Articles

Found 10 Documents
Search

Representasi Perempuan dalam Media di Indonesia Trijayanto, Danang
ULTIMA Comm Vol 9 No 1 (2017): ULTIMACOMM
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3090.103 KB) | DOI: 10.31937/ultimacomm.v9i1.876

Abstract

Perempuan dalam media menjadi objek dari budaya media. Makna perempuan divisualisasikan melalui berbagai komoditas yang adalah produk dari industri media, seperti film, video klip, dan iklan televisi. Data budaya populer dalam cultural studies menunjukkan bahwa perempuan memiliki posisi yang lebih rendah dibandingkan laki-laki dalam budaya patriarkis. Riset ini membahas bagaimana perempuan dimarjinalisasikan dalam tiga klip musik berjudul ‘Terlalu Cinta’, ‘Puisi’, dan ‘Merindunya’. Penelitian dilakukan dengan metode analisis wacana kritis menggunakan semiotika. Gambar dan elemen visual lainnya digunakan untuk melihat penggambaran perempuan dalam struktur sosial di Indonesia. Dalam budaya media, khususnya dalam video klip musik populer, makna yang tampil adalah perempuan memerlukan laki-laki dalam aktivitas sehari-hari, khususnya dalam hal kebutuhan seksual. Penggambaran video klip di dalam kamar mengindikasikan perempuan yang memerlukan laki-laki untuk memenuhi kebutuhan biologisnya. Penggambaran lainnya adalah perempuan memerlukan laki-laki untuk status sosial. Pengaturan ruangan dan pasangan pria menunjukkan gambaran akan sebuah kebutuhan untuk status sosial. Laki-laki yang terlihat rapi yang berada dalam tata letak yang mewah menunjukkan status sosial kelas atas. Perempuan juga digambarkan bergantung pada laki-laki. Kata Kunci: representasi, perempuan, media, diskursus, kritis  
PERAN PPID PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA DALAM PENGELOLAAN DAN PENYELENGARAAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK Trijayanto, Danang; Idrus, Iqbal Aidar
IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2019): IKRA-ITH HUMANIORA Vol 3 No 1 Bulan Maret 2019
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.155 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dan fungsi PPID ini bisa berjalansesuai dengan ketentuan, khususnya di Pemerintah Kota Yogyakarta. Undang-Undang No. 14tahun 2008 tentang KIP lahir pada saat good governance atau sistem pemerintah yang baikdiwacanakan. Kinerja PPID menjadi penting dan faktor penting terselenggaranya keterbukaanInformasi Publik yang baik dan memadai. Penyelenggaraan keterbukaan Informasi Publikyang dilakukan oleh PPID tidak seluruhnya baik, karena masih banyak juga daerah yangbelum menjalankan dengan baik, bahkan masih ada yang belum membentuk PPID di daerahatau badan publik yang wajib menyediakannya. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif, yang dilakukan di Bagian Humas dan Informasi Sekretariat Daerah KotaYogyakarta, khususnya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota Yogyakarta.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PPID Kota Yogyakarta dalammengimplementasikan keterbukaan informasi publik adalah: Dinas Komunikasi Informatikadan Persandian sebagai koordinator atau PPID utama, dan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) di masing-masing dinas sebagai PPID Pembantu. Informasi dikelola oleh PPID Utamadan sebagian informasi yang dikecualikan harus berdasarkan pada kebijakan Dinas yangdituju atau PPID Pembantu, kendala pada belum responsifnya pelayanan secara online yaitukemampuan Sumber Daya Manusia dalam melayani setiap saat.
Penerimaan dalam E-Government (Studi Fenomenologi pada Pengguna Layanan Terpadu Satu Pintu di BPTSP DKI Jakarta Firman, Firman; Rahmawati, Restu; trijayanto, danang
PRoMEDIA Vol 3, No 2 (2017): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.575 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas impementasi e-government pada badan pelayanan terpadu satu pintu (BPTSP) DKI Jakarta yang berfokus pada objeknya adalah pengguna layanan di badan tersebut. Bagaimanakah Penerimaan e-governmentnya di badan tersebut merupakan rumusan masalah dari penelitian ini. Lahirnya Lembaga ini berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2013 tentang penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, hanya saja berfokus pada pengguna pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk melihat pengalaman dari para pengguna sistem layanan berbasis elektronik atau e-government yang sedang menjadi kewajiban setiap badan pemerintah untuk menerapkannya. Objek penelitian berjumlah lima orang. Hasil dari penelitian Penerimaan dari Implementasi e-government di Badan Pelayanan Terpadu satu Pintu, mencakup dua permasalahan. Pertama, permasalahan pada pengelola, dan yang kedua permasalahan pada penerimaan masyarakat. Permasalahan pada pengelolaan, yaitu masalah pada teknis atau dukungan pada sistem dan infrastruktur serta sumber daya manusia yaitu teknisi. Permasalahan pada penerimaan masyarakat, merupakan dampak dari sistem yang diberlakukan dalam pelayanan. Sistem dengan double mekanisme, membuat masyarakat merasa tidak efisien. Kata kunci: Penerimaan, e-government, layanan, masyarakat, pengguna, BPTSP  
“Penanganan Kasus Tindak Pidana Korupsi melalui Penyadapan Berdasarkan Regulasi Media” trijayanto, danang
PRoMEDIA Vol 2, No 1 (2016): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.522 KB)

