Imam Tadjri
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

PETA DASAR POTENSI GURU BK / KONSELOR SLTA DI JAWA TENGAH Tadjri, Imam
Edukasi No 2 (2010): Edukasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini  adalah belum  adanya peta dasar  tentang  potensi  Guru  BK  /  Konselor  SLTA  di  Jawa  Tengah. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  Peta  Dasar  Potensi  Guru  BK  / Konselor  SLTA  di  Jawa  Tengah.  Penelitian  dikenakan  kepada  sejumlah Guru BK/Konselor di SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan Angket dan  dianalisis  dengan  statistik  deskriptif.  Hasilnya  menunjukkan:  (1) Jumlah Konselor Wanita lebih banyak dari konselor pria,   (2) pendidikan mereka  umumnya  Sarjana  S1  tapi  sebagian  kecil  mereka  telah  mencapai pendidikan  setingkat  S2  dan  S3, (3)  pangkat  dan  golongannya  sebagian besar  telah  mencapai  Pembina/IV-a,  (4)  kegiatan  profesional  yang diselenggarakan  umumnya  masih  dalam  batas  minimal.    Rekomendasi yang  diajukan:  1.  Setiap  Kandep  Diknas  Kota  di  Jawa  Tengah  agar:  Menyusun  peta  dasar  potensi  guru  BK/Konselor  SLTA  dengan  benar,  2. Untuk penelitian lanjut agar melakukan penelitian dengan tema sama pada sampel yang lebih banyak.Kata Kunci: peta dasar; potensi guru bk/konselor
Hubungan antara Dukungan Sosial dan Self Efficacy dalam Menyelesaikan Skripsi Tadjri, Imam; Kurniawan, Kusnarto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang ada tidaknya hubungan antara dukungan sosial dengan self efficacy dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling Universitas Negeri Semarang  Angkatan 2009. Populasinya adalah seluruh  mahasiswa jurusasan bimbingan dan konseling angkatan 2009 yang sedang menyusun skripsi yang berjumlah 48 mahasiswa dan menggunakan teknik sampling jenuh, yang semua anggotanya digunakan untuk penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial dan skala self efficacy. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan analisis uji korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan self efficacymahasiswa dalam menyelesaikan skripsi, dengan nilai thitung = 0,745 > ttabel = 0,288. Simpulan dari penelitian ini yakni ada hubungan yang positif  antara dukungan sosial dan self efficacy mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. The purpose of this study is to obtain information or empirical findings about the relationship between social support and self-efficacy on guidance and counseling students class of 2009 in Semarang State University. The population is the entire guidance and counseling students who are writing their thesis which consist of 48 students. Saturated sampling technique was used in this study, samples were 48 students also. Data collection techniques using two instruments there are social support scale and self-efficacy scale. The instrument has been tested for validity using Pearson product moment and reliability of the instrument with alpha formula. Data analysis used the descriptive analysis and product moment correlation test. The result of study showed there is a relationship between social support with self-efficacy of students with tcount = 0.745> ttable = 0.288. Conclusionof this research isthere is a positive and significant relationship between social support and self-efficacy.
Meningkatkan Pemahaman Karakter Diri Melalui Layanan Informasi Siswa Kelas VIII MTs. Ma’arif NU 7 Sawojajar Tahun Ajaran 2012/2013 Hayati, Raudlotul; Tadjri, Imam; awalya, awalya
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman karakter diri siswa sebelum mendapatkan layanan informasi, pemahaman karakter diri siswa setelah mendapatkan layanan informasi dan perbedaan pemahaman karakter siswa sebelum dan setelah mendapatkan layanan informasi. Dalam penelitian ini populasinya adalah semua siswa kelas VIII MTs. Ma’arif NU 7 Sawojajar yang berjumlah 226 siswa. Sampel penelitian terpilih menggunakan teknik purpossive sampling yaitu pada kelas VIII A sebanyak 43 siswa. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala karakter. Metode analisis data yang digunakan menggunakan uji beda (T-test). Perbedaan pemahaman karakter antara sebelum dan setelah mendapatkan layanan informasi diketahui t hitung = 32,31 dengan taraf signifikansi 5%, N= 43  dengan t tabel = 2,02. Hal ini berarti t hitung = 32,31 > t tabel = 2,02 sehingga diperoleh sebuah kesimpulan bahwa ada perbedaan pemahaman karakter siswa antara sebelum dan setelah mendapatkan layanan informasi.   This study aims to determine the students self understanding of the character before getting the information service, self understanding of the character after getting the information services and the differences in the self understanding of the character before and after receiving information services. In this study population were all student eighth grade students of MTs. Maarif NU 7 Sawojajar totaling 226 students. The study sample was selected using purposive sampling technique that is in class VIII A were 43 students. Retrieval of data in this study using scale characters. The analysis method using different test (t-test). The self understanding of the character differences between before and after getting the information service known t = 32,31 with a significance level of 5%, N = 43 with t table = 2,02. This means that t = 32.31> t table = 2.02 in order to obtain a conclusion that there is a difference between the self students self understanding of the characters before and after receiving information services.
