Andri Suprayogi
Diponegoro University

Published : 132 Documents
Articles

Found 124 Documents
Search
Journal : Jurnal Geodesi Undip

PENYAJIAN PETA JALUR PENDAKIAN GUNUNG RINJANI BERBASIS PLATFORM ANDROID Wardana, Randy Alihusni; Kahar, Sutomo; Suprayogi, Andri
Jurnal Geodesi Undip Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.343 KB)

Abstract

ABSTRAK Jumlah pendaki gunung semakin lama semakin meningkat. Animo masyarakat terhadap pendakian gunung begitu besar. Kini pendakian gunung tidak terbatas pada penghobi saja, orang awam pun kini melakukan pendakian gunung untuk berwisata. Kegiatan outdoor ini dapat berubah menjadi berbahaya seketika. Minimnya informasi serta persiapan dan pengetahuan yang baik menjadi salah satu penyebabnya. Untuk itu diperlukan peta pendakian dan panduan sebagai sumber informasi mengenai gunung yang akan didaki. Aplikasi android dengan menerapkan mobile GIS (GeographicInformation System) merupakan salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan ini. Kegiatan pembuatan aplikasi ini bertujuan untuk menyediakan informasi yang lengkap, akurat dan sistematis tentang pendakian gunung Rinjani. Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung yang menjadi favorit wisatawan karena keindahannya yang begitu mempesona. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan memanfaatkan Android Studio. Sedangkan untuk pengembangan mobile GIS menggunakan libraryNutiteq 3D SDK sebagai alternatif lain selain menggunakan GoogleMaps. Pembuatan aplikasi berbasis platform android diharapkan dapat mempermudah pendaki gunung dalam mendapatkan informasi spasial maupun non-spasial. Dengan aplikasi ini pendaki gunung dapat memperoleh informasi karakteristik masing ? masing jalur pendakian gunung Rinjani sehingga dapat mengurangi resiko pendakian khususnya gunung Rinjani.Kata Kunci:Gunung Rinjani, Android, Mobile GIS, Nutiteq 3D SDK ABSTRACT Number of mountaineers progressively increasing. Public animo of hiking activity so great. Now mountaineering not only limited to any hobbyist, common people now also do hiking for a tour. This hiking activity can turn into dangerous instantly. The lack of information as well as a good preparation and knowledge is part of that. People required climbing maps and guides as a source of information on the mountain to be climbed. Android mobile applications by applying GIS (Geographic Information System) is one of the solutions to fulfill these needs. This application project is purposed to provide complete, accurate and systematic information about hiking to Mount Rinjani. Mount Rinjani is one of the mountains which became a favorite of tourists because of its landscape view so fascinating. Application development is done by utilizing the Android Studio. Mobile GIS development using Nutiteq 3D SDK library as alternatives to use Google Maps can be used to do it. Making the android platform-based applications are expected to facilitate the mountaineers in spatial information and non-spatial. With this application mountaineers can obtain the characteristic information of each Rinjani mountain climbing lane so can reduce the risk of hikinh Mount Rinjani in particular.Keyword: Rinjani Mountain, Android, Mobile GIS, Nutiteq 3D SDK
APLIKASI FOTOGRAMMETRI JARAK DEKAT UNTUK PEMODELAN 3D WAJAH MANUSIA Ananingtyas, Fadlila; Prasetyo, Yudo; Suprayogi, Andri
Jurnal Geodesi Undip Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.023 KB)

