Articles

THE QUESTIONNAIRE ANALYSIS OF STUDENTS NEEDS TO MODULE OF ISLAMIC RELIGION EDUCATION PROGRAM WITH ANTI-RADICALISM AND ANTI-TERRORISM Syahrizal, Syahrizal; Sari, Liza Yulia; Putri, Febrina Riska
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 50, No 3 (2017): October 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.596 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v50i3.12523

Abstract

The purpose of this study is to determine students? needs to the module of Islamic education courses that have principles of anti-radicalism and anti-terrorism. This research is a developmental research. The models and procedures of this research use 4-D (four-D models) development model that consist of four stages: define, design, develop, and disseminate. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis describing the result of the module of Islamic education course that has anti-radicalism and anti-terrorism, which has been designed containing the identity of the course, instruction of the use of module for students and lecturers, worksheet for students,  answer keys to the work sheet, evaluation sheets, and keys for the evaluation sheets.
HUBUNGAN KESIAPSIAGAAN DOKTER PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH DENGAN MOTIVASI PENANGANAN PASIEN KECELAKAAN LALU LINTAS Syahrizal, Syahrizal; Mutiawati, Endang; Mudatsir, Mudatsir; Imran, Imran; Syahrul, Syahrul; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 16, No 3 (2016): Volume 16 Nomor 3 Desember 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kesiapsiagaan dokter pusat kesehatan masyarakat kota Banda Aceh dengan motivasi penanganan pasien kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasinya adalah seluruh dokter umum yang ada di Pusat Kesehatan Masyarakat wilayah Kota Banda Aceh, dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan, tingkat kesiapsiagaan dokter berdasarkan parameter pengetahuan berada pada kategori sangat siap dengan 56,7% responden, tingkat kesiapsiagaan dokter berdasarkan parameter sikap dengan 91,2% responden termasuk dalam kategori sangat siap, tingkat kesiapsiagaan dokter diukur berdasarkan parameter rencana tanggap darurat sebanyak 66,7% responden termasuk dalam kategori sangat siap, tingkat kesiapsiagaan dokter berdasarkan parameter sumber daya mendukung sebanyak 63,3% responden termasuk dalam  kategori sangat siap dan 93,3% responden memilki motivasi kuat dan hubungan kesiapsiagaan dengan motivasi  penanganan pasien kecelakaan  lalu lintas menunjukkan hubungan yang sedang dan berpola positif (p 0,001).(JKS 2016; 3: 153- 160)Kata kunci : Kesiapsiagaan,  motivasi, dokter,  parameter,  pasien Abstract. This aims of this study is to determine the relationship of physician preparedness in Banda Aceh public health centers (Puskesmas) with the motivation in handling traffic accident patients. This study is an analytic observational study with cross sectional design. The population is all of the general practitioners from the public health centers (Puskesmas) Banda Aceh, with the number of 30 people. The result of this study shows the level of physician?s preparedness based on knowledge is very prepared with 56,7% respondents, the level of physician?s preparedness based on attitude, there are 91,2% respondents included in the category of very prepared. The level of physician?s preparedness based on emergency plan is very prepared  with 66,7% respondents, the level of physician?s preparedness based on resource support is very prepared  with 63,3% respondents and 93,3% respondents have strong motivation and the relationship of physician preparedness with the motivation in handling traffic accident patients show showed a moderate relationship and positive pattern (p 0,001). (JKS 2016; 3: 153- 160)Keywords:Preparedness,motivation, doctor, parameter, patients 
ANALISIS KEANDALAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI PT. PLN (PERSERO) BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE SECTION TECHNIQUE Mulianda, Aditya; Syahrizal, Syahrizal; Gapy, Mansur
Jurnal Karya Ilmiah Teknik Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak? Tingkat kesuksesan kinerja sebuah sistem atau bagian dari sistem tenaga listrik sangatlah penting. Untuk menentukan keandalan dari suatu sistem, maka harus dilakukan analisis terhadap tingkat kesuksesan kinerja dari sistem tersebut pada periode tertentu. Evaluasi keandalan sistem jaringan distribusi tenaga dengan metode Section Technique dilakukan pada PT.PLN (Persero) Banda Aceh menggunakan data monitoring gangguan yang terjadi selama tahun 2016. Pada Metode Section Technique, penyebab terjadinya gangguan, kegagalan peralatan serta indeks-indeks untuk mengetahui tingkat keandalan sistem jaringan distribusi yaitu System Average Interruption Frequency Index (SAIFI), System Average Interruption Duration Index (SAIDI) dan Customer Average Interruption Duration Index (CAIDI) dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SAIFI untuk semua gardu hubung tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan PLN yaitu sebesar SAIFI 0.27 kali/bulan, nilai SAIFI terbesar terdapat pada gardu hubung Lamgapang 4.05 kali/bulan dan gardu hubung Merduati 0.78 kali/bulan. Untuk indeks nilai SAIDI hanya gardu hubung Merduati dan gardu hubung Lueng Bata yang sesuai dengan standar yang ditetapkan PLN yaitu 0.53 jam/bulan dan 0.79 jam/bulan, sedangkan gardu hubung lainnya dikategorikan tidak andal. Untuk indeks nilai CAIDI nilai terbesar terdapat pada gardu hubung Ajun yaitu sebesar 9.59 jam/bulan/pelanggan.Kata Kunci? Keandalan Sistem, Section Technique, Jaringan Distribusi, Gardu Hubung, Penyulang
Perilaku Rambat Retak di Daerah Lubang yang Terekspansi pada Aluminium Alloy Syahrizal, Syahrizal; Purnowidodo, Anindito; Soenoko, Rudy
Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.434 KB)

