Dwi Sunaryono
Departemen Teknik Informatika – Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

Integrasi Kinect dan Unreal Development Kit Menggunakan Kerangka Kerja OpenNI Pada Studi Kasus Game Berbasis Interaksi Gerakan Budiman, Rendi; Kuswardayan, Imam; Sunaryono, Dwi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.474 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.634

Abstract

Microsoft Kinect adalah teknologi baru perangkat permainan. Perangkat ini memindai gerakan manusia untuk diolah kedalam fungsi yang diinginkan pengembang. Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat integrasi antara Microsoft Kinect dengan Unreal Development Kit, game engine terkenal yang digunakan untuk membuat game 3D. Game engine ini tidak mendukung Microsoft Kinect sebagai kontrol permainannya. Untuk menyelesaikan permasalahan integrasi antara Microsoft Kinect dan Unreal Development Kit, digunakan kerangka kerja OpenNI yang dituangkan kedalam perangkat lunak permainan Gubug Adventure. Kerangka kerja OpenNI berfungsi untuk mengenali aliran data Microsoft Kinect ke dalam serangkaian metode dan fungsi yang dapat dikenali oleh Unreal Development Kit. Gubug Adventure merupakan perangkat lunak permainan yang menggunakan gerakan pemain untuk menggerakkan karakter di dalamnya. Uji coba dilakukan untuk menguji perbandingan deteksi gerakan dalam OpenNI dengan deteksi gerakan pada Gubug Adventure. Dari hasil uji coba yang telah dilakukan, proses deteksi pada Gubug Adventure berjalan sesuai dengan pemindaian pada OpenNI.
PENJURIAN ONLINE BERBASIS WEB SERVICE Sunaryono, Dwi; Suadi, Wahyu; Widhiastra, I Made Krisna
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.459 KB)

Abstract

Biasanya Aplikasi penjurian Online dipakai pada lomba-lomba pemrograman merupakan sebuah aplikasi yang terpaket menjadi satu kesatuan utuh mulai dari mesin penjurian, aplikasi antarmuka dan sistem penilaian untuk kompetisi. Kekurangan dari aplikasi model terpaket, apabila terjadi perubahan pada salah satu komponen dari aplikasi tersebut maka akan mempengaruhi komponen lainnya dengan kata lain harus melakukan penyesuaian ulang antar komponen tersebut. Permasalahan yang terjadi pada sistem penjurian online dalam satu paket, didekati dengan Web Service. Aplikasi yang berbasis web service merupakan mesin penjurian yang memisahkan mesin penjurian dan aplikasi antarmuka. Web Service berperan sebagai penghubung antara mesin penjurian dan aplikasi antarmuka. Dengan adanya penghubung ini, diharapkan dapat memperkecil keterkaitan antara mesin penjurian dengan komponen lainnya. Uji coba aplikasi, jenispengujian yang dilakukan antara lain uji performa uji performa kecepatan proses mesin penjurian, uji kebenaran dengan beberapa model kode sumber dan pembuatan beberapa tipe aplikasi client untuk pengujian fleksibilitas sistem dalam melayani beberapa tipe lomba pemrograman. Dari hasil uji coba dapat diambil waktu untuk memproses satu kode sumber submisi adalah 9 kode sumber per detik.Kata kunci : Web Service, Penjurian Online, Kompetisi Pemrograman
PELACAKAN KEMBALI KONTROL-KONTROL OBYEK PADA PENAMBAHAN OBYEK SECARA DINAMIS BERBASIS VISUAL BASIC STUDI KASUS ANALISA HIRARKI TUGAS Sunaryono, Dwi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 1 Januari 2003
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.794 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i1.a116

