Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS KEGIATAN EVALUASI LAYANAN INFORMASI PUBLIK OLEH KOMISI INFORMASI JAWA TENGAH TAHUN 2013 - 2015 Budiani, Rosyda; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 3 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyelenggaraan evaluasi layanan informasi publik pada tahun 2013-2015 serta hambatan-hambatannya oleh Komisi Informasi Jawa Tengah. Metode yang digunakan ialah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan naratif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi layanan informasi publik bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan badan publik dalam menyelenggarakan layanan informasi publik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik. Badan publik yang dimaksud yaitu Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang ada di pemerintahan kabupaten/ kota, SKPD Jawa Tengah, dan badan publik vertikal. Pelaksanaan evaluasi terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap perencanaan (ex-ante), tahap pelaksanaan (on-going), dan tahap pasca pelaksanaan (ex-post). Badan publik yang mendapatkan nilai tertinggi pada akhir evaluasi akan mendapatkan penghargaan pada acara Komisi Informasi Award. Hasil evaluasi berupa laporan tahunan dapat diakses dan diunduh secara bebas pada website resmi Komisi Informasi Jawa Tengah. Hambatan yang ditemui dalam evaluasi meliputi minimnya pengetahuan sumber daya manusia yang mengelola layanan informasi publik, alokasi anggaran yang tidak menentu, dan inkonsistensi antara struktur PPID badan publik yang tertera pada Surat Keputusan dengan kenyataan yang terdapat di lapangan.
KETERSEDIAAN KOLEKSI BAGI KEBUTUHAN INFORMASI PEMUSTAKA DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN PEKALONGAN Oktavianto, Bayu; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.715 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang ketersediaan koleksi di Perpustakaan Kabupaten Pekalongan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan koleksi yang dibutuhkan oleh pemustaka di Perpustakaan Kebupaten Pekalongan. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini pemustaka dan pustakawan, sedangkan objeknya adalah ketersediaan koleksi di Perpustakaan Kabupaten Pekalongan. Adapun teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemustaka Kabupaten Pekalongan dari kalangan umum, mahasiswa, dan pelajar SMA. Para pemustaka membutuhkan jenis koleksi yang dapat menambah wawasan, pengetahuan, sebagai media pendukung untuk menyusun tugas sekolah, serta koleksi fiksi. Koleksi yang disediakan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan dari hasil penelitian ini sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan informasi pemustaka.
PENATAAN ARSIP DINAMIS AKTIF DALAM MENDUKUNG LAYANAN INFORMASI PADA SUBBAG ADMINISTRASI UMUM INSPEKTORAT PROVINSI JAWA TENGAH Inayahaningtias, Defi; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.447 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penataan/pemberkasan arsip dinamis aktif dalammenunjang layanan informasi di Subbag Administrasi dan Umum Inspektorat Provinsi JawaTengah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknikanalisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sistem pencatatan arsip dinamis aktif dilakukan secara manual dankomputerisasi. Pencatatan secara komputerisasi yaitu masing-masing arsip aktif dimasukkan padadatabase kearsipan berupa Government Resource Management System, surat elektronik, danSimPeg. Pada manual dengan tahapan: pemeriksaan, pengindeksan, memberi kode (No.Klasifikasi), serta penyimpanan. Penataan/pemberkasan arsip berperan penting karenamemudahkan, memperlancar, dan mempersingkat waktu dalam melakukan layanan informasikepada pengguna. Layanan informasi di Subbag Administrasi dan Umum mempunyai dua aspekyaitu peminjaman dan pengembalian. Dua aspek tersebut, didukung oleh kegiatanpenataan/pemberkasan yang baik. Pada kenyataannya jumlah arsip yang dikelola tidak sebandingdengan sumber daya manusia yang ada serta dalam pengembalian arsip yang tidak sesuai denganwaktu pengembalian. Hasil penelitian ini menunjukkan perlu adanya peningkatan jumlah pengelolaarsip sehingga kegiatan penataan dan pengembalian akan optimal, seabagai saran sebaiknyapetugas arsip lebih tegas dalam mengingatkan pengguna agar pengembalian sesuai penataan.
