Articles

Found 35 Documents
Search

PERHITUNGAN WAKTU BAKU DENGAN METODE WORK SAMPLING UNTUK MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA OPTIMAL Santoso, Dewi Agustini; Supriyadi, Agus
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perusahaan. Pada proses minuman ringan di PT. C khususnya proses produksi masih menggunakan tenaga manusia dan jumlah tenaga kerja di bagian tersebut juga belum efektif. Bertolak dari hal tersebut, maka salah satu tindakan yang tepat adalah dengan melakukan penelitian untuk menentukan jumlah tenaga kerja optimal dan efektif pada perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui waktu baku pada proses produksi ukuran botol 1 liter di PT. C Central Java.; (2) Mengetahui jumlah tenaga kerja optimal dan efektif yang dibutuhkan bagian tersebut sesuai perhitungan waktu baku. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode work sampling. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: (1) Proses produksi botol 1 liter di PT. C. sudah terstruktur dengan baik dan pada prosesnya menggunakan peralatan semi otomatis. (2) Waktu baku rata-rata pengangkatan barang ke konveyor adalah sebesar 0,868 menit dengan tenaga kerja rata-rata sebanyak 12 orang. Waktu baku rata-rata pemisahan botol adalah sebesar 0,8886 menit dengan jumlah tenaga kerja rata-rata sebanyak 13 orang. Sedangkan waktu baku rata-rata bagian seleksi adalah sebesar 0,8026 menit dengan jumlah tenaga kerja rata-rata sebanyak 12 orang. Kata kunci : tenaga kerja,work sampling, waktu baku
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KOPI (COFFEA SP) RAKYAT DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Supriyadi, Agus; Wahyuningsih, Sri; Awami, Shofia Nur
MEDIAGRO Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Pertanian Unwahas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/md.v10i1.1576

Abstract

Plantation agriculture is one sector that developed in Indonesia. One crop that a commodity is coffee. Limbangan District is one coffee producer in Kendal Regency.  The research was done to study the level of coffee farmer?s income and to study the factors that influence the coffee farmers income in Limbangan District Kendal Regency. Study using Stratified random sampling method. The results from data processing coffee farmers income each season (one year) is Rp. 4.660.636,67. A income acquiring from revenue less total cost, the mean cost are fixed cost (tax and decrise equipment) and variabel cost (labour and fertilizer cost). Simultaneous testing at significance level (?) = 5% indicates that the land area, production, costs of production, and education significant effect on the coffee farmers income in Limbangan District Kendal Regency. The effect of four variables on coffee farmers income indicated with R Square = 0.933,  which means that income influenced by land area, labor, cost of production, production, experience, age, and education are 93.3 percent and 6.7 percent are affected by other variables not included in the model. The t-test results of the variable land area, production, costs of production, and education partially significant effect on the coffee farmers income in Limbangan District Kendal Regency. A farmer expected be maximal a factors obvious influential in order that income increasing.   Keywords: Coffea, costs, income, land area, production.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI KOTA CIREBON (STUDI KASUS DI KANTOR DINAS PERHUBUNGAN) Supriyadi, Agus; Widyanto, Widyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.06 KB)

