p-Index From 2015 - 2020
8.052
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems Jurnal Energi Dan Manufaktur MEDIA MEDIKA INDONESIANA BERKALA FISIKA TRI DASA MEGA - Jurnal Teknologi Reaktor Nuklir Jurnal Geodesi Undip AL KAUNIYAH Jurnal Sains Dasar Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Jurnal MIPA JURNAL FISIKA Rekayasa Sainteknol Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan International Journal of Local Economic Governance Indonesian Journal of Geospatial Jurnal Kimia dan Kemasan Prosiding Seminar Biologi Geoid - Journal of Geodesy and Geomatics Celt BIO-SITE |BIOLOGI Sains Terapan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Unnes Science Education Journal Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi WARTA ARDHIA Jurnal Biodjati Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics (CaLLs) PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Physics and Nuclear Applications MAJALAH ILMIAH GLOBE WACANA AKADEMIKA: Majalah Ilmiah Kependidikan Dinamika Ilmu IJoLE: International Journal of Language Education BIOEDUSCIENCE Jurnal SOLMA BIODIK Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA JURNAL PENJAKORA JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Economics and Finance in Indonesia ASEAN Journal on Science and Technology for Development UPEJ Unnes Physics Education Journal Journal of Primary Education Biomedika Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Jurnal Prakarsa Paedagogia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA
Articles

ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS CALON GURU BIOLOGI TERHADAP HOTS Safahi, Lutphi; Pusporini, Arum; Susilo, Susilo; Akbar, Budhi
BIODIK Vol 6 No 1 (2020): March 2020 (in process)
Publisher : Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i1.8565

Abstract

The low problem-solving ability in understanding biology lessons makes biology lessons difficult for some prospective teachers to learn. This study aims to determine the contribution of science process skills to higher-order thinking skills. This study uses quantitative methods to analyse the HOTS skills of prospective biology teachers. The quantitative descriptive method used in this study. Data collected from 59 respondents through the Saturated Sampling technique. The instrument used was 54 multiple choice questions with indicators of science process skills and higher-order thinking skills. The data obtained is processed quantitatively with Microsoft Excel. Prospective Biology teachers have the contribution of science process skills with a high level of ability of 13% and a contribution is known. This research proves that the contribution of science process skills to prospective biology teachers to higher-level thinking skills has low categorisation. Keywords: Science Process Skills; Pre-service Teachers Biology; High-level Thinking Ability; biology lessons. Abstrak. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah dalam memahami pelajaran biologi menyebabkan pelajaran biologi menjadi sulit dipelajari oleh sebagian calon guru. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi keterampilan proses sains terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisa keterampilan HOTS calon guru biologi. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan sampel sebanyak 59 mahasiswa melalui teknik Sampling Jenuh. Instrumen yang digunakan berupa 54 soal pilihan ganda dengan indikator keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Data yang diperoleh diolah secara kuantitatif dengan Microsoft Excel. Calon guru Biologi memiliki hasil kontribusi keterampilan proses sains dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi sebesar 13% dan diketahui adanya kontribusi. Penelitian ini membuktikan bahwa kontribusi keterampilan proses sains calon guru biologi terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi memiliki kategori rendah. Kata kunci: Keterampilan Proses Sains; Calon guru biologi; HOTS; Pelajaran biologi.
DOSE ESTIMATION OF THE BNCT WATER PHANTOM BASED ON MCNPX COMPUTER CODE SIMULATION Ramadhani, Amanda Dhyan Purna; Susilo, Susilo; Nurfatthan, Irfan; Sardjono, Yohannes; Widarto, Widarto; Wijaya, Gede Sutresna; Triatmoko, Isman Mulyadi
JURNAL TEKNOLOGI REAKTOR NUKLIR TRI DASA MEGA Vol 22, No 1 (2020): February 2020
Publisher : Pusat Teknologi Dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/tdm.2020.22.1.5780