Abstract

ABSTRAKWajah adalah bagian frontal kepala manusia, membentang dari dahi ke dagu dan termasuk mulut, hidung, pipi, dan mata. Identitas seseorang dapat dibangun berdasarkan  wajah. Oleh karena itu, wajah banyak digunakan diberbagai token otentikasi seperti KTP, paspor dan SIM. Fotogrametri jarak dekat merupakan salah satu bidang penerapan fotogrametri yang dapat digunakan untuk perekaman objek dengan jarak kurang dari 100 meter. Fotogrametri jarak dekat dapat dimanfaatkan dalam pemodelan 3D bangunan, kendaraan, jembatan maupun forensik.Pada penelitian ini, metode fotogrametri jarak dekat digunakan untuk pemodelan 3D wajah manusia dengan kamera digital non metrik. Kamera yang digunakan harus melalui proses kalibrasi untuk mengetahui parameter internal kamera. Proses kalibrasi dan pengolahan data dalam tugas akhir ini menggunakan perangkat lunak PhotoModeler Scanner v.7 2013. Tahap pemodelan bangunan terdiri dari marking dan referencing, proses hitungan dan pembuatan model 3D, dan visualisasi model 3D. Data yang digunakan adalah data foto yang diambil secara keseluruhan mengelilingi wajah objek manusia.Hasil akhir dalam penelitian ini adalah model 3 dimensi wajah manusia. Pengujian hasil pengolahan model 3D dilakukan dengan analisis perbandingan selisih jarak dan analisis visual oleh dokter ahli forensik. Dari hasil pengolahan data, didapat nilai RMS foto terbesar adalah 1,275 piksel. Hasil statistik menunjukkan bahwa hubungan variabel hasil Photomodeler memiliki korelasi/keterkaitan secara positif dengan variabel hasil ukuran forensik dengan hasil nilai sig 0,000000513922 memenuhi tingkat signifikansi 5%. Potensial akurasi pemrosesan model 3D masih rendah yaitu nilai 2 (Low). Berdasarkan hasil perbandingan jarak 3D, menunjukkan bahwa pemodelan memiliki nilai rata-rata selisih sebesar 1,066 mm, dengan nilai deviasi sebesar ±1,323 mm. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pengukuran hasil model dan hasil pengukuran meteran.Kata Kunci : Fotogrametri Jarak Dekat, Kamera Digital Non Metrik, Wajah Manusia, Antropologi, PhotoModeler Scanner  ABSTRACTThe face is the frontal part of the human head, stretching from the forehead to the chin including the mouth, nose, cheeks and eyes. A person's identity can be recognized based on the face. Therefore, the face is widely used in various authentication tokens such as ID cards, passports and driver's license. Fotogrametri close range is one of the areas of application of photogrammetry. Close range photogrammetry can be used for recording the object within less than 100 meters. Close range photogrammetry is typically used in 3D modeling of buildings, vehicles, bridges and forensics. In this study, close-range photogrammetry method used for 3D modeling of human faces with non-metric digital camera. The camera is used to go through the calibration process to determine the internal parameters of the camera. The Process calibration and data processing in this study use software PhotoModeler Scanner v.7 2013. The building modeling stage consists of marking and referencing, the count process and 3D model creation and visualization of 3D models. The data used is the data of photos taken as a whole around the face of a human object .The final result in this study is three-dimensional model of a human face. The test results of the processing of 3D models performed by a comparative analysis of distances and visual analysis by forensic specialists. From the data processing, obtained the RMS value of the largest photo was 1.275 pixels. The statistical results showed that the relationship Photomodeler outcome variables have a correlation / relationship positively with variable results with the results of forensic size sig .000000513922 meet the 5% significance level. Potential accuracy of processing the 3D model still lower that the value of 2 (Low). Based on the comparison results within the 3D modeling has showed that the average value of a difference is 1.066 mm, with a deviation of ± 1.323 mm. This shows that there is no significant difference between the measurement results of the model and meter measurement results.Keywords: Close Range Photogrammetry, Digital Camera Non Metrics, Human Face, Anthropology, PhotoModeler Scanner  *) Penulis Penanggung Jawab
ANALISIS PENENTUAN ZONA KERENTANAN GERAKAN TANAH DENGAN METODE STORIE (STUDI KASUS KABUPATEN WONOGIRI) Darmawan, Wahyu; Suprayogi, Andri; Firdaus, Hana Sugiastu
Jurnal Geodesi Undip Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.948 KB)

