Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK VIBRASI PADA PAPER DRYER MACHINE UNTUK DETEKSI DINI KERUSAKAN SPHERICAL ROLLER BEARING Setyawan, Harry Prayoga; Suryadi, Dedi
ROTASI Vol 20, No 2 (2018): VOLUME 20, NOMOR 2, APRIL 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1343.912 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.20.2.110-117

Abstract

Getaran berlebih dapat menyebabkan kerusakan pada mesin-mesin di industri. Salah satu komponen mesin yang sering mengalami getaran lebih adalah bantalan. Kerusakan yang tidak terpantau pada bantalan sangat membahayakan mesin karena dapat mengakibatkan mesin berhenti beroperasi. Pada dasarnya kerusakan pada bantalan dapat diidentifikasi berdasarkan sinyal getaran. Pada penelitian ini, pengujian getaran akan dilakukan untuk mendeteksi kerusakan pada bantalan spherical roller pada mesin paper dryer. Untuk mencuplik data, sensor getaran diletakan di arah aksial dan radial pada bantalan. Analyzer yangdigunakan untuk mengolah sinyal adalah Emerson CSI 2130. Hasil sinyal yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan standar level getaran ISO 10816-3 untuk menyatakan apakah mesin mengalami kerusakan atau tidak. Selanjutnya, spektrum sinyal getaran dianalisis untuk menentukan jenis kerusakan pada bantalan. Kerusakan pada bantalan ditentukan berdasarkan diameter dalam, diameter luar bantalan, jumlah bola dan putaran poros. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bantalan spherical roller pada mesin paper dryer mengalami kerusakan pada lintasan dalam, lintasan luar dan bola.
PEMBUATAN ALAT UKUR KECEPATAN ANGIN OPTOCOUPLER DENGAN SMS BERBASIS MIKROKONTROLER Suryadi, Dedi; Al Ayufhi, Syahlahudhin; Suryono, Ahmad Fauzan; Maimuzar, Maimuzar
ROTASI Vol 21, No 3 (2019): VOLUME 21, NOMOR 3, JULI 2019
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.739 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.21.3.187-192

Abstract

Energi listrik merupakan elemen penting dalam berbagai aspek kegiatan manusia. Kebutuhan listirk ini meningkat dengan meningkatnya populasi manusia. Solusi yang dapat diberikan dalam masalah ini adalah energi terbarukan, salah satunya adalah energi angin. Untuk memanfaatkan energi angin, perlu untuk mengetahui potensi angin di daerah yang akan dipasang pembangkit. Penelitian ini akan membuat alat ukur kecepatan angin yang dapat mengukur dan merekam data angina dengan menggunakan optocoupler. Alat ukur ini juga dilengkapi dengan sistem SMS untuk akses datanya dalam jarak jauh. Sehingga alat ini dapat berfungsi bukan hanya sekedar pengukur kecepatan angin tetapi juga bisa mengirim data kepada operator melalui SMS. Dalam penelitian ini, mikrokontroler yang digunakan adalah Arduino Mega 2560. Selanjutnya, alat ukur hasil rancangan dibandingkan dengan alat ukur standar sebagai validasi. Berdasarkan hasil pengujian meninjukkan bahwa alat ukur kecepatan angin berhasil dibuat dan dapat digunakan untuk mengukur potensi angin
Sinking Speed Yarn PE (Polyethylene) is preserved With guava leaf extract (Psidium guajava L), papaya (Carica papaya) and betel leaves (Xylocarpus moluccensis M.Roem) Suryadi, Dedi; Syofyan, Irwandy
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTHusband of research has been done in December 2014 gear Materials Laboratory of the Faculty of Fisheries and Marine Sciences, University of Riau Pekanbaru. Early studies aimed to determine the effect of guava leaf extract preservatives, papaya leaf, betel leaf and Against Speed sink (sink rate) Yarn PE. Initial studies using experimental methods with object using research is preserved Threads tested in the laboratory. Value Speed sink Yarn PE can be seen on Speed drowned in the sea Yarn berisih air tube. Speed maximum sink is necessary to look at the things that affect Extracts Against Speed heart sank sautu Yarn Material Test time is usually determined by the liver seconds. The difference from the average - average Speed with sink Yarn benangyang not well maintained preserved guava leaf extract as much as 0.89%, while the average difference - average Thread Thread unpreserved with papaya leaf extracts been preserved as much as 1.68%, and the difference Of Threads yet preserved yarns with Already preserved with betel leaf extract as much as 3.04%.Keywords: Conservation, Polyethylene Yarn, guava leaf extract (Psidium guajava L), papaya (Carica papaya) and betel leaves (Xylocarpus moluccensis M.Roem)
Motivasi Belajar Bahasa Jepang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta SURYADI, DEDI; ROSIAH, ROSI
Journal of Japanese Language Education and Linguistics Vol 2, No 1 (2018): Februari-Juli
Publisher : Journal of Japanese Language Education and Linguistics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jjlel.2110