Abstract

Cancer is a malignant tumor that destroys healthy cells. Cancer treatment can be done by several methods, one of which is BNCT. BNCT uses 10B target which is injected into the human body, then it is irradiated with thermal or epithermal neutrons. Nuclear reaction will occur between boron and neutrons, producing alpha particle and lithium-7. The dose is estimated by how much boron and neutron should be given to the patient as a sum of number of boron, number of neutrons, number of protons, and number of gamma in the reaction of the boron and neutron. To calculate the dose, the authors simulated the reaction with Monte Carlo N Particle-X computer code. A water phantom was used to represent the human torso, as 75% of human body consists of water. Geometry designed in MCNPX is in cubic form containing water and a cancer cell with a radius of 2 cm. Neutron irradiation is simulated as originated from Kartini research reactor, modeled in cylindrical form to represent its aperture. The resulting total dose rate needed to destroy the cancer cell in GTV is 2.0814×1014 Gy.s (76,38%) with an irradiation time of 1,4414×10-13 s. In PTV the dose is 5.2295×1013 Gy.s (19,19%) with irradiation time of 5.7367×10-13 s. In CTV, required dose is 1.1866×1013 Gy.s (4,35%) with an irradiation time of 2.5283×10-12 s. In the water it is 1.9128×1011 Gy.s (0,07%) with an irradiation time of 1,5684×10-10 s. The irradiation time is extremely short since the modeling is based on water phantom instead of human body.Keywords: BNCT, Dose, Cancer, Water Phantom, MCNPX
ANALISIS HOMOGENITAS BAHAN ACRYLIC DENGAN TEKNIK RADIOGRAFI SINAR-X Susilo, Susilo; Budi, W.S.; Kusminarto, Kusminarto
Jurnal Fisika Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengukuran terhadap stepwedge buatan sendiri dari bahan acrilyc yang ada dipasaran untuk uji homogenitas bahan dengan menggunakan sistem Radiografi Digital (RD) dan sistem CR (Computed Radiography). Data hasil pemotretan yang berupa file citra stepwedge kemudian dianalisis dengan perangkat lunak berbasis program aplikasi Matlab 7.1. Hasil perhitungan indeks-keabuan yang dapat digrafikkan untuk menunjukkan bahwa hubungan antara indeks-keabuan dan ketebalan step dari stepwedge menggunakan sistem RD bersifat linear dan dapat dinyatakan secara matematis sebagai Y = 0,1292X +0,0432 dengan R2 =0,9988. Persamaan ini juga sesuai dengan indeks-keabuan stepwedge menggunakan CR dan diperoleh persamaan linear: 0,0955X  + 0,4275 dengan R2 = 0,9996. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem ini diharapkan dapat dikembangkan dalam pengadaan stepwedge buatan sendiri untuk uji homogenitas pesawat radiografi diagnostik sehingga lebih efektif dan efisien.   Kata-kata kunci: stepwedge, Radiografi Digital, Computed Radiography, tingkat keabuan
Perdebatan Teori Rasionalitas dalam Menjelaskan Terbentuknya Biaya Transaksi Ilegal Firmansyah, M.; Suman, Agus; Manzilati, Asfi; Susilo, Susilo
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol 13, No 1 (2012): July