Abstract

Kabupaten Wonogiri adalah salah satu daerah yang termasuk rawan terjadinya kejadian gerakan tanah di Jawa Tengah. Berdasarkan dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, pada tahun 2014 ? 2017 terjadi banyak kejadian gerakan tanah. Kejadian yang paling banyak terjadi di tahun 2015 dan 2016 dengan 289 dan 240 kali kejadian gerakan tanah pada tahun tersebut. Analisa dan pengetahuan mengenai tingkat kerentanan gerakan tanah diperlukan untuk mendukung upaya mitigasi gerakan tanah di Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan gerakan tanah dan persebarannya di daerah Kabupaten Wonogiri dengan mengggunakan metode Storie. Parameter karakteristik fisik wilayah yang berupa tataguna lahan, kelerengan, jenis tanah, curah hujan dan data geologi digunakan sebagai parameter masukan dalam perhitungan Indeks Storie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Wonogiri terdapat empat tingkat kerentanan gerakan tanah yakni rendah (110,615 Ha), sedang (136374,163 Ha), tinggi (47690,164 Ha), dan sangat tinggi (894,399 Ha). Berdasarkan hasil survei dan validasi di lapangan mengenai kejadian gerakan tanah yang dilakukan mulai tahun 2018, terdapat 50 lokasi kejadian gerakan tanah yang disurvei. Berdasarkan dari 50 lokasi yang telah disurvei, 41 lokasi termasuk dalam tingkat kerentanan gerakan tanah tinggi dan 9 lokasi termasuk dalam tingkat kerentanan gerakan tanah sedang. Kejadian yang paling banyak dari hasil survei adalah di Kecamatan Selogiri dan Kecamatan Karangtengah.
ANALISIS KERUSAKAN TUTUPAN LAHAN AKIBAT BENCANA TSUNAMI SELAT SUNDA DI KAWASAN PESISIR PANTAI KECAMATAN CARITA DAN KECAMATAN LABUAN KABUPATEN PANDEGLANG Alimsuardi, Muhammad; Suprayogi, Andri; Amarrohman, Fauzi Janu
Jurnal Geodesi Undip Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.648 KB)