Abstract

Terciptanya kualitas udara yang sehat dibutuhkan suatu usaha yang konkrit,misalnya dengan mengendalikan berbagai sumber dari pencematan udara. Salahsatu upaya tersebut dapat dilakukan dengan kegiatan secara terstruktur dankontinyu. Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasiterhadap subyek pencemar udara, misalnya adalah para subyek perokok. Untuk itupemerintah kota Cirebon membuat kebijakan dengan Peraturan Daerah (Perda) No8 tahun 2015 mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Melalui kebijakan inipemerintah daerah mengatur warganya untuk hidup sehat, dengan menjagalingkungan dari pencemaran dan menghargai hak orang lain dari pencemaranudara. Karena pada dasarnya setiap orang memiliki hak untuk mendapatkanlingkungan sehat, baik dari sisi jasmani maupun rohani (dari sisi sosial). Kemudiandari pada itu, setiap warga bertanggungjawab untuk menciptakan hidup sehat danmewujudkannya, memajukan kesehatannya, serta mempertahankan kesehatantermasuk lingkungannya. Dalam kajian ini, peneliti akan meneliti tentangimplementasi kebijakan Perda tersebut tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Lebihlanjut peneliti akan mengkaji hambatan apa saja dalam proses implementasinyaserta dan upaya mengatasi faktor penghambat implementasi kebijakan (KTR)tersebut di kantor Dinas Perhubungan kota Cirebon. Dengan demikian penelitian iniakan dilaksanakan di kantor Dinas Perhubungan kota Cirebon. Penelitian initermasuk jenis kualitatif dengan menggali informasi melalui pengajuan pertanyaanatau wawancara, observasi langsung, dan studi keperpustakaan. Studi lapangandilakukan melalui wawancara dengan pegawai Dinas Perhubungan kota Cirebon.Studi keperpustakaan diperoleh dari referensi buku- buku, peraturan perundangundangan,dokumen-dokumen. Dalam teori Merilee S. Grindle keberhasilanimplementasi kebijakan dapat dipengaruhi oleh dua masalah, hal tersebutdiantaranya adalah masalah konten dari kebijakan tersebut dan lingkunganimplementasinya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalamimplementasi kebijakan daerah pelaksanaannya dinilai sudah cukup berhasil akantetapi masih kurang optimal karena masih adanya oknum yang melanggar peraturandaerah tersebut meskipun demikian terdapat beberapa perubahan positif yangdirasakan baik oleh pegawai di Dinas Perhubungan kota Cirebon itu sendiri.Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan dan Kawasan Tanpa Rokok
Hubungan Analisis Kredit Terhadap Kualitas Pembiayaan KPR pada PT XYZ Cabang Batam Supriyadi, Agus; Kartikasari, Dwi
JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI dan MANAJEMEN BISNIS Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis - Desember 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship of credit analysis toward the quality of mortgage financing in PT XYZ Branch Office Batam. This study used a descriptive approach and using secondary data obtained from the consumer unit. The research sample totaled 275 data. The collected data are then analyzed statistically by analysis of correlation Kendall tau and Spearman rho using SPSS version 20.00. The results showed that (1) There is no relationship between capacity aspects of the quality of financing (2) There is a relationship between collateral aspects of the quality of financing (3) There was no relationship between aspects of the character of the quality of financing. The aspect ratio of principal loan collateral or the value of the collateral is a variable that has more ties to the positive direction of the quality of financing in this study.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN NATA DE COCO DI DESA MAKARTI JAYA KABUPATEN BANYUASIN Supriyadi, Agus
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pengabdian Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengetahuan tentang pemanfaatan air kelapa tua optimum dengan menggunakan teknologi yang sederhana dan murah.  Metode pelaksanaan dilakukan pemberian teori teknologi pengolahan nata de coco dan setelahnya dilakukan demontrasi secara langsung.  Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Makarti Jaya, Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan.  Peserta kegiatan ini kurang lebih 25 orang dan semua peserta tersebut adalah ibu-ibu rumah tangga.  Hasil kegiatan ini mempunyai dampak yang baik dan mendapat antusias dari peserta dimana setelah pemberian teori dan praktek, para peserta diberi kesempatan untuk mempraktekkan secara langsung dengan bahan yang telah disiapkan.  Setelah praktek diberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya dan menilai hasil produk yang telah dibuat.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG DENGAN ANALISIS TIME HISTORY (STUDI KASUS: GEDUNG RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA) Listyorini, Listyorini; Purwanto, Edy; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.617 KB)

