Articles

Found 38 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) PADA MATERI POKOK IKATAN KIMIA UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA WIDYA DARMA SURABAYA (IMPLEMENTATION COOPERATIVE LEARNING MODELS TYPE GROUP INVESTIGATION (GI) IN CHEMICAL BONDING MATERIAL TO PRACTICE CRITICAL THINKING SKILLS STUDENT CLASS X SMA WIDYA DARMA SURABAYA) ULUM, BAHRUL
UNESA Journal of Chemical Education Vol 4, No 2 (2015): Vol. 4, No. 2, (2015)
Publisher : State University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan di SMA Widya Darma ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan berfikir kritis siswa kelas X pada materi ikatan kimia melalui model kooperatif tipe GI. Penelitian ini  menggunakan rancangan one group pretest-posttest design yang termasuk jenis penelitian pre-experimental design. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar angket respon siswa dan  lembar tes keterampilan berfikir kritis. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 81% siswa memiliki keterampilan interpretasi termasuk kategori sangat baik; 85% siswa memiliki keterampilan analisis termasuk kategori sangat baik; 81% siswa memiliki keterampilan evaluasi termasuk kategori sangat baik; 54% siswa memiliki keterampilan inferensi termasuk kategori sangat baik; dan 88% siswa memiliki keterampilan eksplanasi termasuk kategori sangat baik. Pembelajaran kooperatif tipe GI ini merupakan pembelajaran yang dapat melatihkan keterampilan berfikir kritis siswa hal ini dibuktikan nilai N-Gain score untuk keterampilan interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi dan eksplanasi masing-masing sebesar 0,7; 0,9; 0,9;0,9; dan 0,8 termasuk kategori tinggi. Kata kunci: model kooperatif tipe GI, keterampilan berfikir kritis, ikatan kimia. Research which is conducted at SMA Widya Darma aims to determine the critical thinking skills students class X in chemical bonding material through cooperative models type GI. This research design was one group pretest-posttest design that includes the type of pre-experimental research design. Instruments of research include sheet of feasibility learning, sheet of student responses and sheet of critical thinking skills test. The results showed that 81% of students have the interpretation skills in excellent category; 85% of students have analytical skills in excellent category; 81% of students have evaluation skills in excellent category; 54% of students have inference skills in excellent category; and 88% of students have explanatory skills in excellent category. Cooperative learning type GI is learning that can practice critical thinking skills of student, it is proved the value of N-Gain score for the skills of interpretation, analysis, evaluation, inference and explanation were 0.7; 0.9; 0.9; 0.9; and 0.8 and include high category. Keywords: cooperative model type GI, critical thinking skills, chemical bonding.
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP CITRA (Survei pada Warga Sekitar PT. Sasa Inti Gending-Probolinggo) Ulum, Bahrul
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 8, No 1 (2014): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.607 KB)

Abstract

This study aims to know the influence of Corporate Social Responsibility (CSR) to the Corporate Image in the communities around the PT. Sasa Inti Gending-Probolinggo that measured from Corporate Social Responsibility variables that is Community Support, Environment and Product. It is expected that the information from this research obtained can be used by companies to increase the activities and quality program of Corporate Social Responsibility, so that he Company can improve their image in the future. This study use quantitative research methods and the type of study by explanatory research using primary and secondary data. The conclusions on this research result known that all of three variables are significant influence to the corporate image. The detail of value namely community support is 2,577; environment is 2,395; product is 3,274. And then the dominant variable is product with 3,274. Keywords: Corporate Social Responsibility (CSR), Corporate Image, Community Support, Environment and Product. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Citra Perusahaan di warga sekitar perusahaan PT. Sasa Inti Gending-Probolinggo yang diukur dari variabel-variabel Corporate Social Responsibility yaitu dari Dukungan terhadap Masyarakat, Lingkungan dan Produk. Diharapkan informasi yang diperoleh dari penelitian ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan dan kualitas Corporate Social Responsibility sehingga lebih dapat meningkatkan lagi Citra Perusahaan dimasa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian penjelasan (explanatory research) dengan menggunakan data primer dan data skunder. Kesimpulan dari penelitian ini bahwasanya ketiga variabel yang dikaji berpengaruh signifikan terhadap citra perusahan. Adapun rincian nilai ketiga variabel tersebut sebagai berikut: Dukungan terhadap Masyarakat sebesar 2,577, Lingkungan sebesar 2,396, Produk sebesar 3,274. Kemudian variabel yang dominan yaitu Produk dengan nilai 3,274. Kata Kunci: Corporate Social Responsbility, Citra perusahaan, Dukungan terhadap masyarakat, Lingkungan dan Produk
Pemanfaatan Google Apps di era literasi digital pada siswa Sekolah Dasar Ulum, Bahrul; Fantiro, Frendy Aru
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.028 KB) | DOI: 10.33654/pgsd.v1i1.459