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu negara yang terletak pada titik temu empat lempeng utama bumi, keempat lempeng tersebut merupakan lempeng pasifik, lempeng eurasia, lempeng samudra hindia-australia, dan lempeng philipina. Bencana alam yang terjadi di Indonesia khususnya bencana alam kebumian, sangat dipengaruhi oleh posisi tektonik Indonesia tersebut. Bencana alam tsunami dapat mengakibatkan kerusakan dan kehancuran karena tsunami merupakan hasil langsung dari terjangan gelombang dan arus tsunami, sementara korban jiwa muncul karena tenggelam dalam gelombang tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tutupan lahan akibat bencana tsunami selat sunda di kawasan pesisir pantai Kabupaten Pandeglang tepatnya pada Kecamatan Carita dan Kecamatan Labuan dengan menggunakan metode digitasi on screen, serta dalam penelitian ini diketahui luasan wilayah yang terkena tsunami Selat Sunda dengan menggunakan pemodelan genangan tsunami dengan menggunakan persamaan Berryman dan Luas wilayah yang terdampak tsunami Selat Sunda dihitung menggunakan hasil dari pemodelan tsunami dan menggunakan fungsi cost distance pada ArcGIS. Hasil dari penelitian ini tutupan lahan yang terkena dampak tsunami paling besar pada Kecamatan Carita yaitu, kebun/perkebunan (24,11 Ha), Tutupan lahan yang terkena dampak tsunami pada Kecamatan Labuan yaitu,  kebun/perkebunan (57,68 Ha). Jumlah desa yang terkena dampak tsunami pada Kecamatan Carita sebanyak enam desa, desa yang terkena dampak tsunami paling besar adalah Desa Sukarame (13,59 Ha). Jumlah desa yang terkena dampak tsunami pada Kecamatan Labuan sebanyak lima desa, desa yang terkena dampak tsunami yang terbesar adalah yaitu Desa Sukamaju (33,51 Ha). Kata Kunci : Cost Distance, Digitasi on screen, Pemodelan Tsunami, Persamaan Berryman, Tsunami ABSTRACTIndonesia is one of the country which located at the meeting point of the four main plates of the earth which are the Pacific plate, the Eurasian plate, the Indian-Australian oceanic plate, and the Philippine plate. Natural disasters that occur in Indonesia, especially natural disasters  are strongly influenced by Indonesia's tectonic position. Tsunami  can cause damage and destruction because tsunami is a direct result from the lunge of tsunami waves and currents, while fatalities arise due to being submerged in tsunami strikes. This study aims to find out how land cover due to selat sunda tsunami in the coastal area of Pandeglang Regency precisely in Carita and Labuan Districts use on-screen digitization method, moreover  this study aims to find the extent of the area affected by selat sunda tsunami by using tsunami inundation modeling which is Berryman equation and the area affected by  selat sunda tsunami is calculated by using the results of tsunami modeling and  the cost distance function in ArcGIS. The results of this study show that the lands cover which are affected by tsunami in carita subdistrict are gardens / plantations (24.11 Ha), rice fields (2.70 Ha), buildings (4.91 Ha). Lands cover which are affected by  tsunami in Labuan subdistrict are gardens / plantations (57.68 Ha), waters (0.78 Ha), rice fields (4.67 Ha), and buildings (9.72 Ha). The number of villages which are affected by tsunami in Carita Subdistrict are six villages with total area (33.24 Ha) namely Sukarame Village (13.59 Ha), Carita Village (2.11 Ha), Pejamben Village (3.23 Ha), Sukajadi Village (5.14 Ha), Banjarmasin Village (2.85 Ha), and Sukanegara Village (6.31 Ha). The number of villages which are affected by  tsunami in Labuan Subdistrict are five villages with total area (75,68 Ha) namely, Sukamaju Village (33.51 Ha), Labuan Village (0.27 Ha), Teluk Village, (10.22 Ha), Caringin Village (14.35 Ha).Keywords       : Berryman Equation , Cost Distance, On screen digitizing, Tsunami, Tsunami Inundation Modeling
PEMBUATAN PETA ZONA NILAI TANAH UNTUK MENENTUKAN NILAI OBJEK PAJAK BERDASARKAN HARGA PASAR MENGGUNAKAN APLIKASI SIG (STUDI KASUS : KECAMATAN TINGKIR, KOTA SALATIGA) Santoso, Galuh Fitriarestu; Suprayogi, Andri; Sasmito, Bandi
Jurnal Geodesi Undip Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.398 KB)

Abstract

ABSTRAK Zona Nilai Tanah (ZNT) merupakan kumpulan area yang terdiri dari beberapa bidang tanah dengan nilai tanah yang relatif sama dan batasannya bersifat imajiner atau nyata sesuai penggunaan tanahnya. Setiap area ZNT mempunyai nilai yang berbeda berdasarkan analisis perbandingan harga pasar dan biaya. Mengingat ZNT berbasis nilai pasar, ZNT dapat dimanfaatkan untuk penentuan tarif dalam pelayanan pertanahan, referensi masyarakat dalam transaksi, penentuan ganti rugi, inventarisasi nilai aset publik maupun aset masyarakat, memonitor nilai tanah dan pasar tanah, dan referensi penetapan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), agar lebih adil dan transparan. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Salatiga Nomor 2 Tahun 2013 tentang PBB, NJOP merupakan acuan penarikan PBB yang merupakan salah satu pendapatan daerah yang sangat penting untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, perlu diwujudkan informasi nilai tanah untuk mewujudkan fungsi tanah. Salah satu perwujudannya adalah Peta ZNT.Dalam penelitian ini dibentuk peta ZNT dibentuk berdasarkan nilai tanah dengan penilaian masal (tidak memperhatikan properti dan karakteristik khusus dari objek pajak tersebut) dan menggunakan pendekatan perbandingan penjualan (sales comparative), dimana objek pajak yang akan dinilai dibandingkan dengan objek pajak lain sejenis yang sudah  diketahui nilai jualnya. Hasil penelitian ini berupa Peta ZNT yang terdiri dari 40 zona dari data NJOP dan data survei transaksi harga tanah. Perubahan selisih harga tanah transaksi dengan NJOP terendah sebesar 138,46% dengan selisih harga Rp 270.000 sedangkan tertinggi sadalah 2780,00% dengan selisih harga Rp 554.000.
APLIKASI PGROUTING UNTUK PENENTUAN JALUR OPTIMUM PADA PEMBUATAN RUTE PEMADAM KEBAKARAN (STUDI KASUS : KOTA SEMARANG) Farah, Nasytha Nur; Suprayogi, Andri; Awaluddin, Moehammad
Jurnal Geodesi Undip Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1239.399 KB)

