Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH WAKTU POSTSINTERING HEAT TREATMENT (PHT) PADA KONDUKTIVITAS IONIK ELEKTROLIT PADAT CALCIA STABILIZED ZIRCONIA (CSZ) YANG MENGANDUNG SILICA (SiO2) DAN MAGNESIA (MgO) Sulistiardi, Herdyka; Syarif, Dani Gustaman; Suhendi, Endi
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia (Indonesian Journal of Nuclear Science and Technology) Vol 17, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.384 KB) | DOI: 10.17146/jstni.2016.17.1.2275

Abstract

PENGARUH WAKTU POSTSINTERING HEAT TREATMENT (PHT) PADA KONDUKTIVITAS IONIK ELEKTROLIT PADAT CALCIA STABILIZED ZIRCONIA (CSZ) YANG MENGANDUNG SILICA (SiO2) DAN MAGNESIA (MgO). Pengaruh waktu Postsintering Heat Treatment (PHT) pada konduktivitas ionik elektrolit padat CSZ yang mengandung SiO2 dan MgO telah diteliti. PHT dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan konduktivitas ionik elektrolit padat CSZ yang mengandung SiO2 dan MgO. Elektrolit padat CSZ yang mengandung SiO2 dan MgO dibuat menggunakan metode pressing dengan komposisi CSZ, SiO2, dan MgO berturut-turut 99 %berat, 0,5 %berat, dan 0,5 %berat. Pelet kemudian disinter pada suhu 1450áµ’C selama 4 jam dan PHT pada suhu 1350áµ’C dengan variasi waktu 0 jam, 4 jam, dan 8 jam. Analisis struktur kristal menunjukkan bahwa pelet yang telah dibuat membentuk kristal kubik dan tidak terpengaruh PHT. Analisis densitas menunjukkan bahwa terjadi peningkatan densitas seiring peningkatan waktu PHT tetapi peningkatan tersebut tidak begitu signifikan. Analisis struktur mikro menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan ukuran butir yang signifikan seiring peningkatan waktu PHT, namun terjadi perubahan distribusi pori. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa seiring peningkatan waktu PHT terjadi pula peningkatan konduktivitas ionik elektrolit padat CSZ yang mengandung SiO2 dan MgO.
KETANGGUHAN RETAK, KEKERASAN DAN KONDUKTIVITAS IONIK CSZ SEBAGAI ELEKROLIT PADAT SOFC DENGAN PENAMBAHAN CuO Sholihah, Ila Lailatun; Syarif, Dani Gustaman; Setiawan, Andhy
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia (Indonesian Journal of Nuclear Science and Technology) Vol 16, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.548 KB) | DOI: 10.17146/jstni.2015.16.2.2360

Abstract

ABSTRAK KETANGGUHAN RETAK, KEKERASAN DAN KONDUKTIVITAS IONIK CSZ SEBAGAI ELEKROLIT PADAT SOFC DENGAN PENAMBAHAN CuO. Penelitian mengenai pengaruh penambahan CuO terhadap konduktivitas ionik, kekerasan dan ketangguhan retak CSZ sebagai elektrolit padat SOFC telah dilakukan. CSZ didoping dengan CuO dengan konsentrasi 0, 1, dan 2 % berat. Pelet CSZ yang didoping CuO dikompaksi dengan tekanan 4 ton/cm2 dan disinter pada suhu 1475 0C selama 3 jam. Konduktivitas ionik diukur dengan menggunakan alat LCR meter. Konduktivitas ionik CSZ dengan doping 0, 1, dan 2 % berat CuO adalah 0,063 mS/cm; 0,110 mS/cm; dan 0,082 mS/cm. Kekerasan dan ketangguhan retak diukur dengan metode vickers menggunakan alat uji keras Zwick. Hasil kekerasan vickers berturut-turut 9,9 GPa; 12,1 GPa; dan 10,5 GPa, dan ketangguhan retak berturut-turut 1,61 MPa/m0,5; 1,85 MPa/m0,5; dan 1,54 MPa/m0,5. Analisis struktur kristal dilakukan dengan menggunakan XRD. Hasil analisis menunjukkan bahwa keramik yang dibuat berfase kubik FCC. Analisis struktur mikro dengan menggunakan mikroskop optik menunjukkan bertambahnya ukuran butir dengan peningkatan 1% berat CuO. Secara keseluruhan penambahan CuO dengan konsentrasi 1% berat dapat memperbaiki sifat listrik dan sifat mekanik CSZ sebagai elektrolit padat. ABSTRACT FRACTURE TOUGHNESS, HARDNESS AND IONIC CONDUCTIVITY OF CSZ AS SOLID ELECTROLYTE WITH ADDITION OF CuO. A research on effect of CuO addition on ionic conductivity, hardness and fracture toughness of CSZ as solid electrolyte had been conducted. CSZ was doped with 0, 1, and 2 wt % CuO. Pellets of CuO doped CSZ had been prepared by pressing