Surantoro Surantoro
Prodi Pendidikan Fisika, Jurusan PMIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami 36 A, Surakara, Telp/Fax (0271) 648939

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS)BERBANTUAAN LKS (LEMBAR KERJA SISWA) BERKARAKTER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA SISWA Fresh Violina Marrysca, Atna; Surantoro, Surantoro; Yusliana Ekawati, Elvin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.283 KB)

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) berbantuan LKS Berkarakter dalam meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan kognitif Fisika siswa kelas VIII.F SMP Negeri 16 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013 pada materi Gaya.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kurt Lewin dan model Kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus diawali tahap persiapan kemudian dilanjutkan tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.F SMP Negeri 16 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013 sebanyak 24 siswa dengan penelitian dikhususkan pada materi Gaya. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara dan diskusi dengan guru, observer dan siswa, pre-test & post-test, catatan observer, kamera & handycam dan kajian dokumen. Data-data dari hasil penelitian diolah dan dianalisis secara kualitatif yang dilakukan dalam tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwapenerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan LKS berkarakter dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan kemampuan kognitif siswa pada materi Gaya kelas VIII.F SMP Negeri 16 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013.Hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan aktivitas belajar pada tiap siklus. Dari indikator aktivitas yang ditentukan terjadi peningkatan aktivitas belajar positif tiap siklus, dari 65,7% di siklus I menjadi 73,76% di siklus II dan 75,47% di siklus III.Kemampuan kognitif siswa juga meningkat dalam setiap siklus dengan peningkatan nilai rata-rata pre-test ke  post-test, yakni 31,67 menjadi 60,83 dengan rata-rata gain ternormalisasi 0,42  pada siklus I, 48,95 menjadi 72,91 dengan rata-rata gain ternormalisasi 0,46  pada siklus II dan 29,58 menjadi 81,25 dengan rata-rata gain ternormalisasi 0,73  pada siklus III.Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, STAD, pendidikan karakter, LKS, aktivitas belajar, kemampuan kognitif.
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM BENTUK BUKU SAKU YANG BERBASIS MOBILE APPLICATION MENGGUNAKAN PLAYER AIR FOR ANDROID PADA ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS 5.5 UNTUK MATERI FISIKA SMA Yusliana Ekawati, Elvin; Budiawanti, Sri; Fitriana Masithoh, Dyah; Waskito, Sutadi; Surantoro, Surantoro
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.256 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat desain media pembelajaran dalam bentuk buku saku yang berbasis mobileapplication menggunakan Player Air for Android pada Adobe Flash Professional CS 5.5 untuk materi Fisika SMA.            Kajian ini merupakan bagian dari tahapan penelitian pengembangan, yang menggunakan model Brog & Gall pada tahap perencanaan desain media pembelajaran untuk memperoleh prototype yang layak diujicobakan. Data yang dikumpulkan pada tahap ini meliputi data-data yang bersifat kualitatif, selama proses persiapan dan perancangan media pembelajaran. Pada tahap persiapan, dilakukan kajian pustaka, telaah kurikulum, dan analisis kebutuhan dalam pembelajaran Fisika, sehingga data diambil dengan menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Pada tahapan perancangan media pembelajaran, dilakukan pemilihan materi dan soal yang akan ditampilkan, tampilan media pembelajaran, susunan petunjuk cara pemanfaatan media pembelajaran. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi, wawancara dan angket. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu ahli materi Fisika, ahli media, dan ahli bahasa Indonesia, yang berperan untuk memvalidasi desain media pembelajaran sebelum diujicobakan di lapangan. Data-data yang dianggap valid harus sering muncul dalam proses pengulangan dengan teknik triangulasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dari model interaktif Miles dan Huberman.            