Abstract

Pembentukan HTA(Hierarchical Task Analysis) pada dunia nyata dapat menentukan urutan tugas yang harus diselesaikan dan beberapa jalan / cara yang dapat dicapai baik secara horizontal maupun vertikal. Pendekatan HTA dapat dipetakan kedalam logika komputer berupa alur tugas dari setiap obyek di komputer yang membentuk hirarki tugas dari masing-masing obyek yang akan dikerjakan oleh komputer. Pekerjaan ini mirip dengan pembuatan strategi dan kemudian hasilnya terlihat secara visual, sehingga memungkinkan terjadinya refresh engineering tanpa harus melakukan kompilasi program. Pekerjaan tersebut terdiri dari : pembuatan aturan untuk masing-masing obyek dan cara penerjemahannya (interpreter). Setiap obyek yang dibuat diberi urutan tugas yang berkaitan dengan event, property dan method dari suatu obyek yang akan dikerjakan. Perencanaan obyek tersebut tersimpan ke dalam database sehingga untuk pengerjaan akan merefer ke aturan yang ada di database tersebut yang kemudian di load ke memory sama halnya ketika suatu obyek di instanciate.Kontrol-kontrol obyek setelah terbentuk (instance) akan terlepas sehingga diperlukan pelacakan kembali obyek tersebut. Pelacakan ini akan sangat berguna untuk menangkap event yang terjadi. Hasil dari penangakapan event bisa dipakai sebagai method dari obyek tersebut atau event / method ke obyek lain Kata kunci : HTA,API, tugas,event,property,method, kontrol,hWnd,hook
APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN ALTERNATIF PEMILIHAN OBAT DENGAN MEMANFAATKAN XPERTRULE Yuhana, Umi Laili; Buliali, Joko Lianto; Sunaryono, Dwi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 1 Januari 2004
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.008 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v3i1.a127

Abstract

Kemudahan masyarakat mendapatkan obat-obatan bebas membawa dampak yang baik maupun yang kurang baik. Dampak yang baik bahwa masyarakat tidak kesulitan dalam menemukan obat untuk penyakitnya. Dampak yang kurang baik adalah ketika masyarakat tidak mendapatkan informasi yang cukup tentang efektifitas obat tersebut, sehingga terkesan bahwa masyarakat melakukan coba-coba dalam menyembuhkan gejala sakit yang dideritanya. Untuk satu jenis penyakit saja tersedia berbagai pilihan obat dengan berbagai merek dan bentuk. Berawal dari masalah diatas dan dari beberapa informasi yang didapat dari indikasi dan faktor penyembuhan obat dibuat suatu sistem berbasis komputer dengan memanfaatkan XpertRule yang dapat memberikan informasi alternatif obat untuk membantu pemakai mengambil keputusan dalam hal pemilihan obat. Sistem ini menggabungkan dua sistem yaitu sistem pakar dan sistem pendukung keputusan. Pemakai dapat menggunakan dua jalur konsultasi yaitu jalur pakar dan jalur pengalaman. Dasar dari jalur pakar adalah informasi dari buku ISO yang berupa indikasi-indikasi sakit beserta obatnya. Sedangkan dasar dari jalur pengalaman adalah pengalaman sejumlah responden terhadap sakit dan kesembuhannya dari obat yang pernah diminum. Untuk jalur pengalaman disertai juga informasi prosentase kesembuhan untuk tiap obat berdasarkan data dari responden. Adapun cara kerja sistem adalah bahwa sistem memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada pemakai berupa gejala-gejala sakit yang dideritanya, selanjutnya sistem akan memberikan pilihan alternatif obat yang tepat untuk gejala sakit tersebut. Berdasarkan hasil uji coba terutama untuk kasus-kasus gejala penyakit dengan gejala yang sama serta jalur yang berbeda, maupun untuk kasus yang berbeda-beda untuk jalur yang sama, sistem mampu memberikan solusi berupa alternatif beberapa obat sesuai yang diharapkan. Untuk kasus yang sama dengan jalur yang berbeda bisa saja menghasilkan alternatif obat yang berbeda. Dengan beberapa alternatif obat dan data histori (tingkat kesembuhan obat) untuk tiap-tiap obat tersebut pemakai dapat mengambil keputusan dengan memilih salah satu obat diantaranya. Kata kunci : sistem pakar, sistem pendukung keputusan
MESIN PENCETAKAN DENGAN PENGGERAK DARI PARAMETER PROGRAM BERBASIS WINDOWS Sunaryono, Dwi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.944 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a297

