Articles

PENGEMBANGAN KRITERIA DAN KLASIFIKASI TINGKAT DEGRADASI LAHAN PADA LAHAN KERING (STUDI KASUS: LAHAN KERING DI KABUPATEN BOGOR) SUSANTO, BAMBANG
Agrotrop: Journal on Agriculture Science Vol 1 No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developing of Criteria and Classification of Land Degradation Level on Dryland (Case Study: Dryland in Bogor Regency. Optimization of dry land utilization including in Bogor Regency is still an important issue. One of the causes is due to land degradation. At the moment, land degradation inventory is still resulting tentative acreages, since the criterion was different among institutions. This research aims to develop criterion (classes range) and to classify land degradation in dry land on reconaissance scale. It based on variabels affecting level of degradation. Data was collected on surveys for a case study. The data then was analyzed using some techniques, for instances cluster analysis, and discriminant analysis. This research was resulting three criterions (range of classes) for five variables determining level of land degradation, there were type of bed-rock, slope, conservation (P-value), silt percentage, land use/ vegetation, Pavailable, exchange Al, and H. This research also generated three levels of degradation for reconnaissance scale, there were (1) sligtly degraded land (score <16), (2) moderately degraded land (score in between 16-39), and (3) strongly degraded land (score more than 39).
MODELING OF RETURNS VOLATILITY USING GARCH(1,1) MODEL UNDER TUKEY TRANSFORMATIONS Nugroho, Didit Budi; Susanto, Bambang; Prasetia, Kezia Natalia Putri; Rorimpandey, Rebecca
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 21, No 1 (2019): MAY 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jak.20.1.12-20

Abstract

This study proposed two new classes of GARCH(1,1) model by applying the Tukeytransformations to the returns and to the lagged variance. The behavior of return volatility was investigated on the basis of models with normal and Student-t distributions for return error. The competing models were estimated by using the Excel Solver and Matlab tools. The empirical analysis is based on simulated data, daily exchange rates of the IDR/USD, and daily stock indices of FTSE100 and TOPIX. This study recommends the use of Excel Solver for finance academics and practitioners working on volatility using GARCH(1,1) models. Our empirical findings conclude that GARCH(1,1) models under Tukey transformations should be considered in risk management decisions since the models are more appropriate than standard for describing returns and volatility of financial time series and its stylized facts including fat tails and mean reverting. The Tukey transformed returns imply a shorter volatility half-life, and thus this study suggests that investors should invest the observed assets in a shorter time period to obtain higher returns.
ANALISA UNJUK KERJA GRID TIED INVERTER TERHADAP PENGARUH RADIASI MATAHARI DAN SUHU PV PADA PLTS ON-GRID Nahela, Safri; Faridyan, Ivan Fauzi; Rachman, Noviadi Arief; Risdiyanto, Agus; Susanto, Bambang
ELKHA: Jurnal Teknik Elektro Vol.11, No.2, October 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/elkha.v11i2.31452