Abstract

The purpose of this study was to describe the use of Google Apps in the era of digital literacy for primary school students. The research method uses descriptive qualitative research with data collection techniques using literature study. Digital literacy is the ability to use information technology from digital devices effectively in various contexts of daily life. One of the efforts of digital literacy is the use of information technology using Google Apps for education that has been provided by the google search engine company for all components of education in schools. By utilizing Google Apps in the learning process that can be opened through smartphones and tablets, it allows teachers to prepare and present learning materials online (and offline) that are easily accessible to students.
UNJUK KEMAMPUAN METALLIC CATALYTIC CONVERTER TEMBAGA BERLAPIS MANGAN TERHADAP REDUKSI EMISI CO DAN HC PADA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH ULUM, BAHRUL
Jurnal Teknik Mesin Vol 3, No 02 (2014): JTM : Volume 03 Nomor 02 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Katalis merupakan zat yang ditambahkan dalam sistem reaksi untuk mempercepat reaksi. Katalis dapat menyediakan situs aktif yang berfungsi untuk mempertemukan reaktan dan menyumbangkan energi dalam bentuk panas sehingga molekul pereaktan mampu melewati energi aktivasi secara lebih mudah. Seperti diketahui bahan pencemar terdapat di dalam gas buang kendaraan bermotor adalah karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC), bila unsur tersebut terlepas ke udara dan bereaksi  akan membentuk senyawa yang membahayakan kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian tentang catalytic converter untuk mengurangi emisi gas buang yang di hasilkan kendaraan bermotor. Catalytic converter pada penelitian ini menggunkan bahan tembaga berlapis mangan yang dipasang pada knalpot sepeda motor Satria FU yang akan diuji emisi sebelum penggunaan dan setelah dipasang catalytic converter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Obyek penelitian adalah motor Suzuki Satria FU 150. Analisis data menggunakan metode deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan  adalah exhaust gas analyzer, oil temperature meter, rpm counter, chassis dynamometer, digital pocket scale, gelas ukur. Dari penelitian eksperimen ini didapatkan hasil terbaik reduksi emisi CO tertinggi pada kelompok eksperimen 1 menggunakan katalis dengan diameter lubang logam tembaga 2 mm yaitu sebesar 59,96% pada lambda 0,760 dengan purtaran mesin idle 1500 rpm dan temperatur 204°C jika dibandingkan knalpot standar. Hal ini disebabkan adanya teknologi mettallic catalytic converter berbahan tembaga berlapis mangan yang sudah mampu mereduksi emisi CO. Reduksi emisi HC tertinggi pada kelompok eksperimen 1 menggunakan katalis dengan diameter lubang logam tembaga 2 mm yaitu sebesar 70,12% pada lambda 0,763 dengan putaran mesin menengah 7000 rpm dan temperatur 369°C jika dibandingkan dengan knalpot standar. Hal ini disebabkan adanya teknologi metallic catalytic converter berbahan logam tembaga berlapis mangan yang mampu mengendalikan emisi gas buang kendaraan bermotor dengan cara mengonversikan emisi HC menjadi H2O. Kata kunci : Catalytic converter, katalis, tembaga, mangan, dan emisi gas buang
Paradigma Keagamaan dan Politik Organisasi KAMMI Daerah Jambi Ulum, Bahrul
Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 21, No 1 (2006)
