Articles

Found 4 Documents
Search

TUMBUHAN KIRINYU Chromolaena odorata (L) (ASTERACEAE: ASTERALES) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN ULAT GRAYAK Spodoptera litura Thamrin, M.; Asikin, S.; Willis, M.
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol 32, No 3 (2013): September 2013
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kirinyu (Chromolaena odorata) adalah gulma berbentuk semakberkayu yang dapat berkembang cepat sehingga sulit dikendalikan.Tumbuhan ini merupakan gulma padang rumput yang sangatmerugikan karena dapat mengurangi daya tampung padangpenggembalaan. Selain sebagai pesaing agresif, kirinyu didugamemiliki efek allelopati serta menyebabkan keracunan bahkankematian pada ternak. Hasil penelitian menunjukkan gulma inidapat menjadi insektisida nabati karena mengandung pryrrolizidinealkaloids yang bersifat racun terhadap serangga. Makalah inimenguraikan potensi tumbuhan kirinyu sebagai insektisida nabatiuntuk mengendalikan ulat grayak. Ulat grayak adalah hama yangsulit dikendalikan karena perkembangbiakannya cepat sertamempunyai kisaran inang yang luas, yaitu hampir semua jenistanaman pangan dan hortikultura. Hama ini biasanya dikendalikandengan insektisida sintetis dengan dosis melebihi dari yangditentukan sehingga menyebabkan resistensi dan resurgensi. Olehkarena itu, perlu dicari pengganti insektisida sintetis agarpenggunaannya dapat dikurangi dengan menggunakan insektisidanabati. Ekstrak daun kirinyu efektif mengendalikan ulat grayakdengan mortalitas 80100% serta menekan tingkat kerusakan daunkedelai hingga 55,2%. Racun yang terkandung di dalam ekstrakkirinyu bersifat racun perut. Oleh karena itu, gulma ini perludikembangkan pemanfaatannya sebagai bahan insektisida nabatiagar bernilai ekonomis.
TUMBUHAN KIRINYU Chromolaena odorata (L) (ASTERACEAE: ASTERALES) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN ULAT GRAYAK Spodoptera litura Thamrin, M.; Asikin, S.; Willis, M.
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol 32, No 3 (2013): September 2013
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jp3.v32n3.2013.p112-121

Abstract

Kirinyu (Chromolaena odorata) adalah gulma berbentuk semakberkayu yang dapat berkembang cepat sehingga sulit dikendalikan.Tumbuhan ini merupakan gulma padang rumput yang sangatmerugikan karena dapat mengurangi daya tampung padangpenggembalaan. Selain sebagai pesaing agresif, kirinyu didugamemiliki efek allelopati serta menyebabkan keracunan bahkankematian pada ternak. Hasil penelitian menunjukkan gulma inidapat menjadi insektisida nabati karena mengandung pryrrolizidinealkaloids yang bersifat racun terhadap serangga. Makalah inimenguraikan potensi tumbuhan kirinyu sebagai insektisida nabatiuntuk mengendalikan ulat grayak. Ulat grayak adalah hama yangsulit dikendalikan karena perkembangbiakannya cepat sertamempunyai kisaran inang yang luas, yaitu hampir semua jenistanaman pangan dan hortikultura. Hama ini biasanya dikendalikandengan insektisida sintetis dengan dosis melebihi dari yangditentukan sehingga menyebabkan resistensi dan resurgensi. Olehkarena itu, perlu dicari pengganti insektisida sintetis agarpenggunaannya dapat dikurangi dengan menggunakan insektisidanabati. Ekstrak daun kirinyu efektif mengendalikan ulat grayakdengan mortalitas 80100% serta menekan tingkat kerusakan daunkedelai hingga 55,2%. Racun yang terkandung di dalam ekstrakkirinyu bersifat racun perut. Oleh karena itu, gulma ini perludikembangkan pemanfaatannya sebagai bahan insektisida nabatiagar bernilai ekonomis.
PERMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI KECAMATAN RUMBAI PESISIR KOTA PEKANBARU Wiyati, Rita; Maryanti, Sri; Thamrin, M.
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.175 KB)

Abstract

Melalui program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) Kemenristekdikti 2017, tim PPMUniversitas Lancang Kuning telah membantu kelompok tani sari buah dan ladang sari dalampeningkatan pendapatannya.Usaha kedua kelompok mitra tersebut memproduksi olahan kerupukdan awal mulanya kedua usaha kelompok mitra tersebut berproduksi secara konvensional,kemasannya tidak menarik serta tidak memiliki izin produksi sebagai usaha kecil rumahan. Tujuandan target PPM ini adalah kelompok mitra dapat menjadi lebih kreatif , inovatif serta dapatmembantu masyarakat terutama bagi ibu ibu rumah tangga yang ada didalam kelompok mitramampu meningkatan pendapatannya melalui diversifikasi produk olahannya,membuat kemasanmenjadi menarik, serta adanya izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PPIRT). Metode yangdigunakan dengan pelatihan , konseling manajemen usaha , membuat desain kemasan, sertamengurus PPIRT. Hasil dari PPM adalah produk yang dihasilkan oleh kelompok mitra memilikinama produk , nomor PPIRT serta kemasan yang lebih menarik untuk dapat dipasarkan keminimarket, dengan peningkatan omzet penjualan hampir 50%.
PENINGKATAN PEMAHAMAN DALAM MEMASARKAN BISKUIT TEMPE DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU WIYATI, RITA; MARYANTI, SRI; THAMRIN, M.
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.755 KB)

Abstract

Abstract   Dua Mitra dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kecematan Tampan kota Pekanbaru ini memiliki beranekaragam mata pencahariaan namun 75% merupakan ibu rumah tangga yang hanya mengandalkan sumber penghasilan dari suami sehingga kegiatan ibu-ibu rumah tangga hanya arisan dan pengajian dan jika pun mitra pernah memperoleh pelatihan namun hal itu tidak maksimal untuk diserap, terkait dengan hal tersebut tim Pemngabdian Kepada masyarakat dari Fakultas Ekonomi untuk tahun ajaran yang lalu telah melakukan kegiatan ditempat ini dengan pelatihan membuat produk berupa biskuit tempe, dan untuk tahapan pengabdian yang saat ini dilanjutkan ke tahap pemahaman dalam memasarkan produk biskuit tempe. Tujuan diadakannya IPTEKS bagi masyarakat ini adalah memberikan pemahaman dalam memasarkan produk berupa biscuit tempe yang dapat membantu menambah pendapatan keluarga disamping itu memotivasi mitra untuk dapat memiliki niat untuk beriwirausaha dan memiliki perencanaan bisnis yang baik. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mengadakan penyuluhan tentang pentingnya berwirausaha  dan pemberian pemahaman tentang strategi memasarkan produk biskuit tempe yang berbahan dasar tempe dimana bahan bakunya mudah didapat dan tidak menggunakan modal yang besar , mengingat ibu-ibu rumah tangga ini memiliki perekonomian yang kurang mapan.  Metode pelaksanaan program yang akan dilakukan adalah : pelatihan manajemen usaha, Pemahaman dalam memasarkan produk biscuit tempe,  pendampingan dalam pembuatan biscuit tempe. Semua metode ini merupakan satu kesatuan dari program IbM ini. Hasil dan luaran capaiannya, bahwa berdasarkan hasil pre test dan post test ada peningkatan pengetahuan dalam pemahaman memasarkan produk biskuit tempe, dan sudah dijalankan dengan melalui media sosial, kegiatan keagamaan, kegiatan arisan.   Kata Kunci:  Manajemen Usaha,  Strategi pemasaran