Sumar Hadi Suryo
Dosen Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH KEKUATAN BAHAN PADA TRACK SHOE EXCAVATOR MENGGUNAKAN PENGUJIAN ABRASIVE WEAR DENGAN METODE OGOSHI UNIVERSAL HIGH SPEED TESTING Suryo, Sumar Hadi; Yunianto, Bambang
ROTASI Vol 20, No 1 (2018): VOLUME 20, NOMOR 1, JANUARI 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.649 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.20.1.5-15

Abstract

Excavator adalah alat berat yang biasa digunakan dalam industri konstruksi, pertanian atau perhutanan. excavator memiliki fungsi utama untuk menggali dan memuat suatu material seperti tanah bebatuan dan lain - lain. Excavator memiliki 3 bagian, diantaranya ada attachment, base frame, dan undercarriage Salah satu bagian undercarriage excavator yang paling sering mengalami perawatan adalah track shoe. Track shoe merupakan crawler atau roda terluar pada excavator yang berfungsi sebagai penggerak pada excavator. Bagian ini selalu berkontak langsung pada tanah sehingga dapat menyebabkan keausan. Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai perbandingan material track shoe sebelum di heat treatment dan setelah di quenching dengan media oli. Material yang digunakan adalah AISI 1526. Analisa yang dilakukan adalah uji mikorgrafi dimana untuk material non heat treatment terdapat fasa ferit dan pearlit, sedangkan untuk material yang di heat treatment berubah mejadi fasa martensit, uji kekerasan yang dilakukan pada matrial non heat treatment bernilai 41 HRC sedangkan untuk material heat treatment bernilai 45,3 HRC, uji keausan yang dilakukan pada material non heat treatment bernilai 1,28 mm3/day, lalu untuk material heat treatment bernilai 1,12 mm3/day dan uji korosi. Untuk material non heat treatment meiliki nilai laju keausan sebesar 0,51 mm/yr dan untuk material heat treatment 0,34 mm/yr. Pemeriksaan struktur mikro dari sampel dilakukan dengan mikroskop optik, uji kekerasan sampel dilakukan dengan menggunakan rockwel hardness tester, uji keausan dilakukan menggunakan metode Ogoshi High Speed Universal Wear, dan uji korosi menggunakan metode polarisasi potensiodinamik. Dari hasil analisa didapat nilai kekerasan berbanding terbalik dengan nilai keausan dan nilai korosi, semakin keras material nya, semakin kecil tingkat keausannya
PENGEMBANGAN MODEL LINEAR HELIKOPTER SKALA KECIL X-CELL 60 SE PADA KONDISI TERBANG HOVER Suryo, Sumar Hadi; Ariyanto, Mochammad
ROTASI Volume 12, Nomor 4, Oktober 2010
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.545 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.12.4.22-30

Abstract

Pada saat helikopter terbang di udara, terdapat bermacam-macam jenis kondisi terbang, salah satunya adalah kondisi terbang hover. Kondisi terbang hover pada UAV helikopter atau helikopter skala kecil merupakan kondisi terbang yang sangat mendasar, oleh karena itu pemahaman dan pemodelan dinamika terbang hover menjadi sangatlah penting. Persamaan gerak pada dinamika terbang helikopter mempunyai bentuk nonlinear orde dua, simultan, multi input multi output (MIMO), underactuated, dan juga sangat kompleks. Pengembangan model linear yang berupa state space pada dinamika terbang hover menggunakan metode Jacobian matriks yang dilakukan secara numerik, efektif dan efisien menggunakan program bantú MATLAB/Simulink. Berdasarkan model dinamika linear hover yang diperoleh, didapatkan bahwa dalam kondisi terbang hover mempunyai karakteristik yaitu cross-coupling yang relatif kecil antara matriks matra gerakan longitudinal vertical dan matriks matra lateral directional sehinggga cross-coupling tersebut dapat diabaikan. Pada gerak longitudinal vertical dan lateral directional masing-masing terdapat satu nilai eigen yang bernilai positif pada nilai realnya atau berada di sebelah kanan /Right Half Plane (RHP) pada root locus nya sehingga gerakannya menjadi tidak stabil pada kondisi tersebut.
LAJU KOROSI DAN KEKERASAN PIPA BAJA API 5L X65 SETELAH NORMALIZING Suryo, Sumar Hadi
ROTASI Volume 12, Nomor 2, April 2010
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.353 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.12.2.25-30

