Margaretha Suryaningsih
Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro

Published : 82 Documents
Articles

IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG PENERAPAN HELM BERSTANDAR SNI DI KOTA SEMARANG Septiani, Rini; Suryaningsih, Margaretha; Lituhayu, Dyah
Journal of Public Policy and Management Review Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.056 KB)

Abstract

Purpose of this study ato determine whether there is communication or relationship between the government and the public on the implementing of law number 22 of 2009 on the application of SNI helmet standards in the city of Semarang. Used theory is the theory of Merilee S. Grindle, the study was designed and analyzed qualitatively deksriptif. Data collection was done by library research, observation, and in-depth interviews with a number of informants. Analysis used is deductive analysis, because the analysis of the data ini the study of the standard helmet SNI is taken based on the phenomenon that is being seen.The result of this study indicate a lack of socialization is intensified by Satlantas Polrestabes to the community in the implementing of Semarang city law number 22 of 2009 on the application of ISO-Standards helmets in the city of Semarang. Implementing of the application program needs to aa a more effective from of activity in the socialization process. So that people can understand the purpose of the policy, and shape its program of activities must be done continuously.It can be concluded that the standard helmet SNI policy implementing in the city of Semarang was considered quite good. But to get maximum result in its implementing, should be stepped up Satlantas Polrestabes continous dissemination to all the people in the city of Semarang.
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA PT. WIKA BETON SEMARANG Satiti, Dara Chatlea; Suryaningsih, Margaretha; Yuniningsih, Tri
Journal of Public Policy and Management Review Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.089 KB)

Abstract

This research is motivated by problems that occurred in the PT. Wika Beton Semarang, such as the low level of productivity. The purpose of this study to analyze influence of motivation and discipline to productivity. To answer the problem and purpose of this study, the author used the theory of productivity using quantitative research methods. In collecting the data, the writer uses tehnique through questionnaire. The informants were the employee of PT. Wika Beton Semarang. The results showed that motivation dan discipline partially and simultaneously positively influenced productivity.
Analisis Kinerja Penanganan Anak Jalanan di Dinas Sosial, Pemuda, dan Olahraga Kota Semarang” Nastiti, Dinar Ayu; Suryaningsih, Margaretha
Journal of Public Policy and Management Review Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.174 KB)

Abstract

Permasalahan sosial yang terjadi di sebagian besar daerah perkotaan, salah satu di antaranya yaitu masalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan salah satu faktor penyebab anak-anak beresiko turun di jalan. Keberadaan anak jalanan di kota-kota besar, termasuk kota Semarang menjadi persoalan yang cukup serius untuk ditangani oleh pemerintah kota Semarang.Angka keberadaan anak jalanan di Kota Semarang yang cukup tinggi menjadi salah satu permasalahan sosial di dalam masyarakat. Pemerintah Kota Semarang bukannya tanpa usaha dalam mengentaskan anak jalanan di kota Semarang. Salah satu upaya pemerintah kota Semarang yaitu pemberian modal usaha. Sampai saat ini belum ada Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Daerah (Perda) di kota Semarang yang mengatur pengentasan anak jalanan.Kedudukan Dinas Sosial, Pemuda, dan Olahraga di Kota Semarang adalah sebagai instansi atau organisasi publik yang melaksanakan tugas urusan pemerintah daerah di bidang sosial, pemuda, dan olahraga berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Bidang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) merupakan bidang yang menangani masalah anak jalanan di kota Semarang.Kinerja Dinsospora khususnya bidang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dideskripsikan melalui indikator produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Kurangnya SDM di Bidang PMKS menyebabkan belum maksimalnya penanganan anak jalanan.
Kualias Pelayanan Pembuatan Akta Kelahiran Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon Santy, Dwi Fitriana; Suryaningsih, Margaretha
Journal of Public Policy and Management Review Volume 1, Nomor 1, tahun 2012
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.39 KB)