ANALISIS RISIKO PADA ARSIP KEPEGAWAIAN MILIK PT POS INDONESIA (REGIONAL AREA VI) SEMARANG Habibie, Muhammad Luthfie; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 8, No 4 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.594 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko apa saja yang mengancam arsip kepegawaian milik PTPos Indonesia (Regional Area VI) Semarang serta menghitung kemungkinan terjadinya risiko tersebutsehingga dapat meningkatkan efisiensi sumber daya Kantor Pos Regional VI dalam menjaga dan merawatarsip kepegawaian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel yangdigunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 20 responden yang terbagi menjadi 1 kepala divisi humasdan 1 penanggung jawab kearsipan arsip kepegawaian PT Pos Indonesia (Regional Area VI) Semarang,serta 18 pegawai divisi sumber daya manusia yang mengetahui kondisi arsip kepegawaian. MetodeWeighted-Average Approximation digunakan untuk menghitung kemungkinan terjadinya kejadian risikoyang dapat merusak arsip kepegawaian. Indikator risiko yang dapat merusak arsip kepegawaian dipilihberdasarkan Records Risk Assessment Tool yang dikembangkan oleh New castle University yaitu faktorrisiko kondisi lingkungan; kesalahan manusia, kebijakan dan prosedur; keamanan ruangan; serta ruangandan unit penyimpanan arsip kepegawaian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa arsip kepegawaianterdampak oleh fluktuasi suhu dan kelembaban ruangan, hama serangga, jamur, serta unit penyimpananyang rusak. Kemudian dari perhitungan kemungkinan risiko menggunakan metode Weighted-AverageApproximation dapat disimpulkan bahwa risiko yang perlu di prioritaskan dalam perencanaan kegiatanpreventif kerusakan arsip kepegawaian adalah unit risiko fluktuasi suhu dan kelembaban ruangan, hamaserangga, jamur dan unit penyimpanan yang rusak untuk faktor risiko ruangan dan unit penyimpanan arsipkarena memiliki tingkat kemungkinan terjadi sedang.
PENGARUH PELAKSANAAN KEGIATAN PENGAWASAN KEARSIPAN OLEH ANRI TERHADAP KUALITAS PENYELENGGARAAN KEARSIPAN PADA KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI Widyantika, Inez Yusrina; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.435 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Kearsipan olehANRI terhadap Kualitas Penyelenggaraan Kearsipan pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggaldan Transmigrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengambilan data yang dilakukan yaitumelalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap 3 (tiga) informan. Pelaksanaanprogram pengawasan terhadap penyelenggaraan kearsipan terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap audit, tahappenilaian, dan tahap monitoring. Pada tahap audit, ANRI melihat kondisi faktual dari penyelenggaraan kearsipanlembaga yang diawasi. Pada tahap penilaian, ANRI mengeluarkan nilai penyelenggaraan kearsipan melalui hasilaudit yang dilakukan sekaligus menuliskan rekomendasi untuk memperbaiki penyelenggaran kearsipan. Padatahap monitoring, ANRI memantau perubahan terkait rekomendasi yang telah diberikan. Program PengawasanPenyelenggaraan Kearsipan melibatkan 7 (tujuh) aspek penilaian yaitu, ketaatan terhadap peraturan perundangundangan,program kearsipan, pengolahan arsip inaktif, penyusutan arsip, sumber daya manusia kearsipan,kelembagaan, serta prasarana dan sarana kearsipan. Tujuh aspek tersebut dinilai dan diakumulasi menjadi nilaiPenyelenggaraan Kearsipan pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Melihatperubahan yang terjadi pada ketujuh aspek pengawasan, dapat disimpulkan bahwa program pengawasanpenyelenggaraan kearsipan memiliki pengaruh terhadap kualitas penyelenggaraan kearsipan di Kementerian Desa,Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
SEPPUKU: KEMATIAN TERHORMAT DALAM TRADISI JEPANG Suliyati, Titiek
KIRYOKU Vol 3, No 4 (2019): Jurnal Kiryoku
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.704 KB) | DOI: 10.14710/kiryoku.v3i4.202-213