Abstract

Percepatan gempa di muka tanah adalah parameter gempa yang memberikan dampak langsung pada struktur. Percepatan gempa bersifat dinamik, begitu juga dengan respon struktur yang ditimbulkan. Analisis dinamik time history dapat menampilkan sifat dinamik percepatan gempa dan respon struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja struktur bangunan tanpa menggunakan dinding geser dengan bangunan yang menggunakan dinding geser berdasarkan nilai simpanganoleh pengaruh gempa rencana. Studi kasus dalam penelitian ini adalah rumah sakit di Yogyakarta, dimana struktur gedung dimodelkan sebagai struktur 3 dimensi dengan program ETABS V9.5.0. Pada level gempa rencana digunakan analisis dinamik time history dan analisis statik ekuivalen. Analisis time historyterhadap pengaruh gempa rencana pada taraf pembebanan gempa nominal, percepatan muka tanah asli dari gempa masukan harus diskalakan, sehingga spektrum respons-nya secara rata-rata kira-kira dekat dengan level spektrum respons gempa batuan pada rentang perioda yang signifikan dari respons struktur bangunan yang akan didesain. Dalam analisis time history menggunakan rekam gempa El centro, Sumatera, Chichi dan Friuli simpangan yang terjadi pada gedung tanpa dinding geser maupun dengan dinding geser memenuhi persyaratan simpangan ijin yaitu ? 0,041m. Namun masih terdapat simpangan yang tidak memenuhi syarat simpangan ijin, yaitu pada gempa Superstition Hills. Kinerja untuk gedung tanpa dinding geser maupun menggunakan dinding geser masih masuk dalam level kinerja IO (Immediate Occupancy).
EVALUASI KEKUATAN DAN DETAILING TULANGAN BALOK BETON BERTULANG SESUAI SNI 2847:2013 DAN SNI 1726:2012 (STUDI KASUS : HOTEL DI WILAYAH PEKALONGAN)chsan Karim, Syaeful; Supardi, Supardi; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.634 KB)

Abstract

Perubahan peraturan gempa dari SNI 03-1726-2002 ke SNI 1726:2012 mempengaruhi berubahnya persyaratan beton bertulang dari SNI 03-2847-2002 menjadi SNI 2847:2013. Perubahan peraturan gempa Indonesia menyebabkan bangunan yang telah didesain dengan peraturan lama menjadi perlu dievaluasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan dan detailing tulangan balok beton bertulang sesuai SNI 1726:2012 dan SNI 2847: 2013 dengan memperhitungan simpangan antar tingkat (?), menghitung kuat penampang pada balok dan memeriksa persyaratan detailing tulangan eksisting yang terpasang di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh simpangan antar tingkat untuk gedung hotel 7 lantai di Pekalongan (?) < ?a/ . Evaluasi elemen balok eksisting memenuhi persyaratan gaya dan geometri struktur lentur. Perhitungan evaluasi kekuatan pada balok dengan memperhitungkan momen nominal dan geser nominal pada tulangan lentur. Hasil perhitungan kekuatan momen nominal (Mn) untuk semua kondisi pada balok memenuhi persyaratan Mu<?Mn, sedangkan hasil perhitungan geser nominal (Vn) pada balok untuk semua kondisi memenuhi persyaratan Ve <?Vn. Persyaratan detailing tulangan lentur eksisting untuk semua kondisi memenuhi persyaratan detailingSNI 2847:2013.
UJI KUAT LENTUR PADA PANEL BETON BERAGREGAT KASAR LIMBAH PLASTIK PET DAN TULANGAN WIREMESH Ramadhani, Muhammad Fauzan; Basuki, Achmad; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.48 KB)

Abstract

Limbah plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dapat menjadi alternatif bahan pengganti agregat kasar pada beton ringan yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai kuat lentur panel beton beragregat kasar limbah plastik PET dengan penambahan silica fume dan serat baja yang diperkuat dengan wiremesh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimental. Pengujian terhadap agregat halus, agregat kasar dan kawat wiremesh dilakukan sebagai uji pendahuluan untuk mengetahui kelayakan material. Perencanaan rancang campur beton menggunakan metode Dreux-Corrise. Kawat wiremesh yang digunakan berdiameter 1,55 mm dengan spasi tulangan 2,5 cm. Presentase silica fume yang dipakai sebesar 10% dari berat semen dan serat baja yang digunakan adalah kawat bendrat. Benda uji berbentuk panel berukuran panjang 50 cm, lebar 30 cm dan memilik variasi ketebalan 3 cm dan 5 cm yang masing-masing berjumlah 3 buah. Berdasarkan analisis perhitungan kuat lentur, nilai kuat lentur rata-rata dari panel beton dengan ketebalan beton 3 cm secara teoritis adalah 110.439 N.mm dan menurut hasil pengujian laboratorium adalah 376.667 N.mm. Nilai kuat lentur rata-rata dari panel beton dengan ketebalan beton 5 cm secara teoritis adalah secara teoritis adalah 316.178 N.mm dan menurut hasil pengujian laboratorium 573.330 Nmm.
ANALISIS DINAMIK RIWAYAT WAKTU NONLINIER SKEW BRIDGE Abidin, Zainal; Sangadji, Senot; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.696 KB)