Publisher : Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this researclt is to investigate the political paradigm and religiousity of the KAMMI (the Front Action of the Indonesian Muslim Students) in Jambi. In this study, the qualitative approach was applied in which the writer himself actively participated as the research instrument. The writer finds that the KAMMI ideology of Islam has influenced their tradition in understanding Islam. This happens as the consequence of their training namely the tarbiyah in which the Islamic teaching of their own is only taken for granted by the members. The narrow and strict understanding of the members finally reflects in their daily activities in Islamic symbolism. Their view that Islam doesnt allow the separation between the substantial and the formal finally influence their vision that the Islamic state is more important to implement the syariah, and this what the writer sees the similar vision with the neo-revivalism Islam. Those views of the KAMMI, however are weak in two aspects. First, the historical aspect where the normative idea and the contextual reality sometimes do not meet each other. This happen by the second, the lack of methodology in which the KAMMI sometimes bring them to the narrow-minded and trap them in dilemma.
ANALISIS KRITIS METODOLOGI PERIWAYATAN HADITS SYIAH (Studi Komparatif Syiah-Sunni) Ulum, Bahrul; MZ, Zainudin
Profetika Vol. 14, No. 2, Desember 2013
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shi’i Ithna Asy’ariyah is a group of Muslims who have different hadithbooks with a majority of Muslims. In the making of the book, the Shiite cleric has itsown methods, particularly in the narration. This study aims to determine the methodof narration Shia hadith. The authors use historical methods and critical analysis.Hitorical method used to determine the historical journey through the establishment ofideas in the book-making, paradigm used to look at the use of the method, and backgroundaffect his thinking. From the results of this research is basically the Shia do not have anaccurate and scientific methods in determining the hadith narration track. Since thebeginning, the scholars they pay less attention to this issue. They began to conductstudies after receiving criticism from Sunni clerics and modeled after the method usedby the Sunnis. However, they still have difficulties because they do not have enoughmaterial to do that.Key words: shi’i, hadith, transmitterSyi’ah Itsna Asy’ariyah adalah sekelompok Muslim yang memiliki bukubukuhadits yang berbeda dengan mayoritas Muslim. Dalam penyusunan buku ini,ulama Syiah memiliki metode sendiri, terutama dalam periwayatan hadis. Makalah inibertujuan untuk mengetahui metode narasi hadits Syiah. Penulis menggunakan metodehistoris dan analisis kritis. Metode hitoris digunakan untuk menentukan perjalanansejarah melalui pembentukan ide-ide dalam buku, keputusan, paradigma yang digunakandan melihat penggunaan metode, serta latar belakang mempengaruhi pemikirannya.Makalah ini menegaskan bahwa pada dasarnya adalah Syiah tidak memiliki metodeyang akurat dan ilmiah dalam menentukan periwayatan hadits. Sejak awal, para ulamamereka kurang memperhatikan masalah ini. Mereka mulai melakukan penelitian setelahmendapat kecaman dari ulama Sunni dan mencoba menggunakan metode yangdigunakan oleh kaum Sunni. Namun, mereka masih mengalami kesulitan karena merekatidak memiliki cukup bahan untuk melakukan hal tersebut.Kata kunci: syiah, hadis, periwayatan
DESIGN OF POTENTIAL CELLULASE PRIMER USING MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT METHOD Ulum, Bahrul; Kusuma, Wisnu Ananta; Prasetyo, Joni
Kursor Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/kursor.v7i1.1084