Abstract

In modern times, the era after the Meiji Restoration, seppuku gradually disappeared when the samurai group was abolished. Although in Japan there are still people who commit seppuku and harakiri but the motivation, implementation methods and objectives are different from seppuku and harakiri in the era before the Meiji restoration. The changes and dynamics of Japanese society in conducting seppuku and harakiri are very interesting to study. The purpose of writing this article is to find out whether there is a correlation between seppuku tradition and the number of suicides in Japan at this time. To explore this correlation, the writing of this article uses a qualitative method with a historical approach. The stages of historical research begin with data collection (heuristics), source criticism, interpretation and writing of research results in the form of articles. The analysis was performed using qualitative methods which include data reduction, data presentation, and concluding. The results of the study concluded that there is no strong correlation between seppuku traditions in the past with suicide (jisatsu) that many Japanese do today. There is a difference in purpose, motivation and background in their suicide.
Bushido Pada Masyarakat Jepang : Masa Lalu dan Masa Kini Suliyati, Titiek
IZUMI Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.976 KB) | DOI: 10.14710/izumi.1.1.

Abstract

ABSTRACT Special characteristic of every nation is influenced by each geographical invironment, and outside elements. Japanese nation is one of nations that has unique culture values that still exist. Japanese culture values influence mainset in their live from the past until the present. This mainset evokes awareness that Western domination can not be defeated by arms only ,but also by the spirit of bushido. The spirit of bushido can not be separated from Samurai imerged in Kamakura period (1192 -1333). Bushido is the principal and way of life that constitutes honesty, bravery, generousity, politesness, honour, dignity, faithfulness, responsibility, self control etc. This awareness leads to the edvancement in technogy and industry of Japanese nation.Because of its long existence of Samurai (1192-1912), the spririt of bushido resides in Japanese character and personality . Keyword : Bushido, Samurai, Japanese Culture
ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS AKTIF DI SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN DINAS PENDIDIKAN KOTA SEMARANG Putra, Bayu Ardiansyah; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.3 KB)