Paket Layanan Informasi Karir untuk Meningkatkan Pemahaman Studi Lanjut Siswa SMP Indyarti, Jilvia; Tadjri, Imam; Awalya, Awalya
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu  untuk mengetahui keefektifan paket layanan informasi karir berbasis multimedia dalam meningkatkan pemahaman studi lanjut. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Majenang dengan sampel siswa kelas VIII. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis kuantitatif. Hasil analisis deskriptif persentase diperoleh hasil bahwa pemahaman studi lanjut siswa meningkat sebesar 64%. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa thitung>ttabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman studi lanjut siswa dapat ditingkatkan melalui paket layanan informasi karir berbasis multimedia. The purpose of this study is to determine the effectiveness of packet-based multimedia information services career in improving the understanding of further studies. This research was conducted at SMP Negeri 1 Majenang with sample eighth grade students. Data collection tool used was a questionnaire. Analysis using descriptive analysis and quantitative analysis of the percentage. The results of the descriptive analysis of the percentage of obtained results that further students understanding of the study increased by 64%. Quantitative analysis showed that tcount> ttable so Ho is rejected and Ha accepted. Based on the results of this study concluded that further study of student understanding can be improved through a packet-based multimedia information service career.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK GAMESTORMING DAN TEKNIK TOKEN ECONOMY UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SMP ISLAM DIPONEGORO SURAKARTA Jawandi, Ahmad; Sugiharto, DYP; Tadjri, Imam
Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Bimbingan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.325 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Gamestorming dan teknik Token Economy terhadap peningkatan kreativitas siswa kelas VII SMP Islam Diponegoro serta untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara kedua teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi adalah siswa SMP Islam Diponegoro. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen skala penilaian kreativitas. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dengan aplikasi SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok baik dengan teknik gamestorming maupun teknik token economy efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa. Namun, teknik Gamestorming mampu meningkatkan kreativitas secara lebih tinggi dibandingkan dengan teknik token economy.
Efektifitas Konseling Kelompok dengan Teknik Relaksasi Religius untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Mahasiswa Hamzah, Hamzah; Puji Sugiharto, Dwi Yuwono; Tadjri, Imam
Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurnal Bimbingan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.105 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui efektifitas konseling kelompok dengan teknik relaksasi religius sebagai upaya mengurangi kejenuhan belajar mahasiswa. Sejumlah 18 mahasiswa dari Prodi BK Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhmmad Arsyad Al Banjary Banjarmasin yang dipilih dengan teknik purposive sampling terlibat dalam eksperimen Pre-test dan Post-test control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik relaksasi religius efektif untuk mengurangi kejenuhan belajar mahasiswa FKIP prodi BK Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjary Banjarmasin.This study was intended to identify the effectiveness of the group counseling by using religious relaxation for reducing learning boredom. Eighteen university students from Study Program of Guidance and Counseling, Faculty of Teacher Training and Education, Kalimantan Islamic University (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjary which were selected by applying purposive random sampling technique were involved in pre-post control group experiment. The results of present study showed that group counseling by using religious relaxation was effective to reduce learning boredom of the students from Study Program of Guidance and Counseling of Faculty of Teacher Training and Education of Kalimantan Islamic University (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjary.