Abstract

Mechanism of crack propagation is done by loading the cycle against the perforated metal material will be difficult to avoid, to fatigue crack growth rate can be a way to expand its peg with the hole that normally uses metal balls as an alternative. By using a materials testing machine type cantilever bending eccentric crank, life time of the materials are determined. Research using the method of cold expansion hole in the aluminum alloy metal material to a hole with a diameter of 5 mm in expansion using pin with variation of ? 5,1 mm, ? 5,15 mm and ? 5,2 mm made that crack found on the side of the hole would be difficult to propagate due to residual stress comparison. The result shows that there are residual stresses around the hole which varies depending on the diameter of the pin. In addition, there is growing tensile residual stress within a certain distance of the specimen being tested resulted in a faster growth rate, this causes the material usage time will be shorter.Keywords: cold expansion hole, materials testing machine, aluminumalloy, comparison residual stress, life time.
STRATEGI PENGEMBANGAN HUTAN KEMASYARAKATAN DENGAN POLA AGROFORESTRY DI DESA AMAL KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA Syahrizal, Syahrizal
JSTT Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : JSTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development of community forest with agroforestry system is in compliance with forestry implementation, by considering aspiration and participation of community. The study was conducted by using survey method at study site and closed interview with key informans, i,e: farmer, community leader, NGO, decision maker in the village. The result of study showed that community forest might be have high potency to be developed based on the large area of degradated by planting local trees in agroforestry system. Therefore, forest should be sustained by planty local trees either in natural forest or in plantation by growing local trees in agroforestry system might increase the community income.
Teori Belajar Al-Māwardi: Studi Analisis Tujuan dan Indikator Keberhasilan Belajar AR, Nurhayati; Syahrizal, Syahrizal
ULUMUNA Vol 18, No 1 (2014): June
Publisher : State Islamic Institute (IAIN) Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ujis.v18i1.152

