Articles

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN SEKTOR KESEHATAN DI KABUPATEN KAYONG UTARA PROVINSI KALIMANTAN BARAT Suryadi, Edy; Hasan, Setiadi
BULETIN AL-RIBAATH Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Al-Ribaath
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.297 KB) | DOI: 10.29406/br.v12i2.71

Abstract

Pelayanan sektor kesehatan yang baik dan berkualitas merupakan suatu impian dan cita-cita yang diharapkan oleh semua lapisan masyarakat yang ada di semua daerah, termasuk Kabupaten Kayong Utara. Penelitian ini mengkaji kualitas pelayanan sektor kesehatan di Kabupaten Kayong Utara. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas  menunjukkan bahwa instrumen valid dengan angka korelasi terendah dengan skor totalnya adalah item 15 (P15) dengan nilai korelasi 0,275 yang hanya valid pada taraf signifikansi 5%, namun tetap dikatakan valid. Sedangkan dari uji reliabilitas dengan menggunakan rumus Spearman Brown menunjukkan angka sebesar 0,782. Jika dibandingkan dengan r tabel dengan tingkat signifikansi 1% (0,256) dan 5% (0,195), maka angka Spearman Brown ini lebih besar dari r tabel yang berarti instrumen tersebut dapat dikatakan reliabel. Analisis kualitas pelayanan dengan model SERVQUAL dapat diketahui bahwa kelima dimensi kualitas pelayanan dalam bidang kesehatan di Puskesmas KKU bernilai negatif, sehingga secara keseluruhan menggambarkan kualitas pelayanan belum baik dengan skor SERVQUAL sebesar -0,92. Sedangkan dilihat dari per dimensi yang memiliki kualitas pelayanan tertinggi adalah daya tanggap (responsiveness), yaitu sebesar -1,20. Dimensi yang memberikan kualitas layanan terendah adalah bukti fisik (tangibles) sebesar -0,65. Sedangkan dengan model Diagram Kartesius dapat diketahui bahwa 5  atribut yang termasuk dalam kuadran A yang menjadi skala prioritas,  yaitu : kecepatan dalam proses layanan; keberadaan, kesigapan, kecepatan dan keterampilan tenaga medis; perlengkapan dan fasilitas yang pokok di puskesmas serta tempat duduk pasien pada ruang tunggu perlu ditingkatkan.Good public health services is a dream and ideals that are expected by all levels of society in all areas, including the District of Kayong Utara. This study examines the quality of public health Service in district of Kayong Utara. This study used research instruments which were tested for validity and reliability. Test the validity indicates that the instrument is valid with the lowest correlation number with the total score is item 15 (P15) with a 0.275 correlation value is only valid at the significance level of 5%. While the reliability test using Spearman Brown formula showed score at 0.782. When compared with r  table with a significance level of 1% (0.256) and 5% (0.195), then the number Spearman Brown was bigger than r  table which means that the instrument can be said to be reliable. Analysis of service quality with SERVQUAL models showed five dimensions of service quality in the public health in Puskesmas KKU were negative. That means overall quality of public health service was not good with SERVQUAL score of -0.92. Highest  dimension that showed the highest quality of service is the responsiveness (-1.20), while the lowest was tangibles (-0.65). Cartesian Diagram model concluded that 5 attributes in quadrant A, which became priorities to be upgraded, namely: the speed of the service process; the presence, readyness,  speed and skills of medical personnels; facilities at health centers;  patient seats at the waiting room.
MODEL OPTIMASI AGRO ECO-INDUSTRIAL PARK BERBASIS INDUSTRI TAHU DENGAN PENDEKATAN GOAL PROGRAMMING Setiawan, Timotius; Suryadi, Edy; Prawiranegara, Boy Macklin Pereira
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 14, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.771 KB) | DOI: 10.14710/jati.14.3.129-138