with pressure of 4 ton/cm2 and sintered at 1475oC for 3 hours. Ionic conductivity was measured by means of LCR meter. Ionic conductivity values of CSZ with doped 0, 1, and 2 % CuO were 0.063 mS/cm, 0.110 mS/cm, and 0.082 mS/cm. Hardness and fracture toughness were measured by vickers method using a hardness tester Zwick. The measured vickerss hardness were 9.9 GPa, 12.1 GPa and 10.5 GPa, and fracture toughness were 1.61 MPa/m0,5, 1.85 MPa/m0,5, and 1.54 MPa/m0,5. Crystal structure analysis was done by using XRD. The analysis result showed that the prepared ceramics have cubic phase of FCC. Microstructure analysis by using an optical microscope showed that grain size increased with the increased of 1 wt % CuO. The addition of CuO at conscentration of 1 wt % can improve the electrical and mechanical properties of CSZ as solid electrolyte.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR KONDUKTANSI LISTRIK OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 Harjono, Dwi; Aminudin, Ahmad; Syarif, Dani Gustaman
ISSN
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penelitian sifat kelistrikan bahan dalam rangka  pengembangan komponen elektronik, membutuhkan sebuah alat ukur yang teliti dan user friendly. Berkaitan dengan itu telah dirancang dan dibuat sebuah alat ukur konduktansi listrik bahan pada berbagai suhu. Alat ukur ini memiliki modul penguat sinyal sensor suhu, penguat sinyal arus dan tegangan, modul mikrokontroler berbasis ATMega8535, dan rangkaian penampil LCD 16 × 2. Alat ini dapat terhubung dengan personal computer (PC) untuk mencatat data pengukuran secara otomatis dengan bantuan dari software. Alat mampu mengukur mengukur hambatan pada rentang 10 kΩ hingga 1 MΩ pada berbagai suhu dari 25 °C hingga 500 °C. Alat ini dapat beroperasi dengan baik, namun masih butuh pengembangan lebih lanjut.
KARAKTERISTIK LISTRIK KERAMIK FILM Fe 2O3 DENGAN VARIASI KETEBALAN YANG DIBUAT DARI MINERAL LOKAL DI ATMOSFIR UDARA DAN ATMOSFIR ALKOHOL Suhendi, Endi; Novia, Hera; Syarif, Dani Gustaman
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya memberikan nilai tambah dari bahan/material lokal yang melimpah, pembuatan keramik film tebal berbasis Fe2O3 dari bahan lokal mineral yarosit dengan ketebalan bervariasi telah dilakukan. Karakteristik listrik dari hasil film tebal yang telah dibuat juga dipelajari. Serbuk Fe2O3 diperoleh dari mineral yarosit dengan menggunakan metode pelarutan – pengendapan. Serbuk Fe2O3 hasil pelarutan – pengendapan dicampur dengan organic vehicle (OV) berupa alfa terpineol and etil selulose agar membentuk pasta. Dengan metode screen printing, pasta yang dihasilkan ditumbuhkan pada substrat alumina dengan ukuran screen yang bervariasi yaitu 183 mesh, 225 mesh dan 375 mesh. Film tebal-film tebal yang dihasilkan kemudian dibakar pada suhu 950oC selama 90 menit. Film tebal-film tebal hasil pembakaran dianalisis dengan menggunakan x-ray diffractometer (XRD) untuk mengetahui struktur kristalnya dan dianalisis dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui struktur morfologinya. Resistansi film tebal-film tebal yang dihasilkan diukur pada suhu yang bervariasi dalam udara dan udara yang mengandung gas alkohol. Penampakan secara visual dari film tebal-film tebal yang telah dipanaskan menunjukkan bahwa film-film tersebut telah dibuat cukup baik. Data hasil analisis XRD menunjukkan bahwa film tebal-film tebal yang dihasilkan memiliki struktur kristal hematit. Data hasil analisis SEM juga menunjukkan bahwa film tebal-film tebal yang dihasilkan sangat berporos dengan ukurannya yang relatif kecil. Resistansi film tebal-film tebal yang dihasilkan menunjukkan bahwa ketika berada di udara resistansinya lebih besar dari pada ketika berada dalam udara yang mengandung gas alkohol. Hasil ini menunjukkan bahwa film tebal-film tebal yang dihasilkan dari bahan lokal berpotensi untuk diaplikasikan sebagai sensor gas alkohol.
