Articles

Found 31 Documents
Search

KUALITAS LAYANAN INTERNAL YANG MEMENGARUHI KEPUASAN NASABAH DENGAN MENGGUNAKAN KUALITAS LAYANAN EKSTERNAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Susanti, Evi
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa Vol 11, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jmpj.v11i1.2099

Abstract

This study develops the role of service quality both internal and external service quality to improve customer satisfaction at shariah banking service office in DKI Jakarta province. This study discusses the study on two areas of science namely Human Resource Management and marketing management science. The target in this study was 121 shariah banking service offices. Sample is selected using purposive sampling. The liniear Structural Equation Modelling (SEM) was adopted to verfy the model. The results are  (1) internal service quality has a positive significant and direct influence on external service quality (2) external service quality has a positive significant and direct influence on customer satisfaction (3) internal service quality has significantly positive influence on external service quality, which in turn affects the customer satisfaction in a significant and positive manner. In summary, the external service quality has a partially mediating effect.
OPTIMASI JENIS DAN KADAR SUMBER NITROGEN SERTA pH MEDIUM UNTUK PRODUKSI PROTEASE DARI ISOLAT HTcUM6.2.2 DARI TAUCO SURABAYA Rahayu, Monika; Susanti, Evi
Jurnal Kimia Riset Vol 2, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.695 KB) | DOI: 10.20473/jkr.v2i2.6307

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk  mengetahui sumber nitrogen, kadar sumber nitrogen dan pH optimum untuk produksi protease isolat HTcUM6.2.2. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktorial masing-masing yaitu jenis, kadar sumber nitrogen, serta pH medium dengan tahap penelitian terdiri dari peremajaan, validasi kemurnian isolat HTcUM6.2.2, produksi ekstrak kasar protease isolat HTcUM6.2.2,  uji aktivitas protease. Hasil penelitian menunjukkan sumber nitrogen optimum untuk menghasilkan protease dari isolat HTcUM6.2.2 adalah susu skim dan limbah cair tahu. Kadar limbah cair tahu optimum untuk produksi protease dari isolat HTcUM6.2.2 sebesar 10 %. Produksi protease cukup tinggi dan  relatif konstan antara pH 6 sampai 8.  Aktivitas protease tertinggi sebesar 0,817 U/ml dicapai dengan penggunaan 10 % limbah cair tahu pada medium produksi, pH = 7 selama 3 hari. Kata kunci: protease, tauco, isolat, nitrogen, limbah cair tahu   AbstractThis study aims to determine the optimum of the nitrogen source, percentage of nitrogen source and pH for the production of protease from isolate HTcUM6.2.2. This research is a laboratory experimental with a research stage comprising inoculation and validation of the purity of the isolates HTcUM6.2.2, production of crude extract of protease to determine source of nitrogen, percentage of nitrogen source and pH optimum, determination of protease activity. The results showed that the optimum source of nitrogen to produce proteases from the HTcUM6.2.2 isolate was skim milk and tofu wastewater. Percentage of nitrogen source optimum to produce protease of  HTcUM6.2.2 isolate was 10 % of tofu wastewater. Protease production is relatively high and constantance at pH 6 to 8. The highest protease activity was achieved by the use of 10 % tofu wastewater at production medium, pH = 7 for 3 days was 0,817 U/mL. The keywords: protease, tauco, isolate, nitrogen, tofu wastewater
KAJIAN POTENSI LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI SUMBER KARBON PADA PRODUKSI AVICELASE DAN CMCASE DARI BACILLUS CIRCULANS Rahmadani, Amrullah Hamdan; Susanti, Evi
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.2, November 2013
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Syarif Hidayatullah State Islamic Uni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.162 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i2.503