Hasil yang diperoleh dari tahap penelitian ini, yaitu desain media pembelajaran dalam bentuk buku saku yang berbasis mobile application untuk materi Fisika SMA, dengan karakteristik sebagai berikut: (1) Media pembelajaran berupa buku saku ini dapat dijalankan melalui perangkat smartphone ataumobile device dengan Operating System (OS) Android versi 2.3 (Ginger Bread)atau versi terbaru setelahnya, (2) Materi yang disajikan dalam media pembelajaran berupa ringkasan materi yang dipilih untuk materi SMA pada semester genap yang berbasis KTSP, (3) Tampilan aplikasi media pembelajaran disajikan dengan penyajian teks, animasi, latar/background, dan layout gambar yang menarik. Adapun tampilan isi media antara lain: (a) Cover; (b) Halaman Pembuka (petunjuk pemanfaatan media); (c) Daftar Materi;(d) Ringkasan Materi; (e) Daftar Latihan Soal; (f) Latihan Soal-Soal; dan (g)  Daftar Referensi, (4) Media pem-belajaran didesain dengan muatan isi dan sistem navigasi yang mudah digunakan siswa untuk belajar secara mandiri tanpa bantuan guru atau tutor, karena bersifat interaktif dan fleksibel. Hasil validasi oleh ahli materi, ahli bahasa dan ahli media dapat disimpulkan bahwa desain media ini layak untuk diujicobakan dengan beberapa revisi sesuai saran para ahli.Kata kunci: buku saku, media pembelajaran, mobile application
KARAKTERISASI GaAs DENGAN PHOTOLUMINESCENCE LASER ARGON Surantoro, Surantoro
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3305.005 KB)

Abstract

Penelitian tentang karaterisasi GaAs dengan photoluminescence Laser Argon ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya panjang gelombang cahaya photoluminescence yang dihasilkan oleh GaAs yang disinari dengan Laser Argon. (2) Besarnya energi gap bahan GaAs pada suhu kamar. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen, sebagai sampel penelitian adalah bahan semikonduktor GaAs; sedangkan analisis data dengan metode grafik dan persamaan differensial parsial. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Besarnya panjang gelombang cahaya photoluminescence yang dihasilkan oleh GaAs yang disinari dengan Laser Argon adalah 873,211 nm dan 874,601 nm. (2) Besarnya energi gap bahan GaAs pada suhu kamar adalah Eg = 1,42 eV. Kata kunci: karakterisasi, GaAs, photoluminescence, laser Argon.
ANALISIS BUKU AJAR FISIKA SMA KELAS XI SEMESTER I PADA TINJAUAN KESALAHAN KONSEPNYA Taufik Hidayat, Anjar; Surantoro, Surantoro; Wiyono, Edy
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 5 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.173 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui letak kesalahan konsep pada materi pokok Energi, Usaha dan Daya dalam buku teks Fisika berikut ini: (a) Setya Nurachmandani. 2009. FISIKA 2 Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. (b) Koesmanto. 2006. KONSEP FISIKA Untuk SMA/MA Kelas XI. Surakarta: Mefi Caraka. (c) Karya Mikrajuddin Abdullah. 2006. FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I. Jakarta: esis. (2) Mengetahui dari ketiga buku di atas, buku manakah yang paling baik digunakan oleh siswa dan guru jika dilihat dari kebenaran konsepnya dalam materi pokok Usaha, Energi dan Daya.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek peneliutian ini adalah tiga buah buku ajar Fisika SMA kelas XI semester 1, yaitu: (a) Setya Nurachmandani. 2009. FISIKA 2 Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. (b) Koesmanto. 2006. KONSEP FISIKA Untuk SMA/MA Kelas XI. Surakarta: Mefi Caraka. (c) Mikrajuddin Abdullah. 2006. FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I. Jakarta: esis. Objek penelitian ini adalah konsep-konsep Fisika di dalam ketiga buku di atas, yang meliputi istilah, pengertian, penjelasan konsep, perumusan, simbol, satuan, besaran, diagram dan gambar. Teknik pengumpulan data adalah dengan kajian dokumen dan wawancara. Validitas data menggunakan teknik ketekunan atau keajegan pengamatan, triangulasi sumber data, uraian rinci, review informan kunci dan auditing. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan metode interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing buku teks Fisika SMA kelas XI semester 1 mengandung kesalahan konsep. Jumlah kesalahan konsep yang terdapat pada ketiga buku teks Fisika SMA kelas XI semester 1 ialah: (a) buku karya Setya Nurachmandani: 9, (b) buku karya Koesmanto: 8, (c) buku karya Mikrajuddin Abdullah: 2.Dengan melihat jumlah kesalahan konsep yang terdapat di dalam masing-masing buku teks Fisika di atas, maka dapat disimpulkan bahwa buku teks Fisika berjudul FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I karya Mikrajuddin Abdullah adalah buku teks yang paling baik kualitasnya di antara tiga buku teks Fisika yang diteliti. Kata kunci: Analisis isi, buku teks, kesalahan konsep
PENYUSUNAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK MISKONSEPSI FISIKA SMA KELAS XI PADA MATERI USAHA DAN ENERGI Susanti, Dwi; Waskito, Soetadi; Surantoro, Surantoro
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.379 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun instrumen tes diagnostik yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi dalam pembelajaran Fisika siswa kelas XI SMA pada materi Usaha dan Energi.Dalam penyusunan instrumen tes diagnostik Fisika materi Usaha dan Energi, digunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari: (1) tahap Define meliputi analisis standar isi , (2) tahap design meliputi penyusunan kisi-kisi, (3) tahap develop meliputi penyusunan instrumen tes diagnostik dan uji coba terbatas. Uji coba terbatas dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu Uji Coba I yang melibatkan 27 siswa dan Uji Coba II yang melibatkan 51 siswa. Penelitian melibatkan ahli bidang studi Fisika dan siswa SMA Negeri 7 Surakarta, dan (4) Disseminate. Dalam penelitian ini dibatasi sampai tahap Develop.Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa instrumen tes diagnostik yang telah disusun sesuai dengan kompetensi dasar yang telah ditentukan. Instrumen tes diagnostik yang disusun mampu mengklasifikasikan tingkat pemahaman siswa. Tingkat pemahaman siswa dibedakan menjadi tiga yaitu memahami, miskonsepsi, dan tidak tahu konsep. Siswa yang mengalami miskonsepsi terdapat pada hubungan usaha dan energi dengan jumlah prosentase sebesar 50.98 %, siswa yang memahami terdapat pada konsep daya dengan jumlah prosentase sebesar 52.92 %, dan siswa yang tidak tahu konsep terdapat pada konsep konsep penerapan hukum kekekalan energi dengan jumlah prosentase 45.10 %. Berdasarkan persentase pemahaman konsep tersebut dapat dikatakan bahwa instrumen soal telah memenuhi kriteria tes yang baik yaitu valid, relevan, spesifik, representatif, seimbang, sensitif, fair, dan efisien. Nilai reliabilitas instrumen tes diagnostik sebesar 0. 426238 yang berarti bahwa tingkat keajegan soal dalam mengungkap miskonsepsi sudah cukup.Kata kunci: Tes diagnostik, miskonsepsi, Usaha dan Energi.
Penerapan Model Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Kognitif Fisika Siswa Kelas X MIA 4 SMA Al Islam 1 Surakarta Materi Suhu dan Kalor Sari, Priska Ratna; Jamzuri, Jamzuri; Surantoro, Surantoro
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 6, No 4 (2015): SNFPF 2015 Prospek Pendidikan Sains 5 Tahun ke Depan
Publisher : Physics Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.378 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan aktivitas belajar siswa kelas X MIA 4 SMA Al Islam 1 Surakarta melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray pada materi Suhu dan Kalor, (2) peningkatan kemampuan kognitif Fisika siswa kelas X MIA 4 SMA Al Islam 1 Surakarta melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray pada materi Suhu dan Kalor. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kemmis dan Mc. Taggart, serta model kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap persiapan dan dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan siklus yang terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 4 SMA Al Islam 1 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015 sebanyak 36 siswa. Data diperoleh melalui kajian dokumen,tes tertulis, observasi, kuesioner atau angket, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data perbandingan nilai antar siklus dan uji hipotesis menggunakan uji t satu ekor dapat disimpulkan bahwa: (1) ada peningkatan aktivitas belajar siswa kelas X MIA 4 SMA Al Islam 1 Surakarta melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray pada materi Suhu dan Kalor. (2) ada peningkatan kemampuan kognitif Fisika siswa kelas X MIA 4 SMA Al Islam 1 Surakarta melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray pada materi Suhu dan Kalor.Kata kunci : aktivitas belajar, kemampuan kognitif Fisika, Two Stay Two Stray.
