Articles

Found 17 Documents
Search

PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT PADA TANAH GAMBUT BERBAGAI KETINGGIAN GENANGAN Aminudin, Holidi; Safriyani, Etty; Warjiyanto, Warjiyanto; Sutejo, Sutejo
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 18, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.953 KB) | DOI: 10.22146/ipas.5433

Abstract

The area of dry land for plantation cultivation is limited, so  peatland would be an alternative development. Adaptation of plant oil palm on the long inundation need to be investigated. This study aims to determine the growth response of oil palm seedlings in peat with some duration of flooding. The research was conducted in the experimental farm of the Faculty of Agriculture, University of Musi Rawas at an altitude of 110 m above sea level on March to June 2014. This study used a randomized block design (RBD) consists of six treatments and four replications. Treatment includes without flooding, duration of flooding 10, 20, 30, 40 and 50 days. The results showed that oil palm seedlings can survive up to 50 days of flooding. Long flooding inhibits the growth of plant height, number of leaves, reducing the amount of leaf chlorophyll. flooding also causes morphological changes in the root of the formation of adventitious shoots.
Peranan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dan Pupuk Fosfat terhadap Produktivitas dan Kandungan Nutrisi Indigofera zollingeriana Herlina, B.; Sutejo, Sutejo; Laksono, J.
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.12.2.184-190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  seberapa besar peranan inokulasi Fungi Micoriza arbuskular untuk meningkatkan produksi tanaman Indigofera dan kandungan nutrisi. Penelitian ini  menggunakan metode Eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial  dengan 2 faktor. Faktor pertaman  adalah fungi mikoriza dengan level pemberian M0 : Tanpa Mikoriza, M1 : 5 gr / polybag, M2 : 10 gr / polybag. Faktor kedua fosfat dengan perlakuan, F0 : Tanpa Pupuk fosfat, F1 : Pupuk RP 270kg/ha  F2 : Pupuk SP-36 (36% P2O5) 150 kg/ha. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungi mikoriza dan fosfat berpengaruh tidak nyata (P>0,05) pada peubah  tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat basah berangkasan, berat kering berangkasan, protein kasar dan serat kasar.  Secara tabulasi perlakuan mikoriza (M2) 10 gr Mikoriza/ polybag memberikan hasil yang terbaik pada peubah  tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat basah berangkasan, berat kering berangkasan, protein kasar dan serat kasar.  Untuk perlakuan fosfat (F1) Pupuk RP (20% P2O5) 270kg/ha /1,08 gr/polybag memberikan hasil terbaik untuk parameter pengamatan tinggi tanaman, diameter batang, berat basah berangkasan, berat kering berangkasan. Interaksi mikoriza dengan pupuk fosfat berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan kandungan nutrisi tanaman indigofera.Kata kunci: Fungi Mikoriza Arbuskular, Pupuk Fosfat, Indigofera
PERTUMBUHAN BIBIT KARET OKULASI BERBAGAI UMUR PADA MEDIA TERGENANG Holidi, Holidi; Safriyani, Etty; Sutejo, Sutejo
Jurnal Lahan Suboptimal: Journal of Suboptimal Lands Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.622 KB) | DOI: 10.33230/JLSO.2.2.2013.69

Abstract

Luas areal lahan kering untuk budidaya perkebunan yang terbatas sehingga lahan rawa yang tergolong lebak dangkal menjadi alternatif untuk tempat budidaya perkebunan karet. Adaptasi tanaman karet terhadap genangan perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan mengkaji respon pertumbuhan berbagai umur bibit karet dari stum mata tidur terhadap tinggi genangan air. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas pada ketinggian 110 m dpl pada bulan Maret sampai Juni 2012. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Berbagi (RPB) dengan tiga kali ulangan, tinggi genangan sebagai petak utama dan umur bibit sebagai anak petak. Perlakuan tinggi genangan (petak utama) terdiri dari tanpa genangan, genangan tinggi 5 cm, 15 cm dan 25 cm. Genangan diberikan selama 3 bulan. Perlakuan umur bibit terdiri dari 2 level, yaitu 3 bulan dan 5 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit tanaman karet dapat bertahan hidup 3-12 minggu tergantung tinggi genangan
EFEK DUKUNGAN EMOSIONAL KELUARGA PADA HARGA DIRI REMAJA Hasiolan, Mara Imbang. S; Sutejo, Sutejo
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 18, No 2 (2015): July
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.138 KB) | DOI: 10.7454/jki.v18i2.400

