digunakan untuk mengatasi efek samping yang muncul akibat kemoterapi seperti anoreksia, diare, neuropati, dan lain-lain.