Abstract

Pipa baja API 5L X65 adalah satu dari beberapa pipa standard untuk transportasi gas, pipa ini selalumengandung tegangan permaneny karena proses pengerolan membuat pipa saat pipa diproduksi. Lajukorosi akan meningkat oleh tegangan ini terutama dalam air laut. Satu dari beberapa metoda untukmenurunkan tegangan ini adalah normalizing. Penelitian ini tentang laju korosi dan angka kekerasanlogam dasar pipa ini sebelum dan sesudah proses normalizing. Proses normalizing dilaksanakan padatemperatur 900 oC dan waktu tahan 30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit dan 150 menit. Perlakuankorosi dilaksanakan dengan air laut sebagai media korosi. Hasil penelitian ini adalah metalografi, lajukorosi dan angka kekerasan, masing-masing dilaksanakan sebelum dan sesudah proses normalizing. Lajupengurangan massa dan korosi benda ujiyang dinormalizing menurun dengan naiknya waktu penahanan.
RANCANG BANGUN ALAT GERMICIDAL UDARA MENGGUNAKAN SINAR ULTRAVIOLET Siswanto, Freditya; Suryo, Sumar Hadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.591 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan rancang bangun desain alat germicidal udara menggunakan sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet dengan panjang gelombang kurang dari 265 nm mempunyai kemampuan dalam menonaktifkan bakteri, virus dan protozoa tanpa mempengaruhi komposisi kimia fluida. Absorpsi terhadap radiasi ultraviolet oleh protein, RNA dan DNA dapat menyebabkan kematian dan mutasi sel. Oleh karena itu, sinar ultraviolet dapat digunakan sebagai germicidal untuk mengendalikan kontaminasi bakteri di udara sehingga akan menghasilkan udara yang steril untuk sistem saluran udara. Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian laboratorium terhadap kemampuan alat dalam menonaktifkan bakteri. Pada pengujian laboratorium dilakukan penghitungan koloni bakteri pada media kultur NA dan PDA. Penghitungan dilakukan setelah melakukan isolasi pada media kultur selama 48 jam. Alat germicidal udara yang dibuat mampu menghasilkan udara yang steril. Setelah di treatment menggunakan alat germicidal selama (0, 15 , 30, 45) menit, jumlah koloni mikroorganisme fungi menjadi 102, 31, 11, 6. Sedangkan mikroorganisme bakteri jumlah koloni menjadi 207, 48, 25, 15. Kemampuan untuk mereduksi jumlah bakteri sangat signifikan yang mencapai  92.7% untuk mikroorganisme berjenis bakteri dan 94.1% fungi. Pada penelitian ini juga dilakukan pengukuran terhadap konsumsi daya alat dalam menonaktifkan bakteri. Pengukuran dilakukan terhadap tegangan AC dan tegangan  DC pada alat. Tegangan AC yang diukur merupakan tegangan input dari modul power supply yang dipakai. Sedangkan tegangan DC merupakan tegangan input dari lampu dan fan yang menjadi komponen alat. Konsumsi daya alat total sebesar 14.08 watt. Sedangkan daya yang dikonsumsi fan sebesar 1.736 watt dan lampu ultraviolet sebesar 7.884 watt. Besarnya nilai losses daya pada modul pengubah tegangan 4.46 watt
PERANCANGAN MESIN PELUK (HUG MACHINE) SEBAGAI PERANGKAT TERAPI AUTISME Raswan, Awan; Suryo, Sumar Hadi; Jamari, Jamari; Haryanto, Ismoyo
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua dekade terakhir ini, autisme di dunia meningkat drastis. Tahun 1990 didapat 4 dari 10000 kelahiran (1 : 2500). Tahun 2000 sampai 2008 menjadi 1 : 88, peningkatan hampir 30 kali lipat. Metode terapi deep pressure merupakan  pemberian tekanan  dengan jumlah dan dalam waktu tertentu pada sebagian besar tubuh bagian luar  secara mendalam dan merata. Deep pressure dibangkitkan oleh stress relieving device, diantaranya hug  machine. Hug machine dapat  memberikan efek ketenangan terhadap orang yang  hypersensitive terhadap stimulasi sensorik, seperti halnya pada penyandang autisme. Di Indonesia,  hug  machine masih jarang karena harganya cukup mahal. Sesuai kebutuhan, perlu dirancang dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas. Fase proses perancangan, yaitu: (1) definisi proyek, perencanaan proyek, dan penyusunan spesifikasi teknis produk, (2) perancangan konsep produk, (3) perancangan  pemberian  bentuk (embodiment) produk, dan (4) penyusunan dokumen untuk pembuatan produk.       Model rancangan hug machine berawal dari konsep squeeze machine posisi pemakaian tengkurap, deep pressure dari dinding berbentuk V. Rancangan hug machine posisi pemakaian posisi tidur telentang, deep pressure dari tiga lengan, yaitu pada: (1) tangan dan badan, (2) pinggul dan paha, dan (3) kaki bagian bawah. Untuk anak usia di bawah 8 – 9 tahun, deep pressure 30  –  40 psi dalam waktu 15  –  45 menit. Pada akhir proses perancangan didapat beberapa dokumen sebagai dasar untuk pembuatan prototipe, yaitu: (1) gambar layout, (2) gambar assembly, (3) gambar detail elemen, dan (4) bill of materials.   Kata kunci: autisme, deep pressure, hug machine, perancangan.
