Articles

ANALISIS KEBIJAKAN BELANJA DAERAH, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KRIMINALITAS DI JAWA TIMUR TAHUN 2010-2016. (STUDI KASUS 38 KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR) SUSANTO, DWI
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja daerah bidang pendidikan dan kesehatan, indeks pembangunan manusia, serta pendapatan perkapita dan tingkat pengangguran terbuka terhadap kriminalitas di jawa timur pada tahun 2010-2016. Analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan menghasilkan model terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan belanja daerah bidang pendidikan dan indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan dan negatif terhadap kriminalitas. Sedangkan pendapatan perkapita berpengaruh signifikan dan positif terhadap kriminalitas. Variabel belanja daerah bidang kesehatan dan tingkat pengangguran terbuka memiliki hasil yang sama yakni tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kriminalitas di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur.Kata kunci: Belanja Daerah, Pertumbuhan Ekonomi, Kriminalitas.
KONSTRUKSI IDENTITAS DALAM SASTRA TERJEMAHAN EROPA ERA 1900-1930 DAN REAKSINYA DALAM SASTRA INDONESIA Prasojo, Albertus; Susanto, Dwi
Jurnal Humaniora Vol 27, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Cultural Science Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.524 KB) | DOI: 10.22146/jh.10588

Abstract

Sastra Indonesia masa 1900-1930 tidak terlepas dari reaksi atas sastra terjemahan Eropa. Reaksi itu diasumsikan sebagai wujud perlawanan kultural atas konstruksi identitas keindonesiaan atau masyarakat terjajah. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi dari konstruksiidentitas dalam sastra terjemahan Eropa dan reaksinya dalam sastra Indonesia. Teks yang digunakan adalah Robinson Crusoe karya Daniel Defoe, Salah Asoehan (1928) karya Abdul Moeis, dan Nona Tjoe Joe (1922) karya Tio Ie Soei. Dengan menggunakan sudut pandang pascakolonial, strategi dan reaksi terhadap konstruksi identitas itu diwujudkan dalam beberapa hal. Pertama, Robinson Crusoe menawarkan identitas manusia super, terlepas dari lingkungan dan membawa kebudayaannya sebagai kekuatan, menguasai dan mengkontrol lingkungan dan mempertunjukan nafsu kolonial. Kedua, Salah Asoehan (1928) menolak konstruksi identitas tersebut dengan menghadirkan manusia yang tidak dapat melepaskan diri dari lingkungan, adat, tradisi, dan asal usulnya. Sementara itu, Nona Tjoe Joe (1922) merepresentasikan identitas yang ambigu, terpecah, dan berada di antara dua pilihan: Barat dan Timur.
RELASI SANG EGO DAN SANG LIYAN DALAM TJERITA NJAI DASIMA SOEWATOE KOEBAN DARI PADA PEMBOEDJOEK : KAJIAN FEMINIS PASCAKOLONIAL Susanto, Dwi
KAJIAN SASTRA Vol 32, No 1 (2008)
Publisher : KAJIAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1524.573 KB)

Abstract

This ND text tells complexity of matters on the relation betweenthe ego and the other. The relation is suspected for annexation.Elucidation of the relation shows that the ego annexes the other many times over. Identity games, role obscurity, power loss and good deeds of the ego lead the main body and mind, is used as a device and politics by the ego to destroy, disdain and civilize the other. The ND text also deconstructs or demolishes its'narrative building' and textual strategy. It is evident when Mark Buyung as a tangent area breaks down ond destroys various discourse and the ego construction to annex the other (indigenous). Nyai Dasimo is a representation and symbol of a colony, women and colonial power so os to become a prey for the ego and the other, her legal owner.
GENRE CERITA SILAT DALAM SASTRA INDONESIA Susanto, Dwi
Diksi Vol 16, No 1: DIKSI JANUARI 2009
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v16i1.6563