Abstract

Abstract ? Solar radiation and temperature in photovoltaic (PV) can affect the output voltage and current of PV so that it also relates to the performance of the Grid Tied Inverter (GTI) on the on-grid PV system. This paper discusses the performance of the GTI based on output power on solar radiation and PV temperature. The method used in this testing was measuring simultaneously against the current and voltage parameters on PV, the current and voltage of the GTI, and the radiation and temperature of PV. Measurement with a data logger was also carried out on the above parameters in the morning and evening to find out at least the PV output voltage and current when the GTI starts or stops sending the power. The measurement results obtained that the GTI output power is affected by solar radiation and PV temperature. On the same radiation when the PV temperature gets higher, the PV voltage will drop, but the PV current and GTI current will increase. In addition, if with the same radiation and temperature but the AC source voltage was greater, the output power of GTI would also increase. The power produced by the GTI was lower than PV power due to GTI losses. The efficiency of the GTI decreases not only because of the increase in temperature above 35 oC but also due to the decreasing grid voltage. GTI starts sending power when the PV current was more than 2 A at 06.23 AM. GTI stops operating when the PV current was less than 1.74 A at 05.53 PM.
POTENSI PENINGKATAN PRODUKSI PADI MELALUI PENGEMBANGAN PADI GOGO DI JAWA BARAT SELATAN : Studi Kasus di Lokasi Prima Tani Kabupaten Garut Ruswandi, Agus Ruswandi; Susanto, Bambang; ., Yayat
Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol 12, No 2 (2009): Juli 2009
Publisher : Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Potensi Peningkatan Produksi Padi Melalui Pengembangan Padi Gogo Di Jawa Barat Selatan : Studi Kasus Di Lokasi Prima Tani  Kabupaten Garut. West Java rice production has been decreasing, 10.820.862 t in 1993 and 9,602,302 t in 2004/2005, decrease 11,26%. One of potentions to increase rice production is trough gogo rice development. West Java have wide dry land mainly in South West Java that potential to development gogo rice. The research aimed to describe of potention to increase rice production trough development gogo rice. Research was conducted in 2006 at Jatiwangi Village, Garut District. The research conducted at farmer land by participative approach. Technology was introduced consist off  new advantage variety and improvement fertilization. The data was analized descriptively. Amount of land potential for gogo rice development, account from land evaluation for gogo rice data. The result off this research, gogo rice productivity with introduction technology higher depend on farmer technology, that are 1.44 t/ha with farmer technology and 3,59 t/ha with introduction technology. In three districts area (Pakenjeng, Bungbulang, dan Cikelet) there were 15,205 hectares dry land potential that suitable for gogo rice, consist off suitability class S1, S2, S3. Area S1 and S2 class amount 2,841 ha . If land potential  2,841 ha used gogo rice plantation with introduction technology, will be increasing gogo rice production from 4,091.04 t/season to 10,199.19 t/season (increasing 6,108.15 ts/season). That increasing, will be increase income from Rp.459,466,407/season to Rp.8,108,978,229/season. VUB introduction has been triggering to gogo rice extensification, and will be influence to West Java rice production Produksi padi Jawa Barat cenderung terjadi penurunan. Pada tahun 1993  produksi 10.820.862 t dan tahun 2004/2005 menjadi 9.602.302 t. Terjadi penurunan  11,26%.  Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh konversi lahan sawah. Salah  satu potensi untuk meningkatkan produksi padi Jawa Barat antara lain melalui pengembangan padi gogo. Lahan kering Jawa Barat cukup luas terutama di bagian Selatan dan potensial untuk pengembangan padi gogo. Tujuan penelitian memberikan gambaran peluang peningkatan produksi padi Jawa Barat melalui pengembangan padi gogo. Penelitian dilakukan di Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut tahun 2006. Introduksi teknologi dilaksanakan secara partisipatif di lahan petani meliputi penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) dan perbaikan pemupukan. Data diolah secara deskriptif. Luas potensi lahan pengembangan, dihitung dari data hasil evaluasi kesesuaian lahan untuk padi gogo. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa produktivitas padi gogo dengan teknologi introduksi lebih tinggi dibanding teknologi petani yaitu 1,44 t/ha dengan teknologi petani, dan 3,59 t/ha dengan teknologi introduksi. Di tiga kecamatan (Pakenjeng, Bungbulang, dan Cikelet) terdapat potensi lahan kering yang cocok untuk padi gogo seluas 15.205 ha meliputi kelas kesesuaian S1, S2, S3. Kelas kesesuaian S1 dan S2 seluas 2.841 ha. Jika lahan 2.841 ha di tanami padi gogo dengan teknologi introduksi, maka akan meningkatkan produksi padi gogo dari 4.091,04 t/musim menjadi 10.199,19 t/musim (tambahan produksi 6.108,15 t/musim). Peningkatan produksi tersebut akan meningkatkan pendapatan wilayah dari Rp.459.466.407/musim menjadi Rp.8.108.978.229/ musim. Dengan demikian, Introduksi VUB padi gogo dapat menambah perluasan areal tanam padi yang sangat berarti terhadap pertambahan produksi padi di Jawa Barat.
PERANCANGAN INVERTER SINUSOIDA 1 FASA DENGAN APLIKASI PEMROGRAMAN RUMUS PARABOLA DAN SEGITIGA SEBAGAI PEMBANGKIT PULSA PWM Rusdiyanto, Agus; Susanto, Bambang
INKOM Journal Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.32

Abstract

Penggunakan inverter saat ini sangat banyak terutama di industri, kantor, maupun di perumahan. Bahkan dengan munculnya energi alternatif seperti solar sel, turbin angin, fuel cell, tidak lepas dari penggunaan inverter. Walaupun inverter kini banyak dipasaran namun keluaran yang dihasilkan masih banyak kelemahan, diantaranya bentuk gelombang yang tidak ideal dan adanya kandungan harmonisa yang justru akan merusak peralatan yang disuplainya.Inverter jenis True Sine Wave adalah jenis gelombang terbaik yang dapat dihasilkan oleh inverter saat ini. Gelombang yang dihasilkan sangat ideal bahkan mungkin lebih baik dari gelombang yang dihasilkan listrik untuk rumah. Untuk memperoleh hasil tersebut digunakan teknik penghilangan harmonisa yaitu membuat pola gelombang yang diprogram dan didukung dengan adanya komponen daya yang mempunyai kecepatan respon yang tinggi untuk pengaturan pada pembangkit sinyal kendali PWM.Berdasarkan pola gelombang tersebut dibuat program pembangkit sinyal kendali PWM yang dikendalikan oleh mikroprosesor, kemudian diterapkan pada inverter satu fasa jembatan penuh yang menggunakan komponen daya mosfet..Kata kunci: inverter, harmonisa, PWM, mikroprosesor
PERANCANGAN SISTEM INDIKATOR DIGITAL PADA KENDARAAN LISTRIK Risdiyanto, Agus; Lusijarto, Teguh Tri; Susanto, Bambang
INKOM Journal Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.17