Abstract

Manfaat dari harga diri tinggi yaitu membentuk pendirian yang kuat, membentuk sikap optimis, dan rasa percaya diri.Keberhasilan dan kegagalan dalam kehidupan sangat dipengaruhi oleh harga diri dan dukungan yang dimiliki remaja. Dengan adanya dukungan berupa perhatian, kepercayaan, empati dan kepedulian yang diterima akan membuat remaja merasa diperhatikan, dicintai, nyaman dan dihargai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dukungan emosional keluarga dengan harga diri remaja.Jenis penelitian ini menggunakan desain non-eksperimental bersifat corelasi dengan pendekatan cross-sectional.Sampel penelitian berjumlah 31 dengan menggunakan teknik total samplingdan dianalisa dengan menggunakan uji Spearman Rank.Berdasarkan hasil uji analisisantara dukungan emosional keluarga dengan harga diri remaja diperoleh nilai P = 0,002 (p value < 0,005).Ada hubungan antara dukungan emosional keluarga dengan harga diri remaja.Diharapkan remaja untuk tetap mempertahankan hubungan dengan keluarga dan kualitas harga diri. Abstract The benefit of high self-esteem is forming a strong commitment, an optimistic attitude, and self-confidence. Success and failure in life is strongly influenced by self-esteem and support system of the teenager. With the support such as attention, trust, empathy and concern which received will lead teens feel cared, loved, comfortable and appreciated. This study aimed to examine the relationship of family emotional support with self-esteem of teenagers. This type of research was use of non-experimental design of correlation with cross-sectional approach. Number of samples was 31 by using total sampling technique. The data were analyzed using Spearman Rank test. Based on the results of the test between family emotional support with self-esteem of teenagersit is obtained p value = 0.002 (<0.005). There was a relationship between family emotional support with self-esteem of teenagers. Teens are expected to maintain relationships with family and quality of self-esteem. Keywords: emotional support, Ffmily, self-esteem, teenager.
ISLAMIC RELIGIOUS VALUES WITHIN JAVANESE TRADITIONAL IDIOMS AS THE JAVANESE LIFE GUIDANCE Kasnadi, Kasnadi; Sutejo, Sutejo
EL HARAKAH (TERAKREDITASI) Vol 20, No 1 (2018): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v20i1.4850

Abstract

This research aims to describe Islamic religious value within Javanese traditional idioms. It employs descriptive qualitative method. The data in this study was collected using note-taking technique. To find the Islamic religious value within Javanese traditional idioms, the researcher used hermeneutics-content-analysis technique. The findings were (1) the belief of Gusti’s (God) existence, (2) the compliance to Gusti (God), (3) the plea for Gusti’s (God) power, and (4) the gratitude for Gusti’s (God) mercies and benevolences. The Islamic religious values, as part of Javanese local wisdom, should be conserved by the youth. The values should also be used as Javanese life guidance to build well-founded characters and ideal personalities.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai religi Islam yang terkandung di dalam ungkapan tradisional Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah teknik simak-catat. Untuk menemukan nilai religi Islam yang terdapat dalam ungkapan tradisional Jawa, peneliti menggunakan teknik analisis isi secara hermeneutik. Hasil penelitian mencakup (1) keyakinan terhadap keberadaan Tuhan (Allah), (2) kepasrahan terhadap keagungan Tuhan (Allah), (3) permohonan terhadap kekuasaan Tuhan (Allah), dan (4) syukur atas rahmat dan karunia Tuhan (Allah). Nilai-nilai religi Islam tersebut merupakan sebagian kearifan lokal Jawa yang harus dilestarikan. Nilai-nilai tersebut dijadikan sebagai pedoman hidup masyarakat Jawa agar memiliki karakter yang kuat dan kepribadian yang utuh.
Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit pada Tanah Gambut Berbagai Ketinggian Genangan Aminudin, Holidi; Safriyani, Etty; Warjiyanto, Warjiyanto; Sutejo, Sutejo
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 18, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.953 KB) | DOI: 10.22146/ipas.5433