PEMBUATAN BILAYER ANODE (NiO-CSZ) - ELEKTROLIT CSZ DENGAN METODE ELECTROPHORETIC DEPOSITION Moorene, Vidi; Syarif, Dani Gustaman; Setiawan, Andhy
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 3: APRIL 2014
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1748.548 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2014.15.3.4350

Abstract

PEMBUATAN BILAYER ANODE (NiO-CSZ) - ELEKTROLIT CSZ DENGAN METODE ELECTROPHORETIC DEPOSITION. Telah dilakukan pembuatan bilayer anode NiO-CSZ - elektrolit CSZ dengan metode Electrophoretic Deposition (EPD). Substrat (anode) NiO-CSZ dibuat dengan metode pressing dan elektrolit CSZ ditumbuhkan di atas substrat NiO-CSZ dengan metode EPD. Elektrolit CSZ ditumbuhkan di atas substrat NiO-CSZ dengan variasi waktu deposisi masing-masing 10 menit, 20 menit, dan 30 menit dan disinter pada suhu 1250oC. Dari analisis yang dilakukan menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD), diketahui terdapat 3 fasa yakni CSZ, Ni, dan NiO pada bilayer NiO-CSZ/CSZ untukwaktu deposisi 30menit. Pemeriksaan ketebalan lapisan CSZ dilakukan menggunakan mikroskop optik. Data foto memperlihatkan bahwa ketebalan lapisan CSZ di atas substrat NiO-CSZ meningkat dengan meningkatnya waktu deposisi. Berdasarkan hasil karakterisasi sifat listrik lapisan CSZ menggunakan LCR meter diketahui bahwa peningkatan waktu deposisi menurunkan nilai konduktivitas ionik lapisan CSZ untuk masing-masing waktu deposisi 10 menit, 20 menit, dan 30 menit sebesar 0,078 mS/cm, 0,062 mS/cm, dan 0,004 mS/cm pada suhu 300 oC.