Abstract

Proses pencetakan merupakan alat bantu yang harus ada pada semua aplikasi terutama pada pembuatan aplikasi sistem informasi. Dua model pembuatan pencetakan yang selama ini tersedia adalah dengan pembuatan laporan langsung lewat program atau dengan pencetakan lewat alat bantu yang terpisah dengan program. Persoalan terbesar pada proses pembuatan laporan terjadi pada fleksibilitas dari isi laporan, sehingga mudah di ubah tanpa mengubah program asli (executable) atau membuka alat bantu yang dipakai. Persoalan ini dapat diatasi dengan mengubah pendekatan ke pemisahan program utama yang mengurus masalah inti dari aplikasi sedangkan pembuatan laporan pencetakan dapat ditugaskan pada mesin penggerak yang bisa di modifikasi, sehingga mudah di pelihara khususnya terjadi permintaan perubahan format laporan atau perubahan lainnya yang berkaitan dengan pembuatan laporan. Pembuatan laporan dapat diatur dengan dimiripkan dengan skrip program tertentu dengan membangun fungsi generik untuk membantu mempercepat pembuatan format laporan. Tujuan pencetakan dapat diatur tergantung dari kebutuhan pelaporan yang diinginkan misalnya pencetakan lewat port LPT, lewat driver manufacturer, lewat word dan lewat excel. Khusus untuk pencetakan lewat word dapat dipilih sebagai dokumen word baru, bentuk template atau mail merge, sedangkan excel dapat memilih pencetakan lewat dokumen excel baru atau dokumen template.Tujuan pembuatan laporan ke berbagai macam pilihan sumber dapat meningkatkan kemampuan aplikasi untuk berinteraksi dengan aplikasi lain sehingga flesibilitas dari aplikasi dapat meningkat. Setting pengaturan printer diatur sedemikian rupa sehingga mirip dengan lingkungan printer. Pengambilan data secara mudah merujuk pada data yang saat itu aktif. Untuk keperluan lain dimungkinkan membuat penampung data sendiri, kemudian di kirim ke printer.State sebelum dan sesudah pencetakan dapat di sisipkan sintak, sesuai dengan proses yang ada, seperti misalkan update status keberhasilan pencetakan, sehingga tidak dobel melakukan pencetakan. State sebelum pencetakan dapat mengecek apakah status printer telah tercetak atau belum.Pengaturan kertas, halaman tunggal atau kertas bersambung (continous-form) dapat dihandel dengan melakukan logika pada kertas secara fisik. Pemetaan logika dengan memakai logika pemrograman seperti perulangan, percabangan dan pembuatan variabel. Semua kelengkapan skrip program sebagai parameter dari program utama menjadikan aplikasi mudah dilakukan perubahan dengan otorisasi tertentu. Manajemen penyimpanan skrip parameter program untuk tiap kasus yang berbeda pada satu tempat penyimpanan dapat memudahkan pembuatan laporan. Penyimpanan bersifat sebagai sumber daya bagi pakai (resource sharing) menunjang pembuatan skrip dikerjakan oleh banyak orang pada saat yang sama, dan secara langsung dapat juga dipakai sebagai mesin pencetakan secara bersama-sama. Kata kunci : mesin Pencetakan, parameter program, penggerak.
Generator Halaman HTML untuk Pembuatan Media Cetak Digital Berbasis Windows Metro Style Sunaryono, Dwi; Yuhana, Umi Laili; Khansa, Sally Indah
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.067 KB)