Abstract

The technological developments of Geographic Information Systems (GIS) in integrating database processing operation has been very rapid. One of them is the use of SQL syntax which serves as a routing contained in PostgreSQL database. In pgRouting one of algorithm which is implemented is Dijkstra's algorithm. PgRouting is used to find out the optimum route from the starting point to the destination point which has been determined. In this study, pgRouting was applied to the Fire Company which requires timeliness in covering work areas in Semarang in case of fire.In order to use pgRouting, first install PostgreSQL, set up the data with a good quality control to be built in PostGIS and then add pgRouting extension itself. Furthermore, enable the required fields in the routing operations such as source, the target, length, topology, and index. After those required fields successfully activated, insert the SQL query in the SQL editor to implement the function of the shortest path by taking notice into the node source and the node target to be excecuted later on.The operation results are the shortest route layer along the attribute tables. And they are displayed on the Quantum GIS Wroclaw version by making the connection first. The results of dijkstra algorithm implementation are segments with weight/minimum cost from the starting node and aiming to the destination node. In the attributes which have been generated are also being taken notice the travel time problem. And it was analyzed to obtain the estimated time 1 that is 10 minutes and the estimated time 2 that is 15 minutes for the Firemen working. As the conclusion, that the Fire Company Central Office which is located in Jl.Madukoro has a strategic position to cover the area in Semarang City with the help of 2 Fire Company Sub Office which is located in Jl.Majapahit and Jl.Ngesrep Timur. But three districts namely Ngaliyan, Mijen, and Gunungpati are districts that is located beyond the reach of the office based on the analysis.Keywords: PostgreSQL, pgRouting, shortest path, Fire Route.
PENYAJIAN INFORMASI KOMODITAS PERTANIAN BERBASIS WEBGIS DI KABUPATEN KENDAL A. Pertiwi, Adinda Thana; Suprayogi, Andri; ., Hani'ah
Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.44 KB)

Abstract

Pertanian merupakan sektor yang memiliki peran strategis, karena merupakan sumber utama penghidupan dan pendapatan sebagian besar masyarakat, sebagai penyedia hasil dan penyedia pangan,penampung lapangan pekerjaan, sebagai sumber devisa dan sebagai salah satu unsur pelestarian lingkungan hidup terutama di Kabupaten Kendal.Penerapan aplikasi teknologi SIG dalam berbagai bidang pun terus berkembang, tidak terkecuali dalamsektor pertanian.  Informasi mengenai komoditas pertanian akan lebih mudah di akses oleh masyarakat dengan adanya sistem informasi geografis berbasis web.Dengan adanya aplikasi sistem informasi geografis yang berbasis web untuk sektor pertanian maka masyarakat bisa mendapatkan informasi non spasial dan juga informasi spasial dari komoditas pertanian yang ada di Kabupaten Kendal secara online. Hasil akhir  penelitian ini bisa diakses pada alamat web http://adindawebgis.web.id/.
ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KABUPATEN SAMPANG MENGGUNAKAN METODE OVERLAY DENGAN SCORING BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Darmawan, Kurnia; Hani?ah, Hani?ah; Suprayogi, Andri
Jurnal Geodesi Undip Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1328.419 KB)