Abstract

There are several genres in literature such as mystery, detective, gothic, and crimegenres. Something unique in Indonesian literature is the martial art story genre, which maynot be found in other countries? literature, especially in western literature. From itsformula, such a genre can be part of the world literature because it emphasizes the pluralityand the acceptance of other cultures. This article briefly describes the development of themartial art story genre in Indonesia, consisting of two parts, namely the genre as a productand a process of reception of Chinese literature through Chinese descendants and the genredeveloped from indigenous traditional stories in Indonesia. Although such a division is stilldebatable, this article describes the development from those two processes.Keywords: martial art story, reception of Chinese literature, Indonesian tradition
PENGARUH JENIS BAHAN PEREDAM KAYU LAPIS DENGAN VARIASI DIAMETER DAN PANJANG HOUSING PADA SILENCER TERHADAP TINGKAT KEBISINGAN DAN TEKANAN UDARA MESIN BLOW CLEANING Susanto, Dwi
Jurnal Teknik Mesin Vol 4, No 02 (2016): JTM : Volume 04 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Albea Rigid Packaging Indonesia merupakan perusahan yang bergerak di bidang pembuatan kemasan kosmetik yang memiliki berbagai mesin untuk menjalankan produksinya. Salah satu mesin yang berperan penting di perusahaan ini adalah mesin blow cleaning. Mesin blow cleaning digunakan untuk membersihkan produk jadi guna menjaga quality control. Mesin blow cleaning ini memiliki tingkat kebisingan yang sangat tinggi sehingga perlu tindakan untuk meredam kebisingan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan tingkat kebisingan tanpa mengurangi tekanan udara yang keluar dari mesin blow cleaning. Silencer adalah  alat yang digunakan untuk meredam atau mengurangi tingkat kebisingan. Metode penelitian menggunakan desain silencer tipe sound absoption, yang terdiri dari beberapa bagianya itu inner pipe, bahan peredam dan housing. Jenis bahan peredam yang digunakan adalah kayu lapis. Untuk mengukur tingkat kebisingan digunakan 4 in 1 environment sound level meter sedangkan alat yang digunakan untuk mengukur besarnya tekanan udara adalah barometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silencer dengan diameter 62 mm dan panjang 160 mm menunjukkan hasil yang signifikan. Tingkat kebisingan mesin blow cleaning sebelum menggunakan silencer sebesar 92.2 dB, setelah menggunakan silencer tingkat kebisingan berkurang sebesar 10.30 % menjadi 82.7 dB, sedangkan tekanan udara yang keluar ketika menggunakan silencer sebesar 7 bar. Hasil tersebut sesuai dengan yang diinginkan peneliti. Kata kunci: Bahan Peredam, Tingkat Kebisingan, Silencer, Kayu Lapis
WACANA KETERASINGAN PEREMPUAN DALAM NOVEL STENSILAN: STUDI KASUS KARYA ENNY ARROW Anggraini, Ariska Puspita; Susanto, Dwi; Abdullah, Wakit
-
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stencil novels were so popular in the 1970s until the end of 1990s, precisely when the new order was existed. One of the most popular stencil novels was written by Enny Arrow. Her masterpiece gives abig impact for the generation. Her works present details of sexual relation and descriptionsof the human body, especially the female body, which can be able to awaken the reader's libido. The cover and illustration of the books often present pictures of sexy women. Uniquely, Enny Arrow's novels were able to get away from the tightness of the New Order regime which conditions for banning and censorship. Historically, during the New Order era women seemed to be printed in the culture of ?controlled by husband'.That?s why the author sees the discourse of alienation in Enny Arrow's works, but how the discourse of alienation described in Enny Arrow's stencil novels? By using theory of power by Foucault, discourse of alienation is understood by the writer as a form of resistance from patriarchal domination that shapes women's understanding.
THE POWER OF MYTH NYANGGAR JANUR KUNING AT PENGGING BOYOLALI CENTRAL JAVA Sari, Dewi Puspita; Susanto, Dwi; Marimin, Marimin
-
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Javanese people is closely related to the myth which origin can be traced back to their ancestors. Mythology, somehow, can be used as a system of oral communication which developed overtime in the societies. A site of religious pilgrim in Pengging, Boyolali, Indonesia, or popularly called ?the sanctuary of Yosodipuro I, has been a real evidence of the existence of mythology in Javanese people in the modern age. This holy place attracts many people from many regions because its origin story and its formerly religious figure, Yosodipuro I. The visitors believe that by doing religious pilgrim there, can make their dreams come true. The myth tells how Yosodipuro I, a religious figure, is regarded as a mediator of God to the citizens. The existence of mythology in this modern age, somehow, can be caused by the mindsets of the people. These mindsets have constructed code of signs which come within the self. Using the discourse analysis, this paper tells the motive of the visitors in ?the sanctuary of Yosodipuro I? by examining the ritual process of Nyanggar Janur Kuning, a fortune ? telling. The paper also used Hyper- semiotic to reveal these phenomenon to know that a thing can have many signs. The sign finally reproduces new signs with the unlimited meaning.  The results of the study indicates that people used myth to pursue their dream. Moreover, the visitors change the used-value of this place into the exchange value which represents aspirations.
NARASI SUBJEK PEREMPUAN DALAM GADIS KOLOT (1939) KARYA SOE LIE PIET Susanto, Dwi
MOZAIK HUMANIORA Vol 19, No 2 (2019): MOZAIK HUMANIORA VOL. 19 NO. 2
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mozaik.v19i2.13890