Publisher : Department of Economics-FEUI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mendiskusikan berbagai bentuk pedebatan konsep perilaku rasional dalam ilmu ekonomi, selanjutnya dari pedebatan itu dihubungkan dengan terbentuknya biaya transaksi ilegal masuk pegawai negeri. Konsep rasionalitas diawali dengan pemikiran neo-klasik yang menganggap manusia selalu rasional dalam setiap tindakannya, dalam arti setiap tindakan selalu dilalui dengan kalkulasi benefit dan cost. Sementara itu, Keynes menganggap perilaku rasional terbangun lewat apa yang disebutnya sebagai direct acquitance, yang terdiri dari tiga komponen experience, understanding dan perception. Pemikir ekonomi kelembagaan lama (old institutional economics) memiliki dasar konsep yang  bertentangan dengan neo-klasik, dengan menganggap bahwa rasionalitas perilaku didasari oleh habits (kebiasaan) dan routins (rutinitas), sementara itu Herbert Simon salah satu tokoh new institutional economics menganggap rasionalitas sebagai bounded rationality (rasionalitas terbatas) karena keterbatasan kognitif dan informasi yang tidak sempurna. Ekonomi sosiologi dan psikologi juga memiliki garis pemikiran sendiri, dimana rasionalitas dimodelkan sebagai RREEMM, yaitu Recourserfull, Restricted, Expecting, Evaluating, Motivated dan Meaning. Dalam konteks psikologi, perilaku ekonomi dipengaruhi juga oleh sikap, keyakinan dan kepribadian, kadang-kadang juga dipengaruhi oleh delusi dan gangguan kepribadian. Dalam menjelaskan terbentuknya biaya transaksi ilegal, masing-masing teori di atas memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, yang diabaikan, dan yang terpenting dalam mempengaruhi rasionalitas perilaku adalah keimanan dalam hal ini kita sebut sebagai rasionalitas derajat keimanan.   This article discusses the forms of debating rational activity concepts in economics and then linked by formating civil servants’ illegal enter cost of transaction. Rationality concept started by neoclassical thought assuming that human must be rational in activity, in terms of every activities always do with benefit and cost calculations. Otherwise, Keynes assumes that rational activity formed by direct acquitance, followed by three components such as experience, understanding and perception. Old institutional economists had some basic concepts contrary to neoclassic thinkers, assuming that rational activity formed by habits and routins, on the other side, Herbert Simon, one of the new institutional economists, assuming that rationality works as a bounded rationality because of cognitive limitation and assymetric information. Sociology economic and psychology have also some line of thoughts, whereby rationality modeled as a RREEMM (Recourserfull, Restricted, Expecting, Evaluating, Motivated and Meaning). In psychology context, economic activities influenced by attitude, believe and personality, sometimes influenced by delution and personality disorder. In explaining the formation of illegal cost of transaction, each theory above have an excess and insufficiency. However, mostly ignored, the most important factor in affecting rational activity is the faith, in this analogy we called the rational degree of faith (Rasionalitas Derajat Keimanan).
KAJIAN RADIOGRAFI DIGITAL TULANG TANGAN Susilo, Susilo; Setiabudi, Wahyu; Kusminarto, Kusminarto; Suparta, G. B.
BERKALA FISIKA Vol 16, No 1 (2013): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.462 KB)