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan publik merupakan salah satu fungsi negara dalam rangka menciptakan kesejahterahan rakyat. Salah satu bentuk pelayanan yang diberikan oleh aparatur pemerintahan kepada masyarakat adalah pelayanan dalam bidang kependudukan. Akta kelahiran merupakan salah satu dokumen yang harus dimiliki oleh setiap orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon dalam pelayanan akta kelahira.Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis data kuantitatif. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 44 responden yang merupakan masyarakat yang melakukan pemohon pembuatan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cirebon tahun 2011. Analisis data digunakan adalah Uji Korelasi dan Konkordasi Kendall.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cirebon Tinggi yaitu sebesar 34,1%. Besarnya pengaruh prosedur pelayanan (X1) terhadap Kualitas pelayanan (Y) sebesar 10,69%, besarnya pengaruh kemampuan pegawai (X2) terhadap Kualitas pelayanan (Y) sebesar 37,45%, dan Kualitas pelayanan (Y) yang dipegaruhi Prosedur Pelayanan (X1) dan Kemampuan Pegawai (X2) secara bersamaan sebesar 42,64%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Prosedur Pelayanan dan Kemampuan Pegawai Terhadap Kualitas Pelayanan.
EVALUASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI KECAMATAN TEMBALANG Sagala, Christ; Suryaningsih, Margaretha; Fathurrohman, Fathurrohman
Journal of Public Policy and Management Review Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1332.201 KB)

Abstract

PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan sanitasi Berbasis Masyarakat)merupakan salah satu program Pemerintah yang bertujuan menciptakanmasyarakat hidup bersih dan sehat dengan meningkatkan akses air minum dansanitasi yang berkelanjutan serta melibatkan masyarakat secara aktif melalui;sosialisasi program, pembangunan sarana air bersih berupa sumur sedalam 100m,pelaksanaan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pembentukan badanpengelola, pemeliharaan dan pengelolaan sarana, dan kesinambungan program.Dalam mengevaluasi program PAMSIMAS, peneliti menggunakan desainmetode campuran sejajar/bersamaan, dimana data kualitatif dan kuantitatifdikumpulkan dalam waktu yang sama untuk saling melengkapi. Melaluipenerapan Teknik Two Stage Cluster Sampling, ditemukan sampel empatkelurahan di Kecamatan Tembalang dengan jumlah partisipan 108 KK. KeempatKelurahan tersebut belum mendapatkan pelayanan air bersih dari PDAM, danhanya mengandalkan air sungai serta sumur dangkal sebagai sumber air bersihsehingga pada musim kemarau warga mengalami kekurangan air karena sumberair mulai mengering selain itu air sumur dangkal juga tidak layak konsumsi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan olehprogram PAMSIMAS bagi masyarakat dengan analisis data menggunakankategorisasi dan proses prioritas (modus) dalam tabel distribusi frekuensikualitatif tanpa menghilangkan hasil wawancara yang penting. Diketahui bahwasetelah penerapan PAMSIMAS, masyarakat mendapatkan dampak seperti;kemudahan dalam mengakses air dengan harga Rp 1000/m3, terpenuhinyakebutuhan air bersih dimana debit air tidak dipengaruhi oleh cuaca, stop BABsembarangan sebagai bentuk pelaksanaan PHBS, serta terbangunnya partisipasimasyarakat sebagai bentuk rasa kepemilikan atas sarana yang terbangun.Melalui evaluasi yang dilakukan pada masing-masing fenomena dapatdisimpulkan bahwa program PAMSIMAS memberikan dampak positif bagimasyarakat Kecamatan Tembalang.
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU BERBASIS MASYARAKAT DI KOTA SEMARANG Subarkah, Cahyo; Suryaningsih, Margaretha; Lestari, Hesti
Journal of Public Policy and Management Review Volume 1, Nomor 1, tahun 2012
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.023 KB)