Abstract

Aplikasi dibangun dengan memanfaatkan Windows Metro Style agar dapat dijalankan pada sistem operasi Windows 8. Input dari aplikasi  generator  halaman ini berupa HTML. Aplikasi ini menyediakan editor halaman HTML agar pengguna dapat mengubah isi halaman tanpa harus membuat ulang media dan juga dapat menampilkan daftar media yang pernah dibuat sebelumnya agar dapat dibuka sewaktu-waktu. Pengujian aplikasi dilakukan dengan menggunduh folder yang berisi file HTML, file HTML tersebut sebelumnya harus sudah diurutkan terlebih dahulu jika terdapat lebih dari satu file, contohnya: 01.html, 02.html, dll. File HTML yang sudah diinputkan, dibaca dan digabungkan di dalam aplikasi dengan menggunakan metode HTML tag extraction method. Metode tersebut bertujuan untuk mencari tag <body>, <script>, <h1>, dll. Halaman yang sudah digabungkan ditambahkan skrip menggunakan plugin BookBlock dan Booklet agar menyerupai tampilan atau format membuka pada buku maupun majalah. Output aplikasi berupa tampilan media cetak digital yang berjalan pada Windows 8. Dapat dijalankan menggunakan komputer pribadi maupun komputer tablet dengan sistem operasi Windows 8. Karena output aplikasi berupa halaman HTML, halaman tersebut dapat ditampilkan dalam browser dengan macam-macam perangkat. Akan tetapi, untuk keberhasilan tampilan halaman tergantung pada browser perangkat dan layar monitor perangkat.
SEMANTIC WEB SERVICE COMPOSITIONFOR ERP BUSINESS PROCESS Kunaefi, Anang; Sunaryono, Dwi; Mukhlash, Imam
Kursor Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/kursor.v7i1.1083

Abstract

SEMANTIC WEB SERVICE COMPOSITIONFOR ERP BUSINESS PROCESS aAnang Kunaefi, bRiyanarto Sarno, cDwi Sunaryono, d Imam Mukhlash a,b,c,d Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya E-Mail: an_kunaefi@yahoo.co.id Abstrak Saat ini, ERP (Enterprise Resource Planning) bergerak menuju layanan SaaS (Software as a Service) dan Multi-Tenancy, di mana aplikasi ERP melayani beberapa penyewa dengan proses bisnis yang berbeda dalam lingkungan berbasisweb service. Pada kasus Provider ERP, sangat penting untuk mencapai fleksibilitas proses bisnis penyewa sebagaimana didefinisikan dalam tingkatkematangan SaaS level 4, yaitu Configurable dan Scalable. Dengan cara ini, Penyedia dapat melayani proses bisnis penyewa secara dinamis.Penelitian ini menggunakan pendekatan komposisi semantik web service untuk menyelesaikan masalah fleksibilitas dalamproses bisnis. Ontologi digunakan sebagai representasi pengetahuan semantik pada domainpengetahuan ERP untuk proses pencarian dan komposisi web service. Selanjutnya, algoritma kemiripan berbasis fitur (Feature-based Similarity) dan kemiripan berbasis struktur (Structurebased Similarity)digunakan untuk melakukan pencarian kemiripan antara permintaan proses bisnis dariPenyewa dan proses bisnis Penyedia layanan ERP di Registry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mampu memenuhi permintaan proses bisnis penyewa, baik workflow sederhana maupun workflow yang lebih kompleks dengan hasil yang baik. Kata kunci: Web Servis Semantik, Komposisi Semantik, Proses Bisnis ERP, Featurebased Similarity, Structure-based Similarity. Abstract Nowadays, ERP (Enterprise Resource Planning) moves toward SaaS (Software as a Service) and Multi-Tenancy, where an ERP application serves multiple tenants with different business processes in a web-service based environment. In the case of ERP provider, it is very important to achieve business process flexibility among tenants as defined in SaaS Maturity Level 4, that is Configurable and Scalable. InThis way, Provider can serve tenant’s business processes request dynamically.This research usingsemantic Web Service Composition approach to address business process flexibility problem. Ontology is used as a semantic representation of ERP domain knowledge for web service discovery and composition. Afterwards, the combination of Feature-based Similarity and Structural-based Similarity algorithms are used to do the discovery and matchmaking process between tenant’s business process request and business process available in the ERP provider’s registry. The result showsthat the proposed method in this paper is able to fulfil tenant’s business process request both for simple workflow and complex workflow with a good result. Keywords: Semantic Web Service, Semantic Composition, ERP Business Process, Feature-based Similarity, Structure-based Similarity
SEMANTIC WEB SERVICE COMPOSITIONFOR ERP BUSINESS PROCESS Kunaefi, Anang; Sarno, Riyanarto; Sunaryono, Dwi; Mukhlash, Imam
Kursor Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/kursor.v7i1.1077