Abstract

Industri tahu di Kabupaten Sumedang menghadapi beberapa permasalahan terkait limbah, inefisiensi penggunaan air, dan ketergantungan terhadap bahan baku (kedelai) impor. Konsep Agro Eco-industrial Park (AEIP) berbasis industri tahu dapat menjadi alternatif solusi untuk memperbaiki kinerja industri tahu dan agroindustri terkait lainnya. Pengembangan AEIP perlu mempertimbangkan keseimbangan kapasitas untuk mengoptimalkan kinerja sistem. Penelitian ini bertujuan membangun suatu model optimasi AEIP berbasis industri tahu yang didukung agribisnis ternak sapi, usaha tani kedelai, produksi pupuk organik, dan unit biodigester. Penelitian dilakukan di sentra industri tahu Giriharja, Kabupaten Sumedang dengan menggunakan metode Goal Programming untuk memodelkan pertukaran material antar agroindustri. Model memasukkan lima variabel keputusan yaitu jumlah produksi tahu, jumlah produksi ternak sapi, jumlah produksi kedelai, jumlah produksi pupuk organik, dan jumlah produksi biogas. Kinerja model diukur dari sisa pertukaran material dan derajat daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dibangun mampu memberikan solusi optimal berupa jumlah produksi untuk masing-masing agroindustri. Model juga menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding sistem yang sedang berjalan yang diindikasikan dengan penurunan sisa limbah dan peningkatan Recycle Rate.
Model Komunikasi Efektif bagi Perkembangan Kemampuan Berpikir Kreatif Anak Suryadi, Edy
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2010)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi antara anak dan orang tuadalam keluarga dan guru di sekolah dengan kemampuan siswa berpikir kreatif. Komunikasi anak denganorang tua dan guru dalam penelitian ini adalah berbeda yang didasarkan pada tiga gaya komunikasi,meliputi: gaya komunikasi instruksional, partisipasi dan gaya delegasi komunikasi. Berdasarkan hasilanalisis data, dapat diperoleh informasi bahwa: (1) komunikasi antara anak dan orang tua dan gurusangat penting untuk pengembangan kemampuan berpikir kreatif untuk anak. (2) Gaya komunikasiinstruksional yang dikembangkan baik oleh orang tua dan guru sangat efektif bila disesuaikan dengananak yang memiliki tingkat yang lebih rendah kemampuan berpikir kreatif, tapi partisipasi dan gayadelegasi komunikasi menjadi tidak efektif, (3) Gaya partisipasi komunikasi terbangun dengan baik olehorang tua atau guru sangat efektif bila disesuaikan dengan anak yang memiliki tingkat kemampuanberpikir kreatif, namun gaya komunikasi instruksional dan delegasi tidak cukup efektif, (4) Gayakomunikasi delegasi dikembangkan dengan baik oleh orang tua atau guru sangat efektif jika disesuaikandengan anak yang memiliki tingkat lebih tinggi kemampuan berpikir kreatifnya, sedangkan gayakomunikasi instruksional dan partisipasi akan tidak efektif.
KAJIAN POTENSI PERLUASAN SAWAH BARU DI PULAU BURU GUNA MEWUJUDKAN KAWASAN STRATEGIS PERTANIAN PROVINSI MALUKU Anugrah, Muhamad Akbar; Suryadi, Edy; Andoyo, Robi; Kendarto, Dwi Rustam
TEKNOTAN Vol 12, No 2 (2018): TEKNOTAN, Desember 2018
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol12n2.2

Abstract

Provinsi Maluku merupakan daerah kepulauan yang terdiri dari 559 pulau besar dan pulau kecil. Pulau Buru merupakan salah satu Pulau Besar di Provinsi Maluku dan termasuk ke dalam gugus pulau kawasan strategis pertanian, dengan komoditas utama tanaman padi. Pemerintah Provinsi Maluku hanya mampu memenuhi sebesar 58% kebutuhan beras di Provinsi Maluku pada tahun 2015. Pertumbuhan penduduk yang meningkat dan pergeseran pola konsumsi dari pangan lokal ke beras juga menjadi salah satu faktor perlunya melakukan peningkatan produktivitas beras di Provinsi Maluku. Peningkatan produktivitas beras bisa dilakukan, salah satunya dengan cara perluasan areal sawah baru. Tulisan ini ditujukan untuk memperoleh informasi tentang sebaran potensi calon lahan yang cocok untuk perluasan sawah baru di Pulau Buru dengan menggunakan data hasil survei lapangan yang dilakukan pada tahun 2016. Hasil pengamatan calon lahan di lapangan kemudian diolah dan dianalisis secara spasial menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa Pulau Buru memiliki lahan potensial seluas 13.275,82 Ha yang dikategorikan pada kelas kesesuaian lahan S3 (Sesuai Marginal), namun begitu masih sangat memungkinkan untuk dilakukan perluasan sawah baru di Pulau Buru yang berperan sebagai kawasan strategis pertanian di Provinsi Maluku.Kata kunci: Perluasan Sawah Baru, Pertanian Kepulauan, Evaluasi Kesesuaian Lahan, Provinsi Maluku, Pulau Buru
OPTIMASI POLA TANAM PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI KECAMATAN CIMANGGUNG KABUPATEN SUMEDANG N. P., Sophia Dwiratna; Suryadi, Edy; Kamaratih, Kharisma Dewi
TEKNOTAN Vol 10, No 1 (2016): TEKNOTAN, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan sawah tadah hujan hanya mengandalkan hujan untuk pemenuhan kebutuhan air. Penentuan pola dan jadwal tanam sangat diperlukan agar kegagalan panen dapat dihindari sehingga keuntungan maksimum dapat diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola dan jadwal tanam lahan sawah tadah hujan yang sesuai dengan kesetimbangan air dan menghasilkan keuntungan maksimum bagi petani di Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu mengkaji data curah untuk mengetahui ketersediaan air, menentukan pola dan jadwal tanam yang sesuai dengan ketersediaan air, dan menentukan pola tanam yang dapat menghasilkan keuntungan maksimum dengan menggunakan program linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jadwal tanam yang terbaik untuk Kecamatan Cimanggung adalah November dasarian II (MT I) dan Februari dasarian III (MT II) dengan pola tanam: Padi-Padi; Padi-Jagung; Padi-Tembakau; Padi-Timun; Padi-Jagung Manis; dan Jagung-Jagung. Berdasarkan analisis optimasi, pola tanam yang memberikan keuntungan maksimum adalah Padi-Timun.Kata kunci: Sawah Tadah Hujan, Pola dan Jadwal Tanam, Neraca Air, Optimasi.
Analisis Kepuasan Pelanggan Berbelanja Produk Nutrifood pada PT. Sumber Fajar Inti Abadi Suryadi, Edy; 01, Julistiana
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.417 KB) | DOI: 10.29406/jmm.v10i2.29