Abstract

ABSTRAK Sampang merupakan salah satu kabupaten di Pulau Madura yang menjadi langganan banjir ketika musim penghujan. Selain faktor curah hujan yang tinggi, beberapa faktor lain seperti kemiringan lereng dan ketinggian lahan, jenis tanah dan penggunaan lahan serta kerapatan sungai digunakan sebagai parameter pada penelitian tingkat kerawanan banjir.Penelitian ini menggunakan metode overlay dengan scoring antara parameter-parameter yang ada, dimana setiap parameter dilakukan proses scoring dengan pemberian bobot dan nilai yang sesuai dengan pengklasifikasiannya masing-masing yang kemudian dilakukan overlay menggunakan software ArcGIS 10.2.1. Penggunaan software ini memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat menjelaskan dan mempresentasikan objek daerah rawan banjir dalam bentuk digital.Hasil yang diperoleh berupa peta rawan banjir dimana lokasi yang sangat rawan tersebar di hampir seluruh bagian selatan dengan rincian 359.266 km2 (29.3%) berkategori sangat rawan, 803.250 km2 (65.52%) cukup rawan, dan 63.497 km2 (5.18%) tidak rawan. Sementara itu, kemiringan lereng menjadi faktor utama penyebab terjadinya banjir. Selain memiliki bobot yang besar, sebaran kemiringan 0-8% di hampir seluruh wilayah bagian selatan mempunyai kategori sangat rawan akan bencana banjir. Hal ini disebabkan oleh wilayah yang cenderung datar dan rendah sehingga berpotensi menjadi tampungan air ketika hujan yang mengakibatkan terjadi banjir. Kata Kunci : Banjir, Kabupaten Sampang, Overlay, Scoring, Sistem Informasi Geografis ABSTRACT Sampang is one of regency in Madura which always flood when rain. Beside the rainfall was too high, other factors likes slope and elevation of land, soil type and land use, and the last is density of river used as a parameter to study the vulnerability of flood.This research used overlay method with scoring between the existing parameters, each parameters is done by assigning weights scoring process and the value associated with each classification then be overlaid using ArcGIS software 10.2.1. This software use Geographic Information Systems (GIS) to explain and present the object of flood-prone areas in digital form.The results is a map of flood-prone areas that spread throughout the southern part with details of 359.266 km2 (29.3%) which very vulnerable category, 803.250 km2 (65.52%) was quite vulnerable, and 63.497 km2 (5.18%) was not vulnerable. Beside that, slope is the main factor causing flood. In addition to larger given weight, slope with 0-8% were spread in most part of southern region wich has extreme prone category to floods. This situation caused by region tend to be flat and low that it could potentially be a bin of water when it rains so that it can make flood. Keywords: Flood, Geographic Information System, Overlay, Sampang Regency, Scoring.
PEMBUATAN APLIKASI PETA RUTE BUS TRANS JOGJA BERBASIS MOBILE GIS MENGGUNAKAN SMARTPHONE ANDROID Susetyo, Danang Budi; Suprayogi, Andri; Awaluddin, Moehammad
Jurnal Geodesi Undip Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.05 KB)