PENGARUH WAKTU DAN SUHU PERLAKUAN PANAS MENGGUNAKAN GAS HIDROGEN TERHADAP SIFAT LISTRIK TERMISTOR NTC BERBASIS Fe2TiO5 Kamal, Jaenudin; Syarif, Dani Gustaman; Wiendartun, Wiendartun
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlakuan panas termistor NTC berbasis Fe2TiO5 yang di doping MnO2 telah dilakukan. Pelet termistor Fe2TiO5 dibuat dari bahan Fe2O3, TiO2,dan MnO2. Pelet mentah yang diperoleh, disinter pada suhu 1050oC selama 3 jam dalam atmosfer gas oksigen. Resistansi pelet diukur pada suhu 30-200oC dengan interval 10oC. Selesai pengukuran resistansi, pelet diberi perlakuan panas pada suhu 300oC di dalam atmosfer gas hidrogen. Besarnya waktu perlakuan panas divariasi yaitu selama 5, 15, dan 25 menit. Hasilnya, terjadi penurunan resistivitas suhu ruang (ρSR) pada keramik seiring peningkatan waktu perlakuan panas dengan nilai masing-masing sebesar 427,444 MΩ.cm, 27,877 MΩ.cm, dan 1,056 MΩ.cm. Demikian nilai konstanta termistor (B) dari masing-masing waktu perlakuan panas didapatkan sebesar 6013 K, 4102 K, dan 3459 K. Perlakuan panas juga dilakukan pada suhu yang bervariasi yaitu 250oC, 350oC, dan 450oC untuk waktu yang tetap. Hasilnya, terjadi penurunan nilai ρSR pada keramik seiring peningkatan suhu perlakuan panas dengan nilai masing-masing sebesar 421,78 MΩ.cm, 78,609 MΩ.cm, dan 0,056 MΩ.cm. Demikian nilai konstanta termistor (B) dari masing-masing suhu perlakuan panas didapatkan sebesar 4038 K, 3729 K, dan 4053 K. Berdasarkan nilai ρSR dan B yang diperoleh, keramik yang diberi perlakuan panas ini telah memenuhi kebutuhan pasar. Struktur kristal keramik sebelum dan sesudah perlakuan panas dianalisis dengan XRD. Hasil analisis XRD menunjukkan keramik Fe2TiO5 doping MnO2 mempunyai struktur kristal orthorombik dan tidak terjadi perubahan struktur kristal pada kondisi sebelum dan sesudah perlakuan panas. Kata Kunci   :  Fe2O3, TiO2, MnO2, perlakuan panas.
Pengaruh Heat Treatment Terhadap Karakteristik Listrik Termistor NTC Berbasis (CuxMnyZnzNit)Fe2O4 Dilaga, Jovi Kusuma; Syarif, Dani Gustaman; Wiendartun, Wiendartun
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Heat Treatment Terhadap Karakteristik Listrik Termistor NTC Berbasis (CuxMnyZnzNit)Fe2O4. Telah dilakukan pembuatan film tebal termistor NTC dengan mencampukan bahan yang terdiri dari CuO 15%, MnO 20%, ZnO 5%, NiO 30% dan Fe2O3 30% dan digerus selama 30 menit lalu ditambah OV (Organic Vehicle) untuk bahan pasta dan dilapiskan diatas substrat alumina dengan metode screen printing dan disinter pada suhu 11000C. nilai resistivitas setelah uji resistivitas sebesar 0.808 Mohm.cm dan mengalami penurunan nilai resistivitas setelah heat treatment. Pada hasil difraksi sinar-x didapat pola yang tidak beraturan yang kemungkinan merupakan pengaruh dari bahan penyusun film tebal. Hasil SEM menunjukan struktur yang berongga. Pada sampel satu didapat besar nilai nilai konstanta termistor sebesar 3925.10K dan yang terbesar dibandingkan HT1 dan HT2. Namun hal ini menunjukan bahwa sampel yang dapat digunakan baik dalam termistor adalah saat awal dengan nilai konstanta termistor tersebut maka masuk ke dalam termistor pasar dimana untuk kebutuhan pasar nilai konstanta termistor adalah ≥20000K.
PENGARUH KONSENTRASI CuO DAN ZnO TERHADAP KARAKTERISTIK TERMISTOR NTC BERBASIS (𝐶𝐶𝑥𝑍𝑍𝑦𝑀𝑀 𝑧𝑁𝑁𝑡)𝐹𝐹2𝑂4 Respati, Aria; Syarif, Dani Gustaman; Rusdiana, Dadi
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan film tebal untuk termistor NTC berbasis (𝐶𝐶𝑥𝑍𝑍𝑦𝑀𝑀 𝑧𝑁𝑁𝑡)𝐹𝐹2𝑂4. Termistor ini berbahan dasar CuO, ZnO, MnO, NiO, dan 𝐹𝐹2𝑂3 dengan variasi konstrasi CuO dan ZnO berturut-turut dalam persen massa adalah (15 dan 5), (10 dan 10) dan (5 dan 15). Penelitian ini bertujuan mendapatkan komposisi yang optimal yang memiliki karakterisitik yang paling baik. Hasil karakterisasi listrik menunjukan tahanan suhu ruang meningkat dari komposisi 1 ke komposisi 3 yaitu (3,84 M𝛺), (11,78 M𝛺) dan (25,94 M𝛺). Harga konstanta B dari komposisi 1 ke 3 adalah (3046 K), (3962 K), dan (3397 K) semua memenuhi kebutuhan pasar . Pola difraksi menunjukkan bhwa semua komposisi berstrktur kubik spinel dan struktur membaik dari komposisi 1 ke 3, ditunjukkan dengan semakin sedikitnya puncak-puncak selain fasa spinel. Analisis SEM menunjukkan bahwa dari komposisi 1 ke 3 stuktur mikronya semakin membaik, itu ditunjukkan dari semakin sedikitnya bulir-bulir berukuran kecil dan semakin tumbuhnya bulir-bulir besar yang diduga kuat adalah fasa spinel. Dengan demikian komposisi yang paling optimal adalah komposisi 2.