Abstract

pembangunan di Kota Semarang. Pesatnya pembangunan Kota Semarang diikutidengan peningkatan jumlah penduduk yang berdampak pula pada volume sampahyang diproduksi. Peningkatan volume sampah tidak sebanding dengan sarana danprasarana pengelolaan sampah di Kota Semarang. Mengacu UU Nomor 18 Tahun2008 yang mengharuskan Pemerintah Kota/Kabupaten melakukan pengelolaansampah, Kota Semarang menerapkan 2 strategi pengelolaan sampah yangdilakukan di hulu maupun hilir. Untuk tingkat hilir, bekerja sama dengan pihakketiga dalam pengelolaan sampah di TPA Jatibarang, sedangkan untuk tingkathulu menerapkan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat. Penerapanpengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat belum efektif seperti yangdiharapkan guna terciptanya zero waste di Kota Semarang. Kondisi tersebutmenjadi latar belakang dalam penelitian ini.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi pengelolaan sampahterpadu berbasis masyarakat serta faktor apa saja yang mendukung danmenghambat yang dihadapi dalam penerapan pengelolaan sampah terpaduberbasis masyarakat. Data yang didapat selanjutnya digunakan untuk merumuskanstrategi alternatif yang dapat digunakan dalam pengelolaan sampah terpaduberbasis masyarakat.Untuk mengungkap permasalahan dan tujuan penelitian, penelitimengunakan pendekatan kualitatif analitik dengan menggunakan kajianmanajemen strategis sebagai landasan dasar dalam menganalisis dan merumuskanstrategi, serta kajian manajemen pengelolaan sampah sebagai indikator fenomenapenelitian. Analisis data digunakan dengan mengunakan metode matriks SWOTdan uji Litmus.Hasil penelitian yang ditemukan dilapangan menunjukan bahwa faktorpendukung penerapan pengelolaan sampah terpadu meliputi adanya dukunganpolitik, baik dari DPRD Kota maupun Walikota dan keterlibatan Stakeholder.Faktor penghambat penerapan pengelolaan smapah terpadu meliputi belumadanya regulasi lokal yang menguatkan penerapan pengelolaan sampah, peranserta masyarakat bersifat pasif belum aktif terlibat dalam pemilahan sampah,terkendala pemasaran hasil produksi, konsep swakelola tidak seperti yangdiharapkan. Dari hasil uji litmus, isu strategis dalam pengelolaan sampah terpaduberbasis masyarakat adalah meningkatkan kapasitas sumber daya dalam upayamengubah persepsi, sikap, dan prilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.Untuk menunjang keberhasilan pengelolaan sampah terpadu berbasismasyarakat di Kota Semarang, berikut rekomendasi yang dapat diberikan, yaitu:meningkatkan kordinasi, komitmen, dan kerjasama pihak-pihak terkait,memperkuat regulasi lokal atau landasan hukum serta meningkatkan dukungandari masyarakat.
IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN DI DESA KEBUMEN, KECAMATAN PRINGSURAT, KABUPATEN TEMANGGUNG Hanafi, Mochamad; Purnaweni, Hartuti; Suryaningsih, Margaretha
Journal of Public Policy and Management Review Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.229 KB)

Abstract

PNPM-MP is one of the mechanisms of community empowerment program in an effort to accelerate poverty reduction and expansion of employment opportunities inrural areas. Guidelines for the implementation of PNPM-MP contained in the Decree of the Coordinating Minister for Peoples Welfare No. 25 of 2007. PNPM-MP implementation in various places showed varying results. Pringsurat District Temanggung Regency, is one of the districts that implement the PNPM Mandiri since the beginning of the name of the PPK in 2003. In this district, the biggest beneficiary in 2012 is Kebumen Village.Implementation of PNPM-MP at Kebumen Village has been good since it follows the stages of Directive Technical Operations. Constraints faced which are deteriorationof physical activities and clogged installment loans are now almost resolved. Planning should take into consideration in the implemention based on community activities, siteconditions and seasons. At the time of eligibility verification, character of the people who apply should be considered, as well as their ability and discipline to pay.
EVALUASI PROGRAM KONVERSI MINYAK TANAH KE LPG (LIQUEFIED PETROLEUM GAS) DI KELURAHAN TEMBALANG, KEC. TEMBALANG, KOTA SEMARANG Hendri, Pamaria; Suryaningsih, Margaretha; Dwimawanti, Ida Hayu
Journal of Public Policy and Management Review Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.466 KB)