Abstract

Sebagai salah satu kota pariwisata, ada beberapa komponen yang harus dipenuhi oleh Yogyakarta untuk mempermudah wisatawan, sehingga mereka dapat merasa nyaman untuk menikmati suguhan wisata di Yogyakarta. Salah satu komponen itu adalah transportasi. Transportasi yang baik meningkatkan mobilitas wisatawan yang menjadikan mereka tidak perlu repot untuk mengakses seluruh tempat wisata di Yogyakarta. Sejak Maret 2008, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta sudah memberlakukan moda transportasi bus Trans Jogja. Trans Jogja sudah beroperasi dengan cukup baik dan memberikan kemudahan kepada masyarakat Yogyakarta sendiri maupun wisatawan. Namun ketersediaan informasi mengenai pedoman penggunaan Trans Jogja yang mudah diakses masyarakat masih sangat minim. Masih sangat sedikit informasi rute dan shelter yang tersedia baik secara manual maupun internet. Peningkatan popularitas smartphone Android merupakan opsi menarik untuk menjadikannya sebagai platform informasi bus Trans Jogja. Aplikasi berbasis mobile GIS adalah salah satu pilihan yang banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi Android. Dengan teknologi Global Positioning System (GPS) yang dikombinasikan dengan Location Based Service (LBS) melalui visualisasi pada Google Map, kita dapat mendapatkan informasi berdasarkan letak geografis pada perangkat mobile. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan Framework Android SDK, bahasa pemrograman java dan PHP, MySQL sebagai basis data, dan Google Map. Kata Kunci : Trans Jogja, Aplikasi, GIS, Mobile GIS, GPS, LBS, Android
APLIKASI MAGNETOMETER DAN SIDE SCAN SONAR UNTUK PEMETAAN SEBARAN ANOMALI KEMAGNETAN DASAR LAUT (STUDI KASUS : PERAIRAN LOHGUNG, PALANG,TUBAN, JAWA TIMUR) Arini, Dwi; Suprayogi, Andri; Awaluddin, Moehammad
Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.197 KB)