Abstract

SEMANTIC WEB SERVICE COMPOSITIONFOR ERP BUSINESS PROCESS aAnang Kunaefi, bRiyanarto Sarno, cDwi Sunaryono, d Imam Mukhlash a,b,c,d Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya E-Mail: an_kunaefi@yahoo.co.id Abstrak Saat ini, ERP (Enterprise Resource Planning) bergerak menuju layanan SaaS (Software as a Service) dan Multi-Tenancy, di mana aplikasi ERP melayani beberapa penyewa dengan proses bisnis yang berbeda dalam lingkungan berbasisweb service. Pada kasus Provider ERP, sangat penting untuk mencapai fleksibilitas proses bisnis penyewa sebagaimana didefinisikan dalam tingkatkematangan SaaS level 4, yaitu Configurable dan Scalable. Dengan cara ini, Penyedia dapat melayani proses bisnis penyewa secara dinamis.Penelitian ini menggunakan pendekatan komposisi semantik web service untuk menyelesaikan masalah fleksibilitas dalamproses bisnis. Ontologi digunakan sebagai representasi pengetahuan semantik pada domainpengetahuan ERP untuk proses pencarian dan komposisi web service. Selanjutnya, algoritma kemiripan berbasis fitur (Feature-based Similarity) dan kemiripan berbasis struktur (Structurebased Similarity)digunakan untuk melakukan pencarian kemiripan antara permintaan proses bisnis dariPenyewa dan proses bisnis Penyedia layanan ERP di Registry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mampu memenuhi permintaan proses bisnis penyewa, baik workflow sederhana maupun workflow yang lebih kompleks dengan hasil yang baik. Kata kunci: Web Servis Semantik, Komposisi Semantik, Proses Bisnis ERP, Featurebased Similarity, Structure-based Similarity. Abstract Nowadays, ERP (Enterprise Resource Planning) moves toward SaaS (Software as a Service) and Multi-Tenancy, where an ERP application serves multiple tenants with different business processes in a web-service based environment. In the case of ERP provider, it is very important to achieve business process flexibility among tenants as defined in SaaS Maturity Level 4, that is Configurable and Scalable. InThis way, Provider can serve tenant’s business processes request dynamically.This research usingsemantic Web Service Composition approach to address business process flexibility problem. Ontology is used as a semantic representation of ERP domain knowledge for web service discovery and composition. Afterwards, the combination of Feature-based Similarity and Structural-based Similarity algorithms are used to do the discovery and matchmaking process between tenant’s business process request and business process available in the ERP provider’s registry. The result showsthat the proposed method in this paper is able to fulfil tenant’s business process request both for simple workflow and complex workflow with a good result. Keywords: Semantic Web Service, Semantic Composition, ERP Business Process, Feature-based Similarity, Structure-based Similarity.
Rancang Bangun Permainan Edukasi Matematika dan Fisika dengan Memanfaatkan Accelerometer dan Physics Engine Box2d pada Android Nikensasi, Putri; Kuswardayan, Imam; Sunaryono, Dwi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.918 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.648

Abstract

Perkembangan industri permainan mobil yang semakin meningkat memotivasi para pengembang permainan mobil untuk membuat inovasi-inovasi terbaru dalam permainannya. Salah satu inovasi tersebut yaitu permainan edukasi, namun saat ini permainan edukasi kurang diminati karena aturan permainannya yang cenderung membosankan. Pengembangan permainan ini ditujukan untuk membuat sebuah permainan mobil edukasi dengan memanfaatkan teknologi mobil terbaru dalam aturan permainannya sehingga permainan tersebut tidak membosankan. Aplikasi yang dikembangkan merupakan aplikasi permainan mobil edukasi yang mengajarkan ilmu matematika dan fisika kepada pemainnya. Teknologi baru yang digunakan dalam permainan ini yaitu accelerometer pada sistem operasi Android yang diintegrasikan dengan Physics Engine Library Box2D. Selain itu, permainan ini dibangun dengan menggunakan Adobe Flash CS5.5 dan bahasa pemrograman Actionscript 3 (AS3) serta Adobe Air sebagai runtime aplikasinya. Uji coba dilakukan dengan menggunakan perangkat Android versi 2.3. Dari uji coba dapat disimpulkan bahwa Adobe Flash CS5.5 dapat digunakan untuk membuat permainan mobil edukasi pada perangkat Android dan mengakses sensor accelerometer-nya.