PENGEMBANGAN MOBILE POCKET BOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS 5.5 PADA MATERI FLUIDA STATIK SMA KELAS X Umam, Anwarul; Surantoro, Surantoro; Masithoh, Dyah Fitriana
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 6, No 4 (2015): SNFPF 2015 Prospek Pendidikan Sains 5 Tahun ke Depan
Publisher : Physics Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.888 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk : (1) Mengembangkan media pembelajaran yang berupa mobile pocket book berbasis Android dengan software Adobe Flash professional CS 5.5;(2) Menjelaskan karakteristik media pembelajaran yang berupa mobile pocket book berbasis Android yang dikembangkan dengan software Adobe Flash professional CS 5.5;Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan motode penelitian dan pengembangan dengan model prosedural yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari ahli, reviewer, peer reviewer, dan siswa SMA dengan teknik pengambilan data angket, wawancara, dan dokumentasi. Instrument angket validasi materi, bahasa, media, reviewer, peer reviewer, dan motivasi belajar menggunakan ratting scale, dan angket validasi evaluasi dan uji coba produk menggunakan skala Guttman. Teknik analisis data kualitatif menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman dan tabulasi data kuantitatif mengacu pada kriteria penilaian Azwar.Mobile pocket book yang dihasilkan disimpan dalam file berektensi.apk yang dijalankan pada Smartphone Android. Media yang dihasilkanterdiri dari beberapa bagian yaitu: Halaman cover, halaman tutorial, halaman pustaka, halaman kreator dan halaman keluar. Halaman cover berisi judul dan tombol menuju halaman menu, sedangkan halaman menu berisi daftar sub materi Fluida Statis dan tombol menuju latihan soal dan evaluasi. Halaman tutorial berisi cara penggunaan pocket book. Halaman creator berisi identitas pembuat mobile pocket book. Halaman pustaka berisikan daftar pustaka yang digunakan untuk menyusun materi mobile pocket book. Halaman Keluar berisikan tombol pernyataan untuk keluar. Halaman materi berisikan materi Fluida Statis yang berjumlah 37 halaman yang sudah terdapat contoh soal beserta pembahasannya. Latihan Soal terdiri dari 15 soal pilihan ganda, Evaluasi terdiri dari 15 soal dan terdapat waktu pengerjaannya selama 30 menit. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba lapangan, mobile pocket book Fisika pada materi Fluida Statik dapat disimpulkan bahwa : Media yang dibuat memenuhi kriteria sangat baik dari segi bahasa, media, materi serta evaluasi dan layak untuk digunakan oleh siswa SMA.Kata Kunci: media pembelajaran, buku saku Fisika, mobile pocket book
Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Tingkat Tinggi Pada Materi Suhu Dan Kalor Menggunakan Project Based Learning Di Kelas X MIA SMA Negeri 2 Surakarta Hikmaningsih, Dita Ajeng; Aminah, Nonoh Siti; Surantoro, Surantoro
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 6, No 6 (2015): SNFPF 2015 Prospek Pendidikan Sains 5 Tahun ke Depan
Publisher : Physics Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.092 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan model Project Based Learning padamateri Suhu dan Kalor dapat meningkatkan kemampuan kognitif tingkat tinggi Fisika siswa kelas X MIA 4SMA Negeri 2 Surakarta.tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas denganmodel Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data yang diperoleh yaitu nilai kognitif Fisika siswayang diperoleh dari tes tertulis siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah statistikdeskriptif dan uji-t satu ekor. Penelitian penerapan model pembelajaran project based learning di kelas X MIA 4SMA N 2 Surakarta ini pada taraf signifikansi α = 5 % mendapatkan thitung = 12,62 > ttabel = 1,669 sehingga adapeningkatan kemampuan kognitif tingkat tinggi Fisika siswa. Sumbangan dari pembelajaran Siklus I terhadappeningkatan kemampuan kognitif tingkat tinggi Fisika siswa sebesar 0,033 dan sumbangan dari pembelajaranSiklus II terhadap peningkatan kemampuan kognitif tingkat tinggi siswa sebesar 0,966 dengan persamaan1 2ˆ Y=29,621+0,027 X +0,599 X . Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa penerapanmodel Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan kognitif tingkat tinggi Fisika siswa pada materisuhu dan kalor kelas X MIA 4 SMA Negeri 2 Surakarta.Kata kunci : kognitif , project based learning,
REMEDIASI PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) PADA MATERI SUHU DAN KALOR SISWA SMA KELAS X DI SMA NEGERI 6 SURAKARTA Putri, Desy Ermia; Aminah, Nonoh Siti; Surantoro, Surantoro
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 6, No 4 (2015): SNFPF 2015 Prospek Pendidikan Sains 5 Tahun ke Depan
