Sri Rinanti Susilowati
Pusat Sains Dan Teknologi Akselerator - BATAN Jl. Babarsari No.2, P.O. Box 6101 ykbb, Yogyakarta, Indonesia

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI MEDIA NH4OH TERHADAP BENTUK FASE GEL DAN KARAKTERISASI SETELAH PEMANASAN Suryawan, Indra; Susilowati, Sri Rinanti
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 1 Januari 2009
Publisher : PSTA BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.1.145

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI MEDIA NH4OH TERHADAP BENTUK FASE GEL DAN KARAKTERISASI SETELAHPEMANASAN. Telah dilakukan pembuatan butiran gel dengan variasi konsentrasi media NH4OH pada prosesgelasi. Variabel konsentrasi NH4OH adalah 2, 4, 6, 8 dan 10 N. Gel setelah kering dipanaskan pada suhu 100, 400,600 dan 800oC selama 3 jam. Karakterisasi gel diamati dengan mikroskop optik (MO) dan scanning electronmicroscope (SEM) untuk mengetahui bentuk dan strukturmikro permukaan. Dari hasil penelitian, menggunakanmedia NH4OH dengan konsentrasi ? 8 N terbentuk gel yang bulat dan setelah dipanaskan sampai 800oC tidakpecah. Hasil pengamatan MO dan SEM, menunjukkan bahwa morfologi bentuk dan permukaan gel yang telahdipanaskan pada suhu 100 sampai 800oC berbentuk bulat, permukaan homogen dan tidak pecah.
SIMULASI DIAMETER GEL BASAH PADA FABRIKASI KERNEL YTTRIA-STABILIZED ZIRCONIA MENGGUNAKAN ALAT GEL-CASTING Yusnitha, Erilia; Sarjono, Sarjono; Susilowati, Sri Rinanti; Dewayatna, Winter; Setiawan, Wahyudi Budi
Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Vol 24, No 3 (2018): Oktober, 2018
Publisher : Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/urania.2018.24.3.4984

Abstract

Simulasi Diameter Gel Basah Pada Fabrikasi Kernel Yttria-Stabilized Zirconia Menggunakan Alat Gel-Casting. Pada proses pembuatan kernel yttria-stabilized zirconia (YSZ), broth diteteskan melalui alat gel-casting untuk membentuk gel basah YSZ. Broth adalah umpan alat gel-casting yang berupa larutan terdiri dari zirconium (IV) nitrate, yttrium (III) nitrate hexahydrate, urea, tetrahydrofurfuryl alcohol (THFA), dan poly vinyl alcohol (PVA). Parameter proses alat gel-casting seperti frekuensi vibrasi dan kecepatan aliran broth diatur untuk memperoleh bentuk dan ukuran diameter gel basah yang diinginkan. Alat gel-casting yang berada di PTBBN BATAN memiliki satu buah nozzle dengan diameter 1 mm. Kegiatan simulasi ini perlu dilakukan untuk mengurangi jumlah eksperimen di laboratorium sehingga mengurangi volume limbah yang diakibatkan trial and error dalam eksperimen. Selain itu, simulasi ini bertujuan untuk memprediksi diameter gel basah yang dihasilkan. Oleh karena itu, simulasi diameter gel basah perlu dilakukan dan diverifikasi dengan hasil eksperimen. Berdasarkan hipotesa, simulasi diameter gel basah dapat dilakukan dengan memperhitungkan parameter alat gel-casting seperti kecepatan aliran broth dan frekuensi vibrasi. Selain itu karakteristik dari broth seperti densitas juga mempengaruhi diameter gel basah. Diameter gel basah yang dihasilkan alat gel-casting diukur menggunakan alat mikroskop digital. Diameter gel basah dari eksperimen didekati menggunakan persamaan yang dimodifikasi dengan memperhitungkan frekuensi vibrasi, kecepatan aliran broth, konsentrasi metal dalam broth dan densitas broth. Hasil simulasi menunjukkan penyimpangan yang lebih kecil dari simulasi menggunakan persamaan sederhana yang hanya memperhitungkan frekuensi vibrasi dan kecepatan aliran broth.Kata kunci: simulasi, diameter, gel basah, broth, alat gel-casting.
EVALUASI DAN PERKEMBANGAN PEMBUATAN BAHAN BAKAR KERNEL UO2 DI PTAPB-BATAN YOGYAKARTA Hidayati, Hidayati; Susilowati, Sri Rinanti; Herhady, Didiek
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Vomor 10 Nomor 1 Januari 2007
Publisher : PSTA BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/gnd.2007.10.1.160