Abstract

Abstract: Al-Māwardi’s concept of learning goals and indicators have rarely been studied and developed in the context of modern education. This article examines the learning goals and indicators of successful education in the thoughts of al-Māwardi and analyzes its relevance to modern education. According to al-Mawardi, successful education can be achieved when students can memorize, understand, know the purpose of learning and practice what they have learnt, and when these indicators shape students’ cognitive, affective, and psychomotor domains. He maintained that these learning processes must be based on a sound faith. This article demonstrates that these objectives and indicators of successful learning proposed by al-Mawardi are very relevant to modern education. Faith based education helps increase student’s belief and discards worldly-oriented education that tend to produce materialistically individualistic people. Abstrak: Teori belajar al-Māwardi tentang tujuan dan indikator keberhasilan belajar belum dikaji dan dikembangkan dalam konteks pendidikan modern. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan tujuan dan indikator keberhasilan belajar menurut al-Māwardi dan menganalisis relevansinya dalam pelaksanaan pendidikan modern. Indikator keberhasilan belajar anak didik menurut al-Māwardi mencakup menghafal, memahami, mengetahui tujuan belajar, dan mengamalkan ilmu; semua itu menyentuh ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik yang terintegrasi ke dalam ranah iman. Pandangan itu sangat relevan untuk diaplikasikan dalam konteks pendidikan modern untuk membangun pribadi muslim yang ikhlas karena Allah dalam menjalankan segala aktivitasnya, dan memiliki keseimbangan antara tujuan duniawi dengan ukhrawi.
STATUS RESISTENSI NYAMUK AEDESAEGYPTITERHADAP MALATHION DI WILAYAH KERJA KKP KELAS III LHOKSEUMAWE(BERDASARKANUJI IMPREGNATED PAPER DANBIOKIMIA) Syahrizal, Syahrizal; Hestiningsih, Retno; Martini, Martini
Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Focus fogging in KKP Class III Lhokseumawe conducted every 3 months according to Standard Operating Procedures. Fogging activities carried out although there are cases. The use of insecticides for long periods can lead to insect resistance to organophosphate isektisida. This study aims to determine the resistance status of Ae. aegypti to malathion.Research conducted at the KKP Work Area Class III Lhokseumawe, larvae samples taken from three different areas, among others Kruenggeukueh Ports, Ports and Airports MalikussalehHaguPertamina. F1 mosquito rearing results in resistance tests using the susceptibility test kits and impregnated Paper malathion 0.8%, which is where the mosquito mortality was observed after 24 hours. Results showed death Ae.aegypti mosquitoes in the region 3 is 2%, 3% and 0 means that have been resistant to malathion. Malathion can not be used again by the Port Health Office Class III Lhokseumawe proved to be the death of Ae. aegypti is less than 80% so it needs to be replaced with another class of insecticides such as group Pirethroid (deltamethrin, Lambdasihalotrin, and cypermetrin)
SIMULASI SISTEM PEMBACA BEDA FASA DUA SINYAL SINUSOIDAL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Hakim, Luqman; Syahrizal, Syahrizal
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.336 KB)

Abstract

Makalah ini membahas hasil simulasi sistem pembaca beda fasa dua sinyal sinusoidal berbasis mikrokontroler. Pembacaan beda fasa dua sinyal sinus menjadi hal yang sangat penting untuk membangun sistem pengkompensasi faktor daya pada sistem pemanfaatan tenaga listrik. Sistem pembaca beda fasa terdiri atas komponen perangkat keras dan program untuk mikrkontroler. Perangkat keras terdiri atas rangkaian pendeteksi titik nol dan pendeteksi beda fasa dua sinyal. Sinyal beda fasa kemudian dibaca dan dihitung dalam program mikrokontroler. Program ditulis dalam bahasa basic dan di-compile menggunakan Bascom AVR untuk mikrokontroler AVR ATMega32.. Pengujian menggunakan software simulasi NI Multisim Component Evaluator Mouser Electronics Edition dan Proteus Demonstation Version. Hasil pengujian menunjukkan sistem pembaca beda fasa memberikan hasil yang cukup baik dengan eror rata-rata sebesar 1,51% sehingga layak untuk diteruskan pada tahap realisasi dan apikasi.
KEMAMPUAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM MEMBERI TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) DI SMAN SE-KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN Syahrizal, Syahrizal; Saifuddin, Saifuddin; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 3 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