Abstract

DESIGN OF POTENTIAL CELLULASE PRIMER USING MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT METHOD aBahrul Ulum, bWisnu Ananta Kusuma, c Joni Prasetyo a,bDepartment of Computer Science, Bogor Agricultural University, Bogor, Indonesia aDepartment of Informatics Engineering, Al-Kamal Institute of Science and Technology, Jakarta cRenewable Energy Division, BPPT, Serpong, Indonesia E-mail: aabahrul@gmail.com Abstrak Selulase mempunyai peranan utama dalam pemanfaatan limbah biomassa yang mengandung lignin, hemicellulose, dan cellulose (lignocellulose). Limbah biomassa ini sangat banyak terdapat di lingkungan dan sampai saat ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal, dikarenakan banyak mikroorganisme dari alam yang memproduksi enzim selulase dengan jumlah terbatas (aktifitasnya rendah). Dalam rangka meningkatkan produktivitas mikroorganisme untuk menghasilkan selulase, salah satu cara yang dapat diterapkan adalah merancang primer sekuens gen penyandi selulase yang dirangkum dari beberapa mikroorganisme penghasil selulase. Dalam penelitian ini, kami melakukan penyejajaran sekuen DNA penyandi selulase untuk mencari potensial primer untuk meningkatkan produktivitas enzim selulase dengan teknik Multiple Sequence Alignment (MSA). Metode yang digunakan adalah metode progresif (Progressive Alignment Algorithms). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap penyejajaran, didapatkan tiga daerah konservatif (conserved regions). Sedangkan pada tahap perancangan dengan beberapa parameter yang telah ditentukan didapatkan 46 pasang primer dari lima sekuen gen penyandi selulase yang didapat dari National Center for Biotechnology Information (NCBI). Kata kunci: Selulase, Multiple Sequence Alignment, Perancangan Primer. Abstract The role of cellulase is very important in degrading cellulose which is abundant in the environment, such as in biomass waste that is containing lignin, hemicellulose, and cellulose. Biomass waste is abundant in the environment and is still not fully utilized, because many of the natural microorganisms that produce cellulase enzymesproduce the enzyme in a limited amount (have low activity). In order to improve the productivity of microorganisms in producing cellulase, one of the ways that can be applied is to design primer sequences of genes encoding cellulase summarized from several cellulase-producing microorganisms. In this research,we perform alignment of DNA sequences coding of cellulase to look for potential primer in order to increase the productivity of cellulase enzymes by Multiple Sequence Alignment (MSA) method. The method used is progressive (Progressive Alignment Algorithms). The results showed that in the alignment phase, three conserved regions were obtained. However, in the planning phase by using some predetermined parameters 46 pairs of primer sequences were obtained from five genes encoding cellulase taken from NCBI. Keywords: Cellulase, Multiple Sequence Alignment, Primer design.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI SALMONELLA TYPHI DENGAN METODE DIFUSI Ulum, Bahrul; Khanifah, Farach
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.681 KB) | DOI: 10.35874/jic.v4i1.344

Abstract

Kuman Salmonella typhi adalah penyebab terjadinya demam tifoid. Pengobatan penyakit demam tifoid dapat dilakukan secara medis dan tradisional. Tanaman pare mengandung banyak senyawa aktif yang berpotensi sebagai antibakteri termasuk terhadap bakteri Salmonella typhi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak buah pare (Momordica charantia) yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan metode difusi. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengujian antibakteri menggunakan difusi kertas cakram, dengan melihat luasnya wilayah jernih (zona hambat) di sekitar kertas cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah pare pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Besarnya rerata daerah hambat ekstrak buah pare konsentrasi 20% ialah 8,5 mm, konsentrasi 40% ialah 12 mm, konsentrasi 60% ialah 12,5 mm dan konsentrasi 80% memiliki daya hambat paling besar dengan zona hambat 13,5 mm, sedangkan kontrol (-) tidak terdapat daya hambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.Konsentrasi hambat minimum ekstrak buah pare (Momordica charantia) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi adalah 20% dengan diameter zona hambat yang termasuk kuat yaitu sebesar 8,5 mm. Kata kunci:  konsentrasi hambat minimum, ekstrak buah pare, Salmonella typhi.
DESIGN OF POTENTIAL CELLULASE PRIMER USING MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT METHOD Ulum, Bahrul; Kusuma, Wisnu Ananta; Prasetyo, Joni
Kursor Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/kursor.v7i1.1078