Model Konseling Kelompok dengan Teknik Penguatan Positif untuk Mereduksi Prokrastinasi Akademik Siswa Sholikhah, Linda Dwi; Puji Sugiharto, Dwi Yuwono; Tadjri, Imam
Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurnal Bimbingan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.533 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan dan menguji keefektifan model konseling kelompok dengan teknik penguatan positif untuk mereduksi prokrastinasi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan metode research and Development dengan populasi siswa SMK Pelayaran Semarang. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik penguatan positif efektif untuk mereduksi prokrastinasi akademik siswa.The aim of present study was to produce and to test the effectiveness of  model of group counseling using positive reinforcement technique on reducing students’ academic procrastination. This study used Research and Development method with population are students of SMK Pelayaran Semarang. Sampling techiques was purposive random sampling. Result of present study showd that  group counseling using positive reinforcement technique was effective to reduce students’ academic procrastination.
Model Bimbingan Kelompok dengan Teknik Modeling untuk Meningkatkan Kematangan Karir Siswa Perada Korohama, Katharina Edeltrudis; Wibowo, Mungin Eddy; Tadjri, Imam
Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurnal Bimbingan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.817 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pelaksanaan bimbingan kelompok di SMK Negeri Kota Kupang, (2) mendeskripsikan tingkat kematangan karir siswa di SMK Negeri Kota Kupang, (3) menghasilkan model bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan kematangan karir siswa SMK Negeri Kota Kupang, dan    (4) menganalisis keefektifan model. Desain yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Sebanyak 10 siswa terlibat sebagai  sampel penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa: (1) layanan bimbingan kelompok sudah dilaksanakan di SMK Negeri  Kota Kupang, namun belum optimal, (2) tingkat kematangan karir siswa SMK Negeri  Kota Kupang  sebesar 31% (kategori sedang), (3) dihasilkan model bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan kematangan karir siswa SMK Negeri Kota Kupang, (4) model layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling efektif untuk meningkatkan kematangan karir. Peningkatan tersebut terjadi pada semua aspek kematangan karir. Ini berarti model bimbingan kelompok dengan teknik modeling efektif untuk meningkatkan kematangan karir siswa.The objectives of this research were: (1) to analyze the implementation of group guidance in SMK Negeri Kota Kupang, (2) to describe and classify the level of career maturity of students in SMK Negeri Kota Kupang, (3) to produce a model of group guidance with modeling techniques to enhance the career maturity of students SMK Negeri Kota Kupang, (4) to analyze the effectiveness of the model. A research design of Research and Development (R & D) was applied ini present study with involving a total sample of 10 students selected using purposive sampling. The results showed that: (1) the group guidance service has been implemented in SMK Negeri Kota Kupang, but still has an misperception in the concept and practice of group guidance. (2) the careers maturity level of SMK Negeri Kota Kupang students were 31% (medium category). (3) this study produce the group guidance models with modeling techniques to enhance the career maturity of SMK Negeri Kota Kupang students, (4) the model was implemented in an experiment session and the results showed that every aspect of career maturity has increased significantly and the model fo group guidance services with modeling techniques is effective to increase the career maturity.
Keefektifan Konseling Kelompok Behavioral Teknik Systematic Desensitization Berbantuan Musik Klasik Jawa untuk Mereduksi Communication Apprehension Sutisna, Yoga; Tadjri, Imam
Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Jurnal Bimbingan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.849 KB)

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah ditemukannya sebanyak 34% berdasarkan hasil PRCA-24 siswa SMAN 1 Puri Mojokerto terindikasi memiliki communication apprehension tinggi. Ciri-ciri perilaku yang ditemukan adalah  Shyness / SHY, Willingness to Communicate / WTC, Compulsive Communication / CC, dan Self-Perceived Communication Competence / SPCC. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan konseling kelompok behavioral teknik systematic desensitization berbantuan musik klasik jawa untuk mereduksi communication apprehension siswa SMA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksprerimental design dengan pre-test dan post-test control group design. Metode pengumpul data yang digunakan adalah skala communication apprehension dan observasi sebagai pendukung untuk mengetahui pelaksanaan konseling kelompok. Subyek dalam penelitian ini adalah 15 siswa yang memiliki skor communication apprehension tinggi yang terbagi menjadi kelompok eksperimen berjumlah 8 siswa dan kelompok kontrol berjumlah 7 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan menggunakan uji u mann whitney dengan taraf signifikan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan harga ρ < α dengan nilai 0,032 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada skor communication apprehension antara sebelum dan sesudah penerapan konseling kelompok behavioral teknik systematic desensitization berbantuan musik klasik jawa. Jadi, hipotesis penelitian ini yang berbunyi “konseling kelompok behavioral teknik systematic desensitization berbantuan musik klasik jawa efektif untuk mereduksi communication apprehension siswa SMA”, dapat diterima. Sehingga, diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan penelitian lanjutan yang berhubungan dengan communication apprehension.   