Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Komunikasi Fisika Indonesia

PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN DI ARAE HYDROCREAKER COMPLEX UNIBON REAKTOR UNIT 211 PT PERTAMINA (PERSERO) REFINERY UNIT II DUMAI Herlly, Ramadhani; ', Erwin; Syech, Riad
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 10 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.12.10.686-692

Abstract

A research about measurement of the noise level in the Hydrocracker Area Complex Unibon Reactor Unit 211 PT Pertamina RU II Dumai particularly in the area of reactor, pump, and compressorhas been done. The noise level was recorded by direct measurement using two Sound Level Meters (SLM).The noise levels were measured as a function of time and distance. The results show that the highest noise levels occurred in the compressor area that is in the range of 93.685 to 93.689 dBA. While the average noise level that occurs in the area of the reactor, pump, and compressor as a function of time from 08:00 to 15:00 generates almost the same value. But on certain days and certain hours noise levels had a significant fluctuation. These fluctuations were caused by steam leaks in the connections of pipe. The results show that the level of noise as a function of distance from the source towards to the Maintenance and Campo reactor decline with the distance. The decrease in noise levels as a function of distance shown by the slopes of the graphs for maintenance and Campo reactor are -0.9939d+80,087 dan -1,71d+88,25 respectively. This slope indicates that the decrease of noise level for Campo reactor is faster than that in maintenance. This decrease is caused by the presence of sound absorption by vegetation around the area.Keywords: noise, reactors, pumps, compressors, time, and distance.
PENGARUH PARAMETER FISIS TERHADAP JUMLAH AIR YANG MENGUAP DI KOTA PEKANBARU ', Krisman; Syech, Riad; ', Subehan
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 8, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.8.3.%p

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh parameter fisis terhadap jumlah air yangmenguap di kota Pekanbaru. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodestatistika regresi linier ganda. Data-data yang digunakan merupakan data sekunder yangdiperoleh dari Badan Meteorologi dan Geofisika Bandara Sultan Syarif Kasim II PekanbaruRiau. Dengan menggunakan metode statistika analisa regresi linier ganda, dapat diketahuiadanya pengaruh antara kelembaban udara, kecepatan angin dan suhu udara terhadap jumlahair yang menguap sehingga diperoleh nilai korelasi antara parameter fisis terhadap jumlah airyang menguap. Nilai korelasi ini menunjukkan hubungan yang kuat antara variabel-variabeltersebut yang diperhitungkan setiap bulan. Penguapan tertinggi tahun 2008 terjadi pada bulanOktober yaitu sebesar 4,9 mm dan penguapan terendah terjadi pada bulan juli yaitu sebesar3,9 mm dan penguapan tertinggi tahun 2009 terjadi pada bulan Maret yaitu sebesar 6,4 mmdan penguapan terendah terjadi pada bulan Februari yaitu sebesar 3,9 mm sedangkanPenguapan tertinggi tahun 2010 terjadi pada bulan Mei yaitu sebesar 6,9 mm dan penguapanterendah terjadi pada bulan Desember yaitu sebesar 3,5 mm.Keywords: Parameter Fisis, Jumlah Air, Penguapan
ANALISIS PENGARUH RESAPAN AIR LAUT TERHADAP INTRUSI AIR SUMUR GALI DESA JANGKANG KABUPATEN BENGKALIS Izati, Nurul; Syech, Riad
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.17.1.7-13

Abstract

This study aims to determine how much the pollution level of wells digging to the distance of wells from the coast by analyzing the values of the conductivity, salinity, pH and heavy metals such as Lead(Pb), Iron(Fe) and Manganese(Mn). The method used was purposive sampling with number of sample are 10 sample points with variation distance ± 100 m. Conductivity measurements were carried out in two ways, namely using a conductivitimeter and Wheatstone bridge. The measurement results using conductivity meter indicate that the average conductivity value of a well water sample is 125.50 - 80.04 ?S/cm while the comparison using the Wheatstone bridge method has an error percentage value of 6.12 %. The salinity has values ranged from 0.112 - 0.093 ? which is classified as fresh water. The measurement of pH values shows indications of pollution, due to water classified as acid with a pH value ranging from 3.1 - 4.1. The measurement of the value of Iron(Fe) and Manganese(Mn) does not indicate water pollution due to heavy metals with an average concentration of Iron(Fe) 0.3697 mg/l and Manganese(Mn) 0.0391 mg/l. Comparison of the salinity and conductivity values to the well distance from the coast does not show relation that correlates with seawater intrusion in Mekar Indah Vilage.
ANALISIS DISTRIBUSI TINGKAT RESAPAN AIR TANAH DI KECAMATAN BUKIT RAYA KOTA PEKANBARU Juandi M, Juandi M; Manelsa, Asih Apri; Syech, Riad
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.14.1.951-954

