p-Index From 2015 - 2020
16.415
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Pendidikan BAHASA DAN SASTRA Katalogis BAHASANTODEA AGROLAND Media Eksakta Jurnal Veteriner JURNAL MATEMATIKA STATISTIKA DAN KOMPUTASI Jurnal Agripet Jurnal Agrista Jurnal Floratek Jurnal Kreatif Tadulako Online LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra NIKe Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan | Fisheries and Marine Scientific Journal Al-Ulum Sosioinforma Inspiratif Pendidikan Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Sosio Konsepsia Jurnal S1 Agroteknologi KOVALEN: Jurnal Riset Kimia ESOTERIK JURNAL KIMIA MULAWARMAN Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah BERITA BIOLOGI JURNAL GEOCELEBES Kultivasi Shautut Tarbiyah ETERNAL(english, teaching, learning, and Research Journal) RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Al-Ta'dib Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Jurnal Pendidikan Fisika Dinamika Ilmu Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Integritas: Jurnal Antikorupsi EDUVELOP (Journal of English Education and Development) Psikodidaktika: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pertanian Agros Kelola: Journal of Islamic Education Management SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Jurnal Skala Kesehatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah ALQALAM JURNAL PengaMAS Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam AKMEN Jurnal Ilmiah JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Journal of Tropical Horticulture Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Journal Of Agritech Science (JASc) Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran INTEK: Jurnal Penelitian Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Indonesian Physical Review JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ATESTASI : Jurnal Ilmiah Akuntansi Baitul 'Ulum Jurnal Agrotek Lestari JURNAL PERIKANAN TROPIS Jurnal Politikom Indonesiana Indonesian Journal of Science Community Services AL-MISBAH (Jurnal Islamic Studies) Jurnal Ilmiah Islamic Resources DIALEKTIKA Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah

Penggunaan Polyethilen Glycol (PEG 6000) Untuk Mengetahui Vigor Kekuatan Tumbuh Benih Kedelai Hitam (Glycine max (L.) Merrill)) Pada Kondisi Kekeringan Z, khairani; Syamsuddin, Syamsuddin; Ichsan, Cut Nur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.963 KB)

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merill) merupakan komoditas pangan utama setelah padi dan jagung yang menjadi komoditi prioritas dalam program Revitalisasi Pertanian. Kebutuhan kedelai ke depan akan meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat tentang makanan sehat, produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai hitam antara lain dengan ekstenfikasi pada lahan marginal, salah satu lahan marginal ialah lahan kering. Pengujian  respon  kedelai terhadap kekeringan dapat dilakukan dengan cara simulasi kondisi kekeringan menggunakan Polyethylen Glycol (PEG). Penggunaan PEG menyebabkan penurunan potensial air secara homogen sehingga dapat digunakan untuk meniru besarnya potensial air tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 5 x 4. Terdiri dari dua faktor, Faktor pertama yang diteliti ialah varietas yang terdiri atas, Varietas Mutiara 2, Mutiara 3, Detam 1, Detam 2. Sedangkan faktor kedua ialah konsentrasi Polyethylen Glycol (PEG) 6000. Kontrol 0%, 0,5%, 1,0%, 1,5%, 2,0%.  Hasil penelitian menunjukan bahwa Konsentrasi PEG berpengaruh sangat nyata terhadap vigor kekuatan tumbuh benih kedelai hitam pada tolok ukur indeks vigor, keserempakan tumbuh, T50, dan panjang akar, serta berpengaruh nyata pada tolok ukur kecepatan tumbuh. Konsentrasi PEG terbaik untuk kekuatan tumbuh benih adalah 1,0%.  Varietas  berpengaruh sangat nyata terhadap vigor kekuatan tumbuh benih kedelai hitam pada tolok ukur potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah kecepatan tumbuh relatif, T50, dan panjang akar. Serta bengaruh nyata pada tolok ukur keserampakan tumbuh. Varietas dengan vigor kekuatan tumbuh terbaik pada varietas Detam 2. Terdapat interaksi antara konsentrasi PEG 6000 dengan varietas terhadap vigor kekuatan tumbuh benih kedelai hitam pada tolok ukur panjang akar.  Interaksi terbaik terdapat pada varietas Mutiara 3 pada konsentrasi 0,5%.