Abstract

Perancangan sistem indikator digital dilakukan untuk mendukung litbang kendaraan listrik sebagai transportasi masa depan yang ramah lingkungan dan hemat energi. Sistem ini dirancang dengan berbasis mikro prosesor untuk memonitor setiap perubahan karakteristik komponen-komponen utama yang ada pada kendaraan listrik. Alat ini terpasang pada bagian panel depan mobil (dash board). Alat ini mempunyai dimensi yang lebih kecil dan memiliki unjuk kerja yang tinggi. Sistem indikator digital ini menghasilkan sistem yang handal, akurat dan mempunyai tingkat keamanan yang lebih baik.Kata kunci: sistem indikator digital, kendaraan listrik, mikroprosessor
PENERAPAN BILANGAN KOMPLEKS UNTUK MENYELESAIKAN SOAL-SOAL GEOMETRI DATAR Tristianto, Dwi; Linawati, Lilik; Susanto, Bambang
d'CARTESIAN Vol 7, No 1 (2018): VOL. 7 NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/dc.7.1.2018.19548

Abstract

Soal-soal geometri datar pada umumnya diselesaikan dengan definisi, aksioma dan teorema-teorema yang ada. Tetapi, soal-soal geometri datar tertentu dapat diselesaikan dengan konsep dan sifat bilangan kompleks, hal ini dikarenakan setiap titik pada bidang dapat diwakili dengan sebuah bilangan kompleks, demikian pula sebaliknya. Dalam makalah ini sifat-sifat bilangan kompleks diterapkan untuk menyelesaikan beberapa soal geometri datar. Untuk itu, dipilih beberapa soal geometri datar yang diselesaikan menggunakan pendekatan ini. Studi ini dilakukan dengan cara mempelajari dan mensurvei teori-teori yang berkaitan dengan bilangan kompleks dan aplikasinya pada geometri datar. Soal-soal yang dipilih merupakan soal yang diambil dari buku, catatan kuliah, karya ilmiah para ahli dibidangnya dan soal Olimpiade Matematika tingkat SMA. Soal-soal yang dikaji berkaitan dengan dua segmen garis sejajar (parallel), syarat tiga titik segaris (collinear), dua segmen garis saling tegak lurus (perpendicullar) dan syarat empat titik membentuk suatu segiempat talibusur (concyclic). Hasil dari penelitian ini adalah pembuktian dua sifat istimewa dari jajar genjang, penentuan hasil pencerminan suatu titik terhadap garis tertentu, penentuan letak titik tinggi dari suatu segitiga jika diketahui ketiga titik sudutnya dan dua tipe soal terakhir yang dibahas adalah soal OSAMO 2015 no. 2 dan OSN SMA 2009 tentang pembuktian dua segmen garis tegak lurus dan 4 titik tertentu membentuk suatu segiempat talibusur.Kata Kunci:  Bilangan Kompleks, Dua Segmen Garis Saling Tegak Lurus, Dua Segmen Garis Sejajar, Geometri Datar, Syarat Empat Titik Membentuk Segiempat Talibusur, Syarat Tiga Titik Segaris.
Inovasi Geometri sebagai Media Pembelajaran Matematika Kreatif Parhusip, Hanna Arini; Susanto, Bambang
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.14047