The background of this research based on  data discovery that 34% of the PRCA result that students of SMAN 1 Puri Mojokerto was indicate have high communication apprehension. The characteristics are Shyness / SHY, Willingness to Communicate / WTC, Compulsive Communication / CC, and Self-Perceived Communication Competence / SPCC. The aim of this study are to know the effectiveness of behavioral group counseling systematic desensitization thechnique that is assisted javanese classical music to reduce communication apprehension of senior high school student. This study using quasi eksprerimental design with pre-test and post-test control group design. The data collection methods is communication apprehension scale and observation form as additional instrument to know the implementation of behavioral counseling group by using systematic desensitization technique assisted by classical javanese music. The subject in this study are 15 students who have high score of communication apprehension that is divided into experiment group consist of 8 students and controlling group consist of 7 students. The data analysis technique that is used statistic non parametric using test u mann whitney with significant 5%. The result of the study show that ρ < α with value 0,032 < 0,05. It is showed that there are different of significant score of communication apprehension between pre test and post test from the application of behavioral counseling group of systematic desensitization thechnique assisted by javanese classical music. So, the hypothesis of this research is “behavioral counseling group of systematic desensitization thechnique assisted by javanese classical music to reduce communication apprehension of senior high school student” is accepted.
Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Berbasis Life Skills dalam Pengambilan Keputusan Karir Khasanah, Ernawati; Purwanto, Edy; Tadjri, Imam
Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurnal Bimbingan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.159 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui gambaran pelaksanaan layanan bimbingan kelompok pada SMK di Kabupaten Demak; (2) mengetahui tingkat pengambilan keputusan karir siswa di SMK Islam Nurul Hadi; (3) menghasilkan model bimbingan kelompok berbasis life skills dalam pengambilan keputusan karir siswa di SMK Kabupaten Demak;  (4) mengetahui keefektivan model bimbingan kelompok berbasis life skills dalam pengambilan keputusan karir siswa di SMK Islam Nurul Hadi. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development). Subjek dalam penelitian ini adalah 10 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) layanan bimbingan kelompok sudah dilaksanakan pada SMK Swasta di Kabupaten Demak namun belum sesuai dengan ketentuan formal pelaksanaan layanan bimbingan kelompok sehingga efektivitas layanan belum tercapai secara optimal; (2) tingkat kemampuan dalam pengambilan keputusan karir siswa sebelum diberi perlakuan berada pada kategori sedang; (3) menghasilkan model bimbingan kelompok berbasis life skills dalam pengambilan keputusan karir, yang terdiri dari 10 komponen yaitu: rasional. Tujuan bimbingan kelompok berbasis life skills, target intervensi dan sasaran layanan, konselor dan kompetensi pendukungnya, anggota kelompok, materi, tahap pelaksanaan, sarana, evaluasi indikator keberhasilan, dan tindak lanjut; (4) hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok berbasis life skills efektif dalam pengambilan keputusan karir siswa.The purposes of this study were to: (1) describe the implementation of group guidance services at Vocational Schools (SMK) in Demak regency. (2) Determine the level of students’ career decision at SMK Islam Nurul Hadi. (3) Create the life skills-based group guidance model on decision making of SMK students’ career in Demak regency. (4) Determine the effectiveness of this model at SMK Islam Nurul Hadi.This study used Research and Development (R&D) method. The subject were 10 students. The results showed that: (1) private vocational schools in Demak regency had implemented group guidance services but they had not meet the official implementation terms of guidance group services. Thus, the services had not reached maximum results. (2) The level of students’ career decision before treatment was in fair category. (3) the life skills-based group guidance model on decision making of SMK students’ career consisted of ten components such as rational, goals of skills-based group guidance, intervention and services targets, counselors and supporting competences, group members, materials, implementation stage, facilities, evaluation of indicators, and follow-up. (4) the model was effective to help the students to decide their own career decision.