Daya Hambat Minyak Serai Wangi (Andropogon nordus L.) terhadap Pertumbuhan Koloni Patogen Terbawa Benih secara In Vitro dan Pengaruhnya Terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Terung (Solanum melongena L.) Cahaya, Aldina; Hasanuddin, Hasanuddin; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.632 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitan tentang efektifitas minyak serai wangi dalam menghambat pertumbuhan koloni patogen terbawa benih secara in vitro dan pengaruhnya terhadap viabilitas dan vigor benih terung dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala yang berlangsung pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis patogen dan konsentrasi minyak serai wangi serta interaksi antara jenis patogen dengan konsentrasi minyak serai wangi terhadap daya hambat pertumbuhan koloni patogen terbawa benih secara in vitro.  Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui konsentrasi minyak serai wangi yang efektif terhadap viabilitas dan vigor benih terung secara in vivo. Percobaan I menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial terdiri atas dua faktor, faktor pertama yang diteliti terdiri dari 6 taraf konsentrasi minyak serai wangi, faktor kedua adalah 2 taraf jenis isolat patogen dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Percobaan II menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola non faktorial yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 ulangan sehingga diperoleh 20satuan unit percobaan. Hasil percobaan I menunjukkan bahwa Daya hambat pertumbuhan Rhizoctonia solani secara sempurna (100%) diperoleh dengan pemberian minyak serai wangi pada konsentrasi 0,08%. Sementara daya hambat 100% pada patogen Sclerotium rolfsii, diperoleh dengan pemberian minyak serai wangi pada konsentrasi 0,10%. Hasil percobaan II menunjukkan bahwa perlakuan benih dengan minyak serai wangi tidak memberikan pengaruh negatif terhadap viabilitas dan vigor benih apabila konsentrasi yang digunakan dibawah 0,02% Effectiveness of In Vitro Inhibitory Effects of citronella oil (Andropogon nordus L.) on Controlling the growth of seed borne pathogens Colonies and the effect for viability and vigor of eegplant seed (Solanum melongena L).Abstract. The research of citronella oil effectivity on controlling the growth of seed borne pathogens under in vitro conditions and the effect for viability and vigor of eggplant seed.has been carried out in the laboratorium of seed, Departement of Agroteknologi, Agriculure Faculty, Syiah Kuala University was started from June until August  2017. The purpose of this study was to find out about the effect of pathoghen with citronella oil concentration and interact between pathogen with citronella oil concentration on controlling the growth of seed borne pathogens under in vitro conditions.The second purpose of this research was to find out about effectiveness of citronella oil to viability and vigor of eggplant seed under in vivo conditions. The first research used double randomize design method concisting with  two standards,the first was using  6 concentrations of citronella oil, seconf was two kinds of pathogens and repeated 3 times to obtain36 units of experiment. The second research used single randomized design method (CRD) consisting of 4 treatments and repeated 5 times to obtain 20 units of experiment. The results of the first research showed that the solubility of Rhyzoctonia solani growth (100%) was obtained by administering citronella oil at a concentration of 0.08%. While 100% inhibitory in Sclerotium rolfsii pathogens, obtained by administration of citronella oil at a concentration of 0.10%. The results of experiment II showed that the seed treatment with citronella oil did not negatively affect the viability and vigor of the seeds when the concentration used was 0.02%
Efektivitas Ekstrak Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) sebagai Antioksidan terhadap Laju Kemunduran Beberapa Varietas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merril.) Tasfa, Dewi Muetia; Syamsuddin, Syamsuddin; Halimusyadah, Halimusyadah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.369 KB)