Abstract

The area of dry land for plantation cultivation is limited, so  peatland would be an alternative development. Adaptation of plant oil palm on the long inundation need to be investigated. This study aims to determine the growth response of oil palm seedlings in peat with some duration of flooding. The research was conducted in the experimental farm of the Faculty of Agriculture, University of Musi Rawas at an altitude of 110 m above sea level on March to June 2014. This study used a randomized block design (RBD) consists of six treatments and four replications. Treatment includes without flooding, duration of flooding 10, 20, 30, 40 and 50 days. The results showed that oil palm seedlings can survive up to 50 days of flooding. Long flooding inhibits the growth of plant height, number of leaves, reducing the amount of leaf chlorophyll. flooding also causes morphological changes in the root of the formation of adventitious shoots.
PERSEPSI IBU RUMAHTANGGA TERHADAP PRODUK TEMPE SORGUM DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA DI KABUPATEN MUSI RAWAS Puspitasari, May Shiska; Sutejo, Sutejo
Societa: Jurnal Penelitina Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Muhammadiyah University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v7i1.1136

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the perception of housewives about processed sorghum tempe product and its development strategies. This research was conducted in Tugumulyo Subdistrict, Musi Rawas District that is a migrant population area, the majority of which originated from tempe (Java). Data collection was carried out from June to July 2017. The method used was survey method, sampling by simple random sampling which total of 50 housewives. The data analyzed through a Likert scale and SWOT analysis. The results showed that the perception of housewives on the sorghum tempe product variable with an index value of 42.4%, a social class variable with an index value of 36.4%, a psychological variable with an index value of 40.2% and a variable purchase decision with an index value of 38, 6%. The S-O strategy, showed the, triggering coordination between the Industry and Trade Agency and the producer group of tempe sorghum, promoting tempe sorghum through electronic mass media, ensuring precise input techniques and in accordance with the type of land. The W-O strategy, showed utilizing the District Government's support to integrate producer and respondent relationships, fostering the total production capacity of sorghum tempe according to the number of respondents growing, looking for sources of sorghum that are ready for processing from other regions. The S-T strategy, showed spurring the several multi-year action research on wet and dry land Musi Rawas district, prioritizes local equipment without chemicals, ensures the use of high-productivity and high-land production techniques and W-T strategies include selecting areas and farmers who are ready to grow sorghum as needed, providing specialized training on hygienic and quality sorghum tempe production, providing a good Sorghum warehouses near the manufacturers.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi ibu rumahtangga mengenai produk olahan tempe sorgum dan strategi pengembangannya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tugumulyo Kabupaten  Musi Rawas. Penentuan lokasi dengan pertimbangan bahwa di daerah tersebut merupakan daerah penduduk pendatang yang mayoritas dari suku asal tempe (Jawa). Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2017. Metode yang digunakan metode survey, pengambilan sampel secara simple random sampling  Sebanyak 50 orang ibu rumahtangga. Metode pengolahan data menggunakan skala likert dan analisis SWOT. Hasil penelitian bahwa dilihat dari persepsi ibu rumahtangga  terhadap variabel produk tempe sorgum dengan nilai indeks 42,4%, variabel kelas sosial dengan nilai indeks 36,4%, variabel psikologi dengan nilai indeks 40,2%  dan variabel keputusan pembelian dengan nilai indeks 38,6%. Strategi S-O antara lain memicu koordinasi Disperindag dengan kelompok produsen tempe sorgum, mempromosikan tempe sorgum melalui media massa elektronik, memastikan teknik produksi tepat input & sesuai jenis lahan. Strategi W-O antara lain memanfaatkan dukungan Pemerintah Kabupaten untuk memadukan hubungan produsen dan responden, membina kapasitas total produksi tempe sorgum sesuai jumlah pertumbuhan responden, mencari sumber sorgum yang siap olah dari daerah lain. Strategi S-T antara lain memacu beberapa riset aksi multi-tahun pada lahan basah dan kering di Kab. Musi Rawas, mengutamakan peralatan lokal tanpa bahan  kimia, memastikan pakai teknik produksi unggul berproduktivitas tinggi dan hemat lahan dan strategi  W-T antara lain memilih daerah dan petani yang siap dibina menanam sorgum sesuai kebutuhan, menyediakan diklat khusus tentang produksi tempe sorgum higienis dan berkualitas, menyediakan gudang sorgum yang baik di dekat produsen.
PERSEPSI IBU RUMAHTANGGA TERHADAP PRODUK TEMPE SORGUM DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA DI KABUPATEN MUSI RAWAS Puspitasari, May Shiska; Sutejo, Sutejo