Abstract

The learning achievement of Japanese is influenced by internal and external factors. Some of the factors are learning motivation. Low motivation can cause laziness in following the lecture. To be able to know motivation in learning Japanese the research is necessary to obtain an accurate answer. This research is a preliminary study that will focus on How to Motivate Japanese Language Study of Japanese Language Study Program of UMY. The population of this study is the Japanese Language Education Student of UMY which amounts to 104 people spread in 7 classes. The sampling of 60 students is done by proportional random sampling technique. the variables studied in this study is learning motivation. The data source comes from primary and secondary data. The result of this research is Japanese Language Study Program Students Mostly have experience learning Japanese with self study or self-taught. The biggest motivation to learn Japanese is to communicate with Japanese. While the obstacles in the process of learning Japanese is hard to learn Japanese letters such as Hiragana, Katakana and Kanji.Key Words : Motivation, Learning, Japanese Language
SISTEM PAKAR UNTUK MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN MESIN INDUSTRI MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Suryadi, Dedi; Meilianda, Rifki; Suryono, Ahmad Fauzan; Munadi, Munadi
ROTASI Vol 20, No 1 (2018): VOLUME 20, NOMOR 1, JANUARI 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.732 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.20.1.56-62

Abstract

Sistem perawatan mesin merupakan suatu hal yang sangat penting di industri untuk memperpanjang umur mesin. Salah satu metode perawat yang sering digunakan adalah predictive maintenance berdasarkan sinyal getaran. Metode ini dapat memprediksi kerusakan mesin berdasarkan sinyal getaran yang timbul, dengan demikian kerusakan parah dapat dihindari. Tetapi metode ini sangat tergantung kepada pakar getaran untuk membaca karakteristik getarannya, sehingga tidak memungkinkan untuk operator biasa tidak bisa berbuat apa-apa apabila para pakar tidak ada. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan merancang sebuah aplikasi sistem pakar berbasis android yang dapat mengidentifikasi kerusakan pada mesin industri. Jenis kerusakan yang dapat diidentifikasi dalam aplikasi ini adalah unbalance, misalignment, kebengkokan poros, kelonggaran, dan kerusakan pada bantalan. Diharapkan aplikasi ini lebih praktis dan dapat digunakan oleh semua operator lapangan untuk mengidentifikasi kerusakan mesin. Metode yang digunakan dalam perancangan aplikasi ini adalah metode certainty factor. Untuk mengukur tingkat keakuratan hasil rancangan, aplikasi yang sudah diintall di android dan divalidasi dengan hasil analisis pakar. Proses validasi data aplikasi meliputi pengujian sistem yang dilakukan dengan membandingkan hasil analisa pakar terhadap hasil analisa aplikasi sistem pakar. Pada penelitian ini, data untuk validasi diambil dari data hasil pengujian getaran pada mesin-mesin di industri. Sinyal getaran inilah yang dianalisis jenis kerusakannya oleh pakar dan dirunning oleh aplikasi. Hasil validasi menunjukkan tingkat akurasi aplikasi mencapai 100%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMEN DIVISIONAL (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 031 TARAIBANGUN KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR Suryadi, Dedi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Wisuda Februari 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT:This research is motivated by the low yields seen students learning mathematics average value of 61.86 students from 30 students while the minimum completeness criteria (KKM) 70.The purpose of this study was to improve the mathematics learning outcomes Elementary School fourth grade students 031 Taraibangun Mining District of Kampar District Cooperative Learning Model with Student Teams Achievement Divisional (Stad). Research carried out in March of the academic year 2014/2015 in 031 Taraibangun Elementary School in the fourth grade. The instrument used in this study is a teacher and student activity sheets as well as learning about the test results. Pelitian data analysis technique is descriptive