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas tanaman pangan terpenting ketiga setelah tanaman pangan padi dan jagung. Konsumsi kedelai semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk sehingga keberadaannya menjadi salah satu faktor terpenting dalam industri pangan dan pakan. Salah satu faktor pembatas produksi kedelai di daerah tropis adalah cepatnya kemunduran benih selama penyimpanan sehingga mengurangi penyediaan benih berkualitas tinggi. Benih kedelai termasuk benih ortodok yang cepat mengalami kemunduran terutama jika kondisi lingkungan simpan kurang menguntungkan (sub optimum). Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian senyawa antioksidan pada benih dapat meningkatkan viabilitas dan vigor benih melalui metode priming, yaitu metode inkubasi benih dengan menggunakan larutan tertentu. Antioksidan adalah substansi yang berperan untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas terhadap sel. Ekstrak jambu biji merah diketahui memiliki kandungan antioksidan yang tinggi yang berperan menetralisir kemunduran pada benih yang disebabkan oleh radikal bebas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 3 x 4 dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan varietas Dering merupakan varietas terbaik pada tolok ukur viabilitas dan vigor benih dan mampu mempertahankan viabilitasnya sebesar 70,27% yang berbeda nyata dengan varietas Detam 1 dan Mutiara 3. Ekstrak jambu biji merah terbaik dijumpai pada konsentrasi taraf 50% dan mampu mempertahankan viabilitas dan vigor benih sebesar 67,79% yang berbeda nyata dengan kontrol dan berbeda tidak nyata dengan konsentrasi 0%, 25% dan 75%. Terdapat interaksi antara varietas dan konsentrasi ekstrak jambu biji merah yaitu pada varietas Dering dengan konsentrasi ekstrak jambu biji merah 75% pada tolok ukur potensi tumbuh maksimum.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum) terhadap Kombinasi Dosis NPK dan Pupuk Kandang dirgantary, salvitia; Halimursyadah, Halimursyadah; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.847 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil bawang merah terhadap kombinasi dosis pupuk NPK dengan pupuk kandang. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani Desa Empetrieng Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar, yang berlangsung dari bulan November 2015 sampai Januari 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial dengan 3 kali ulangan. Perlakuan dosis pupuk terdiri atas 9 perlakuan, sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Faktor yang diteliti ialah dosis pupuk yang terdiri dari 9 perlakuan yaitu: kontrol, 90 g NPK, 110 g NPK, 1,8 kg pupuk kandang, 2,4 kg pupuk kandang, 90 g NPK dan 1,8 kg pupuk kandang, 90 g NPK dan 2,4 kg pupuk kandang, 110 g NPK dan 1,8 kg pupuk kandang, 110 g NPK dan 2,4 kg pupuk kandang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi dosis pupuk NPK dengan pupuk kandang berpengaruh sangat nyata terhadap bobot berangkasan basah, bobot berangkasan kering, bobot umbi kering, potensi hasil, dan berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 14, 28 dan 42 HST, jumlah daun umur 14, 28 dan 42 HST dan jumlah umbi. Kombinasi perlakuan 110 g NPK dan 2,4 kg pupuk kandang memberikan pengaruh yang terbaik dibandingkan perlakuan lainnya.Abstract. This study aimed to determine the effect of growth and yield the onion to the combination dose of NPK fertilizer and manure. This research was conducted in Empetrieng village, Darul Kamal, Aceh Besar, from November 2015 through January 2016. This study used a randomized block design (RBD) non factorial pattern with three replications. Dosage of fertilizer consisted of 9 treatments, in order to obtain 27 units of trial. Factors to be examined is that of fertilizers is comprised of 9 treatments, namely: control, 90 g of NPK, 110 g of NPK, manure 1.8 kg, 2.4 kg of manure, 90 g and 1.8 kg NPK manure, 90 g NPK and 2.4 kg of manure, 110 g and 1.8 kg NPK fertilizer, NPK 110 g and 2.4 kg of manure. The results showed that the combination treatment dose of NPK fertilizer with manure very significant effect on weight stover wet, weight stover dry weight of dried shallots, yield potential, and the effect was not significant on plant height ages 14, 28 and 42 DAP, the number of leaf age 14, 28 and 42 DAP and the number of shallots. Combination treatment of 110 g NPK and 2.4 kg NPK manure gives the best effect than other treatments.