Abstract

AbstrakAvicelase dan CMCase mewakili aktivitas eksoselulase dan endoselulase, termasuk dua dari tiga jenis selulase dalam sistem selulase yang dihasilkan oleh Bacillus circulans. Ekspresi keduanya sangat dipengaruhi oleh jumlah dan jenis sumber karbon dalam media produksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis dan konsentrasi limbah pertanian terbaik untuk menghasilkan avicelase dan CMCase dari B. circulans serta kemampuan sistem selulase tersebut untuk mendegradasi substrat lignoselulosa. Limbah pertanian yang diteliti berupa ampas tebu, bonggol jagung dan sekam. Limbah pertanian tersebut digunakan sebagai satu-satunya sumber karbon pada media produksi. Avicel digunakan sebagai sumber karbon pembanding. Aktivitas avicelase dan CMCase ditentukan berdasar jumlah gula pereduksi yang dihasilkan dengan menggunakan metoda Somogy-Nelson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua limbah pertanian yang diteliti berpotensi sebagai sumber karbon yang lebih baik dibandingkan dengan avicel untuk produksi avicelase dan CMCase dari B. circulans. Limbah pertanian yang terbaik adalah ampas tebu. Penggunaan ampas tebu pada konsentrasi 0,5 % menghasilkan aviselase dan CMCase sebesar 309,39 dan 405,48 U/mL. Sistem selulase yang dihasilkan mampu mendegradasi ampas tebu, bonggol jagung dan sekam.Kata kunci : avicelase, CMCase, limbah pertanian, sumber kabon, Bacillus circulansAbstractAvicelase and CMCase activity represent exocellulase and endocellulase, including two of the three types of cellulase in the cellulase system produced by Bacillus circulans. Expression both of them strongly influenced by the amount and type of carbon source in the production medium. The aims of this research were to determine the type and concentration of the best agricultural waste to generate avicelase and CMCase from B. circulans and their ability to degrade lignocellulosic substrates. Studied agricultural wastes are bagasse, corn stalks and husks. Agricultural waste is used as the sole carbon source in media production. Avicel is used as a comparable carbon source. Avicel and CMCase activity are determined based on the amount of the reducing sugars is generated by using the method of Somogy - Nelson. The results showed that all the studied agricultural waste was a potential carbon source better than ethical for avicelase and CMCase production from B. circulans. Agricultural waste bagasse was the best one. The use of 0.5 % bagasse produce CMCase and aviselase at 309.39 and 405.48 U / mL respectively. The resulting system was able to degrade bagasse , corn stalks and husks.Keywords : avicelase , CMCase , agricultural waste , carbon sources , Bacillus circulans
Persepsi Masyarakat Terhadap Kemiskinan Rumah Tangga Akibat Perkawinan Pasangan di Bawah Umur Susanti, Evi; Hasyim, Adelina; Yanzi, Hermi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 4 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe how the public perception of the household poverty as a result of underage marriage in the hamlet IV Mekar Jaya village Sribhawono District of Bandar Lampung Regency East. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach. Informants in this study were community leaders, religious leaders and villagers. To collect the data used in this study using the technique of a questionnaire with a total of 39 respondents, interviews with six informants and documentation later data analysis techniques using a percentage formula and interval. The results showed that the public perception tends to be positive, but the public does not want overlap behavior due married underage sex and unwed. Most of the people already understand the impact of household poverty due to marry underage but people tend not to care and do not regard it as a problem.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi masyarakat terhadap kemiskinan rumah tangga akibat perkawinan di bawah umur di Dusun IV Desa Mekar Jaya Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga desa. Untuk mengumpulkan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dengan responden sebanyak 39, wawancara dengan 6 informan dan dokumentasi kemudian teknik analisis data menggunakan rumus persentase dan interval. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat cenderung positif tidak menghendaki tetapi masyarakat saling menutupi perilaku menikah di bawah umur akibat seks bebas dan hamil di luar nikah. Sebagian besar dari masyarakat sudah memahami dampak kemiskinan rumah tangga akibat menikah di bawah umur namun masyarakat cenderung tidak peduli dan tidak menganggap sebagai masalah.Kata kunci: persepsi, kemiskinan, perkawinan di bawah umur
Pelaksanaan Penyuluhan Pemberian ASI Ekslusif Oleh Bidan terhadap Ibu di wilayah kerja puskesmas Salimpaung I Tahun 2013 Susanti, Evi; Yeltra Armi, Yeltra