analysis techniques. This study presents an increase in the activity of teachers in the first cycle of the first meeting of teachers activity 42.86% with less category, at the second meeting increased 57.14% with enough categories, pertemuanketiga second cycle increased to 78.57% with the good category once, at the fourth meeting teacher activity increased to 100% with the good category yet. Student activity based on the results of the study in the first cyclestudent activity only 39.29%, at the second meeting increased to 57.14%.Whereas the second cycle of the third meeting of the percentage of student activity increased to 75.00%, and the fourth meeting of student activity increased to 96.43%. Student learning outcomes in basic score, an average of 61.86. At the end of the first cycle Deuteronomy average value of student learning outcomes increased to 66.33, and at the end of the repeat second cycle increased to 75.66. The above data indicate that the Application of Cooperative Learning Model achievemen Divisional Student Teams (Stad) can Improve learning outcomes Mathematics Grade IV State Primary School 031 Taraibangun Mining District of Kampar.Keywords : Cooperative type achievemen Student Teams Divisional Results Learning Math Students.
Perbedaan Kompres Nacl 0,9% dengan Kompres Alkohol 70%Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Flebitis Suryadi, Dedi; H, Evangeline; Sunarya, Wawan
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 2, No 3 (2015): OKTOBER 2015
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian terapi intravena dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya adalah flebitis. Flebitis dapat terjadi akibat prosedur pemasangan yang kurang tepat, pemberian obat via intravena, dan akumulasi bakteri dalam kanul kateter. Kondisi ini dapat menimbulkan eritema, edema dan nyeri. Nyeri flebitis dapat ditangani dengan cara pemberian kompres NaCl 0,9% dan kompres alkohol 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kompres NaCl 0,9% dan kompres alkohol 70% terhadap penurunan intensitas nyeri pasien flebitis. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan metode pendekatan non equivalent control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling sebanyak 34 sampel yaitu 17 responden diberikan kompres NaCl 0,9% dan 17 responden diberikan kompres alkohol 70%. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi dan melakukan intervensi kompres NaCl 0,9% dan kompres alkohol 70%, kemudian diuji kenormalan data dengan menggunakan uji Shapiro-Wilk diperoleh (0,0001) yang artinya data berdistribusi tidak normal sehingga menggunakan uji Non-parametrik yaitu Uji Mann- Whitney. Hasil penelitian menunjukan p value 0,003 (α<0,005) terdapat perbedaan antara kompres NaCl 0,9% dan kompres alkohol 70% terhadap penurunan intensitas nyeri pasien flebitis. Hasil didapatkan kompres NaCl 0,9% lebih efektif dibandingkan dengan kompres alkohol 70% dengan selisih mean sebelum dan sesudah sebesar 3,53 sedangkan kompres alkohol 70% terdapat selisih antara sebelum dan sesudah sebesar 2,59.  Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar pihak Rumah Sakit mempertimbangkan hasil penelitian ini sebagai dasar penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) penatalaksanaan pasien flebitis. Diharapkan perawat untuk mengurangi kejadian flebitis pada saat memberikan terapi intravena bekerja sesuai SOP.
Model Pemrograman Linear Probabilistik : Kasus Parameter Berdistribusi Normal Susanto, Sani; Suryadi, Dedi
Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer 2007: Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer Edisi April
Publisher : Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.735 KB)

Abstract

Pada tulisan ini dibahas pembentukan Model Pemrograman Liniear Probabilistik (MPLP) serta pengembangannya untuk kasus dimana ketiga parameter pemrograman liniear merupakan variabel acak berdistribusi normal. Kata kunci : tujuan, kendala, variabel acak, optimasi
ESTIMASI PENGHEMATAN BIAYA OPERASI PLTU DENGAN CARA PENGGANTIAN BAHAN BAKAR Syukran, Syukran; Suryadi, Dedi
Jurnal Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2007): OCTOBER 2007
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.784 KB) | DOI: 10.9744/jtm.9.2.