Abstract

Teknologi diagnostik medis yang digunakan pada unit radiologi di rumah sakit sudahcenderung bergeser dari teknologi analog berbasis film menjadi teknologi digital (filmless). Salahsatu cara membuat system radiografi tanpa film adalah dengan cara konversi digital menggunakantabung kedap cahaya (light tight tube). Dalam penelitian ini, kami telah mengkaji kemungkinanpemanfaatan sistem pencitraan radiografi digital sinar-x berbasis X-Ray Intensifying Screen(XRIS) dihubungkan dengan perangkat frame-grabber. Hasil eksperimen tahap awal untukmemperoleh radiograf tulang tangan menunjukkan bahwa sistem ini cukup dioperasikan padategangan anode-katode 50 kV, arus waktu filamen 50 mAs dan waktu paparan 0,1 detik untukmenghasilkan citra yang cukup dapat dilihat. Untuk sekali paparan, dimungkinkan memperolehbeberapa citra untuk obyek yang sama pada posisi tetap, tipa-tiap citra mengandung informasiradiografi berbeda ditunjukkan oleh distribusi tiap citra yang bervariasi. Hasil ini menunjukkanbahwa sistem ini diharapkan lebih efisien dan lebih efektif dibandingkan dengan metodekonvensional berbasis film, dan dapat dikembangkan untuk diagnose mineral tulang.Kata kunci: radiografi digital; filmless; sinar-x; tulang tangan
KEANEKARAGAMAN DAN POLA PENYEBARAN INSEKTA PERMUKAAN TANAH DI RESORT CISARUA TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO JAWA BARAT Andrianni, Dwi Meilina; Setyaningsih, Maryanti; Susilo, Susilo; Meitiyani, Meitiyani; Darma, Agus Pambudi
BIOEDUSCIENCE Vol 1 No 1 (2017): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/1124-301179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan pola penyebaran insekta permukaan tanah di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Penelitian ini dilakukan di Resort Cisarua TNGGP Jawa Barat, dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2015. Teknik sampling yang digunakan adalah Pit Fall Trap dari transek garis. Analisis data menggunakan pengukuran Kelimpahan Relatif (KR), Indeks Kekayaan Spesies (R), Indeks Keanekaragaman Shannon-Weaver (H'), Indeks Kemerataan Spesies (E), dan Indeks Dominansi Simpson (C), Indeks Kesamaan Sorensen (Cs) dan Indeks Morista (I). Hasil penelitian menunjukkan ordo yang ditemukan dari keempat lokasi diantaranya ordo Coleoptera, Orthoptera, Hymenoptera, Isoptera, Dermaptera Dan Diptera. Keanekaragaman insekta tertinggi dari keempat lokasi berada di daerah hutan primer dengan nilai H?= 2.20, E = 0.95, C = 0.12 R= 3.62, dan memiliki dominansi terendah yaitu C = 0.12. Sedangkan keanekaragaman insekta terendah berada di daerah ladang pertanian H?= 1.50, E = 0.65, R= 2.14, dan memiliki dominansi yang tinggi yaitu C = 0.31. Pola penyebaran yang terjadi antara keempat lokasi diantaranya ladang pertanian, hutan sekunder, tepian sungai, dan hutan primer dari masing-masing plot memiliki pola penyebaran yang berkelompok.
PENGARUH PEMBERIAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) REBUNG BAMBU SURAT (GIGANTOCHLOA VESTICILLATA (WILLD.) MUNRO) TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM MERAH (AMARANTHUS TRICOLOR L.) Gustomi, Gustomi; Nurusman, Lutfah; Susilo, Susilo
BIOEDUSCIENCE Vol 2 No 1 (2018): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/2181-871336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mikroorganisme lokal (MOL) rebung bambu terhadap pertumbuhan bayam merah (Amaranthus tricolor L.). Penelitian dilaksanakan di rumah kaca UHAMKA dari bulan April sampai Juli 2015. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut adalah P0(kontrol), P1, P2, P3, dan P4 secara berurutan perlakuan dengan MOL rebung bambu surat 5; 10; 15; dan 20%. Perlakuan diberikan setiap minggu dan panen tanaman bayam merah dilakukan 35 setelah pindah tanam. Data setiap parameter dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, lalu dianalisis dengan ANAVA 1 faktor pada ? = 0,01. Selanjutnya dilakukan uji BNT untuk mengetahui beda pengaruh antar perlakuan. Pemberian MOL rebung bambu surat yang terbaik adalah perlakuan P2dengan tinggi, berat segar, dan berat kering tanaman secara berurutan 30,34 cm; 15,40 g; dan 1,04 g. Persentase tinggi, berat segar, dan berat kering tanaman bayam merah perlakuan P2 terhadap kontrol secara berurutan 200,66; 292,22; dan 297,14%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian MOL rebung bambu surat meningkatkan pertumbuhan bayam merah.
PENGARUH PEMBELAJARAN MULTIREPRESENTASI BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP PERUBAHAN JENIS REPRESENTASI SISWA susilo, susilo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n1.p11-18

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan representasi siswa pada materi optik setelah pembelajaran dengan multirepresentasi berbantuan multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan jenis dan kualitas representasi. Persentase siswa yang membuat representasi dengan tiga model berubah dari 3,5% menjadi 47,4%.
Kajian evaluasi manfaat dan kontribusi dana APBN dalam pembangunan peternakan di Jawa Timur Nugroho, Eko; Siswijono, Suprih Bambang; Nugroho, Bambang Ali; Hermanto, Hermanto; Winarto, Priyo Sugeng; Prafitri, Rizki; Subagiyo, Ifar; Susilo, Susilo
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 20, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.434 KB)