PERANCANGAN AUTISM MOBILE SEAT UNTUK ALAT BANTU TERAPI AUTISME Naufal, Gostsa Khusnun; Raswan, Awan; Suryo, Sumar Hadi; Jamari, Jamari; Haryanto, Ismoyo
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak penyandang autis cenderung memiliki sifat hiperaktif, anak akan cenderung susah untuk dikendalikan. Hal ini tentunya menjadi masalah  ketika anak berada dalam kendaraan bermotor khususnya mobil. Ada beberapa kejadian yang menyangkut kecelakaan pada mobil diakibatkan sifat hiperaktif dari anak  penyandang  autis. Ketika berada di dalam mobil anak cenderung bergerak aktif, bahkan sampai mengganggu konsentrasi dari pengemudi. Belum banyak fitur keselamatan  pada mobil  yang ditujukan untuk anak penyandang autis. Pengembangan alat keselamatan sekaligus alat bantu terapi untuk anak penyandang autis yang akan dilakukan adalah autism mobile seat. Alat ini berfungsi sebagai kursi tambahan yang mampu mengikat dengan aman dan nyaman anak penyandang autis ke kursi utama mobil. Alat ini juga mampu memberikan terapi  autisme dengan prinsip deep pressure ketika digunakan, media pembangkit deep pressure berupa balon yang terdapat di dalam alat dengan tekanan yang dapat diatur. Alat ini dipasangkan langsung ke kursi mobil dengan sabuk pengikat, kemudian safety belt mobil digunakan sebagai pengamanan utama dari alat ini.  Perancangan alat autism mobile seat melalui tahapan : penyusunan definisi produk dan spesifikasi teknis dari autism mobile seat, perancangan konsep produk dari autism mobile seat, perancangan produk autism mobile seat, serta penyusunan dokumen pembuatan produk autism mobile seat. Kata kunci: autism mobile seat, deep pressure,  perancangan, terapi autisme
PERANCANGAN MESIN PEMELUK (HUG MACHINE) JENIS INFLATING WRAP UNTUK ALAT BANTU TERAPI AUTISME Suryo, Sumar Hadi; Raswan, Awan; Jamari, Jamari; Haryanto, Ismoyo
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini jumlah kelahiran anak dengan sindrom autism kian meningkat. Penderita autism  memiliki  sensitivitas  yang  lebih  terhadap  stimulasi motorik.  Hal ini  akan  berakibat anak merasakan ketidaknyamanan ketika melakukan  kontak fisik  dengan orang lain.  Terapi autism dapat  menggunakan alat  sebagai media pembantu..  Media terapi  autism  yang  akan dikembangkan  adalah  hug  machine  dengan  jenis  inflating  wrap.Alat  ini  menggunakan prinsip deep pressure dalam melakukan terapi.  Pada hug  machine  jenis  inflating  wrap  menggunakan  media  kain  yang  dibuat mengikuti bentuk tubuh dari pengguna.  Kain tersebut mengikat dari tubuh pengguna mulai dari pundak sampai ujung kaki. Pada bagian kain pengikat ditambahkan balon yang  dapat mengembang   sebagai penghasil tekanan. Balon pengembang berisi udara yang dipompakan dan  dapat  diatur  tekanannya.  Dengan  adanya  balon  pengembang,  pengguna  akan merasakan deep pressure yang berimbas pada keberhasilan terapi autis.  Hug machine jenis inflating  wrap didesain untuk  menciptakan  deep pressure dengan cara  menggembungkan  balon  yang  berada  di  dalam  hug  machine  jenis  inflating  wrap, dengan desain pola kain yang dapat menutupi pundak sampai dengan kaki akan memberikan penekanan  yang merata. Penerapan deep pressure pada terapi autism diharapkan membantu anak dalam menerima kontak fisik terhadap lingkungan sosialnya serta meningkatkan ketenangan dari anak penderita autism.   Kata kunci: deep pressure,  inflating wrap,  perancangan, terapi autism
PERANCANGAN HUG MACHINE WRAP UNTUK ALAT TERAPI AUTISME Suryo, Sumar Hadi; Raswan, Awan; Jamari, Jamari; Haryanto, Ismoyo
ROTASI Vol 15, No 3 (2013): VOLUME 15, NOMOR 3, JULI 2013
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.823 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.15.3.25-29