Abstract

Penggunaan teknologi komunikasi atau telekomunikasi, membuat semua masyarakat yang pola komunikasinya secara langsung menjadi tidak langsung. Semua harus dimediasi oleh perangkat. Hal ini tentu memberikan manfaat bagi manusia dalam melakukan komunikasi dimanapun berada, namun banyak juga tindak kriminal yang muncul akibat dari adanya teknologi ini. Ada banyak akibat yang merupakan dampak negatif, tetapi kebalikannya juga ada, yaitu positifnya untuk mengungkapkan tindak pidana kejahatan seperti korupsi. Hal tersebut dapat dilakukan melalui penyadapan (lawfull interception), yaitu rekaman atas interaksi komunikasi yang dilakukan melalui media, dalam hal ini media yang digunakan untuk bertelepon seperti telepon seluler.
Media Baru dan Ekonomi Baru (Lahirnya Sistem Ekonomi Baru dalam Game Online Zynga Poker) trijayanto, danang
PRoMEDIA Vol 4, No 1 (2018): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.967 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi Informasi mencakupi kemajuan perangkat dan juga software yang memiliki kegunaan bagi masyarakat. Perkembangan kedua unsur tersebut dengan keterpaduannya pada jaringan internet, menimbulkan dampak pada tatanan kehidupan masyarakat dalam berbagai sisi kehidupan. Keterpaduan yang disebut dengan new media itu memiliki peran dalam kehidupan politik, ekonomi, social mapun budaya. Lebih focus, paper ini akan membahas tentang hadirnya teknologi komunikasi dan informasi terhadap implikasinya dalam kehidupan masyarakat dalam bidang ekonomi. Melalui teknologi game online Zynga Poker, kehidupan dunia dari para pemain menggambarkan bentuk perubahan system ekonomi lama menjadi ekonomi baru, serta menjelaskan bahwa new media menghadirkan new economy dalam tatanan suatu kehidupan masyarakat. Kata Kunci: Media Baru, Ekonomi Baru, Game Online
Motif Eksistensi melalui Penggunaan Hashtag (#OOTD) di Media Sosial Instagram permatasari, nofi; trijayanto, danang
PRoMEDIA Vol 3, No 2 (2017): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.864 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang semakin pesat. Salah satu aplikasi media sosial yang sangat menyita perhatian masyarakat adalah Instagram. Dalam media sosial tersebut kita dapat memposting photo dan video serta memberikan caption dan hastag didalamnya. Hastag dalam Instagram biasanya digunakan untuk pengelompokan dan juga pembuat trending topic. Banyak pengguna Instagram menggunakan aplikasi tersebut sebagai ajang eksistensi diri mereka. Eksistensi sendiri merupakan bentuk dari dari sebuah keberadaan atau suatu bentuk dari pengakuan bahwa kita ada. Sementara OOTD sendiri merupakan sebuah singkatan dari Outfit Of The Day yang merupakan bentuk dari suatu konsep fashion atau style yang dipakai pada hari itu. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tetang hastag yang saat ini sedang banyak digunakan di Instagram yaitu #OOTD yangdikatakan sebagai symbol dari eksistensi.   Kata Kunci: Instagram, Hastag, Eksistensi.
Implikasi Konvergensi Media Terhadap Industri “Premateur Industri Penyiaran Televisi Digital pada Teknologi Layanan Mobile Television di Indonesia” trijayanto, danang
PRoMEDIA Vol 1, No 1 (2015): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.825 KB)