Pengaruh Perlakuan Benih Dengan Menggunakan Agens Biokontrol Terhadap Pengendalian Penyakit Rhizoctonia solani Pada Pertumbuhan Bibit Cabai Merah Aswar, Dody; Hasanuddin, Hasanuddin; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.547 KB)

Abstract

Abstrak.  Perlakuan benih menggunakan rizobakteri sebagai  alternatif  pengganti penggunaan bahan kimia untuk mengendalikan penyakit tanaman. Penelitian ini bertujuan (1) mempelajari  pengaruh beberapa jenis isolat rizobakteri dalam menghambat pertumbuhan Rhizoctonia solani terhadap pertumbuhan bibit tanaman cabai merah, dan (2) pengaruh perlakuan benih menggunakan rizobakteri sebagai pemacu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial. Faktor yang diteliti adalah rizobakteri sebagai agens biokontrol terhadap patogen Rizoctonia solani yang terdiri dari 18 isolat rizobakteri yaitu : Pseudomonas capasia (A1) , Bacillus megaterium (A2), Pseudomonas dimuta (A3), Bacillus bodius (A4), Bacillus laterophorus (A5), Bacillus larvae (A6), Bacillus alvei (A7), Bacillus coagulans (A8), Bacillus firmus (A9), Bacillus pilymixa (A10), Bacillus lichiniformis (A11), Bacillus stearothermophillus (A12), Actinobacillus suis (A13), Actinotorbacter sp. (A14), Azotobacter sp. INA8 (A15), Azotobacter sp. (A16), Necercia sp. (A17), Flavobacterium sp. (A18). Sebagai kontrol (A0) juga dikecambahkan benih yang tidak diberi isolat rizobakteri. Terdapat 6 rizobakteri dari 18 isolat yang diuji yang memberikan penurunan nilai gejala serangan patogen Rhizoctonia solani yaitu Pseudomonas dimuta, Bacillus bodius, Bacillus laterophorus, Bacillus lichiniformis, Bacillus stearothermophillus, dan Azotobacter sp. Perlakuan benih dengan rizobakteri Flavobacterium sp sangat nyata meningkatkan vigor benih pada tolok ukur indeks vigor. Perlakuan benih terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman terhadap parameter tinggi tanaman dan diameter batang umur 4 MSP adalah Bacillus bodius dan parameter jumlah daun pada perlakuan jenis rizobakteri Pseudomonas capasia. Influence of Seed Treatment Using Agens Bio-Control Against Rhizoctonia solani Disease and Seedling Growth of Red Chili Pepper Abstract. Seed treatment using rizobakteri as an alternative to substitute the use of chemicals to control plant disease.. This study aims to (1) study the influence of several types of rizobacterial isolates in inhibiting the growth of Rhizoctonia solani on the growth of red chili seedlings, and (2) the influence of seed treatment using rhizobacteria as a trigger for plant growth. This study used a complete randomized design (RAL) non factorial. The factors studied were rizobacteria as a biocontrol agent against Rizoctonia solani pathogen consisting of 18 rizobacterial isolates: Pseudomonas capacia (A1), Bacillus megaterium (A2), Pseudomonas dimuta (A3), Bacillus bodius (A4), Bacillus laterophorus (A5) Bacillus larvae (A6), Bacillus alvei (A7), Bacillus coagulans (A8), Bacillus firmus (A9), Bacillus pilymixa (A10), Bacillus lichiniformis (A11), Bacillus stearothermophillus (A12), Actinobacillus suis (A13), Actinotorbacter sp . (A14), Azotobacter sp. INA8 (A15), Azotobacter sp. (A16), Necercia sp. (A17), Flavobacterium sp. (A18). As control (A0) also added seeds that were not given rizobacterial isolates. There were 6 rhizobacteria of 18 isolates tested which decreased the symptom value of pathogenic attack of Rhizoctonia solani ie Pseudomonas dimuta, Bacillus bodius, Bacillus laterophorus, Bacillus lichiniformis, Bacillus stearothermophillus, and Azotobacter sp. Treatment of seeds with rizobacteria Flavobacterium sp very significantly increases the vigor of seeds on the benchmark vigor index. The best seed treatment in improving plant growth on plant height parameters and stem diameter of 4 MSP was Bacillus bodius and leaf number parameters in the treatment of rhizobacteria Pseudomonas capacia.