Abstract

DESIGN OF POTENTIAL CELLULASE PRIMER USING MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT METHOD aBahrul Ulum, bWisnu Ananta Kusuma, c Joni Prasetyo a,bDepartment of Computer Science, Bogor Agricultural University, Bogor, Indonesia aDepartment of Informatics Engineering, Al-Kamal Institute of Science and Technology, Jakarta cRenewable Energy Division, BPPT, Serpong, Indonesia E-mail: aabahrul@gmail.com Abstrak Selulase mempunyai peranan utama dalam pemanfaatan limbah biomassa yang mengandung lignin, hemicellulose, dan cellulose (lignocellulose). Limbah biomassa ini sangat banyak terdapat di lingkungan dan sampai saat ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal, dikarenakan banyak mikroorganisme dari alam yang memproduksi enzim selulase dengan jumlah terbatas (aktifitasnya rendah). Dalam rangka meningkatkan produktivitas mikroorganisme untuk menghasilkan selulase, salah satu cara yang dapat diterapkan adalah merancang primer sekuens gen penyandi selulase yang dirangkum dari beberapa mikroorganisme penghasil selulase. Dalam penelitian ini, kami melakukan penyejajaran sekuen DNA penyandi selulase untuk mencari potensial primer untuk meningkatkan produktivitas enzim selulase dengan teknik Multiple Sequence Alignment (MSA). Metode yang digunakan adalah metode progresif (Progressive Alignment Algorithms). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap penyejajaran, didapatkan tiga daerah konservatif (conserved regions). Sedangkan pada tahap perancangan dengan beberapa parameter yang telah ditentukan didapatkan 46 pasang primer dari lima sekuen gen penyandi selulase yang didapat dari National Center for Biotechnology Information (NCBI). Kata kunci: Selulase, Multiple Sequence Alignment, Perancangan Primer. Abstract The role of cellulase is very important in degrading cellulose which is abundant in the environment, such as in biomass waste that is containing lignin, hemicellulose, and cellulose. Biomass waste is abundant in the environment and is still not fully utilized, because many of the natural microorganisms that produce cellulase enzymesproduce the enzyme in a limited amount (have low activity). In order to improve the productivity of microorganisms in producing cellulase, one of the ways that can be applied is to design primer sequences of genes encoding cellulase summarized from several cellulase-producing microorganisms. In this research,we perform alignment of DNA sequences coding of cellulase to look for potential primer in order to increase the productivity of cellulase enzymes by Multiple Sequence Alignment (MSA) method. The method used is progressive (Progressive Alignment Algorithms). The results showed that in the alignment phase, three conserved regions were obtained. However, in the planning phase by using some predetermined parameters 46 pairs of primer sequences were obtained from five genes encoding cellulase taken from NCBI. Keywords: Cellulase, Multiple Sequence Alignment, Primer design
ANALISIS PELAKSANAAN KARAKTER BUKU TEMATIK KURIKULUM 2013 PADA KELAS 1 SD ISLAM MOH HATTA MALANG Ulum, Bahrul; Mukhlishina, Innany
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan karakter dan kendala dalam pelaksanaan Karakter pada buku ajar Kurikulum 2013 pada kelas 1 SD Islam Moh Hatta Malang. Pada penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengkaji dan mengidentifikasi karakteritik khusus yang menggambarkan analisis pelaksanaan karakter pada buku tematik Kurikulum 2013 pada kelas 1 semester 2 SD Islam Moh Hatta Malang. Pelaksanaan karakter buku ajar kurikulum 2013 revisi 2016 kelas I semester 2 di SD Islam Moh Hatta secara umum dalam kegiatan pembelajaran sebenarnya siswa tidak hanya diajarkan karakter yang menjadi fokus yang akan diajarkan sesuai buku ajar seperti karakter religius. Ada juga karakter-karakter lain yang mungkin muncul namun tidak terlihat menonjol serti karakter untuk berprestasi dalam setiap pembelajaran, karakter gemar membaca pada saat guru meminta siswa membaca dan menggali informasi tertentu dari berbagai media. Kendala-kendala yang berkaitan dengan pelaksanaan karakter yang ada pada kurikulum 2013 ini sebenarnya merupakan bentuk adaptasi guru terhadap kurikukum yang baru, apalagi perubahan kurikulum yang cepat seiring dengan tuntutan guru untuk memiliki selalu kompeten dan profesional dalam kondisi apapun. Perlu adanya penelitan secara keseluruhan terkait karakter yang ada di buku guru dan buku siswa serta pelaksanaan karakter dalam setiap pembelajaran.Begitu juga perlu adanya supervisi dan monitoring terhadap pelaksanaan karakter dalam pembelajaran buku ajar kurikulum 2013.Kata Kunci: Kurikulum 2013, Karakter, Buku Ajar