ABSTRAK Kemampuan Guru Pendidikan Jasmani dalan memberi tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan perwujudan profesionalitas Guru Pendidikan Jasmani didalam menjalankan profesinya. Karena P3K ini merupakan salah satu bagian penting yang berada didalam ruang lingkup pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan Guru Pendidikan Jasmani dalam memberi tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan di SMAN Se-Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Populasi dan sampel yang digunakan adalah Guru Pendidikan Jasmani, Kepala sekolah dan siswa(i) di SMAN Se-Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Untuk Guru Pendidikan Jasmani dan Kepala sekolah di ambil semuanya sebagai sampel, sedangkan untuk siswa (i) hanya di ambil 5% dari jumlah populasi yang ada. Secara keseluruhan sampel yang digunakan adalah 9 Guru Pendidikan Jasmani, 3 Kepala sekolah dan 45 siswa(i). Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian angket pada semua sampel terpilih. Setelah semua data didapatkan dan dilakukan pengolahan data dapat diambil kesimpulan bahwa secara umum Guru Pendidikan Jasmani di SMAN Se- Kecamatan Kota Juang Kab. Bireuen mampu mengetahui dengan baik tentang teori P3K pada kasus bantuan pernafasan, pendarahan dan juga patah tulang, hal ini dibuktikan dengan 80% dari pertanyaan yang diberikan dijawab dengan pilihan jawaban yang paling benar oleh Guru Pendidikan Jasmani, akan tetapi untuk mengaplikasikan ataupun memberikan tindakan langsung terhadap penanganan kasus bantuan pernafasan, pendarahan dan patah tulang yang telah diketahui tersebut guru pendidikan jasmani masih kurang mampu, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa 60% dari pertanyaan angket yang diberikan tidak mendapat persetujuan dari Kepala sekolah dan siswa(i), dimana 70% dari mereka menyatakan bahwa tidak pernah melihat tindakan pertolongan tersebut dilakukan Guru Pendidikan Jasmani di sekolah. Kata Kunci: Cedera,  Kemampuan, P3K.
Pengaruh perilaku ibu tentang program STBM terhadap kejadian diare pada balita Syahrizal, Syahrizal
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 3, No 1 (2018): AcTion Vol 3 No 1 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.244 KB) | DOI: 10.30867/action.v3i1.99

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia, terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Kebijakan Strategi Nasional STBM merupakan suatu strategi percepatan untuk mencapai target MDGs ke-7. STBM sebagai  aksi terpadu untuk menurunkan angka kejadian diare dan meningkatkan higienitas dan kualitas kehidupan masyarakat yang optimal. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Case-control Study dilakukan secara deskriptif analitik, dilakukan pada wilayah Puskesmas Darul Imarah dengan sampel yaitu balita sebanyak 66 orang dan terbagi dalam kelompok kasus dan kontrol. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi meliputi perilaku STBM dan kejadian diare. Analisis statisik yaitu chi-square dengan CI:95%. Hasil penelitian menunjukan hubungan signifikan antara tindakan ibu tentang STBM dengan kejadian diare pada balita (p-value = 0,021), dimana balita yang mengalami diare sebesar 3,6 kali disebabkan oleh tindakan ibu yang kurang baik dibandingkan ibu yang mempunyai tindakan yang baik tentang STBM. Kesimpulan, bahwa kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah disebakan kurang baiknya tindakan tentang STBM. Saran, sosialisasi dan penyuluhan mengenai program STBM yang diadakan oleh instansi pemerintah dan menerapkannya.Kata kunci:   Perilaku, STBM, diare Diarrheal disease is still a health problem worldwide, especially in developing countries, including Indonesia. The national strategy of community-based sanitation is an acceleration strategy to achieve the 7th MDG targets. It's an integrated action to reduce the incidence of diarrhea and improve hygiene and quality of community life is optimal. This quantitative research using Case-control Study design is done by analytical descriptive, conducted at Darul Imarah Puskesmas area with a sample of toddler counted 66 people and divided into case and control group. Data collection through interviews and observations included it behavior and diarrhea events. Static analysis is chi-square with CI: 95%. The result of the study showed a significant correlation between mother's action on community-based sanitation and diarrhea incidence in under-five children (p-value = 0,021), where children under five years experienced diarrhea 3.6 times due to poor mother's activity compared to mothers who had good actions about sanitation. The conclusion, that the incidence of diarrhea in under-five children in the work area of Puskesmas Darul Imarah caused less good action about STBM. Suggestion, socialization, and counseling about community-based sanitation program held by the government institution and apply it.Keywords: Behavior, community-based sanitation, diarrhea