UJI RIZOBAKTERI AGEN BIOKONTROL TERHADAP RIGIDOSPORUS MICROPORUS PADA TANAMAN PALA (MYRISTICA FRAGRANS) SECARA IN VITRO Khairanisyah, Putri; Chamzurni, Tjut; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jimfp.v3i4.9381

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis rizobakteri yang berpotensi sebagai agen biokontrol terhadap daya hambat patogen Rigidoporus microporus pada tanaman pala secara in vitro yang dilakukan pada Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala mulai bulan Maret sampai Mei 2018. Sampel yang digunakan yaitu patogen R. microporus penyebab jamur akar putih (JAP) pada tanaman pala dan isolat rizobakteri dari tanaman yang sehat diantara tanaman yang sakit. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat 44 isolat rizobakteri murni, setelah diuji daya hambat terdapat 27 isolat rizobakteri yang dapat menghambat patogen R. microporus dan setelah uji antagonisme terdapat 18 isolat rizobakteri yang mampu menekan pertumbuhan koloni patogen R. microporus. Isolat rizobakteri yang memiliki penghambatan paling tinggi terdapat pada AP 5/7 dengan penghambatan 74.44% yang memiliki ciri-ciri bentuk permukaan koloni cembung, berwarna putih, dengan pinggiran koloni tidak rata dan AP 8/2 dengan penghambatan 61.11% yang memiliki ciri-ciri bentuk permukaan koloni rata, berwarna putih, dengan pinggiran koloni tidak rata.Rhizobacterial test of bio control agent toward Rigidosporus microporus on Nutmeg Plants (Myristica fragrans) in vitroAbstract. This study aims to determine the effect of rhizobacteria types that have potential as bio control agents on the pathogenic inhibitory power of Rigidoporus microporus on nutmeg plants in vitro which was conducted at the Laboratory of Seed Science and Technology, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, from March to May 2018. The samples used were pathogenic R. microporus causing white root fungus (JAP) on nutmeg plants and rhizobacterial isolates from healthy plants among diseased plants. The results obtained from this study is there were 44 pure rhizobacterial isolates, after testing the inhibitory power, there were 27 isolates of rhizobacteria that could inhibit R. microporus pathogens and after antagonism test there were 18 isolates of rhizobacteria that could suppress the growth of R. microporus pathogenic colonies. Rhizobacterial isolates with the highest inhibition were found on AP 5/7 with 74.44% inhibition which had features of convex, white colony surface shape, with uneven colony edges and AP 8/2 with 61.11% inhibition which had features of flat colony surface shape, white colour, with uneven edges of colonies.
PENGARUH JENIS MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) PADA TANAH ANDISOL LEMBAH SEULAWAH ACEH BESAR Kamal, Muhammad Irfan; Syamsuddin, Syamsuddin; Syafruddin, Syafruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jimfp.v5i2.14872

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas cabai merah di tanah Andisol. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga Oktober 2019 di Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar dan Rumah Kaca Fakultas Pertanian lalu analisis dilakukan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Analisis data yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan sehingga didapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan mencakup 27 unit percobaan. Faktor yang diteliti yaitu pupuk hayati jenis mikoriza yang terdiri dari 3 taraf (Glomus mosseae, Gigaspora sp. dan campuran antara Glomus mosseae and Gigaspora sp.) dan varietas yang terdiri dari 3 taraf (PM 999 F1, Lado F1, dan Perintis). Hasil penelitian ini adalah perlakuan jenis mikoriza berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman 15, 30 dan 45 HST, diameter batang 30 dan 45 HST, jumlah cabang produktif 60 HST, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat basah akar, berat kering akar, berat buah, panjang buah, jumlah buah, dan potensi hasil serta berpengaruh nyata terhadap diameter batang 15 HST dan persentase kolonisasi mikoriza. Effect of Mycorrhiza Type on Growth and Yields Several Varieties of Red Chili (Capsicum annuum L.) in Andisol Soil Seulawah Valley of Aceh Besar Abstract. This research aims to determine the effect of mycorrhiza type on the growth and yield several varieties of red chili on Andisol soil. This research was conducted from May to October 2019 in Lembah Seulawah District, Aceh Besar District and Greenhouse, and analysis was conducted at the Seed Science and Technology Laboratory and Plant Physiology Laboratory, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Banda Aceh. Analysis of the data used in this study was 3 x 3 Factorial Randomized Block Design with 3 replications so that 9 treatment combinations were obtained with 3 replications covering 27 experimental units. Factors studied were mycorrhiza biofertilizers consisting of 3 levels (Glomus mosseae, Gigaspora sp. And a mixture of Glomus mosseae and Gigaspora sp.) and varieties consisting of 3 levels (PM 999 F1, Lado F1, and Perintis). The results of this study are the treatment of mycorrhiza type has a very significant effect on plant height parameters 15, 30 and 45 DAP, stem diameter 30 and 45 DAP, number of productive branches 60 DAP, plant wet weight, plant dry weight, root wet weight, root dry weight, fruit weight , fruit length, number of fruits, and yield potential and also have a significant effect on stem diameter 15 DAP and percentage of mycorrhiza colonization.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BAKTERI DARI RIZOSFER KAKAO DALAM MENGHAMBAT PHYTOPHTHORA PALMIVORA SECARA IN VITRO zahara, ita; Marliah, Ainun; syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jimfp.v4i1.10289