Abstract

The purpose of this study was to analyze customer satisfaction Nutrifood product shopping at PT.Sumber Fajar Inti Abadi. The variables analyzed were the presence, responsiveness, fun, and timely. The research method used survey methods, data collection techniques, namely: observation, questionnaires, and interviews. The samples used were as many as 100 people were using purposive sampling technique, quantitative data analysis techniques through Cartesian diagram. The results of this study indicate that the respondents are not satisfied with the service PT. Sumber Fajar Inti Abadi with an average satisfaction level of 3.43 and an average rating of 3.45 interest rate, dimensions of service quality customer service is the most satisfying and enjoyable responsiveness dimension where all respondents rating is in quadrant B, which means that the interest and customer satisfaction is at a high level and in accordance with the wishes of the customer. While the dimensions of existence and exact time at which the respondents assessment is in quadrant C, which means that the interest and customer satisfaction is at a low level and not in accordance with the wishes of the customer.
Perbandingan Kinerja Keuangan dari Koperasi unit desa Sawit Raya, Sawit Mekar Jaya,dan Sawit Abadi Kabupaten Sambas Suryadi, Edy; Widadi, Bambang
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 9, No 3 (2013): MOTIVASI
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.974 KB) | DOI: 10.29406/jmm.v9i3.204

Abstract

The purpose of this study was to compare the financial performance of the three Koperasi Unit Desa (KUD), namely Sawit Jaya, Sawit Mekar Jaya, and Sawit Abadi, in Sambas district. The method used is to calculate financial ratios by cross sectional method approach. Data obtained from the companys financial statements for the years 2009-2011. Based on calculations from 2009 - 2011, liquidity, profitability, and solvency ratios of the KUD Sawit Jaya better than KUD Sawit Mekar Jaya dan Sawit Abadi. As for the ratio of the activity, KUD Sawit Abadi better as compared to other cooperatives.Keywords: Kinerja Keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas, Rasio Aktivitas.
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Konsumen Membeli Bingka Khatulistiwa Di Kota Pontianak Suryadi, Edy; Saputra, Necky
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 12, No 3 (2016): MOTIVASI
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.069 KB) | DOI: 10.29406/jmm.v12i3.455

Abstract

Permasalahan dalam penulisan ini adalah apakah bauran pemasaran berpengaruh terhadap keputusan konsumen membeli Bingka Khatulistiwa di Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah membeli Bingka Khatulistiwa di Kota Pontianak. Jumlah sampel yang diteliti adalah sebanyak 100 responden yang diambil secara accidental sampling dari seluruh pelanggan yang membeli Bingka Khatulistiwa di Pontianak. Hasil uji validitas, baik variabel produk, harga, promosi dan tempat sebagai variabel bebas maupun keputusan konsumen sebagai variabel terikat menunjukkan bahwa daftar kuesioner yang disampaikan kepada responden telah memenuhi persyaratan validitas. Hasil uji reliabilitas, baik variabel variabel produk, harga, promosi dan tempat sebagai variabel bebas maupun keputusan konsumen membeli Bingka Khatulistiwa di Kota Pontianak sebagai variabel terikat menunjukkan bahwa daftar kuesioner yang disampaikan kepada responden telah memenuhi persyaratan reliabilitas. Karena memiliki koefisien cronbach’s alpha sama dengan 0,60 atau lebih. Persamaan atau estimasi regresi yang dapat dituliskan berdasarkan hasil pengolahan data dapat dituliskan : Ŷ  =  0,398 + 0,938X. Dari hasil analisis korelasi sederhana (r) didapat korelasi antara bauran pemasaran dengan keputusan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang cukup kuat antara bauran pemasaran dengan keputusan konsumen. Uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) yang diperoleh sebesar 0,335. Hal ini berarti bahwa 33,5% (1 x 0,335 x 100%) keputusan konsumen membeli Bingka Khatulistiwa di Kota Pontianak dapat dijelaskan oleh bauran pemasaran, sedangkan sisanya yaitu sebesar 66,5% (1 – 0,335 x 100%) keputusan konsumen membeli Bingka Khatulistiwa di Kota Pontianak dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa uji kelayakan model variabel independen memiliki pengaruh terhadap variabel dependen. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai F hitung sebesar 49,359 > F tabel 2,47 serta memiliki nilai signifikan (sig) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, artinya Model regresi linear sederhana tersebut dapat digunakan untuk memprediksi keputusan konsumen yang dipengaruhi oleh bauran pemasaran.. Kata Kunci : Bauran Pemasaran Dan Keputusan Konsumen
Analisis Manajemen Modal Kerja Pada Koperasi Pegawai Bhinneka Karya Bank Kalbar Pontianak Suryadi, Edy; Larasati, Muthia
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 12, No 1 (2016): MOTIVASI
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.279 KB) | DOI: 10.29406/jmm.v12i1.431