Abstract

Karya sastra di era kolonial yang ditulis laki-laki menunjukkan sebuah gagasan tentang narasi subjek perempuan. Hal itu salah satunya muncul dalam teks Gadis Kolot (1939) karya Soe Lie Piet. Tujuan atau permasalahan dalam tulisan ini adalah (1) seperti apa teks Gadis Kolot (1939) menarasikan konstruksi identitas perempuan dan (2) mengapa pengarang sebagai wakil kelompok menghadirkan konstruksi perempuan. Sudut pandang yang digunakan adalah feminis pascakolonial, terutama konsep pembentukan identitas perempuan. Data penelitian ini diantaranya adalah isi karya, gagasan, konteks wacana kolonial dan perempuan, sosiologis pengarang, konteks sosial, dan lain-lain. Teknik interpretasi data dilakukan dengan pembongkaran gagasan teks dan menghubungakn pembacaan tekstual dengan wacana kolonial. Hasil penelitian adalah, pertama, konstruksi subjek perempuan diwujudkan dengan identitas perempuan yang resisten terhadap wacana kolonial, terutama gagasan dan pemikiran materialisme (liberalisme) Barat atas kelompok terjajah. Perempuan menjadi citra, simbol, sarana, dan tempat persembunyian laki-laki terjajah. Kedua, konstruski subjek perempuan merupakan konstruksi kelompok etnis dan golongan moderat dalam mempromosikan nilai tradisi atau leluhur. Dengan demuikian, perempuan tidak mampu dan tidak diberi kesemptaan untuk menyuarakan narasinyakata kunci: wacana kolonial, peranakan Tionghoa, subjek perempuan.
Perancangan Kemasan Ramah Lingkungan berbahan Corugated dan Penerapan Sistem Pemasaran Daring pada Produk Jamu Tradisional Wijayanti, Dwi; Kurniawan, Reza Bayu; Susanto, Dwi
ABDIMAS DEWANTARA Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.046 KB) | DOI: 10.30738/ad.v2i1.2888

Abstract

AbstrakPengabdian Masyarakat dengan judul “Perancangan Kemasan Ramah Lingkungan Berbahan Corugated dan Penerapan Sistem Pemasaran Daring Pada Produk Jamu Tradisional Kiringan, Dusun Kiringan, Kabupaten Bantul D.I. Yogyakarta”.Pengabdian ini bertujuan untuk: (1) Memberikan sosialisasi tentang perancangan kemasan ramah lingkungan berbahan corugated produk jamu tradisional, (2)Memberikan sosialisasi tentang penerapan sistem pemasaran daring pada produk jamu tradisional, (3) Memberikan motivasi untuk meningkatkan regenerasi penjual jamu sehingga image kiringan sebagai “sentral jamu gendong” dapat dipertahankan, sekaligus dapat menjadi desa wisata. Tempat pengabdian di Balai Dusun Kiringan. Waktu kegiatan, Rabu 22 November 2017 pukul 09.00-17.00 WIB.Sasaran kegiatan yaitu kelompok usaha jamu Mekar Sari dan kelompok jamu Sehat Asri.Pengabdian ke masayarakat ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab.Hasil kegiatan in antara lain: (1) Munculnya kesadaran untuk melestarikan dusun Kiringan sebagai desa wisata jamu tradisional. Hal ini nampak dari Ibu-ibu kelompok usaha jamu tradisional di dusun Kiringan yang termotivasi untuk bersama-sama membentuk kelompok promosi desa wisata, (2) Pengetahuan Ibu-ibu kelompok usaha jamu tradisional semakin bertambah terutama tentang berbagai bentuk mapun jenis kemasan yang lebih menarik dan ramah lingkungan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan nilai jual jamu tradisional, dan (3) Ibu-Ibu kelompok usaha jamu tradisional menjadi memiliki pengetahuan baru untuk memasarkan jamu melalui online, selain itu dapat menarik minat remaja (anak penjual jamu) untuk membantu orang tua mereka berjualan jamu tanpa harus merasa malu. Kata kunci: pengabdian, jamu tradisional, kiringan
INDO-EUROPEAN AND EUROPEAN IMAGES IN PERANAKAN CHINESE LITERATURE Susanto, Dwi
KAJIAN SASTRA Vol 34, No 2 (2010)
Publisher : KAJIAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.303 KB)

Abstract

This paper aims to explore images of Indo European and European in peranakan Chinese literature. This paper uses the paradigm that literature is objective of mind as result from action of thinking. Literary works which are used as main data will interpret in term of historical context. So, this paper contains intellectual history which focused the viewing toward Western on the Chinese intellectual minds. The paper will explore and give answers about (1) how they represent European and Indo-European in their minds (2) why they represent the European and Indo-European, and (3) how the impact of political and vision of the authors in their works. Based on literary works and historical context, the phenomenon of literary works will bring into interpretation between spirit of age and topic of European and Indo European images in their literary works