Abstract

Abstrac. Phytophthora palmivora merupakan penyakit yang menyebabkan kerugian besar. Pengendalian terbaik yang harus diupayakan saat ini yaitu menggunakan pengendalian hayati dengan mengisolasi bakteri di daerah rizosfer tanaman kakao. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan isolat rizobakteri yang mampu berperan sebagai kadidat agen biokontrol. Penelitian dilaksanakaan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh dari bulan Maret sampai Juni 2018. Rancangan Acak Lengkap (RAL) non Faktorial adalah rancangan yang digunakan dalam penelitian ini dengan parameter pengamatan yang diamati adalah persentase pengahambatan pertumbuhan koloni patogen dan laju pengahambatan pertumbuhan koloni patogen. Daya hambat isolat bakteri yang diperoleh dari rizosfer kakao terbaik ditemukan pada isolat TRIM8/9 dengan persentase 76,67% dan laju hambat 3,16 mm/hari.Identification of the Bacterial Ability of Rizosfer Cocoa in Inhibiting Phytophthora palmivora in In VitroAbstract. Phytophthora palmivora is a disease that causes large losses. The best control that must be sought now is to use biological control by isolating rhizobacteria in the rhizosphere of the cocoa plant. The purpose of this study was to obtain bacterial isolates who were able to act as candidates for biocontrol agents. The research was conducted at the Seed Science and Technology Laboratory of the Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Darussalam, Banda Aceh from March to June 2018. Non Factorial Randomized Complete Design (CRD) was the design used in this study with observed observation variables as percentage inhibition of growth of pathogenic colonies and the rate of inhibition of growth of pathogenic colonies. The inhibition of bacterial isolates obtained from the best cocoa rhizosphere was found in TRIM8/9 isolates with a percentage of 76.67% and inhibition rate of 3.16 mm / day. 
PENGARUH BEBERAPA VARIETAS DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH ( ALLIUM ASCOLONICUM) amsah, amsah; Marliah, Ainun; syamsuddin, syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jimfp.v5i1.13656

Abstract

Abstrak,  Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang termasuk golongan sayuran rempah dan sebagai penyedap masakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor yang diteliti terdiri dari dua faktor yaitu varietas dan jarak tanam. Faktor pertama varietas yang terdiri dari 3 taraf yaitu varietas Bima Brebes, varietas Batu ijo dan varietas Gayo, sedangkan faktor kedua jarak tanam yang terdiri dari 4 taraf yaitu 20 cm x 10 cm, 20 cm x 15 cm, 20 cm x 20 cm dan 20 cm x 25 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 35 hari setelah tanam dan berat umbi basah  per plot, serta tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 7, 14, 21, 28 dan 42 hari setelah tanam, berat basah umbi per rumpun, berat kering umbi per rumpun, berat umbi kering per plot dan potensi hasil per hektar. Pertumbuhan tinggi tanaman umur 35 hari setelah tanam tertinggi terdapat pada varietas Bima Brebes yaitu 34.60 cm. Sedangkan perlakuan jarak tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 7, 14, 21, 28, 35 hari setelah tanam, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering umbi per rumpun, berat umbi basah per plot, berat umbi kering per plot, potensi hasil per hektar dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 42 hari setelah tanam. Pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terbaik terdapat pada jarak tanam 20 cm x 20 cm. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara varietas dan jarak tanam terhadap tinggi tanaman umur 21 hari setelah tanam dan bobot umbi basah  per plot. Pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terbaik terdapat  pada  kombinasi  perlakuan  varietas Bima Brebes dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm.Effect of several and plant spacing on the growth and yield of shallots (Allium ascolonicum)Abstract,   Shallot is a horticultural commodity which is included in the spice vegetable group and as a food flavoring. This research uses factorial randomized block design (RBD). The factors studied consisted of two factors, namely variety and spacing. The first factor is the variety consisting of 3 levels, namely Bima Brebes, Batu ijo, and Gayo variety, while the second factor is plant spacing consisting of 4 levels, namely 20 cm x 10 cm, 20 cm x 15 cm, 20 cm x 20 cm and 20 cm x 25 cm. The results showed that varieties significantly affected plant height at 35 days after planting and wet tuber weight per plot, and did not significantly affect plant height at 7, 14, 21, 28 and 42 days after planting, tuber wet weight per clump, weight dry bulbs per clump, dry tuber weight per plot and potential yield per hectare. The highest growth of plant age at 35 days after planting was found in the Bima Brebes variety, which was 34.60 cm.However, plant spacing treatment has very significant effect on plant height age 7, 14, 21, 28, 35 days after planting, number of tubers per clump, wet weight of tubers per clump, dry weight of tubers per clump, wet tuber weight per plot, dry tuber weight per plot, yield potential per hectare and no significant effect on plant height 42 days after planting. The best growth and yield of shallots are at a spacing of 20 cm x 20 cm. There was a very real interaction between varieties and planting distance to plant height at 21 days after planting  and wet tuber weight per plot. The best growth and yield of shallot plants  are  found in the combination of Bima Brebes varieties with a spacing of 20 cm x 20 cm.
