Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTERISASI DAN APLIKASI ANTIBODI MONOKLONAL WDSSB5 UNTUK DETEKSI VIRUS DENGUE PADA SEL C6/36 DENGAN METODE IMUNOSITOKIMIA Nurminha, Nurminha; Rahmah Umniyati, Sitti; T. Artama, Wayan
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.695 KB)

Abstract

Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virusDengue yang terdiri dari 4 serotype Dengue 1, 2, 3 dan 4. Manifestasi klinis infeksi virusDengue pada manusia sangat bervariasi mulai dari asimtomatik sampai berat. Isolasivirus Dengue menggunakan kultur sel C6/36 merupakan gold standar untuk menegakkandiagnosis pasti infeksi virus Dengue. Team Dengue UGM telah berhasil memproduksiantibodi monoklonal terhadap virus Dengue-3 salah satunya yang berasal dari sel hibridWDSSB5. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan karakterisasi dan mengaplikasiantibodi monoklonal WDSSB5 sebagai antibodi primer untuk mendeteksi virus Denguedari serum pasien yang positif mengandung virus Dengue yang diisolasi pada sel C6/36(C6/36 cell line) dengan metode imunositokimia streptavidin biotin peroxidase complex(ISBPC). Desain penelitian ini eksperimental. Pada penelitian ini propagasi sel hibridomaWDSSB5 dilakukan secara in vitro dan in vivo. Karakterisasi yang dilakukan meliputi ujiklasifikasi antibodi monoklonal WDSSB5, pemeriksaan kadar protein asites WDSSB5, ujisensitivitas dan spesifisitas metode imunositokimia SBPC menggunakan antibodi primerWDSSB5 serta uji spesifitas antibodi monoklonal terhadap antigen Dengue dengan Dotblot. Virus Dengue yang berasal dari serum pasien yang positif mengandung virusDengue diinokulasi pada sel C6/36. Deteksi antigen virus Dengue dilakukan denganmenggunakan metode imunositokimia SBPC dengan antibodi monoklonal WDSSB5sebagai antibodi primer. Kontrol positif digunakan sel C6/36 yang diinfeksi virus Dengue1, 2, 3, 4 (prototipe) dan diinokulasi pada sel C6/36, sedangkan kontrol negatif adalahsel C6/36 yang tidak diinfeksi virus Dengue. Hasil penelitian didapatkan antibodimonoklonal WDSSB5 spesifik terhadap virus Dengue. Antibodi monoklonal WDSSB5termasuk klas IgG dan sub klas IgG1. Kadar antibodi monoklonal WDSSB5 terkecil yangdapat mendeteksi antigen Dengue pada sel C6/36 adalah 2,2 μg/μl. Antibodimonoklonal WDSSB5 dapat diaplikasikan untuk mendeteksi virus Dengue yang berasaldari serum pasien yang positif mengandung virus Dengue yang diisolasi pada sel C6/36dengan metode imunositokimia SPBC.Kata kunci: Dengue , Imunisitokimia SBPC, WDSSB5, Sel C6/36.
KEANEKARAGAMAN SPESIES BAKTERI PADA KULTUR DARAH WIDAL POSITIF ASAL KOTA SEMARANG BERDASARKAN KARAKTER FENOTIPIK Darmawati, Sri; Sembiring, Langkah; Asmara, Widya; T. Artama, Wayan
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.083 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini untuk menentukan keanekaragaman spesies bakteri pada kultur darah Widal positif  Asal kota Semarang berdasrkan karakter fenotipik. Sampel darah yang dikultur sebanyak 136 sampel berasal dari pasien rawat inap dan rawat jalan di 4 rumah sakit serta 2 puskesmas di kota Semarang (RSUD Kota Semarang, RSUD Tugurejo, RS. Islam Sultan Agung,  dan 2 Puskesmas yaitu Kedungmundu dan Bangetayu.  Kultur darah digunakan medium BacT/Alert FAN blood culture bottles (Biomerieux), subkultur digunakan medium Blood Agar Plate (BAP, OXOID) dan Mac Conkey (MC, OXOID), dilanjutkan  uji biokimia digunakan medium API 20E dan API 50CHB/E untuk identifikasi strain anggota familia Enterobacteriaceae serta APIStap (Biomerieux) untuk identifikasi spesies anggota Staphylococcus. Kultur darah positif sebanyak 59 sampel (43.4%) terdiri dari 44 sampel (32,4%) positif Staphylococcus sp. (S. aureus, S. saprophyticus, S. xylosus, S. warnei, S. hominis, S. cohnii) dan 15 sampel (11%) positif bakteri batang gram negatif anggota familia Enterobacteriaceae yaitu Enterobacter cloacae, S. typhi, Serratia marcescens, Escherichia coli, Salmonella ssp., Klebsiella pneumoniae ssp. Ozanae. Berdasarkan karakter fenotipik  bakteri batang gram negatif dapat dikelompokkan menjadi 4 kluster, kluster pertama beranggotakan S. typhi , kluster kedua beranggotakan E. coli dan Salmonella ssp., kluster ketiga beranggotakan Ser. Marcescens dan kluster keempat beranggotakan Enterobacter cloacae dan Kleb. pneumoniae ssp. Ozaenae. Bakteri kokus gram positif berdasarkan karakter fenotipiknya dapat dikelompokkan menjadi 6 kluster  yang tampak sangat bervariasi   Kata kunci:  Widal, Kultur darah, BacT/Alert FAN, API 20E, API 50 CHB/E, API Stap
SUBKLONING DAN ISOLASI GEN PENYANDI MIKRONEMA 3 (MIC-3) Toxoplasma gondii ISOLAT LOKAL Indrasanti, Diana; Haryanto, Aris; T. Artama, Wayan
Molekul Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.174 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2011.6.1.85

Abstract

Microneme protein (MIC) is one of proteins that belongs to excretory-secretory antigens (ESAs) of Toxoplasma gondii. Microneme 3 protein (MIC-3) is the protein that plays an important role in the invasion proccess during cell infection as a mediator attachment parasite to the host cell. The aim of this research is to clone mic3 (gene encoding for MIC-3) of T. gondii from local isolate using recombinant DNA technology by cloning mic3 in an expression vector. Deoxyribonucleic acid (DNA) from T. gondii tachyzoites was amplified by PuRe Taq RTG-PCR Beads using mic3 specific primers. Amplified DNA was double digested using EcoRV and HindIII restriction endonucleases and then purified using EZ-10 spin coloumn purification kit. The mic3 DNA was ligated into pET-32a(+) expression vector and transformated into Escherichia coli BL21. The results showed that recombinant mic3gene 4.2 kDa has been successfully performed by cloning gene encoding for MIC-3 protein of T. gondii local isolate into pET-32a(+) and transformed to E. coli BL21.