Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami)

Pengkajian Kesalahan Penalaran Analogi Siswa Pra-Kuliah dalam Memecahkan Masalah Berdasarkan Komponen Penalaran Analogi Manuaba, I Gede Beni; Sutawidjaja, Akbar; Susanto, Hery
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika dapat meningkat apabila siswa melakukan penalaran analogi dengan benar. Penalaran analogi terdiri dari empat komponen proses yaitu 1. identifikasi masalah sumber, 2. pemahaman struktur masalah sumber, 3. identifikasi kesesuaian struktural antara masalah target dengan masalah sumber, dan 4. adaptasi struktur masalah sumber untuk pemecahan masalah target. Kesalahan penalaran analogi banyak terjadi pada komponen kedua, ketiga dan keempat. Pada komponen kedua, siswa tidak dapat menentukan struktur masalah sumber dengan benar. Pada komponen ketiga, siswa tidak dapat menemukan kesesuaian antara struktur masalah sumber dengan struktur masalah target dan hanya fokus pada kemiripan permukaan (surface similarity) antara masalah sumber dengan masalah target. Pada komponen keempat, siswa melakukan kesalahan karena menggunakan kemiripan permukaan (surface similarity) untuk memecahkan masalah target.
Berpikir Kreatif Siswa Impulsif Khamida, Anis Nur; Irawan, Edy Bambang; Susanto, Hery
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir kreatif adalah kemampuan untuk menghasilkan beragam jawaban dan ide baru dalam memandang suatu masalah. Berpikir kreatif siswa dipengaruhi oleh gaya kognitif. Salah satu gaya kognitif siswa adalah gaya kognitif impulsif. Siswa dengan gaya kognitif impulsif memiliki karakteristik cepat dalam merespon tetapi cenderung kurang cermat dalam memroses suatu informasi. Dalam makalah ini akan dideskripsikan berpikir kreatif siswa impulsif pada materi luas daerah bangun datar. Subyek dalam penelitian ini adalah satu orang siswa impulsif yang sudah mempelajari materi luas daerah bangun datar. Selanjutnya, siswa impulsif diminta mengerjakan tes berpikir kreatif. Dari tes tersebut, diperoleh hasil bahwa berpikir kreatif siswa impulsif masih kurang. Hal ini dapat dilihat dari empat aspek berpikir kreatif yaitu kelancaran, keluwesan, keaslian, dan keterincian. Kelancaran siswa impulsif sudah terlihat dari 5 bangun datar yang telah dibuat dengan benar. Keluwesa juga sudah muncul pada adanya tiga bentuk bangun datar berbeda yang dibuat. Aspek keaslian masih belum terlihat karena belum ada bangun datar yang tidak umum yang dibuat. Pada aspek keterincian, masih terdapat rincian yang belum ditambahkan pada bangun datar yang dibuat.