Abstract

Per capita electricity consumption is a living standard index in a country. In Indonesia, as number of people and industries are increasing, the need of electricity is also increasing. As a result of the rising world?s price of fossil fuel, PT. PLN (Persero), a local state utility, needs to find a better way to reduce its operational cost, 75% of which is the price of plant?s fuel. One possible solution is to replace liquid fuel (HSD and MFO) with LNG or coals. This research aimed at fuel cost comparison between the use of LNG, coals and the liquid fuel in a steam power plant. The research focus on the cost reduction but neglects the actual operational implementation. The results of analysis, based on 51465 kW power and 85% boiler efficiency assumption, showed that the mass rate flow of HSD, MFO, LNG and coal are 13446,95 kg/h, 14328,98 kg/h, 1156,7 kg/h and 29032,52 kg/h respectively. Furthermore, annual fuel cost of HSD, MFO, LNG and coal are 890.73, 530.61, 154.63 and 87,61 billions respectively. The fuel cost saving from the replacement of HSD with LNG and coals are 736.1 and 803.12 billion/year respectively. As comparison, the fuel cost saving from the replacement of MFO with LNG and coals are 375.98 and 443.0 billion/year respectively. Abstract in Bahasa Indonesia: Konsumsi listrik perkapita merupakan indeks standar kehidupan masyarakat suatu negara. Di Indonesia, dengan semakin meningkatnya kegiatan industri dan jumlah penduduknya, maka kebutuhan daya listrik juga mengalami peningkatan. Akibat terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak dunia sekarang ini, PT. PLN (persero) sebagai salah satu perusahaan listrik negara harus memikirkan usaha penghematan biaya operasi, dimana 75%nya adalah biaya bahan bakar. Salah satu usaha yang dapat ditempuh PT. PLN (persero) adalah dengan penggantian bahan bakar utama PLTU dari bahan bakar minyak (HSD dan MFO) menjadi gas alam (LNG) atau batubara. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efisiensi penghematan biaya bahan bakar LNG dan batubara dibanding bahan bakar minyak (HSD dan MFO) sebagai bahan bakar utama pembangkit uap PLTU. Penelitian hanya menitik beratkan pada segi penghematan ekonomi semata tanpa mempertimbangkan segi teknik operasional. Dari hasil analisis diperoleh untuk asumsi daya 51465kW dan efisiensi boiler 85%, maka laju alir massa bahan bakar HSD, MFO, LNG dan batubara masing-masing adalah 13446,95 kg/jam, 14328,98 kg/jam, 11567,94 kg/jam dan 29032,52 kg/jam. Selanjutnya biaya bahan bakar HSD, MFO, LNG dan batubara masing masing adalah 890,73 milyar/tahun, 530,61 milyar/tahun, 154,63 milyar/tahun dan 87,61 milyar/tahun. Besarnya penghematan biaya bahan bakar HSD terhadap LNG dan batubara masing-masing adalah 736,1 milyar/tahun dan 803,12 milyar/tahun. Selanjutnya besarnya penghematan biaya bahan bakar MFO terhadap LNG dan batubara masing-masing adalah 375,98 milyar/tahun dan 443,0 milyar/tahun. Kata kunci: HSD, MFO, LNG, batubara, PLTU.
PENGARUH MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN DAN PENYULUHAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN Qodariyah, Indri Nur Alfi; Suryadi, Dedi; Yuniati, Yuniati
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 2 No 3 (2018): September-Desember 2018
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.vol2.iss3.pp84-108

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh modernisasi sistem administrasi perpajakan dan penyuluhan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak badan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama X di Jawa Barat. Manfaat penelitian ini untuk menambah pengetahuan bagi penulis, memberi masukan dan bahan evaluasi bagi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama X di Jawa Barat atas modernisasi sistem administrasi perpajakan, dan manfaat bagi akademisi menjadi bahan untuk memperkaya wawasan mengenai modernisasi sistem administrasi perpajakan dan penyuluhan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak badan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan verifikatif, dan teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan metode statistik nonparametrik dengan menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modernisasi sistem administrasi perpajakan dan penyuluhan perpajakan berpengaruh secara simultan terhadap kepatuhan wajib pajak badan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama X di Jawa Barat.