Abstract

Tujuan inovasi geometri sebagai media pembelajaran matematika kreatif adalah menyediakan contoh kreativitas dalam pembelajaran geometri sehingga geometri yang dikenal dalam pelajaran tidak hanya bentuk baku geometri klasik seperti segitiga, lingkaran, polygon beraturan. Siswa diperkenalkan cara menginovasi bentuk geometri tersebut menjadi bentuk-bentuk kreatif. Metode yang digunakan adalah inovasi permukaan aljabar dan inovasi polygon beraturan menjadi polihedra. Untuk metode pertama yaitu inovasi permukaan dengan menggunakan persamaan aljabar (misal bola dan silinder) dengan bantuan program Surfer. Sedangkan metode kedua adalah melakukan inovasi dengan materi lokal dilakukan dengan penyusunan bidang datar dalam bentuk ruang 3 dimensi melalui bentuk geometri yang sudah dikenal yaitu segi empat dan segilima menjadi polihedra. Adapun hasil penelitian dibedakan menjadi 2 hal dimana kedua hal tersebut selalu memanfaatkan kekayaan lokal Indonesia. Untuk hasil inovasi permukaan aljabar, hasil penelitian berupa motif-motif untuk batik. Sedangkan untuk inovasi polygon beraturan diperoleh Leonardo Dome,Leonardo Bridge dengan media kayu dan bambu, dan beberapa kreativitas disain penutup lampu dengan  kertas. Kegiatan pembuatan inovasi geometri tersebut telah dilakukan oleh mahasiswa pendidikan matematika FKIP dan matematika FSM UKSW dalam kuliah geometri untuk membuat prototip. Untuk selanjutnya, pendekatan yang sama dan produk yang dihasilkan diujicobakan pada siswa sekolah SMP dari Tangerang dan siswa menunjukkan ketertarikan yang lebih besar dibandingkan hanya mempelajari geometri di dalam kelas karena siswa mengalami interaksi yang lebih banyak.The objective of this inovation as educative material for geometry is to provide samples of creativities in mathematical for learning geomety such that geometry should not be thaught in classical sense such as learning only rules in triangles, circles and regular polygons. Students are introduced for innovating the existing geometry into several creative materials. There are 2 methods implemented here,i.e. innovating algebraic surfaces which are mainly cylinders and spheres and innovating regular polygons into several polyhedra. The first part is done by creating surfaces using software called Surfer. The second method is done with the help of a home industry to create parts of the materials. The results of this research are shown by several creative products for learning geometry. The innovation of algebraic surfaces is implemented into batik’s motifs where students are taking part to create the motifs using Surfers. The second method has provide several media such as Leonardo Dome and Leonardo Bridge where physical law can also be integrated for learning application of learning geometry. Additionally, lamp’s decoration is also produced due to innovation of regular polygons into polyhedral. The activities are done by undergraduate students from FKIP math education and FSM from mathematics department of UKSW for creating the prototypes. After words, 24 students from middle school in Tangerang and Students have shown greater interest to learn geometry rather than the classical sense (only in class) since doing the approaches above, students have active interaction with materials. 
Estimation of Exchange Rate Volatility using APARCH-type Models: A Case Study of Indonesia (2010–2015) Nugroho, Didit B; Susanto, Bambang; Pratama, Saragah R
Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.684 KB) | DOI: 10.17977/um002v9i12017p065

Abstract

Volatiliy measurement and modeling is an important aspect in many areas of finance. The main purpose of this study is to apply seven APARCH-type models with (1,1) lags to investigate the behavior of exchange rate volatility for the EUR, JPY, and USD selling exchange rates to IDR for the duration from January 2010 to December 2015. The competing models include ARCH, GARCH, TARCH, TS-ARCH, GJR-GARCH, NARCH, and APARCH used with Gaussian normal distribution. In order to estimate the model parameters, this study applies the Bayesian inference using the adaptive random walk Metropolis method in the MCMC algorithm. Empirical results based on the deviance information criterion indicate that the GARCH (1,1), APARCH (1,1), and TARCH (1,1) models provide the best fit for the EUR, JPY, and USD data, respectively. In those models, both the JPY and USD data have significant negative leverage effect at the 99% credible level. Moreover, the JPY returns also have significant Taylor effect in return volatility at the 99% credible level.Keywords: APARCH, ARWM, IDR exchange rate, MCMC, volatilityJEL Classification: C30, F31
KEHILANGAN TENAGA AKIBAT PERUBAHAN KECEPATAN ALIRAN, KEKASARAN DAN LUAS PENAMPANG PIPA PADA PENGALIRAN DALAM PIPA Pujianiki, Nyoman; Susanto, Bambang
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 9, No. 2 Juli 2005
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flowing water by pipe is mostly used to distribute the water from itssources to taps for various needs. On the way of distribution, it meets some obstacles,i.e.: velocity, surface and roughness changing. Thus, the research has been done inorder to know the influences of all the changes of the head loss on the 1 meter pipe.This research used Fluid Friction Apparatus complete with hydraulic bench andmanometer. Variation of flowing on pipe has done for 50 times, using each 6 mm and10 mm and four 17.5 mm pipe with different roughness which consist of differentsands diameter.From that research we found out that there?s a similarity in velocity and roughnesswith head loss showing polynomial order 2 ( hf = a + bu + cu2 and hf = a + bk + ck2 )where much velocity and roughness causing higher head loss. While pipe surfaceinverse proportional to head loss that shows exponential relationship (hf = a e ?bA)where more surface causing less head loss.