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Muhammadiyah University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the perception of housewives about processed sorghum tempe product and its development strategies. This research was conducted in Tugumulyo Subdistrict, Musi Rawas District that is a migrant population area, the majority of which originated from tempe (Java). Data collection was carried out from June to July 2017. The method used was survey method, sampling by simple random sampling which total of 50 housewives. The data analyzed through a Likert scale and SWOT analysis. The results showed that the perception of housewives on the sorghum tempe product variable with an index value of 42.4%, a social class variable with an index value of 36.4%, a psychological variable with an index value of 40.2% and a variable purchase decision with an index value of 38, 6%. The S-O strategy, showed the, triggering coordination between the Industry and Trade Agency and the producer group of tempe sorghum, promoting tempe sorghum through electronic mass media, ensuring precise input techniques and in accordance with the type of land. The W-O strategy, showed utilizing the District Governments support to integrate producer and respondent relationships, fostering the total production capacity of sorghum tempe according to the number of respondents growing, looking for sources of sorghum that are ready for processing from other regions. The S-T strategy, showed spurring the several multi-year action research on wet and dry land Musi Rawas district, prioritizes local equipment without chemicals, ensures the use of high-productivity and high-land production techniques and W-T strategies include selecting areas and farmers who are ready to grow sorghum as needed, providing specialized training on hygienic and quality sorghum tempe production, providing a good Sorghum warehouses near the manufacturers.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi ibu rumahtangga mengenai produk olahan tempe sorgum dan strategi pengembangannya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tugumulyo Kabupaten  Musi Rawas. Penentuan lokasi dengan pertimbangan bahwa di daerah tersebut merupakan daerah penduduk pendatang yang mayoritas dari suku asal tempe (Jawa). Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2017. Metode yang digunakan metode survey, pengambilan sampel secara simple random sampling  Sebanyak 50 orang ibu rumahtangga. Metode pengolahan data menggunakan skala likert dan analisis SWOT. Hasil penelitian bahwa dilihat dari persepsi ibu rumahtangga  terhadap variabel produk tempe sorgum dengan nilai indeks 42,4%, variabel kelas sosial dengan nilai indeks 36,4%, variabel psikologi dengan nilai indeks 40,2%  dan variabel keputusan pembelian dengan nilai indeks 38,6%. Strategi S-O antara lain memicu koordinasi Disperindag dengan kelompok produsen tempe sorgum, mempromosikan tempe sorgum melalui media massa elektronik, memastikan teknik produksi tepat input & sesuai jenis lahan. Strategi W-O antara lain memanfaatkan dukungan Pemerintah Kabupaten untuk memadukan hubungan produsen dan responden, membina kapasitas total produksi tempe sorgum sesuai jumlah pertumbuhan responden, mencari sumber sorgum yang siap olah dari daerah lain. Strategi S-T antara lain memacu beberapa riset aksi multi-tahun pada lahan basah dan kering di Kab. Musi Rawas, mengutamakan peralatan lokal tanpa bahan  kimia, memastikan pakai teknik produksi unggul berproduktivitas tinggi dan hemat lahan dan strategi  W-T antara lain memilih daerah dan petani yang siap dibina menanam sorgum sesuai kebutuhan, menyediakan diklat khusus tentang produksi tempe sorgum higienis dan berkualitas, menyediakan gudang sorgum yang baik di dekat produsen.
Pertumbuhan Bibit Karet Okulasi Berbagai Umur pada Media Tergenang Holidi, Holidi; Safriyani, Etty; Sutejo, Sutejo
Jurnal Lahan Suboptimal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luas areal lahan kering untuk budidaya perkebunan yang terbatas sehingga lahan rawa yang tergolong lebak dangkal menjadi alternatif untuk tempat budidaya perkebunan karet. Adaptasi tanaman karet terhadap genangan perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan mengkaji respon pertumbuhan berbagai umur bibit karet dari stum mata tidur terhadap tinggi genangan air. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas pada ketinggian 110 m dpl pada bulan Maret sampai Juni 2012. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Berbagi (RPB) dengan tiga kali ulangan, tinggi genangan sebagai petak utama dan umur bibit sebagai anak petak. Perlakuan tinggi genangan (petak utama) terdiri dari tanpa genangan, genangan tinggi 5 cm, 15 cm dan 25 cm. Genangan diberikan selama 3 bulan. Perlakuan umur bibit terdiri dari 2 level, yaitu 3 bulan dan 5 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit tanaman karet dapat bertahan hidup 3-12 minggu tergantung tinggi genangan
Pemodelan UML Sistem Informasi Geografis Pasar Tradisional Kota Pekanbaru Sutejo, Sutejo
Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 7 No 2 (2016): Digital Zone: Jurnal teknologi informasi dan Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer - Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/digitalzone.v7i2.600