PERLAKUAN RIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN (RPPT) DENGAN BEBERAPA TINGKAT KERAPATAN INOKULUM RIZOBAKTERI TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH CABAI MERAH KADALUARSA (CAPSICUM ANNUUM L.) Simanjuntak, Dayang Rahmanita; Halimursyadah, Halimursyadah; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jimfp.v4i1.6423

Abstract

Abstrak. Biological seed treatment merupakan salah satu perlakuan benih menggunakan mikroorganisme seperti rizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman (RPPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis rizobakteri dan kerapatan inokulum yang dapat meningkatkan viabilitas dan vigor benih cabai kadaluarsa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah jenis rizobakteri (R) terdiri atas lima taraf yaitu R1: Necercia sp; R2:Bacillus polymixa; R3: Actinobacillus suis; R4: Azotobacter sp; R5: Pseudomonas capacia. Faktor kedua adalah kerapatan inokulum rizobakteri terdiri dari tiga taraf yaitu K1: 107 cfu/ml; K2: 108 cfu/ml; K3: 109 cfu/ml. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan benih menggunakan rizobakteri jenis Necercia sp dengan kerapatan inokulum 108 cfu/ml nyata meningkatkan vigor benih pada tolok ukur  indeks vigor yaitu 40% dan Pseudomonas capacia dengan kerapatan inokulum 109 cfu/ml juga merupakan kombinasi perlakuan terbaik dalam meningkatkan berat kering kecambah normal yaitu 69,33 mg.Treatment Of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR)With Multiple Levels of Rhizobacteria Inoculum Density On Viability and Vigor Of Expired Red Chilli Seeds (Capsicum annuum L.Abstract. Biological seed treatment is one of the seed treatment using microorganisms such as plant growth-promoting rhizobacteria (PGPR). This study aims to determine the type of rhizobacteria and inoculum density that can increase the viability and vigor of expired chili seeds. This research uses Completely Randomized Design (CRD) factorial pattern with 2 factors and 3 replications. The first factor is the type of rhizobacteria (R) consists of five levels, namely R1: Necercia sp; R2: Bacillus polymixa; R3: Actinobacillus suis; R4: Azotobacter sp; R5: Pseudomonas capacia. The second factor is the density of rhizobacteria inoculum consisting of three levels namely K1: 107 cfu/ml; K2: 108 cfu/ml; K3: 109 cfu/ml. The results of this study showed that the seed treatment using the Necercia sp-type rizobacteria with 108 cfu/ml inoculum density significantly increased the seed vigor on the vigor index benchmark of 40% and Pseudomonas capacia with 109cfu/ml inoculum density was also the best treatment combination in increasing dry weight normal sprout is 69,33 mg. 