Abstract

Water was a very important component for our life on this earth. The existence of water on earthwas limited by space and time. The purpose of this study was to analysis of the distribution ofthe soil water infiltration rate in the district of Bukit Raya Pekanbaru. Data used in the formof data from the measurement points coordinates, soil resistivity and lithology. The level ofground water absorption measured by coordinate points as much 20 points. The next, dataobtained input into the sofware ?surfer 11? to be processed in order to obtain a contour mapsoil water infiltration rate. The results showed that the highest value of catchment located inthe village of Simpang Tiga in the amount of 119968,14 m3/year, where as the value of thelowest ground catchment located in the village of North Tangkerang that was 10054,47m3/year. Conclusion, the catchment area of land affected by open land and soil lithology.
ANALISA POTENSI AKUIFER DI KECAMATAN RUMBAI PESISIR KOTA PEKANBARU DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK ATURAN SCHLUMBERGER Listianto, Miftakhudin; Syech, Riad
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.17.1.46-49

Abstract

The analysis of aquifer potential has been done in the Rumbai Pesisir District of Pekanbaru City by using the Schlumberger configuration geoelectric method. Data was taken from four villages in Rumbai Pesisir Subdistrict, in Lembah Damai, Limbungan, Limbungan Baru and Meranti Pandak. The result obtained using progress software showed that each location has aquifer with different layer and thickness. The highest aquifer resistivity is located in Lembah Damai Village with a resistivity value of 549.50 ?m in the third layer, while aquifer with the lowest resistivity value is located in Meranti Pandak Village with a resistivity value of 15.69 ?m in the third layer. The highest thickness aquifer located in Meranti Pandak Village with a thickness of 48.47 m in the third layer, while the lowest thickness aquifer located in Limbungan Baru Village with a thickness of 11.51 m in the second layer. The Result from lithology of each path shows that flow pattern of water flowing from Lembah Damai Village to Limbungan Village, then Meranti Pandak Village and then Limbungan Baru Village. The results of the analysis of aquifers potential indicate that underground water reserves in the Rumbai Pesisir District of Pekanbaru City are 17.13 x 109 m³.
ESTIMASI DISTRIBUSI KLOROFIL-A DI PERAIRAN SELAT MALAKA MENGGUNAKAN DATA LIPUTAN CITRA SATELIT FY-1D Syech, Riad; .M, Juandi; ', Martin
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 8, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.207 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.8.3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi distribusi nilai klorfil-a menggunakanmetodologi interpretasi data digital . Pengolahan citranya menggunakan programErmapper versi 5.5 dan arc view.Data yang digunakan adalah citra satelit FY_ID di perairan Selat Malaka yang sudahterkorekasi secara geometric dan radiometric pada bulan Juli 2007 sapai bulanSeptember 2007.Hasil penelitian untuk bulan Juli 2007, klorofil-a yang dominan pada awal bulan 0,89 ?1,48 mg/m3, untuk bulan Agustus 2007, klorofil-a yang dominan pada pertengahan bulan0,20 ? 0,80 mg/m3 dan untuk bulan September 2007 , klorofil-a yang dominan pada akhirbulan 1,06 ? 1,62 mg/m3.Key Word: Estimasi, distribusi , citra , klorofil-a dan perairan Selat Malaka.
FAKTOR-FAKTOR FISIS YANG MEMPENGARUHI AKUMULASI NITROGEN MONOKSIDA DAN NITROGEN DIOKSIDA DI UDARA PEKANBARU Syech, Riad; ', Sugianto; ', Anthika
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 10, No 7 (2013)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.732 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.10.7.516-523

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang faktor-faktor fisis yang mempengaruhui akumulasi Nitrogen monoksida dan Nitrogen dioksida di udara Pekanbaru pada stasiun Kulim, Sukajadi dan Tampan dengan menggunakan metodologi interpretasi data. Pengabilan data akumulasi NO dan NO2 konsentrasi NO dan NO2 dilakukan dengan menggunakan alat Nitrogen Oksida Analyzer seri APNA 360 di Laboratorium Udara Kota Pekanbaru. Data yang diamati adalah data harian dari bulan Januari tahun 2010 sampai dengan bulan Desember tahun 2012 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NO dan NO2 tidak pernah sama di setiap bulannya. Konsentrasi terendah NO terdapat di stasiun Kulim sebesar 2,43 ?g/m3 pada tahun 2012 dan konsentrasi tertinggi terdapat di stasiun Sukajadi sebesar 55,51 ?g/m3 pada tahun 2010. Konsentrasi terendah NO2 terdapat di stasiun Tampan sebesar 3,99 ?g/m3 pada tahun 2010 dan konsentrasi tertinggi terdapat di stasiun Sukajadi sebesar 92,99 ?g/m3 pada tahun 2010. Suhu, kelembaban udara dan kecepatan angin mempengaruhi besarnya konsentrasi NO dan NO2. Suhu udara yang tinggi, kelembaban udara yang rendah serta kecepatan angin yang tinggi menyebabkan konsentrasi NO dan NO2 rendah, sedangkan suhu udara yang rendah, kelembaban udara yang tinggi dan kecepatan angin yang rendah menyebabkan konsentrasi menjadi tinggi.Kata kunci: Faktor-faktor fisis, akumulasi, suhu, kelembaban udara, kecepatan angin
MENENTUKAN LAPISAN AKUIFER DAS (DAERAH ALIRAN SUNGAI) SIAK DENGAN MEMBANDINGKAN HASIL UKUR METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER DAN KONFIGURASI SCHLUMBERGER Syech, Riad; ', Juandi; ', M .Edizar
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 11, No 9 (2014)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.58 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.11.9.601-611