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : LPPM dan Kerjasama STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencapai tujuan Program Pembangunan Nasional yang tertuang dalam GBHN, pemerintah menetapkan target sekurang-kurangnya 80% bayi mendapat ASI eksklusif. Di Provinsi Sumatera Barat selama tahun 2008 jumlah bayi yang diberi ASI eksklusif hanya sekitar 56,61%. Data di atas menunjukan belum tercapainya sasaran pemerintah dalam ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan desain cross sektional studi dengan cara observasi, sampel berjumlah 48 orang dengan sistem random sampling.penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Guguak Panjang Bukittinggi Tahun 2013. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 48 responden sebanyak 20 orang (41,7%) responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi tentang ASI eksklusifPvalue = 0,456.22 orang (45,8%) responden memiliki tingkat pendidikan dasar Pvalue = 0,418. 25 orang (52,1%) responden adalah ibu yang bekerja Pvalue = 0,01. 39 orang(81,3%) responden tidak memberikan ASI eksklusif. Hasil uji statistik menunjukan tidak ada hubungan pengetahuan dan pendidikan dengan pemberian ASI eksklusif, namun terdapat hubungan pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan pendidikan dengan pemberian ASI eksklusif, namun terdapat hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan tentang ASI eksklusif. Begitu juga pada ibu hamil dan menyusui agar lebih meningkatkan pengetahuan dan motivasi dalam pemberian ASI dalam pemberian ASI eksklusif.
Efektifitas Teknik Pijat Abdominal Lifthing Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Persalinan Pada Ibu Primigravida Dalam Persalinan Kala I Di Bidan Praktek Mandiri Bd. “Y” Lubuk Alung Tahun 2014 Armi, Yeltra; Susanti, Evi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : LPPM dan Kerjasama STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses melahirkan seorang anak dan rasa sakit saat melahirkan adalah sebuah siklus alami pada wanita. Sakit terjadi karena kontraksi selama proses pembukaan dan penipisan servik. Meningkatnya frekuensi dan durasi kontraksi lebih sakit dirasakan terutama pada primipara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik pijat abdominal lifthing terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan. Desain penelitian Quasi Experiment. Dengan pendekatan one grup pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah consecutive sampling. Pengolahan data univariat dan bivariat dilakukan secara komputerisasi dengan analisis data uji statistic dependen t-test dengan p
PENGARUH TERAPI WARNA MERAH DAN SENAM OTAK TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK PADA LANSIA DENGAN DIMENSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH DI SICINCIN TAHUN 2015 Kurnia Sari, Yade; Susanti, Evi; Welni, Wel
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : LPPM dan Kerjasama STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia yang berusia diatas 60 tahun berisiko terkena penyakit demensia. Demensia merupakan gangguan intelektual yang menghambat fungsi kerja dan sosial seperti perubahan anatomis, fisiologis, dan biokimia pada tubuh, Terapi warna merah, Senam otak merupakan salah satu bentuk terapi non farmakologis yang sangat penting dilakukan dalam rangka peningkatan daya ingat dan konsentrasi, mengurangi ganguan psikologis seperti depresi, ansientas, agitasi, delusi, halusinasi dan insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Terapi Warna Merah Dan Senam Otak Terhadap Memori Jangka Pendek Pada Lansia Dengan Dimensia Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Di Sicincin Tahun 2015. Desain Penelitian ini menggunakan Quasy-eksperimen “Non Equivalent Control Group”. Dengan jumlah sampel 32 orang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis univariat dengan observasi eksperimental melalui rata-rata dan analisis bivariat dengan uji independent t-test secara komputerisasi. Hasil Penelitian menunjukkan terapi warna merah dan senam otak sama-sama efektif terhadap peningkatan memori jangka pendek dan disarankan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi PSTW Sabai Nan Aluih di Sicincin dan bisa diterapkan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MAHASISWA PRODI D-III KEBIDANAN DALAM PRAKTEK LABORATORIUM DI STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2014 Susanti, Evi; Sari, Dian
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : LPPM dan Kerjasama STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.719 KB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena dalam praktek laboratorium. Praktek laboratorium bagi mahasiswa prodi D-III Kebidanan sangat penting agar lulusan D-III Kebidanan nantinya menjadi seorang bidan yang profesional. Keadaan laboratorium yang tidak memuaskan akan berdampak kepada pelaksanaan praktek mahasiswa di lapangan, mahasiswa tidak mengerti dengan tindakan yang akan diberikannya kepada pasien di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa Prodi D-III Kebidanan dalam praktek laboratorium. Penelitian ini dilaksanakan di STIKes Prima Nusantara Bukittinggi, desain penelitian Cross Sectional, bulan Maret sampai Oktober 2014, jumlah sampel 58 orang dan tehnik sampel proportionale random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kuesioner, data diolah dan dianalisis dengan komputer. Hasil penelitian didapatkan bahwa labih dari separoh responden memiliki persepsi kehandalan baik (62,1%), daya tanggap baik (69%), empati baik (62,1%), wujud baik (65,5%), dan lebih dari separoh responden puas dalam praktek laboratorium (62,7%). Berdasarkan variabel yang diteliti, semua variabel memiliki hubungan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa dalam praktek laboratorium dengan nilai p < 0,05. Diharapkan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi terus memperhatikan kebutuhan mahasiswa agar kepuasan mahasiswa dalam praktek laboratorium tetap baik, dan mahasiswa diharapkan untuk meningkatkan kompetensi dengan memotivasi diri sendiri untuk berlatih secara mandiri.
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP USIA MENARCHE PADA REMAJA PUTRI USIA 10-16 TAHUN DI SMPN I BASO Susanti, Evi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : LPPM dan Kerjasama STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.971 KB)