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian untuk skripsi yang berjudul ?Analisis Pengelolaan Arsip Dinamis Aktif padaSub Bagian Umum dan Kepegawaian di Dinas Pendidikan Kota Semarang.? Tujuan dari Penelitian ini adalah untukmengetahui pengelolaan arsip dinamis aktif yang dilakukan di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian DinasPendidikan Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalampenelitian ini melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa kegiatan pengelolaan arsip dinamis aktif di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian DinasPendidikan Kota Semarang dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu penciptaan arsip, penggunaan arsip danpenyimpanan arsip. Tahap penciptaaan arsip berkaitan dengan penanganan surat masuk dan surat keluar yangdilakukan dengan menggunakan sistem pola lama atau buku agenda. Tahap penggunaan arsip berkaitan dengankegiatan penemuan kembali untuk pelayanan dan peminjaman arsip. Kegiatan peminjaman arsip belum dilakukandengan menggunakan prosedur yang tepat karena belum adanya kegiatan pencatatan peminjaman arsip. Tahappenyimpanan arsip berkaitan dengan sistem penyimpanan arsip dan asas pengorganisasian arsip. Sistempenyimpanan arsip yang digunakan adalah sistem penyimpanan secara kronologis berdasarkan urutan tanggal, bulandan tahun. Asas pengorganisasian yang diterapkan menggunakan asas desentralisasi sebab di setiap unit kerja DinasPendidikan Kota Semarang mempunyai tugas untuk mengatur arsipnya masing-masing sesuai dengan tugas, pokokdan fungsi bagian di Dinas Pendidikan Kota Semarang.Analisis Pengelolaan Arsip Dinamis Aktif di Sub BagianUmum Dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Semarang
PEMANFAATAN ARSIP TANAH DALAM PENYELESAIAN KASUS SENGKETA TANAH OLEH KANTOR PERTANAHAN KOTA SEMARANG Chairani, Ratu Nur; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.564 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemanfaatan arsip tanah dalam penyelesaian sengketa tanaholeh Kantor Pertanahan Kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuibagaimana pemanfaatan arsip tanah dalam penyelesesaian sengketa tanah. Penelitian inimenggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknikpemilihan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode pengumulan datayang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Metodeanalisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan reduksi data, triangulasi, danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian terhadap pemanfaatan arsip tanah dalam penyelesaiansengketa tanah menunjukan tiga hal yang pertama yaitu proses pemanfaatan arsip tanah untukpenyelesaian sengketa tanah dilakukan dengan mencocokan arsip yang tersimpan di KantorPertanahan Kota Semarang dengan arsip pihak yang bersengketa, kemudian arsip jugadicocokan dengan kondisi tanah di lapangan. Kedua, dalam kegiatan pemanfaatan arsip tanahuntuk penyelesaian sengketa tanah, tidak semua jenis arsip tanah digunakan untuk penyelesaiansengketa tanah. Ketiga, kendala yang dihadapi saat memanfaatkan arsip tanah untukpenyelesaian sengketa tanah adalah lamanya proses temu kembali arsip, dikarenakan temukembali yang sebagian masih dilakukan secara manual.
STUDI KOMPARATIF EFEKTIVITAS SISTEM PENGARSIPAN MANUAL DENGAN SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DINAMIS DI BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH Juliani, Delisa; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 2, No 3 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.791 KB)

Abstract

Skripsi ini berjudul Studi Komparatif Efektivitas Sistem Pengarsipan Manual dengan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis di Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian efektivitas Sistem Pengarsipan Manual dengan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis di Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif, komparatif dengan jenis penelitian kuantitatif. Subjek Penelitian yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Jenis dan sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder.Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner. Pengolahan hasil kuesioner diuji dengan uji validitas, uji reliabilitas, analisis uji Kolmogorov-Smirnov test, uji paired sampel t-test, analisis uji wilcoxon signed rank dan pengujian hipotesis. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan program SPSS 15. Hasil pengolahan dan analisis data kuesioner didapatkan hasil bahwa penilaian efektivitas terhadap sistem pengarsipan manual dengan sistem informasi kearsipan dinamis di Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah tidak ada perbedaan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji paired sampel t-test untuk indikator mutu, t hitung 0,263 dan p 0,794 maka p > 0,05. Indikator Fleksibilitas, t hitung 1,493 dan p 0,142, maka p > 0,05. Indikator kepuasan, t hitung 1,926 dan p 0,359, maka p > 0,05. Kemudian hasil uji uji wilcoxon sign rank untuk indikator produksi hasil Z hitung -0,860 dan p 0,390, maka p > 0,05. Indikator Efisiensi, Z hitung -1,248 dan p 0,212, p > 0,05. Dengan demikian hasilnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara Sistem Pengarsipan Manual dengan Sistem Kearsipan Dinamis yaitu sama ? sama dinilai efektif, dan responden menilai sistem pengarsipan manual terlebih dahulu sudah tertata dengan baik dan sistematis sebelum dikembangkan secara komputerisasi, sedangkan dengan menggunakan sistem informasi kearsipan dinamis, pengelolaan arsip dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, dapat menghemat waktu, tenaga, serta biaya. Saran yang diajukan yaitu sosialisasi tentang sistem informasi kearsipan dinamis, penambahan sarana komputer, perbaikan koneksi jaringan internet pada area kantor, dan mengadakan pelatihan khusus tentang penggunaan sistem informasi kearsipan dinamis, agar dapat menggunakan sistem tersebut dengan baik