Publisher : Physics Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.12 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian yang telah dilakukan untuk: mengetahui bahwa remediasi pembelajaran Fisika menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat meningkatkan kemampuan kognitif Fisika pada materi Suhu dan Kalor sisiwa kelas X MIA 2 di SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian yang telah dilakukan merupakan penelitian remediasi pembelajaran yang menggunakan alur penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian yang telah dilakukan, dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan reflekasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 6 Surakarta sebanyak 31 siswa. Sumber data berasal dari nilai tes remedial teaching yang diperoleh dari siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nilai ulangan harian pada mata pelajaran Fisika. Pengujian instrumen tes yang dilakukan menggunakan software QUEST. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif untuk mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran dan analisis kuantitatif untuk mendeskripsikan pengujian hipotesis. Prosedur penelitian yang digunakan yaitu model one-group pretes-posttest. Berdasarkan hasil penelitian serta hasil analisis yang dilakukan, dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) remedial teaching menggunakan model pembelajarn problem based instrucion (PBI) pada materi Suhu dan Kalor dapat dilakukan. Remedial Teaching dapat membantu siswa yang teridentifikasi mengalami kesulitan belajar sehingga mencapai KKM, (2) ada sumbangan yang signifikan dari tes remedial teaching I dan II terhadap tes formatif menggunakan model pembelajaran Problem Based Instrucion (PBI) pada materi Suhu dan Kalor. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: (a) tes remedial teaching I memberikan sumbangan relatif = 1,62 % dan sumbanagn efektif = 0,58 % terhadap tes formatif (b) tes remedial teaching II memberikan sumbangan relatif = 105,37 % dan sumbangan efektif = 37,62 % terhadap tes formatif, (3) ada peningkatan hasil belajar siswa pada tes formatif setelah mengikuti remedial teaching. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa thitung = 15,74 yang nilainya lebih besar dari ttable pada taraf signifikansi 5 % = 1,6972 atau (thitung) 15,74 > (ttabel) 1,6972, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti remediasi pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI).Kata kunci remedial teaching, model pembelajaran, Problem Based Instruction, Suhu dan Kalor.
ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI TERMODINAMIKA PADA SISWA SMA Monika Sari, Deni; Surantoro, Surantoro; Yusliana Ekawati, Elvin
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis kesalahan, mengetahui penyebab siswa melakukan kesalahan, dan mengetahui cara mengatasi terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi Termodinamika. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi dan wawancara. Tes dan observasi dilakukan menggunakan teknik purposive samplingpada 91 siswa kelas XI IPA 3, XI IPA 6, dan XI IPA 7 SMA Negeri 3 Surakarta Tahun Ajaran 2011/2012. Wawancara dilakukan dengan pemilihan sampel siswa menggunakan teknik snowball sampling. Validitas data pada penelitian kualitatif ini digunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman, yaitu model analisis interaktif yang meliputi: reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasinya. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan: (1) Jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal materi Termodinamika adalah: (a) kesalahan terjemahan yang berupa kesalahan dalam menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal ke dalam simbol Fisika, memahami maksud soal, serta menuliskan data yang diketahui pada soal secara tepat, (b) kesalahan konsep yang berupa kesalahan dalam memahami konsep usaha yang dilakukan lingkungan pada sistem, proses Termodinamika, usaha pada proses Termodinamika, kapasitas kalor, Hukum I Termodinamika, perubahan energi dalam, siklus Termodinamika, mesin Carnot, perubahan entropi, dan mesin pendingin, serta mengkonversikan ke Satuan Internasional (SI), (c) kesalahan strategi yang berupa kesalahan dalam menggunakan data dan dalam penentuan langkah penyelesaian soal, dan (d) kesalahan hitung yang berupa kesalahan dalam melakukan operasi hitung. (2) Penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa adalah: siswa lupa, tidak memahami simbol Fisika dari data-data yang disebutkan pada soal, salah mengartikan maksud soal, kurang teliti dalam membaca serta memahami maksud soal, kurang belajar, kurang memperhatikan penjelasan guru, tidak berani mengajukan pertanyaan ketika ada materi yang belum dipahami, kurang teliti, kurang latihan soal dan variasi dalam latihan soal, terburu-buru, dan kekurangan waktu. (3) Cara mengatasi terjadinya kesalahan siswa adalah: (a) guru memberikan motivasi kepada siswa dalam kegiatan pembelajaran sehingga siswa menyukai pembelajaran Fisika; lebih sering memberikan latihan dan tugas untuk menyelesaikan soal-soal Fisika yang bervariasi disertai pembahasannya; memperjelas konsep yang diberikan kepada siswa pada materi Termodinamika serta pengkonversian ke Satuan Internasional (SI); dan lebih sering mengingatkan siswa untuk lebih teliti dalam membaca soal, menghitung, serta meneliti kembali pekerjaannya jika telah selesai mengerjakan; (b) siswa lebih berkonsentrasi dalam belajar dan aktif dalam kegiatan pembelajaran; lebih rajin dalam belajar, mengerjakan soal-soal, dan bertanya kepada guru apabila ada materi yang belum dipahami. Kata Kunci: analisis, kesalahan menyelesaikan soal, soal Termodinamika