Abstract

EVALUASI DAN PERKEMBANGAN PEMBUATAN BAHAN BAKAR KERNEL UO2 DI PTAPBBATANYOGYAKARTA Telah dilakukan evaluasi pembuatan bahan bakar kernel UO2 sertaperkembangannya di Bidang Kimia dan Teknologi Proses Bahan (BKTPB) ? PTAPB - BATAN Yogyakarta.Pembuatan kernel UO2 telah dilakukan dengan metode gelasi internal maupun eksternal. Metode gelasiinternal dilakukan dengan cara kombinasi proses KEMA-HKFA (Keuringvan Electrotecnische Materialenat Arnhem-Hkernforchungsanlage) maupun dengan proses ORNL (Oak Ridge National Laboratory),sedangkan metode gelasi eksternal dilakukan dengan proses emulsifikasi NUKEM (Nuclear Chemie undMetalurgie Gmbh). Dengan metode gelasi internal, telah dilakukan berbagai optimasi kondisi prosesnya.Hasil sementara menunjukkan bahwa proses yang paling baik adalah proses ORNL menggunakan mediagelasi TCE (tricloro etilena). Dengan metode gelasi eksternal, telah diperoleh beberapa kondisi optimum,namun masih perlu dilakukan optimasi lebih lanjut. Untuk memilih metode gelasi internal atau eksternaltergantung pada kemudahan proses, murah secara ekonomi serta yang memberikan hasil terbaik.Pemilihan metode belum bisa diputuskan karena belum semua variabel proses dioptimasi. Penelitianmengenai pelapisan kernel UO2 menggunakan silikon karbida (SiC) maupun pirokarbon (PyC) barumerupakan tahap awal, sehingga masih diperlukan optimasi berbagai variabel prosesnya. Penelitianpembuatan kernel UO2 di BKTPB ? BATAN Yogyakarta direncanakan untuk pembuatan inti elemen bakarbentuk bola untuk HTR (High Temperature Reactor) dan dikembangkan sebagai bahan awal prosespembuatan pelet (proses SGMP = Sol-Gel Microsphere Pelletization) untuk PHWR (Pressurized HeavyWater Reactor).
PENGARUH PERBANDINGAN MOL CE/TOTAL DALAM LARUTAN UMPAN TERHADAP KERNEL CSZ HASIL SINTER. Susilowati, Sri Rinanti; Sukarsono, R; Yusnitha, Erilia
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 22 Nomor 1 Januari 2019
Publisher : PSTA BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/gnd.2019.22.1.5305

Abstract

AbstrakPENGARUH PERBANDINGAN MOL Ce/TotalDALAM LARUTAN UMPAN TERHADAP KERNEL CSZ HASIL SINTER. Telah dilakukan pembuatan kernel ceria stabilized zirconia (CSZ) metode gelasi eksternal. Sebagai bahan dasar umpan gelasi menggunakan Ce(NO3)3.6H2O dan ZrO(NO3)2.2H2O dengan variasi perbandingan mol (Zr/Total) nitrat 12, 24, 36, 48 dan 60% dalam larutan umpan. Untuk memperoleh gel yang baik, parameter kunci yang harus dipenuhi pH sol, viskositas umpan, frekuensi, amplitude dan flow rate umpan. Pada proses pencucian, konduktivitas air cucian terakhir dikondisikan pada ? 20µS/cm setara 0,001 % berat kandungan NH4OH. Proses pengeringan dilakukan pada kondisi vakum pada 80°C, kalsinasi suhu 500°C , laju pemanasan < 2°C suasana atmosfer. Gel CSZ hasil pengeringan diukur diameternya dan kondisi fisiknya menggunakan mikroskop digital. Karakterisasi menggunakan DTA-TGA menunjukkan adanya puncak endotermis pada suhu sekitar 80°C hingga suhu 189°C, di mana terjadi pengurangan massa sebesar 18,75%, dan puncak eksotermis, terjadi pengurangan massa 11,34%. Puncak endotermis terlihat ada penguapan air dan sisa ammonia dalam gel, puncak eksotermis karena terjadi dekomposisi bahan-bahan organik, ammonium nitrat dalam gel. Dari variasi perbandingan mol Ce/Total gel yang terbaik hingga proses kalsinasi dan sintering hingga suhu 1350°C adalah 12 dan 24 %, gel masih terlihat utuh tidak pecah maupun retak, gel hasil kalsinasi memiliki spektrum IR dengan frekuensi vibrasi pada nilai yang dimiliki gugus fungsi hidroksil, nitrat, cerium dan zirkonium oksida. Kernel CSZ tersinter menghasilkan difraktogram senyawa Zirconium Cerium Oxide dengan struktur kristal tetragonal.