Abstract

Medan magnet menyerupai suatu medan dari batang magnet yang sangat besar dan pusatnya berhimpitan dengan bumi serta mempunyai gaya tarik magnet yang melingkar. Hal ini menunjukkan bahwa  di seluruh permukaan bumi memiliki kuat medan magnet tersendiri. Pada perairan Lohgung, Palang, Tuban Jawa Timur merupakan daerah yang tersebar ranjau karena area tersebut merupakan bekas perang dunia ke-II. Untuk mendeteksi tingkat kemagnetan logam yang dimiliki tiap daerah perairan, maka dilakukan survei kemagnetan dengan menggunakan alat magnetometer dan side sca sonar,maka dilakukan survei kemagnetan logam serta penggambaran citra sehingga diperlukannyapembuatan peta logam sebaran anomali kemagnetan.Penelitian ini menggunakan software Oasis Montaj, MagMap, SonarWiz, dan C-Max untuk mengolah data kemagnetan dan image yang dihasilkan side scan sonar sehingga dapat mengetahui klasifikasi medan magnet, dan sumber anomali terdapat dibawah dasar laut atau disekitar perairan dari hasil image yang dihasilkan side scan sonar.Hasil yang diperoleh berupa peta sebaran anomali kemagnetan dasar laut dengan karakteristik sebaran anomali memiliki variasi intensitas magnet regional yang tidak sama dan menunjukkan adanya variasi pembentukkan dasar laut yang berbeda. Dari peta sebaran anomali kemagnetan yang didapat serta hasil validasi dari image side scansonar dan bantuan data imagesub bottom profiling yang menunjukkan posisi logam yang berbahaya dan telah dinetralisir sehingga dapat digunakan untuk kepentingan keselamatan navigasi serta kegiatan lain yang berhubungan dengan hidrografi.Kata kunci :     magnet, anomali kemagnetan, magnetometer, side scan sonar, peta sebaran anomali kemagnetandasar laut, keselamatan navigasi.
Co-Authors ,, Hani'ah ., Hani'ah ., Hani'ah . Abdi Sukmono, Abdi Adinda Thana A. Pertiwi agung setiawan Ahmad Syauqani, Ahmad Aji, Bagas Setia Akhmad Didik Prastyo Alimsuardi, Muhammad Aminullah, Ridwan Amran Nur Utomo Andreas Ardianto Prodjo Koesoemo Angga Sapto Aji, Angga Sapto Anisa Isna Yesiana, Anisa Isna Antoneta Yuanita Arief Laila Nugraha Arief Waskito Aji Ariefa, Emeralda Amirul Arif Witoko Arizal Kawamuna, Arizal Arlina . Arwan Putra Wijaya Aufan Niam Auliannisa Auliannisa, Auliannisa Awwaluddin, Moehammad Bagus Cahyadi, Albertus Indra Baihaqi, M Khoirul Bambang Darmo Yuwono Bambang Septiana, Bambang Bambang Sudarsono Bandi Sasmito Banjarnahor, Hot Parningotan Bashit, Nurhadi Bodro Sisvinta hayu Briandana Januar Aji Gunadi, Briandana Januar Aji BRILLIANTO, EVAN Dafid Januar, Dafid Damar Ismoyo Danang Budi Susetyo Darmawan, Wahyu Demi Stevany, Demi Diah Ratna Setianingrum Dwi Arini Edi Ikhsan Endang Purwati Exactanaya, Tri Afiebbawa Fadhlan Hamdi, Fadhlan Fadilla, Lydia Fadlila Ananingtyas, Fadlila Fahrunnisa Wulandari Adininggar, Fahrunnisa Wulandari Fajar Dwi Hernawan, Fajar Dwi Fajar Rusdyanto Fauzi Janu Amarrohman, Fauzi Janu Gilang Andhika Surya J. Giustia Puspa Geoda Grivina Yuliantika, Grivina Gunita Mustika Hati Hana Sugiastu Firdaus, Hana Sugiastu Hanggoro, Wisnu Hani'ah, Hani'ah Hani?ah, Hani?ah Haniah Haniah Hasan Basyri, Hasan Henndry . Ika Rahayu Wulansari, Ika Rahayu Ikhlasul Amal Ahyani Johan Irawan Kemala Medika Putri, Kemala Medika Kurnia Darmawan, Kurnia Lea Kristi Agustina LM. Sabri Lukman Maulana Luthfina, Muhammad Annis Wichi MARWATI, ATIKA Maulvi Surya Gustavianto, Maulvi Surya Mega Dwijayanti Meilina Fika Mayangsari, Meilina Fika Moehammad Awaluddin Muhamad Arif Debalano, Muhamad Arif Muhamad Salahuddin Muhammad Fitrianto, Muhammad Muhammad Hakqi Muhammad Iqbal Akhsin, Muhammad Iqbal Muhammad Rifqi Andikasani Muhammad Ulya Muhammad, Rido Mutiaraning Pertiwi Narendra Sava Hanung, Narendra Sava Nasytha Nur Farah Nathania, Jessica Nauthika, Tsana?a Alifia Nia Rahmadhani Nyoman Winda Novitasari, Nyoman Winda Paundra Ksatrio Wahyutomo, Paundra Ksatrio Permana, Daud Panji PITALOKA, INNEKE ASTRID Pradana, Gigih Pradana, Gilang Diva PRADANA, TAUFIQ FITRIANSYAH ADI Pramesto, Veri Pran Shiska, Pran PRASETYO, DONY AGIL Prasetyo, Rian Yudhi Putra, David Beta Raden Putra Rahmawati, Rizqi Umi Randy Alihusni Wardana ratih kumala dewi Ridwan Ageng Ashari Rifky Satrio Utomo, Rifky Satrio Rifqi Najib Muzaka Rizal Adhi Pratama Rizki Putra Agrarian Rizky, Aulia Rizqie Irfan Rosita Pane, Febrina Mutiara Ryadi, Michael Vashni Immanuel Ryandana Adhiwuryan Bayuaji Sa'diyah, Ulifatus Sabri, LM Santoso, Galuh Fitriarestu Saraswati, Galuh Febriana Sari, Bunga Roliesta Sawitri Subiyanto Septian Dewi Cahyani Shiddiq, Ibrohim SILALAHI, ERTHA Simarsoit, Yonanda Sinaga, Olivia Sinaga, Sulaiman Hakim Singgih Wahyu Nugroho Suardi Lubis Sugianto, Ary Nurhidayati Suni, Handaru Aryo Sutomo Kahar Taufik Eka Ramadhan, Taufik Eka TINAMBUNAN, ADYVICTURA Tyas Arni Putri Utomo, Anggoro Wahyu Utomo, Ramadhan Susilo Virgatama, Raihan Wahyu Nur Rohim Wicke Widyanti Santosa Widyagdo, Bagas Arif Yudo Prasetyo