Abstract

Skew bridge adalah jembatan yang memiliki sudut miring yang terbentuk antara garis tengah jembatan dan garis tengah penumpu abutment atau pier. Potensi munculnya gempa bumi yang besar di Indonesia menyebabkan skew bridge juga harus memiliki ketahanan yang baik terhadap gempa. Saat terjadi gempa besar, sebagian material struktur telah  mengalami plastifikasi yang menyebabkan struktur berperilaku nonlinier, dengan begitu analisis dinamik nonlinier dilakukan pada penelitian ini. Skew bridge yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada 2 bentang utama jembatan jalan tol Solo Kertosono sta 108+666 di kota Madiun. Pada penelitian ini 3 rekaman gempa digunakan dalam analisis, dengan keseluruhan rekaman gempa disesuaikan dengan spektrum gempa daerah jembatan. Analisis nonlinier dilakukan dengan menganalisis nilai kekakuan dan kondisi struktur pilar jembatan pada setiap siklus pembebanan berdasarkan hasil kurva respon histeretik. Hasil analisis respon struktur menunjukkan semua rekaman gempa menghasilkan nilai drift ratio kurang dari 0,5%. Hasil analisis nonlinier menunjukkan terjadinya nonlinieritas semua rekaman gempa pada siklus ke-2 dan penyebabnya adalah cracking pada beton.
ANALISIS KINERJA STRUKTUR PADA GEDUNG BERTINGKAT DENGAN ANALISIS PUSHOVER MENGGUNAKAN SOFTWARE ETABS (STUDI KASUS : BANGUNAN HOTEL DI SEMARANG) Rachman, Nissa Zahra; Purwanto, Edy; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 4 (2014): Desember 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.384 KB)

Abstract

Indonesia menempati zona tektonik yang sangat aktif karena tiga lempeng besar dunia dan sembilan lempeng kecil lainnya saling bertemu di wilayah Indonesia dan membentuk jalur-jalur pertemuan lempeng yang kompleks, hal ini menyebabkan Indoneisa menjadi sangat rawan terhadap gempa bumi. Pada proses perancangan struktur bangunan berbeban gempa diperlukan standar dan peraturan perancangan bangunan untuk menjamin keselamatan penghuni terhadap gempa besar yang mungkin terjadi serta menghindari dan meminimalisir kerusakan struktur bangunan dan korban jiwa akibat gempa bumi. Dalam menganalisis struktur bangunan gedung tahan gempa dapat digunakan metode Performance Based Seismic Evaluation (PBSE), salah satunya adalah dengan analisis nonlinier pushover yang mengacu pada ATC-40. Berdasarkan latar belakang tersebut, dilakukan penelitian Evaluasi Kinerja Struktur Pada Gedung Bertingkat Dengan Analisis Pushover. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja gedung berdasarkan mekanisme terbentuknya sendi plastis pada balok kolom serta hubungan base shear dengan displacement pada kurva pushover dan kurva seismic demand. Metode yang digunakan adalah analisis statik nonlinier pushover dengan menggunakan program ETABS. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa gaya geser dari evaluasi pushover pada arah x sebesar 557,867 ton. Nilai displacement adalah 0,112 m. Displacement pada gedung tidak melampaui displacement yang diijinkan, sehingga gedung aman terhadap gempa rencana. Maksimum total drift adalah 0,0035 m dan maksimum In-elastic drift adalah 0,0034 m, Sehingga gedung termasuk dalam level kinerja Immediate Occupancy (IO).