Abstract

Today children born with the syndrome of autism is increasing. People with autism have a greater sensitivity to stimulation motor. This will cause them to feel discomfort when making physical contact with another person. Autism therapy can use the device as a media aide. Media autism therapies to be developed is the hug machine wrap. This media uses the principle of doing deep pressure therapy. At the hug machine made from fabric following the body shape of the user. The fabric binding of the user's body from shoulders to toes. Ballon added as a producer of pressure. Balloon filled with air pressure and the pressure can be regulated. Hug machine wrap designed to create deep pressure by inflating a balloon on inside, fabric pattern design that can cover the shoulder down to the legs will give equal emphasis. Therapeutic application of deep pressure on children with autism are expected to assist in receiving physical contact to the social environment and increase peace of children with autism
OPTIMASI DESAIN BUCKET TOOTH EXCAVATOR JENIS VERONA PC200 MENGGUNAKAN OPTIMASI TOPOLOGI DAN METODE ELEMEN HINGGA Suryo, Sumar Hadi; Sastra, Rachmat Suryadi; Muchammad, Muchammad
ROTASI Vol 21, No 4 (2019): VOLUME 21, NOMOR 4, OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.064 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.21.4.237-243

Abstract

Excavator merupakan alat berat yang biasanya digunakan untuk menggali tanah, membelah batu, membongkar jalan atau merobohkan bangunan. Salah satu komponen yang berperan dalam fungsi tersebut adalah bucket tooth. Pada penelitian ini membahas tentang perancangan optimasi bucket tooth yang ada di pasaran untuk menghasilkan desain yang lebih ringan tetapi tetap mempertahankan kekuatannya, bucket tooth tersebut adalah Verona PC200. Proses optimasi pada bucket tooth menerapkan konsep optimasi topologi. Metode yang dilakukan meliputi penentuan jenis material yang dipakai dengan berbagai pengujian yaitu uji komposisi, uji mikrografi dan uji kekerasan. Kemudian dilakukan analisis linear statik menggunakan metode elemen hingga untuk melihat tegangan maksimum yang terjadi pada bucket tooth, besarnya nilai tegangan Von-mises sebesar 403,81 MPa. Selanjutnya dilakukan optimasi topologi dengan memilih beberapa variasi area desain yang menghasilkan reduksi massa dalam variasi pertama sebesar 0,72 kg dan pada variasi kedua 1,49 kg. Reduksi massa tersebut menyebabkan perubahan tegangan yang terjadi pada bucket tooth menjadi 451,8 MPa pada variasi pertama, dan 458,6 MPa pada variasi kedua, namun tegangan tersebut masih dalam kondisi aman.
Analysis of Rake Angle Effect to Stress Distribution on Excavator Bucket Teeth Using Finite Element Method Suryo, Sumar Hadi; Bayuseno, A. P.; Jamari, J.; Wahyudi, A. Imam
Civil Engineering Journal Vol 3, No 12 (2017): December
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.984 KB) | DOI: 10.28991/cej-030952

Abstract

Excavator is mostly used for mining and construction. This heavy equipment, widely known as a backhoe, is a digging machine commonly used for dredging the mining materials, digging and leveling the soil, dredging the river, removing the road and demolition. Excavator has bucket teeth, component that frequently undergoes a change. The replacement of bucket teeth is performed due to its low usage time and many failure experiences such as wear, bend, crack and facture during the use. To prevent the occurrence of the failures, a structural analysis on bucket teeth is necessarily conducted. The analysis was conducted to find the stress distribution on bucket teeth from the rake angle effect during the excavation. The analysis was performed using finite element method by static loading and two-dimensional modeling to determine digging and resistive force in bucket teeth. Based on the analysis, it was obtained the stress distribution and maximum value of von misses occurring in the bucket teeth from the rake angle effect. The maximum stress, obtained from the analysis results, was then compared to the allowable stress of the bucket teeth material. The results showed that the materials used were in safe limits and had small potential for experiencing failure as well.