Abstract

Penelitian ini menyajikan uraian tentang manajemen modal kerja yaitu tentang pengukuran dan penilaian tingkat efisiensi penggunaan modal kerja berdasarkan konsep kuantitatif dan kualitatif serta proyeksi kebutuhan modal kerja. Bentuk penelitian ini adalah studi kasus dengan objek penelitian pada Koperasi Pegawai Bhinneka Karya Bank Kalbar Pontianak dengan analisis menggunakan rumus Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, Working Capital Turnover dan Return On Working Capital sebagai ukuran modal kerja. Sedangkan untuk kebutuhan modal kerja menggunakan Least Square Method, Metode Perputaran Modal Kerja dan Pendekatan Keterikatan Dana. Untuk teknik pengumpulan data digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.    Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan modal kerja Koperasi Pegawai Bhinneka Karya Bank Kalbar Pontianak masih kurang efisien. Perputaran modal kerja sangat rendah sehingga menyebabkan lamanya waktu keterikatan modal kerja tersebut. Katakunci: Modal Kerja, Koperasi Pegawai Binneka Karya, Bank Kalbar
ANALISIS KEPUASAN ANGGOTA TERHADAP JASA PINJAMAN SIMAPAN PADA CREDIT UNION KHATULISTIWA BAKTI PONTIANAK KANTOR PELAYANAN SIMPANG TIGA Wahdah, Wahdah; Suryadi, Edy; Hariyanto, Dedi
JURNAL PRODUKTIVITAS Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Produktivitas 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.863 KB) | DOI: 10.29406/jpr.v4i2.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepuasan Anggota Terhadap Jasa Pinjaman Simapan pada Credit Union Khatulistiwa Bakti Pontianak Kantor Pelayanan Simpang Tiga.   Bentuk penelitian ini adalah deskriptif dan metode yang digunakan adalah survey, yaitu data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner.   Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna jasa layanan yang menggunakan jasa pinjaman simapan CUKB KP Simpang Tiga tahun 2015, yaitu sebanyak 152 anggota, sedangkan sampel sebanyak 115 responden dengan cara Purposive Sampling, dengan mempertimbangkan anggota yang meminjam di CUKB Kantor Pelayanan  Simpang  Tiga  yang  menggunakan  jasa  pinjaman simapan minimal dua (2) kali. Variabel yang digunakan dalam  penelitian  ini  menggunakan 5 (lima) dimensi kualitas jasa,  yaitu Reliabilitas, Daya  Tanggap, Jaminan, Empati dan Bukti Fisik. Variabel ini diukur menggunakan Metode Tingkat Kesesuaian dan Metode Diagram Kartesius.Hasil penelitian berdasarkan metode tingkat kesesuaian diketahui nilai rata- rata kepuasan sebesar 4,18 dan nilai rata-rata kepentingan sebesar 4,44.   Jadi, anggota masih merasa belum puas pada jasa pinjaman simapan yang diberikan. Sedangkan berdasarkan diagram kartesius diketahui kedudukan 23 (dua puluh tiga) atribut yang mempengaruhi kepuasan anggota CUKB KP Simpang Tiga, dimana Kuadran A tidak ada atribut; Kuadran B sebanyak 11 (sebelas) atribut sehingga CUKB KP Simpang Tiga cukup  penyempurnaan  kinerja  variabel tersebut; Kuadran C sebanyak 12 (dua belas) atribut sehingga CUKB KP Simpang Tiga perlu melakukan perbaikan; dan Kuadran D tidak ada atribut. Kata Kunci: Kepuasan, Jasa Pinjaman, Credit Union.