Pembuatan Keramik Dielektrik Dari Sistem (ZnO-TiO2) Pada Suhu Sinter 1450°C dan Karakterisitiknya Firmansyah, Lutfi; Suhandi, Andi; Syarif, Dani Gustaman
MESIN Vol 9, No 2 (2007): MEMINIMALKAN KERUGIAN KAMPUS AKIBAT BANJIR
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formation Dielectric Ceramic from (ZnO-TiOJ System at 1450C SinteringTemperature and Their Characteristics, Synthesis of dielectric ceramics from (ZnO-TiOJ system at145&C and their characterization had been carried out. This investigation was done in order to knowthepossibility of the application of the ceramics for dielectric ceramics. The ceramics were produced bymixing powder ofZnO and Ti02 with the concentration in such away so that the concentration ofTiO?larger than thestoichiometric concentration ofZn2Ti04 andbysintering at I450"C. Characterization wascarriedout through XRD, microstructural and electrical analyses. The XRDand microstructure analysesshowed that the (ZnO-TiOJ system ceramics formed Zn2.xTi.x04 solid solution which accompanied bytheformation ofZn vacancy defect. No second phasefound in the ceramics. Lattice constant ofthe Zn2.xTii x04solid solution decreasedfollowing the increase ofthe concentration ofTi02 excess (expressed byx). The Ti02 excess affected the grain size of the Zn2.xTi, x04 ceramics although the effect was notsignificant. At high temperature, the excess of Ti02 increased the dielectric constant and dissipationfactor. The ceramicsproduced in this work had relatively low dielectric constant and loss tangent andgood stability in relation to temperature change, so they can be applied as ceramic substrate andcapasitor dielectric.
KARAKTERISASIKERAMIK TERMISTOR Fe203:lmTi HASIL SINTER DAN PERLAKUAN PANAS Syarif, Dani Gustaman
MESIN Vol 9, No 1 (2007): Bahan Bakar Alternatif
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This studywas done to know the effect ofTi02 addition on the characteristics qfFe203ceramics and the effect of a heat treatment at low temperature on the electrical characteristics ofFe203:lmTi ceramics including the mechanism ofits change as well. The Fe203:lmTi ceramics wereproduced bysintering some green pellets from mixture of 99.9 mole %Fe203 and I mole %Ti02 at1200°C for I hour in air. A heat treatment was carried out at 75(fC in air with a cooling rate ofTC/minute. Electrical resistivity ofthe ceramics was measured at different temperatures before andafter heat treatment. X-ray diffraction (XRD) analysis was done to know the crystal structure of theceramics and phases formed therein. It was known that the crystal structure of the Fe203 andFe203:lmTi ceramics was thesame i.e. that similar to hematite. The electricalcharacteristics showedthat the room temperature resistivity (psn) of the Fe203 ceramics drastically decreased with I mole %Ti02 addition and showedthat the (pSR) oftheFe203:lmTi ceramics increased significantly while thevalue of the thermistor constant (B) relatively did not change, after the heat treatment. The increase of(psn) after the heat treatment was caused by lessformation of oxygen vacancies which behave as theelectron sourcefor conduction band.