Raisha Media Umami
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

SEBARAN KONSENTRASI SEDIMEN TERSUSPENSI DI PERAIRAN LARANGAN, KABUPATEN TEGAL MENGGUNAKAN MODEL MATEMATIK 2 DIMENSI SED2D Umami, Raisha Media; Hariyadi, Hariyadi; Rochaddi, Baskoro
Journal of Oceanography Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2474.824 KB)

Abstract

Abstrak   Sungai Bongkok memiliki peran penting sebagai penyalur material tersuspensi dari daerah hulu menuju laut. Proses sebaran sedimen di perairan laut dipengaruhi oleh faktor fisika oseanografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sebaran konsentrasi sedimen tersuspensi yang dipengaruhi oleh arus pasang surut dengan membuat simulasi model sebaran sedimen tersuspensi pada Peralihan I di Perairan Larangan, Kabupaten Tegal. Materi dalam penelitian meliputi data primer berupa konsentrasi sedimen tersuspensi, dan debit sungai sedangkan data sekunder berupa peta batimetri, RBI, citra satelit wilayah perairan Tegal, data pasut, arus, dan angin. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, penentuan titik sampling dengan sampling purposive, analisis sampel sedimen tersuspensi menggunakan metode Gravimetri di laboratorium, dan pembuatan model sebaran konsentrasi sedimen tersuspensi menggunakan pendekatan matematik SED2D dalam software Surface Water Modelling System (SMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi di Perairan Larangan, Kabupaten Tegal berkisar antara 0,1-0,4 gr/l pada Peralihan I. Nilai debit Sungai Bongkok pada saat pengukuran sebesar  1,31 m³/det. Arus dominan di Perairan Larangan adalah arus pasut, dan kecepatan arus rata-rata 0,47 m/detik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi terbesar berada di muara dan mengecil ketika menuju laut. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sebaran sedimen tersuspensi di wilayah yang dikaji sangat dipengaruhi oleh arus pasang surut, dan pada Peralihan I arah sebaran sedimen tersuspensi dominan ke Timur.