Destri Susilaningrum
Jurusan Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Published : 3 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA

PEMODELAN REGRESI LOGISTIK PADA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PHBS PADA RUMAH TANGGA PENDERITA TBC DI PESISIR SURABAYA Susilaningrum, Destri
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol 18 No 02 (2017): EKSAKTA Berkala Ilmiah Bidang MIPA
Publisher : Pusat Kajian Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.303 KB) | DOI: 10.24036/eksakta/vol18-iss02/65

Abstract

Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu dari tiga provinsi di Indonesia dengan jumlah kasus TBC terbesar yakni mencapai 23.487 kasus dimana angka penderita TBC yang tertinggi di Jawa Timur adalah di Kota Surabaya, sedikitnya 4.739 warga bermukim di Surabaya yang terkena penyakit TBC. Penyakit ini banyak ditemukan di permukiman padat penduduk dengan sanitasi yang kurang baik, kurangnya ventilasi dan pencahayaan  matahari dan kurangnya istirahat seperti diwilayah pesisir. Penyakit TBC yang diderita masyarakat tersebut mempengaruhi perilaku hidup masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan. Padahal dengan berperilaku hidup bersih dan sehat tersebut dapat mengurangi resiko penularan TBC sehingga dapat menurunkan jumlah penderita TBC, oleh karena itu Dinas Kesehatan menyelenggarakan program PHBS bagi masyarakat yang menderita TBC Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi status PHBS rumah tangga penderita TBC di pesisir Surabaya Metode yang digunakan adalah regresi logistik biner. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebiasaan membuka pintu dan jendela, kebiasaan merokok dan minum alkohol, kebiasaan olahraga, makanan bergizi, kebiasaaan cuci tangan dengan sabun dan air bersih, istirahat cukup, pemisahan peralatan mandi dan makan berpengaruh signifikan (?=5%) terhadap PHBS rumah tangga dengan penderita TBC di pesisir Surabaya.
STUDY THE EFFECT OF PH ON THE FERMENTATION ANAEROBIC-AEROBIC SIWALAN (BORASSUS FLABELLIFER L.) SAP TO PRODUCE ACETIC ACID Agustiani, Elly; Susilaningrum, Destri; Rahmawati, Atiqa; Z.L., Fibrillian; L.R., Dimas
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol 21 No 1 (2020): EKSAKTA Berkala Ilmiah Bidang MIPA
Publisher : Pusat Kajian Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.222 KB) | DOI: 10.24036/eksakta/vol21-iss1/220

Abstract

This research is to study the effect of ethanol fermentation aerobic pH on acetic acid product. Anaerobic fermentation uses saccharomyces cerevisiae to produce ethanol, and aerobic fermentation uses acetobacter acetic for acetic acid production. In aerobic ethanol fermentation using pH 3; 3.5; 4 and 5.  The ethanol concentration was evaluated using GC ULTRA Scientific Gas Chromatography, DSQ II detector, and MS 220 column. Acetic acid produced was analyzed using an alkalymetric method. Anaerobic fermentation uses Saccharomyces cerevisiae with 1-day log phase, while aerobic fermentation uses acetobacter aceti with a 5-day log phase. Fermentation using saccharomyces cerevisiae within 24 hours so that reduction sugar could stably decrease, optimum ethanol could be got at optimum pH 6 which could decrease 55 % of reducing sugar concentration to produce 8,20583 %v/v ethanol. Fermentation acetate acid content observed in 3 days at pH 6 and 30 ?C will produce 6,659 g/l also shows that pH 4-6 at 30 ?C will produce 6,605 g/l acetate acid. Aerobic fermentation of acetate acid in 3 days shows that pH 4-6 is highly affected by temperature at 30?C. Statistical analysis shows, in ethanol production pH and fermentation time give significant effect, but interaction has no significant effect.