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk anak yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak. Status gizi juga didefinisikan sebagai status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan masukan nutrien. Penelitian status gizi merupakan pengukuran yang didasarkan pada data antropometri serta biokimia dan riwayat diit.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara status gizi terhadap menarche pada remaja putri usia 10-16 tahun. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilakukan pada Mei 2012. Pengambilan sampel dilakukan secara (system random sampling) sebanyak 35 sampel.Pengolahan data ini dilakukan dengan uji chi-square dengan menggunakan sistem komputerisasi. Hasil pengolahan data univariat didapatkan dari 35 orang responden yang di ukur status gizinya memiliki perbadaan yang jelas antara overweight sebanyak 11 orang ( 31,4%) dengan normal sebanyak 23 orang (65,7%) serta underweight sebanyak 1 orang (2,9 %) di SMPN I Baso tahun 2012 dan lebih dari separuhnya memiliki kategori usia yang normal ketika mengalami menarche,yaitu sebanyak 26 orang responden (74,3%). Analisa bivariat didapatkan ada hubungan yang bermakna antara status gizi dan usia menarche dengan p=0,029. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada hubungan antara status gizi dan menarche diharap kan kepada petugas kesehatan dapat melakukan pendataan siswa SMP mengenai status gizi terhadap menarche sehingga bisa memberikan penyuluhan.
Perbedaan Tingkat Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Senam Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Tahun 2015 Husna, Elfira; Susanti, Evi; Putra, Yuhendri; Junios, Junios
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : LPPM dan Kerjasama STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia merupakan ketidakmampuan memperoleh secara cukup kualitas dan kuantitas tidur. Berdasarkan data di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang ibu Batusangkar lansia berjumlah 70 orang,saat melakukan wawancara pada 7 orang lansia di Panti Tresna Werdha Kasih Sayag ibu didapatkan 4 0rang yang mengalami gangguan tidur (insomnia).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Tingkat Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Senam Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Tahun 2015. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan pendekatan one group pretest posttest, populasi 70 lansia dan sampel 16 responden teknik purposive sampling, tempat di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar diuji paired T-test Pengolahan data dilakukan dengan bantuan komputerisasi. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rat-rata tingkat insomnia pada lansia sebelum diberikan senam lansia adalah 4,94 dan rata-rata tingkat insomnia pada lansia sesudah diberikan senam lansia adalah 0,94. Secara Statistik didapatkan bahwa tingkat insomnia sebelum dan sesudah diberikan senam lansia dengan p value 0,000. Disimpulkan bahwa ada perbedaan antara tingkat insomnia sebelum dan sesudah diberikan senam lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2015. Selain itu disarankan bagi petugas panti bisa melakukan senam lansia tersebut pada pagi hari atau sore hari selama 30 menit untuk mengurangi insomnia pada lansia.