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan akuifer dan lapisan litologi bawah permukaan diJembatan Siak 1, 2, dan 3 Pekanbaru dengan menggunakan metode geolistrik dalam konfigurasielektroda Wenner dan konfigurasi Schlumberger. Data tersebut diproses menggunakan exceluntuk memperoleh resistivitas semu. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Res2Dinv3.56 dan VES, hasil pengolahan data diperoleh nilai resistivitas batuan dan litologi lapisanbatuan bawah permukaan tanah. Interpretasi dari software Res2Dinv 3.56 dan VES menunjukkanbahwa di Jembatan Siak 1, Jembatan Siak 2, dan Jembatan Siak 3 Pekanbaru litologinya berupapasir berlempung, pasir, pasir kerikil, dan batuan keras seperti granit, gamping. Akuifer tertekanteridenfikasi di Jembatan Siak 1 dan 3 Pekanbaru dan Jembatan Siak 2 Pekanbaru diidentifikasimerupakan lapisan akuifer bebas. Kedalaman akuifer yang di peroleh dengan menggunakanperangkat lunak VES dan Res2Dinv memiliki perbedaan kedalaman hanya berkisar 4 m.Kata Kunci : Akuifer, litologi, metode Schlumberger, metode Wenner
DESAIN PEREDAM SUARA TABUNG KACA DENGAN SAMPEL CAMPURAN SERBUK KAYU MERANTI DAN PAPAN TELUR UNTUK MENGUKUR KOEFISIEN ABSORBSI BUNYI Syech, Riad; ', Krisman; Stefan, Angeline
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 10 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.36 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.10.666-672

Abstract

Research has been conducted about the absorbtion of sound waves by using silencer glass tube with mixture sample of Shorea sp wood fiber and egg tray. This research using experimental methods to design the impedance tube made of glass with size of 92 cm x 20cm x 20cm. The range of frequencies used in this study was 125Hz, 250Hz, 500Hz, 1000Hz, 2000Hz, 4000Hz. Samples prepared by carrying out a comparison of wood composition between Shorea sp wood fiber : egg tray : cornstarch like 72%:25%:3% ; 62%:35%:3% ; 50%:47%:3% ; 47%:50%:3% ; 35%:62%:3% ; 25%:72%:3% and with thickness variation of 3mm, 6mm, 9mm. Results showed that the biggest coefficient absorbtion value was 0,9287 on 3mm of thickness and frequencies 1000Hz with composition 25% of Shorea sp wood fiber and 72% of egg tray. The smallest coefficient absorbtion value was 0,1946 on 9mm of thickness and frequencies 125Hz with composition 72% of Shorea sp wood fiber and 25% of egg tray.Keywords : Absorbtion coefficient of sound waves, composition, thickness.
PENGARUH MATERIAL PENYUSUN BUMI DAERAH RAWAN LONGSOR DI SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2D KONFIGURASI WENNER DAN SCHLUMBERGER Syech, Riad; Agung, Retno; Rajagukguk, Angelia
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.504 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.739-744

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui tentang pengaruh material penyusun bumidaerah rawan longsor di daerah Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode geolistrik konfigurasi elektroda Wennerdan konfigurasi elektroda Schlumberger dua dimensi. Pengukuran di lapangandilakukan menggunakan peralatan Resistivitimeter merek Naniura NRD 22 S,pengolahan data menggunakan software Resistivity 2 Dimension Inversion (Res2Dinv)untuk data geolistrik konfigurasi elektroda Wenner dan Schlumberger. Berdasarkanhasil pengolahan data menggunakan software tersebut diperoleh beberapa lapisanbatuan dilokasi penelitian. Hasil pengolahan data metode geolistrik menggunakankonfigurasi elektroda Wenner lapisan patahan rawan longsor berada di kedalaman 0,775meter -