Abstract

The study aimed at analyzing the benefit of the national income and purchasing budget (APBN) in achieving livestock development program in East Java province and analyzing the contribution of APBN in the livestock development program in East Java. The results showed that the contribution of livestock sub-sector to the Product Domestic Regional Bruto (PDRB) of the agricultural sector in East Java province was relatively low (9.20-9.26%) as compared to other sub-sectors. In addition, the contribution of agricultural sector to the total of PDRB in East Java province was 17.44-17.22%. Although its contribution was relatively low, the APBN budget remained important to develop livestock sector in East Java province. Keywords: livestock development, East Java
UJI DIAGNOSTIK PEMERIKSAAN TULANG OSTEOLITIK BERBASIS INTENSITAS CITRA DIGITAL Susilo, Susilo; Nagoro, Maesadji Tjokro; Kusminarto, Kusminarto; Budi, Wahyu Setia
MEDIA MEDIKA INDONESIANA 2012:MMI VOLUME 46 ISSUE 1 YEAR 2012
Publisher : MEDIA MEDIKA INDONESIANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.822 KB)

Abstract

Diagnostic test of osteolytic bone examination based on digital image intensityBackground: The visual examination of bone radiographs using digital computed radiography (CR) is an examination for the diagnosis of bone-metastatic cancer. The subjectivity of interpretation of bone radiographs may lead to doctor?s doubt in making decision to treatment patients with bone-metastatic cancer. Software Matlab-based computer application program makes a standard method to organize the results of bone radiographs. The objective of this study is to develop a software based on Matlab to analyze the diagnostic values, and to determine the optimal of cut off point to diagnose of osteolytic bone.Method: The researches data are collected from Department of Radiology of three hospitals i.e. Dr. Kariadi Hospital Semarang, Dr. Sardjito Hospital and Bethesda Hospital Yogyakarta. This research was carried out during four month from April to August 2009. Radiographs of osteolytic bone interpreted by radiologist were compared with PA examination result of the osteolytic bone which were viewed as the gold standard. The steps in this study i.e. patients are classified as a normal or osteolytic bone patients based on the cut off point that had been determined, calculate the value of the diagnostic test using 2x2 tables, determined the area under the curve (AUC) by the procedure of receiver operating characteristic (ROC), and determined the optimal of cut off point.Result: The results of study show that the diagnostic test for osteolytic bone by using Matlab-based software has sensitivity of 0.88, specificity of 0.891, positive expected value of 0.897, negative expected value of 0.950 and the cut off point at 0.93, while, the value of area under the curve (AUC) is 94% (95% CI: 89.7%-98.3%), and the accuracy is 0.881 for the case of osteolytic bone.Conclusion: Matlab-based software being used for diagnosing osteolytic bone has relatively high sensitivity and specificity.Keywords: Digital image, bone metastases, osteolytic, optimum cut off point ABSTRAKLatar belakang: Pemeriksaan radiograf tulang secara visual menggunakan sistem radiografi digital CR (computed radiography) merupakan pemeriksaan untuk diagnosis kanker metastasis tulang. Subyektivitas interpretasi radiograf tulang dapat menyebabkan keraguan dokter dalam mengambil keputusan untuk pengobatan pasien dengan kanker tulang metastatik. Software berbasis program aplikasi computer Matlab membuat suatu metode standard untuk mengorganisasikan hasil radiograf tulang. Tujuan penelitianadalah mengembangkan software berbasis Matlab untuk menganalisis nilai-nilai diagnostik, cut off point optimal dan akurasi pemeriksaan pada diagnosis tulang osteolitik.Metode: Data penelitian diambil di bagian radiologi dari tiga rumah sakit, yaitu RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUP Dr. Sardjito dan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Penelitian dilakukan selama empat bulan dari April sampai Agustus 2009. Radiograf tulang  osteolitik yang diinterpretasikan oleh radiolog ini dibandingkan dengan hasil pemeriksaan PA tulang osteolitik yang dianggap sebagai gold standard. Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pasien diklasifikasikan sebagai pasien tulang normal dan pasien osteolitik berdasar cut off point yang telah ditetapkan, menghitung nilai uji diagnostik menggunakan tabel 2x2, menghitung luasan di bawah kurva (AUC) dengan cara receiver operating characteristic (ROC), serta menetapkan cut off point optimal.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji diagnostik tulang osteolitik menggunakan software berbasis Matlab memiliki sensitivitas 0,875, spesifisitas 0,891, nilai dugapositif 0,897, nilai duga negatif 0,950 dan cut off point 0,93. Nilai luasan di bawah kurva (AUC) ROC adalah sebesar 94%
Co-Authors Abdullah, Sahami Abdurrahman AR, Abdurrahman Agus Harjoko Agus Suman Al Muizzuddin Fazaalloh, Al Muizzuddin Alvian, Alvian Alvian, Alvian Amirullah, Gufron Amirullah, Gufron Amirullah, Gufron Amirullah, Gufron Andreas Priyono Budi Prasetyo, Andreas Priyono Budi Andrianni, Dwi Meilina Andrianni, Dwi Meilina Anita Restu Puji Raharjeng, Anita Restu Puji Anugrah, Devi Arfiansyah, Ligi Putra Arif Widagdo Aryani, Nila Prasetya Asfi Manzilati Asrul Asrul Astri Oktaviana Mujiarti, Astri Oktaviana Aulia, Lisa Nur Bambang Ali Nugroho Bambang Darmo Yuwono Bambang Subali Bambang Widodo Budhi Akbar, Budhi Budi Prayitno Camalia, Fayeza Candra Fajri Ananda D Martina, D D.J. Pratiwi, D.J. Darma, Agus Pambudi Darma, Agus Pambudi Dewi Handayani Dias Satria Didimus Tanah Boleng Dudy D. Wijaya, Dudy Eko Nugroho Ellianawati Ellianawati, Ellianawati Fernandez, Daniel Fikri Bamahry, Fikri G. B. Suparta Gede Sutresna Wijaya Gustomi, Gustomi Gustomi, Gustomi Hadi Susanto Hanifa, Nur Isnaini Hardiyanto, Wahyu Heri Gusfarienza Herlambang, Panca Hermagustiana, Istanti Hermanto Hermanto Hutaria, Vika Ian Yulianti, Ian Ifar Subagiyo Ilmi, Syaripa Nurul Isa Akhlis Isman Mulyadi Triatmoko, Isman Mulyadi Isna Rasdianah Aziz Joni Efendi, Joni Khomsin Khomsin, Khomsin Khusaini, Moh Khusnul Ashar Koentjoro, Wedyanto Kusminarto Kusminarto L, Samiha Y Labulan Labulan, Labulan Lisdiana Lisdiana, Lisdiana Luky Handianto Adi Pamungkas, Luky Handianto Adi M. Firmansyah Made Dharma Putra, Ngurah Maesadji Tjokro Nagoro Magdalena Silalahi, Eva maimanah, siti Masturi Masturi Meitiyani, Meitiyani Meitiyani, Meitiyani Merina, Merina Moehammad Awaluddin Mosik Mosik, Mosik Munif, Azhari Murtafi'atin, Rini Murwitaningsih, Susanti Ngafifuddin, Muchamad Niki, Medyata Rika Nurfatthan, Irfan Nurusman, Lutfah Nurusman, Lutfah P.A. Mahardika, P.A. Palenewen, Evi Pratinaningsih, Ika Priyo Sugeng Winarto Priyono, Atmadi Pusporini, Arum R Aryawijayanti, R R, Endang Rachmawati, Yunita Rahayu, Famala Eka Sanhadi Rahayuningsih, Okti Dyah Ramadhani, Amanda Dhyan Purna Ratnasari, Nunung Gupita Ratu Pratiwi, Fadhila Riris Nurindriani Dwi Meiatun, Riris Nurindriani Riska Dwi Wulandari, Riska Dwi Rizki Prafitri Rosdiana Rosdiana Rudi Setiawan S, Susmirah Safahi, Luthpi Safahi, Lutphi Saiful Ridlo Saputro, Agung Kuntoro Setiawan, Rendy Setyaningsih, Maryanti Setyaningsih, Maryanti Sofyan, Desya Aryani Suciati, Rizkia Sulastri Sulastri Sunardi Sunardi Sunarno Sunarno Suprih Bambang Siswijono Supriyadi Supriyadi Sutikno Sutikno Sutoyo, Slamet Syintia, Syintia Taxwim Taxwim Theodora Maasawet, Elsje Triansyah, Liza Verizza W.S. Budi Wahyu Setia Budi Wahyu Setiabudi Wedyanto Kuntjoro Widarto Widarto Yassir Dzulfiqor, Yassir Yogi Pasca Pratama, Yogi Pasca Yohannes Sardjono