Abstract

Media lahir dan berpengaruh pada aspek kehidupan masyarakat.  Media baru telah menembus industri, berkembang dengan konvergensi media. Ada konvergensi teknologi dan konvergensi industri. Ponsel Televisi (Mobile TV) adalah layanan televise dengan perangkat mobile. Makalah ini menjelaskan dinamisisasi mobile TV di dunia, khususnya di Indonesia. Industri penyiaran televisi dan industry telekomunikasi yang terintegrasi dalam sebuah konvergensi industri pada layanan mobile TV. Akhirnya, industri mobile TV tergantung pada penerimaan publik.   Kata kunci: Mobile TV, Penyiaran, Industri,Telekomunikasi, konvergensi Media.
Relasi Antara Opini Publik dan Media Massa (Pembentukan Opini Publik melalui Iklan Politik di MNC dan Metro TV) trijayanto, danang
PRoMEDIA Vol 1, No 2 (2015): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.798 KB)

Abstract

Opini publik merupakan suara dari sekelompok orang yang bersifat umum menjadi permasalahan bersama. Permasalahan-permasalahan tersebut menjadi perhatian bersama ketika sebagian besar masyarakat merasakan hal yang sama atau apa yang menjadi masalah sekelompok orang juga harus menjadi tanggung jawab yang perlu untuk diatasi dan ditemukan solusinya. Orang-orang yang berkedudukan sebagai elit politik dan memiliki kepentingan pada kekuasaan tentu membutuhkan massa yang menjadi unsur penting dalam mencapai tujuannya. Tujuan tersebut dicapai tentu dengan cara yang efektif dapat memberikan efek pada sejumlah kelompok masyarakat. Efek yang diharapkan adalah respon positif masyarakat sehingga respon tersebut menjadi dukungan bagi elit politik. Cara yang efektif tersebut adalah dengan dengan kampanye model media massa, yaitu menyampaikan gagasan-gagasan baik yang dianggap sebagai opini publik melalui iklan politik. Melalui paper ini, dijelaskan hubungan antara opini publik dan media massa, yang berfokus pada perkembangan kampanye melalui iklan politik melalui televisi. Kata Kunci: Opini Publik, Media Massa, Iklan, Politik
Analisis Isi SMS Iklan Layanan Telekomunikasi Operator Telkomsel, Indosat dan Xl berdasarkan Etika Pariwara Indonesia Periode 2013 Trijayanto, Danang; Syarifuddin, Syarifuddin
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 12, No 3 (2014): September 2014
Publisher : R&D Center of Post dan Informatics Resources and Equipments (Puslitbang SDPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.663 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2014.120306

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi merevolusi aktivitas pemasaran ke mobile marketing, salah satunya adalah dengan SMS advertising. Badan usaha yang cenderung menggunakan cara pemasaran tersebut adalah operator selular dengan iklan produk layanan telekomunikasinya. Permasalahannya adalah strategi pemasaran produk telekomunikasi yang cenderung banyak merugikan pelanggan karena ketidaksesuaian antara isi iklan dan produk yang diperoleh, yang dipengaruhi oleh kelengkapan dan kejelasan informasi produk. Salah satu aturan yang menjadi dasar dalam aktivitas SMS advertising adalah berdasarkan Etika Pariwara Indonesia.  Penelitian  ini   meneliti  bagaimanakah  Penerapan aturan tersebut terhadap isi SMS iklan produk telekomunikasi yang dikirimkan oleh provider selular GSM prabayar pada bulan Juli hingga Nopember 2013.  Hasil  Penelitian menunjukkan bahwa dalam mengiklankan produk telekomunikasi melalui SMS advertising, para operator selular belum menerapkan regulasi dan etika pemasaran dengan baik. Kekurangan informasi yang belum lengkap terdapat pada informasi syarat kontrak yang menjadi informasi dasar hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelanggan.
Ekonomi Politik Media Dalam New Media (Studi Deskriptif Praktik Spasialisasi pada Channel Youtube Atta Halilintar) Rabbani, Khairanisa; Trijayanto, Danang
PRoMEDIA Vol 5, No 1 (2019): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.085 KB)

Abstract

Penelitian ini mendalami mengenai ekonomi politik media yang terfokus dengan spasialisasi. Peneliti menjadi tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Ekonomi Politik Media Dalam new media dengan metode Studi Deskriptif yang fokus pada Praktik Spasialisasi pada Channel Youtube Atta Halilintar. Praktik Spasialisasi yang ditemukan adalah: Media youtube Atta Halilintar diintegrasikan dengan media sosial, integrasi dengan lini corporation dan kolaborasi dengan youtuber Indonesia lainnya.Kata Kunci: Spasialisasi, Media baru, New media, YoutubeAbstractThis study explores the political economy of media that is focused on spatialization. Researchers become interested in conducting research on the Political Economy of Media in the new media with the Descriptive Study method that focuses on the practice of Spatialization on Atta Halilintar's Youtube Channel. Spatialization practices found are: Atta Halilintar's youtube media is integrated with social media, integration with corporation lines and collaboration with other Indonesian YouTubers.Keywords: Spatialalization , New media, Youtube