Abstract

Kerosene to LPG program in Kelurahan Tembalang is a program of the central government. This program is an effort by the government to address the heightened oil prices and depleting the availability. World oil prices are rising, affecting the size of the state budget for it, the government convert kerosene to LPG. In addition, the abundant presence of LPG in Indonesia and has not been used optimally. Kerosene to LPG is intended for the middle class and small kerosene users.The purpose of this study was to evaluate and analyze the conversion program from kerosene to LPG in Kelurahan Tembalang, so it can be seen that the impact occurred, success factors, barriers, and recommendations of the program further. The evaluation program is based on indicators by William N Dunn which include: equity, adequacy, and accuracy and indicators according to a LAN that includes: input, output, outcome, benefits and impacts. In this study, researchers used a snowball sampling technique. Data collection method used is in-depth interview techniques, observation and study documentation.This study suggests that the conversion program from kerosene to LPG in Kelurahan Tembalang has both positive and negative. The positive effect is caused by the public convenience and saving of expenditure, while the negative effects are elderly people who are afraid to use LPG 3 kg. Kerosene to LPG in Kelurahan Tembalang running less successful because most of the middle above the target program and the people are reluctant to use LPG. Inhibiting factor is the lack of monitoring of the government, the state of society with poor conditions, 3 kg LPG price in excess of HET.
STRATEGIES TO DEVELOP COASTAL SOCIETY MICRO INDUSTRIES THROUGH KOPERASI WANITA NELAYAN MINA MELATI DESA BENDAR KECAMATAN JUWANA Kristanto, Yusak Eko; Suryaningsih, Margaretha; Subowo, Ari
Journal of Public Policy and Management Review Volume 1, Nomor 3, Tahun 2012
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.047 KB)

Abstract

Coastal society is a society which life in coastal district with huge potent of fishery resources but ironically this society is still near with image of poverty. For that reason, they need an establish step to empower the coastal society so they can use the fishery resources that they have optimally.Micro Industries development through Fish Processing is one of the solution .Through this effort, exploitation of fishery potent is done with adding economic value using various processing technique. Desa Bendar as a model of coastal district is developed micro industries fish processing where there are The Koperasi Wanita Nelayan that have a big role on it. But so far, the development still can not be done maximal way because of some trouble. An effective strategy is needed to surpass it.The goal of this research is to recommend strategy for developing coastal society micro industry through The Koperasi Wanita Nelayan Mina Melati in Desa Bendar.. The strategy is given by analyzed the condition of micro industries development and analysis of internal and external environment of Koperasi as the actor of development through SWOT analysis. After that step is done, the next step is identification of strategies issues and tested it using Litmus Test to determine strategically existing development issue. In this qualitative research is using Snowball Sampling. The methods of collecting data in this research is in-depth interview and chose the informant used purposive system.From this research is obtained development strategy interconnected with institutional development and Koperasi organization and strategy about optimality the role of koperasi as main facilitator to cooperate with another stakeholder especially the government in develop access capability in adding capital.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PNPM MANDIRI TAHUN 2010-2011 DI KELURAHAN MUGASARI Ristika, Dian; Larasati, Endang; Suryaningsih, Margaretha
Journal of Public Policy and Management Review Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.351 KB)

Abstract

National Community Empowerment Program is a national program of poverty reduction mainly based community empowerment. Indonesia has the problem of poverty and unemployment.Poverty in Indonesia can be seen from the three approaches, namely natural poverty, structural poverty, and the gap between region.Problem be triggered by low unemployment and employment opportunities for the labor force in urban.effort to mitigate them should use a multi-tiered approach discipline.Pemberdayaan proper dimension should incorporate aspects awareness aspects. National Program for Community Empowerment (PNPM Mandiri) empowerment-based course provides a space for people to be directly involved in addressing the problems of poverty, from the planning phase, the determination of the program, implementation, monitoring and evaluation. The general purpose of the National Program for Community Empowerment-Self is to improve the welfare and employment opportunities for the poor in mandiri.Dan specifically intended that the people in the village improvement program participants can enjoy the social, economic, and local governance.