Abstract

Abstrak- Dunia sistem informasi terdapat banyak model sistem informasi, kaitan pasar dengan sistem informasi geografis adalah untuk memberikan berbagai macam informasi, terutama letak geografis pasar tersebut. Pentingnya informasi ini memberi banyak inspirasi terhadap pembuat model untuk merancang sistem-sistem yang mendekati dunia nyata. Model sistem informasi juga diharapkan dapat digunakan sebagai alat prediksi kejadian di masa depan dengan mendasarkan pada data yang ada pada masa lalu dan masa sekarang. Sistem Informasi Geografis (SIG) ini di rancang untuk mengumpulkan data, meyimpan dan mengubah data, serta menganalisis objek beserta data geografis yang bersifat penting untuk di analisis. GIS yang disajikan dengan berbasis web pada perancangan ini juga dapat digunakan sebagai alat pemberian informasi kepada masyarakat luas. Hasil penelitian dengan pemodelan UML (Unified Modelling Language) sangat membantu dalam proses perancangan sebuah sistem informasi geografis pasar tradisional serta aplikasi sistem informasi geografis pasar tradisional berbasis web ini dapat digunakan sebagai sarana informasi pasar, khususnya bagi para calon pedagang yang ingin berdagang di salah satu pasar tradisional yang ada di Kota Pekanbaru. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Web, Pasar Tradisional, Pemodelan, UML. Abstract- The world of information systems provides many models of information systems, the link of market with a geographic information system is to provide various kinds of information, specially the geographical markets. The importance of this information gives a lot of inspiration for the model makers to design systems that approximates the real world. Model of information system is also expected to be used as predictors of future events by basing on the existing data on past and present. Geographic Information Systems (GIS) is designed to collect data, store and modify data, and analyzing object along with geographic data which is important for analysis. GIS is presented with a web based on this design can also be used as a tool to provide information to the general public. The results of research by modeling UML (Unified Modeling Language) is very helpful in the process of designing a geographic information system of traditional markets as well as the application of geographic information system web-based traditional market can be used as a means of market information, especially for potential traders who want to trade in one of the traditional markets in the city of Pekanbaru. Keywords: Geographic Information Systems, Web, Traditional Market, Modeling, UML.