Co-Authors A. Hardianti Yunus, A. Hardianti Abd Kadir, Abd Abdul Kadir Abdullah, Muhammad Wahyuddin Adam, Kaharudin admin admin, admin Adnan Adnan Afgani, Jamaluddin Al Afriani Afriani Agam Ihsan Hereri Agustina, Betti Ahmad Ridhay Ahyamaqvirah, Rivayani Ahyana, Ridho Ainul Uyuni Taufiq, Ainul Uyuni Ainun Marliah Alaa, Siti Alaa, Siti Alim, Nur Alim, Nur Alprince Maleso Amiluddin Indi, Amiluddin amsah, amsah Anas, Nur Ayu Andi Murlina Tasse Anggriani, Misba Angraini, Lily Maysari Anita Rahayu Anjani, Najwa Arina Rohmatika, Arina Asria, Yufaizanur Astriana Napirah Aswar, Dody Aziz Salam, Aziz Azlinda Azman, Azlinda Baa, La Ode Badarwan Badarwan, Badarwan Badjeber, Nikma Badjeber, Nikma Bambang Hendro Sunarminto Barasandji, Saharaduin Bulotio, Nur F Cahaya, Aldina Chairiyah chairiyah, Chairiyah Christi L., Rita Cut Nur Ichsan Didik Indradewa dirgantary, salvitia Efendi Efendi Erwin Abdul Rahim, Erwin Abdul Fadila, Nanda Firdaus Firdaus Firman Nasiu Hadini, Hairil A. Hairil Adzulyatno Hadini Halimursyadah Halimursyadah Halimusyadah, Halimusyadah Hamdan Has Hardianto, Mujib Harimei, Bambang Harisah, Sitii Hasanuddin Bua Hasanuddin Hasanuddin Hatta Muhammad HD, Julita Herlina Ahmad, Herlina Heryanto, Religius Ibrahim, Agustriyono Idris Patekai Illa, Illa Indradewa, D. Indradewa, D. Isami, Perawati Ishak Ishak Ismail A. Sanusi Isnaeni, Purnaning Dhian Isnaini, Purnaning Dhian Jimi, Andi Asiz Jimi, Andi Azis Juanda, Hafiz Juhriati, Juhriati Juliana Juliana Jumatriani, Jumatriani Junita, Dewi Juwanto Juwanto Kamal, Muhammad Irfan Katmono, Katmono Keban, Sesilia A Keban, Sesilia A Khairanisyah, Putri Kurniawan, Widhi La Alimuddin, La Alimuddin La Ode Arsad Sani La Ode Nafiu La Ode Saidi, La Ode La Ringgasa La Ringgasa, La Ringgasa Lamai, Suhartini Lantu, Lantu Lantu, Lantu Lopulalan, Febiang M. Abduh Ulim Makmur Nurdin, Makmur Mardiah Mardiah Marlina Marlina Maulidia, Vina Mawo, Junita Seravi Muh. Ikhsan, Muh. Muhammad Azwir, Muhammad Muhammad Nasri MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Yunus Muhammad Yusuf Hidayat, Muhammad Yusuf Muhammad Zuhdi Muhammad Zulfitrah Muharam, Ade Muhtar, Indra Jaya Mulis Mulis, Mulis Mulki, Malikul Murtadha, Murtadha Nahra Fahmi Nanda Mayani Nasution, Rahmat Fitra Yandi Natsir Sandiah Nazaruddin, Rezkiawati Ni Ketut Sumarni nofrika, vony nofrika, vony Nursinar, Sitti Nurul Qomariyah Olii, Abd. Hafidz Orna, Orna Pairin Pairin, Pairin Pandaleke, Alex Y. Pantanemo, Fauzia Parwati Parwati Prapto Yudono Pratama Bayu Santosa Pratama, Iswar Edis Purnama, Susan PURNAMASARI, YAYUK OKTA Puspita, Neza Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rahadi, Syam Rahmat Hidayat Rahmawati Rahmawati Ratna Ayu Damayanti, Ratna Ayu Retnawati, Titin Rita Hayati Rizkiana, Ricka Rusdin, Famri Ruslan Ruslan Rusli Badaruddin Sabrianto Aswad, Sabrianto Safriani Safriani, Safriani Saharudin Saharudin Sahrudin Barasandji Salid, Wa Laili Salido, Wa Laily Samra, Toto Rafiko Samrin Samrin, Samrin Santi, Kanya Eka Simanjuntak, Dayang Rahmanita Sinapati Sinapati Siti Hafsah Stanislaus, Stanislaus Sudarkam R. Mertosono Suhartini Dg. Matata Sukrisna, Bakti Sukrisna, Bakti SULUSYAWATI, HENI Sura, I Wayan Susanti, Ariska Sutopo, Dedem Syafruddin Syafruddin Syahdani, Amelia Syahrial Ayub, Syahrial Syakirah, St. Syamsuddin, Erfan Syarif, Syaiful T. Sarwanidas Taha, Miftahul Janna TAKDIR SAILI Tamrin Tamrin Tamutu, Rahman Tasfa, Dewi Muetia Teti Arabia Thalib, Rahmat Hidayat Tjut Chamzurni Tri Tunggal, Tri Tungga, Jefri Ulim, M Abduh ulim, Muhammad abduh ULINSA, ULINSA Utami, Ni Nyoman Tri Utomo, Gunadi Setyo Wa Laili Salido, Wa Laili Wahyu, Riswan Wahyuni, Arum Wirawan, Rahadi Ys., Hardi Yuliana Yuliana Yunidar Nur Yunidar Yunidar Yusman Bakri Z, khairani zahara, ita